• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
Dibaca : 189 Kali
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 497 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 503 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 431 Kali
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
Dibaca : 560 Kali

  • Home
  • Pendidikan

Kunjungi UIR, KPA Riau Berikan Edukasi Bahaya Penyebaran HIV AIDS

Zulmiron
Kamis, 21 Agustus 2025 18:37:03 WIB
Cetak
Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Riau melakukan kunjungan ke Universitas Islam Riau (UIR), Kamis (21/08/2025).

Pekanbaru, Hariantimes.com -  Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Riau melakukan kunjungan ke Universitas Islam Riau (UIR), Kamis (21/08/2025).

Kunjungan KPA Riau ke UIR ini dalam rangka memberikan edukasi tentang bahaya penyebaran penyakit menular yakni HIV AIDS ke masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa, Tenaga Kependidikan hingga Dosen.

Dalam paparannya, Sekretaris KPA Riau dr Wildan Asfan Hasibuan MKes menyampaikan, Human Immunodeficiency Virus atau HIV adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Jika dibiarkan, dapat berkembang menjadi Acquired Immunodeficiency Syndrome atau AIDS. Sehingga membuat sistem kekebalan tubuh semakin melemah.

"AIDS mulai masuk di Provinsi Riau tahun 1997 tepatnya di Kota Dumai. Saat ini kasus AIDS di Riau sudah berjumlah 11.700 orang. Di antaranya 6.000 yang bisa dihubungi, 4.000 yang sedang menjalankan pengobatan rutin dan 2.000 yang tidak menjalankan pengobatan rutin," ungkap dr Wildan dalam pertemuan yang berlangsung hangat di Ruang Rapat lantai II Gedung Rektorat UIR.

Baca Juga :
  • Resmi Buka Prodi Magister Pendidikan Matematika, UIR Hadirkan Kurikulum Machine Learning
  • Wujud Kepedulian di Bulan Ramadhan, UIR berbagai 1.100 Paket Berbuka Puasa dan Takjil ke Mahasiswa dan Masyarakat
  • Dosen SMB UNIMUS Juara I Penulis Terbaik Nasional

Pertemuan dihadiri Rektor UIR Assoc. Prof Dr Admiral SH MH bersama Kepala Biro Hukum dan Etik (BHE) Wira Atma Hajri SH MH, Direktur Direktorat dan Sumber Daya (DSD) Dr Azwirman SAk MAcc, Kepala Badan Kerjasama dan Urusan Internasional (BKUI) Assoc Prof Dr Rendi Prayuda SIP MSi, Kepala Biro Administrasi Umum dan Personalia (BAUP) Tati Maharani SP MP, Kepala Klinik Pratama YLPI Riau dr Wahyu Purnama Dewi MKes, Dekan dan Wakil Dekan, anggota Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS), hingga mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UIR.

Sedangkan tim KPA Riau yang hadir yakni dr Syofyan sebagai tim Asistensi KPA Provinsi Riau, dr. Netty dan Alpin SKom selaku staff KPA Provinsi Riau, Egawaty SKM selaku Penjab Program Dinas Kesehatan Provinsi Riau, dan Dr Musfardi Rustam selaku Tenaga Funsional Dinas Kesehatan Provinsi Riau.

dr Wildan menyebutkan, besarnya angka tentu menjadi puncak ke khawatiran bagi Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Riau. Karena AIDS dapat disebarkan melalui hubungan seks, darah dan ibu hamil kepada anaknya.

"Hingga saat ini belum ada obat yang mampu menyembuhkan AIDS secara sempurna, namun hanya ada obat penawar untuk meredakan dan menghambat perkembangan virus HIV. Yang kekhawatiran kita bersama adalah penyebaran virus melalui hubungan seks, karena penularan melalui darah ataupun ibu hamil kepada anaknya masih bisa diatasi dengan melakukan steril pada alat kesehatan ataupun pengobatan kepada ibu hamil. Sedangkan jika melalui seks harus perlu diberikan perhatian khusus kepada masyarakat,” ujar dr Wildan.

Dalam hal in,i Rektor UIR Assoc Prof Dr Admiral SH MH menyatakan siap dan berkomitmen mencegah penularan HIV AIDS UIR. Dan juga menegaskan bahwa UIR merupakan Perguruan Tinggi (PT) pertama di Wilayah Sumatera Barat, Riau, Jambi dan Kepulauan Riau yang membentuk satgas PPKS. Hal ini tentu sebagai salah satu upaya pencegahan perilaku negative yaitu hubungan seksual.

“Saat ini UIR memiliki 24.000 mahasiswa diantaranya 23.000 mahasiswa S1 dan 1.000 mahasiswa S2. Sejak awal kuliah kami telah menanamkan dan mengedapankan satu variable yaitu Islam kepada mahasiswa, bahkan ini sudah kita teguhkan visi UIR," terang Assoc Prof Dr Admiral SH MH.

Selanjutnya Rektor berencana akan menghadirkan KAP Provinsi Riau saat kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UIR tanggal 9 hingga 11 September 2025 mendatang. Hal ini dinilai penting guna memberikan edukasi kepada Mahasiswa Baru tentang bahaya penularan virus HIV AIDS.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Resmi Buka Prodi Magister Pendidikan Matematika, UIR Hadirkan Kurikulum Machine Learning

Wujud Kepedulian di Bulan Ramadhan, UIR berbagai 1.100 Paket Berbuka Puasa dan Takjil ke Mahasiswa dan Masyarakat

Safari Ramadhan 1447 H, UIR Perkuat Dakwah dan Ukhuwah bersama Masyarakat

Gelar Kuliah Umum, UIR dan The Chicago School Amerika Serikat Bahas Tantangan Perilaku Gen Z

Dosen SMB Unimus Luncurkan Buku Ajar Terapi Kombinasi untuk Kendalikan Kekambuhan Hipertensi

Wujudkan Ekoteologi dan Ketahanan Pangan, MAN Insan Cendekia Siak Panen Raya Melati Kepang

Resmi Buka Prodi Magister Pendidikan Matematika, UIR Hadirkan Kurikulum Machine Learning

Wujud Kepedulian di Bulan Ramadhan, UIR berbagai 1.100 Paket Berbuka Puasa dan Takjil ke Mahasiswa dan Masyarakat

Safari Ramadhan 1447 H, UIR Perkuat Dakwah dan Ukhuwah bersama Masyarakat

Gelar Kuliah Umum, UIR dan The Chicago School Amerika Serikat Bahas Tantangan Perilaku Gen Z

Dosen SMB Unimus Luncurkan Buku Ajar Terapi Kombinasi untuk Kendalikan Kekambuhan Hipertensi

Wujudkan Ekoteologi dan Ketahanan Pangan, MAN Insan Cendekia Siak Panen Raya Melati Kepang



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 2 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 3 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 4 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 5 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 6 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
  • 7 Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
  • 8 Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
  • 9 Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved