• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Harapan SMSI Tahun 2026, Podcast Menjadi Institusi Pers
Dibaca : 158 Kali
Tahun Berganti, Antara Optimisme dan Pesimisme
Dibaca : 247 Kali
Polres Pelalawan Ungkap Peredaran Bawang Ilegal 19,5 Ton, Toha: Bukti Nyata Kepemimpinan yang Responsif
Dibaca : 219 Kali
Lewat Pelatihan Laundry Sepatu, PHR Dorong Kemandirian Ekonomi Kelompok Disabilitas
Dibaca : 276 Kali
Di Tahun 2025, Imigrasi Pekanbaru Ukir Kinerja yang Komprehensif dan Membanggakan
Dibaca : 207 Kali

  • Home
  • Sosialita

Tingkatkan Ketahanan Keluarga, Dr Chaidir: Bangun Symbiose Mutualisme

Zulmiron
Selasa, 10 Oktober 2023 23:05:43 WIB
Cetak
Dr drh H Chaidir MM saat didaulat menjadi pembicara pada seminar dan workshop ketahanan keluarga tahun 2023 pada 5 dan 6 September 2023 di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Kuansing, Hariantimes.com - Keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat. Sejahtera keluarga, sejahtera masyarakat, sejahteralah bangsa.

Kondisi ideal keluarga yang diharapkan, makmur sejahtera lahiriah dan batiniah serta emiliki ketahanan keluarga yang tangguh dan enuh kasih sayang

"Pemahaman kita terhadap ketahanan keluarga adalah, kemampuan keluarga menghadapi dan mengelola masalah dalam situasi sulit dan menekan agar fungsi keluarga tetap berjalan dengan harmonis untuk mencapai kesejahteraan lahir dan kebahagiaan batin anggota keluarganya. Namun secara umum, kita masih menghadapi berbagai masalah dalam membangun ketahanan keluarga seperti kemiskinan ekstrim, stunting dan buruknya komunikasi dalam keluarga," ujar Dr drh H Chaidir MM saat didaulat menjadi pembicara pada seminar dan workshop ketahanan keluarga tahun 2023 pada 5 dan 6 September 2023 di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Dr Chaidir yang maju sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Daerah Pemilihan Riau 1 ini mengungkapkan, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin pada Maret 2022 mencapai 26,16 juta orang atau 9,54 persen dari total penduduk Indonesia; kemiskinan ekstrim 2,04 persen (September 2023 turun menjadi 1,74 persen).

Baca Juga :
  • Tahun Berganti, Antara Optimisme dan Pesimisme
  • Lewat Pelatihan Laundry Sepatu, PHR Dorong Kemandirian Ekonomi Kelompok Disabilitas
  • Di Tahun 2025, Imigrasi Pekanbaru Ukir Kinerja yang Komprehensif dan Membanggakan

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kemenkes, prevalensi balita stunting di Indonesia mencapai 21,6 persen pada 2022. Nusa Tenggara Timur (NTT) menempati posisi teratas dengan angka sebesar 35,3 persen.

Bagaimana di Riau? Berdasarkan data SSGI 2022, Prevalensi Stunting Provinsi Riau sebesar 17 persen atau sekitar 1.782 balita.

Akar masalah rapuhnya ketahanan keluarga? Tingkat pendidikan, kemiskinan dan mind-set. Penyebab masalah rapuhnya ketahanan keluarga (dari berbagai sumber): hampir semua menyebut itu urusan pemerintah, miskin kemandirian,  miskin inovasi dan sulit akses modal usaha.

"Kita sangat memahami, keluarga merupakan lingkungan utama tempat terbentuknya kepribadian sekaligus pranata sosial pertama yang mengemban fungsi strategis dalam membekali anak-anak kita yang tengah tumbuh dan berkembang. Di dalam keluarga pula, terjadi proses persemaian nilai-nilai moral, agama, kemanusiaan, kebangsaan dan keadilan sosial. Kondisi masyarakat, bangsa dan negara, menjadi baik atau buruk, tergantung kualitas keluarga-keluarga yang terdapat di dalamnya," beber Dr Chaidir.

Bilamana keluarga-keluarga baik kualitasnya, sebut Dr Chaidir, tentunya masyarakat, bangsa dan negara kondisinya juga akan baik. Sebaliknya bila kondisi keluarga-keluarga buruk kualitasnya, maka akan buruk pula kondisi masyarakat dan bangsanya. Lantas  bagaimana?

"Mari mulai melakukan perubahan dari diri dan keluarga kita sendiri," pungkas Dr Chaidir sembari menegaskan, pemerintah harus membantu memberi pelatihan (pembekalan dan pengembangan keahlian dan kemampuan), terutama bagi keluarga yang kurang mampu. Bantu dan bimbing untuk menciptakan kegiatan usaha kecil (kelompok dan perorangan). Beri kemudahan untuk mendapatkan modal.

Bingung bagaimana memulai meningkatkan ketahanan keluarga? Mari berkolaborasi. Pemerintah ambil inisiatif ajak pihak kampus, pengusaha, tokoh Masyarakat, tokoh media dan politisi, duduk bersama merumuskan bagaimana sebaiknya ikhtiar yang harus dilakukan untuk meningkatkan ketahanan keluarga masyarakat. Bangun symbiose mutualisme. Bisa?

"Kita harus bisa menyusun program peningkatan pendapatan ekonomi  keluarga. Kita makhluk yang diberi kemampuan berpikir, diberi akal budi. Kita Masyarakat majemuk dengan beraneka ragam kemampuan, tinggal berkolaborasi saja," ujarnya.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Lewat Pelatihan Laundry Sepatu, PHR Dorong Kemandirian Ekonomi Kelompok Disabilitas

Di Tahun 2025, Imigrasi Pekanbaru Ukir Kinerja yang Komprehensif dan Membanggakan

Lantik 31 Kepala KUA se Riau, Muliardi: Ujung Tombak Layanan Masyarakat

Ketua Iluni SMPN 1 Matur Angkatan 86 Serahkan Bantuan ke Rekan Sejawat Terdampak Longsor di Pauh dan Sidang Tangah

Pengurus Matua Saiyo Provinsi Riau Serahkan Bantuan ke Pekeja Perbaikan Irigasi Banda Badarun

Kuota Haji 2026 Riau Berkurang Jadi 4.682, Defizon: Alhamdulillah Jauh di Atas Rata-Rata Nasional

Lewat Pelatihan Laundry Sepatu, PHR Dorong Kemandirian Ekonomi Kelompok Disabilitas

Di Tahun 2025, Imigrasi Pekanbaru Ukir Kinerja yang Komprehensif dan Membanggakan

Lantik 31 Kepala KUA se Riau, Muliardi: Ujung Tombak Layanan Masyarakat

Ketua Iluni SMPN 1 Matur Angkatan 86 Serahkan Bantuan ke Rekan Sejawat Terdampak Longsor di Pauh dan Sidang Tangah

Pengurus Matua Saiyo Provinsi Riau Serahkan Bantuan ke Pekeja Perbaikan Irigasi Banda Badarun

Kuota Haji 2026 Riau Berkurang Jadi 4.682, Defizon: Alhamdulillah Jauh di Atas Rata-Rata Nasional



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Harapan SMSI Tahun 2026, Podcast Menjadi Institusi Pers
01 Januari 2026
Tahun Berganti, Antara Optimisme dan Pesimisme
31 Desember 2025
Polres Pelalawan Ungkap Peredaran Bawang Ilegal 19,5 Ton, Toha: Bukti Nyata Kepemimpinan yang Responsif
31 Desember 2025
Lewat Pelatihan Laundry Sepatu, PHR Dorong Kemandirian Ekonomi Kelompok Disabilitas
31 Desember 2025
Di Tahun 2025, Imigrasi Pekanbaru Ukir Kinerja yang Komprehensif dan Membanggakan
31 Desember 2025
Mulai 1 Januari, Parkir di Alfamart-Indomaret Gratis
31 Desember 2025
Lewat Penetapan RKAP, RUPS SPR Kunci Arah Bisnis 2026
30 Desember 2025
Sepanjang 2025, Astra Berupaya Ciptakan Program Unggulan Berbasis Komunitas Desa
30 Desember 2025
Kemerdekaan Pers, Profesionalisme dan Ekonomi Media Jadi Tantangan
30 Desember 2025
Perkuat Solidaritas di Momen Natal, Kemenag Gelar Festival Kasih Nusantara 2025
30 Desember 2025
TERPOPULER +
  • 1 Ketua Iluni SMPN 1 Matur Angkatan 86 Serahkan Bantuan ke Rekan Sejawat Terdampak Longsor di Pauh dan Sidang Tangah
  • 2 Pengurus Matua Saiyo Provinsi Riau Serahkan Bantuan ke Pekeja Perbaikan Irigasi Banda Badarun
  • 3 Lulus Profesi Insinyur di Unand, Dosen UIR Akmar Efendi Soroti Pemanfaatan Metode Machine Learning
  • 4 Natal 2025, Menag Ajak Umat Kristiani Merawat Keluarga
  • 5 Kemenhan Bersama PWI Pusat Agendakan Khusus Retret 200 Wartawan di Akmil Magelang
  • 6 Hanafi: Apa yang Dirasakan Warga Agam Juga Dirasakan oleh Kami di Perantauan
  • 7 Kuota Haji 2026 Riau Berkurang Jadi 4.682, Defizon: Alhamdulillah Jauh di Atas Rata-Rata Nasional
  • 8 Refleksi Kinerja 2025, Menag: Agama Bangkitkan Semangat Bangun Bangsa
  • 9 Dorong Penguatan Karakter Anak Sejak Dini,Sekolah Binaan PT KTU Taja Pagelaran Seni dan Kreativitas
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved