• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kabut Asap Bukan Bencana Alam, Ini Kejahatan Lingkungan Tahunan Berulang
Dibaca : 141 Kali
PLN UID Riau dan Kepri Perkuat Kompetensi SDM
Dibaca : 213 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Implementasi KUHAP Baru
Dibaca : 215 Kali
Kanwil Kemenkum Fasilitasi Musda NLPA Riau
Dibaca : 201 Kali
KOMPAK Riau Series I Perkuat Kapasitas Posbankum dalam Mediasi Masyarakat
Dibaca : 211 Kali

  • Home
  • Riau

Tangkal Potensi Praktik Pidana Korupsi, PHR Berkomitmen Jaga Tata Kelola dan Integritas

Zulmiron
Rabu, 04 Desember 2024 16:33:31 WIB
Cetak
Dirut PHR Ruby Mulyawan bersama para panelis saat sesi berfoto di acara diskusi Hakordia.

Jakarta. Hariantimes.com - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) berkomitmen menjaga integritas dan tata kelola perusahaan yang baik dengan meningkatkan kesadaran dan pengawasan.

Menangkal potensi praktik pidana korupsi melalui penguatan Sistem Manajemen Anti Korupsi (SMAP) dan kolaborasi berbagai pihak.

Komitmen tersebut terungkap dalam acara diskusi panel dalam rangka Hari Anti Korupsi se Dunia (Hakordia) yang bertema ‘Komitmen Memberantas Korupsi dengan Integritas Tinggi’ di RDTX Place, Jakarta pada Selasa (03/12/2024)

Hadir dalam acara ini yakni Direktur Utama PHR, Ruby Mulyawan. Hadir pula praktisi hukum senior Todung Mulya Lubis, Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Direktorat Antikorupsi Badan Usaha (AKBU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Roro Wide Sulistyowati, serta Vice President Investigation IA & WBS PT Pertamina (Persero).

Baca Juga :
  • Kabut Asap Bukan Bencana Alam, Ini Kejahatan Lingkungan Tahunan Berulang
  • Pemprov Riau Siapkan Bonus Rp200 Juta bagi Juara I MTQ Nasional XXXI
  • Riau Utus 56 Peserta di Semua Cabang MTQ Nasional XXXI

Direktur Utama PHR Ruby Mulyawan mengungkapkan, PHR mengerjakan ratusan project dengan budget bernilai tinggi. Hal ini tentu berdampak pada kompleksitas operasi. Artinya, menunjukkan betapa besar tantangan dan operasi yang dihadapi para pekerja. Meski demikian, PHR menurutnya berupaya memberikan yang terbaik dengan menjaga tata kelola dan integritas.

“Jadi penting agar kita selalu menunjukkan integritas dan tata kelola baik,” ungkapnya saat memberikan kata sambutan.

Tindak pidana korupsi, lanjut Ruby adalah tantangan pada mentalitas kita semua. Tantangan akan semakin besar karena interaksi semakin terbuka. Baik dengan rekan dan mitra kerja. Tetapi dituntut menunjukkan proses bisnis yang bersih dan transparan, karena regional 1 adalah etalase dari seluruh proses kegiatan bisnis hulu migas. Dengan menjaga integritas, serta selalu terdepan dalam memberikan proses bisnis bersih dan transparan ia yakin berdampak positif bagi keseluruhan organisasi.

“Harapannya, Hakordia menjadi momen pengingat dan penyemangat,” tambahnya.  

Diketahui sebelumnya, PHR berkomitmen menerapkan tata Kelola Perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) pada setiap aktivitas Perusahaan. Implementasi tata kelola Perusahaan yang dilakukan PHR senantiasa merujuk pada perundang-undangan dan peraturan yang berlaku. Komitmen tersebut dijalankan agar pengambilan Keputusan yang dilakukan PHR dilakukan transparan, mengedepankan akuntabilitas dan responsibilitas.

Prinsip dasar GCG yang diterapkan yakni Transparansi, Akuntabilitas, Responsibilitas, Independensi dan Fairness. Sejauh ini, PHR berhasil mencatatkan milestone dengan memperoleh Sertifikasi ISO 37001 SIstem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) pada tahun 2024.

PHR telah menerapkan SMAP sejak tahun 2022 di Wilayah Kerja Rokan (WK Rokan). Sesuai dengan klausa yang ada di ISO 37001, sistem ini dirancang guna mencegah, mendeteksi, dan menanggapi upaya terjadinya praktik tindak pidana korupsi di seluruh operasi perusahaan. Sistem ini mencakup berbagai elemen, diantaranya kebijakan anti penyuapan, prosedur dan proses yang didesain untuk mencegah penyuapan, sosialisasi, edukasi dan pelatihan anti penyuapan kepada para karyawan dan pelaporan melalui jalur  Whistle Blowing System (WBS) yang aman serta efektif.

Sementara Praktisi Hukum Senior Todung Mulya Lubis melihat praktik korupsi itu bisa ditekan dengan perbaikan sistem. Salah satu yang dapat dijadikan acuan adalah angka Indeks Persepsi Korupsi / Corruption Perception Index (CPI). Semakin baik indeks persepsi korupsi Indonesia, itu memiliki efek yang luar biasa. Misalnya, untuk menarik minat investasi dari pengusaha diluar negeri untuk berusaha di Indonesia.

Untuk itu, sebagai salah satu Perusahaan terbesar, PHR menurutnya bisa membangun sistem Good Corporate Governance (GCG). Pertamina bisa membangun konsep Island of Integrity (pulau integritas). Sebuah konsep yang digunakan untuk menunjukkan semangat pemberantasan dan pencegahan tindak pidana korupsi. Dengan pemberantasan korupsi melalui sistem, ia yaklin bisa mengalahkan perbuatan tercela meski tersemat dalam budaya. Pemberantasan korupsi baginya itu perkara perbaikan sistem, bukan budaya.

“Pertamina is one of a big company. Bicara Island of Integrity mencerminkan tidak ada korupsi, suap, dan gratifikasi. Mimpi saya, Pertamina menjadi showcase di Indonesia,” katanya.

Senada, Kasatgas AKBU KPK Roro Wide Sulistyowati melihat upaya pemberantasan korupsi menjadi perhatian pemerintah. Terlihat dari penetapan Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK), sebagai arah kebijakan nasional yang memuat fokus dan sasaran pencegahan korupsi yang digunakan sebagai acuan lembaga negara, pemerintah daerah (Pemda) dan pemangku kepentingan lain dalam melaksanakan pencegahan korupsi di Indonesia.

“Stranas tidak hanya tugas KPK semata, tapi kita semua bisa mendorong laju pencegahan korupsi di Indonesia,” sebut Roro.(*)
 


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Pemprov Riau Siapkan Bonus Rp200 Juta bagi Juara I MTQ Nasional XXXI

Riau Utus 56 Peserta di Semua Cabang MTQ Nasional XXXI

Karhutla Belum Terkendali, Tiga Titik Kebakaran di Riau Masih Jadi Fokus Penanganan

Dinahkodai Muhammad Nefos, KI Riau Siap Bangun Tim Solid dan Kuatkan KIP

Perkuat Tata Kelola Bantuan Hukum, Kemenkum Riau Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK

Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Plt Gubri Lantik Lima Komisioner KI Riau

Pemprov Riau Siapkan Bonus Rp200 Juta bagi Juara I MTQ Nasional XXXI

Riau Utus 56 Peserta di Semua Cabang MTQ Nasional XXXI

Karhutla Belum Terkendali, Tiga Titik Kebakaran di Riau Masih Jadi Fokus Penanganan

Dinahkodai Muhammad Nefos, KI Riau Siap Bangun Tim Solid dan Kuatkan KIP

Perkuat Tata Kelola Bantuan Hukum, Kemenkum Riau Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK

Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Plt Gubri Lantik Lima Komisioner KI Riau



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kabut Asap Bukan Bencana Alam, Ini Kejahatan Lingkungan Tahunan Berulang
11 September 2026
PLN UID Riau dan Kepri Perkuat Kompetensi SDM
10 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Implementasi KUHAP Baru
10 September 2026
Kanwil Kemenkum Fasilitasi Musda NLPA Riau
10 September 2026
KOMPAK Riau Series I Perkuat Kapasitas Posbankum dalam Mediasi Masyarakat
10 September 2026
Podcast Bertuah Kemenkum Riau Angkat Kerentanan Anak dari Bullying hingga Radikalisme
10 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategi Kebijakan Implementasi Jaminan Fidusia
10 September 2026
PT Arara Abadi dan IKPP Kolaborasi dengan TNI/Polri-Upika Padamkan Api di Lahan Masyarakat
10 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Perencanaan Pembangunan Pelalawan yang Selaras dan Tepat Sasaran
10 September 2026
Assoc Prof Dr Dodi Sukma Dekan Terpilih Fahutsain Unilak
10 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 Perkuat Komunitas Orado, Klub KOMPAK Pekanbaru Gelar Turnamen Antar Klub se Riau
  • 2 Waspada Killing Ground Terhadap Presiden Prabowo sebagai Sang Presiden
  • 3 Jaga Hubungan dengan Pelanggan agar Tetap Loyal, Kunci Keberhasilan Wirausaha
  • 4 Wamenaker Ajak Mahasiswa Kawal Kedaulatan Ekonomi dan Program Ketenagakerjaan
  • 5 Menaker Targetkan Peserta TIH Jadi Pencipta Lapangan Kerja
  • 6 Kanwil Kemenkum Riau Percepat Pemenuhan Data Indikasi Geografis Nanas Sungai Apit
  • 7 Kemenkum Riau Perkuat Kompetensi Perancang Peraturan
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Dorong Produk Hukum Daerah Berkualitas
  • 9 Podcast PWI Pusat Diluncurkan, Wamen Komdigi: Jadikan PWI CHANNEL Berbeda dan Mendidik
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved