• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Perkuat Pelindungan Merek, Kanwil Kemenkum Riau Dampingi Pelaku IKM Kabupaten Kampar
Dibaca : 93 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategi Kebijakan
Dibaca : 152 Kali
Pemprov Riau Siapkan Bonus Rp200 Juta bagi Juara I MTQ Nasional XXXI
Dibaca : 172 Kali
MTQ Bukan Sekadar Perlombaan, Tetapi Ikhtiar Membumikan Al-Qur’an
Dibaca : 161 Kali
Riau Utus 56 Peserta di Semua Cabang MTQ Nasional XXXI
Dibaca : 163 Kali

  • Home
  • Pendidikan

Sekolah Pascasarjana Unilak Diskusikan Tantangan dan Peluang Pembangunan Menuju Pemulihan Nasional

Zulmiron
Ahad, 30 Oktober 2022 19:23:42 WIB
Cetak
Sekolah Pascasarjana Unilak Diskusikan Tantangan dan Peluang Pembangunan Menuju Pemulihan Nasional.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Sekolah Pascasarjana Universitas Lancang Kuning (Unilak) menyelenggarakan kegiatan kuliah umum yang bertajuk Tantangan, dan Peluang Pembangunan Menuju Pemulihan Nasional, Sabtu (29/10/2022).

Kuliah umum ini dibuka oleh Ketua Yayasan Pendidikan Raja Ali Haji Prof Irwan Efendi MSc.

Kuliah umum yang diselenggarakan di aula pustaka Unilak tersebut dimoderatori oleh Wakil Dekan III Sekolah Pascasarjana Unilak Muhammad Rasyid Abdillah SE MM PhD.

Sebagai narasumber, Unilak menghadirkan Staf Ahli Menteri Menteri PPN/Ka Bappenas Erwin Dimas SE DEA MSi.

Kegiatan kuliah umum tersebut berjalan lancar dan diikuti 320 orang mahasiswa Sekolah Pascasarjana Unilak. 

Dekan Sekolah Pascasarjana Unilak Dr Adolf Bastian MPd mengawali sambutannya memberi apresiasi kepada Ketua Yayasan terhadap kegiatan tersebut, khususnya kepada Staf Ahli Menteri Menteri PPN/Ka Bappenas yang bersedia dan berkesempatan hadir dalam menjawab isu, tantangan, dan peluang pembangunan menuju pemulihan nasional.

"Kami menaruh harapan dengan adanya kegiatan seperti ini. Karena dapat menyadarkan, membukakan mata kita bahwa perjalanan membangun daerah kita di Riau ini masih panjang dengan segala tantangan menghadang. Untuk itu, kekuatan kepemimpinan daerah sangat dibutuhkan dalam menciptakan inovasi serta kolaborasi dengan berbagai kalangan, khususnya pada kalangan akademisi, hingga peningkatan kualitas SDM. Dan ini menjadi syarat mutlak bagi daerah untuk mampu mengakselerasi pembangunan secara terpadu dan bersinergi antar bidang, baik ekonomi, sosial dan infrastruktur, sehingga tercapai kesejahteraan masyarakat yang lebih baik ke depan," ujar Dr Adolf Bastian.

Dalam kuliah umum tersebut, Staf Ahli Menteri Menteri PPN/Ka Bappenas Erwin Dimas SE DEA MSi mengajak peserta untuk menemukan arah pembangunan dan memfokuskan materinya pada pemulihan dan akselerasi pertumbuhan ekonomi di Riau.

Dalam paparannya, Erwin Dimas menyampaikan,tahun 2022 merupakan tahun pertama mulai lepas dari tekanan COVID-19, sekaligus tahun kunci pemantapan pemulihan ekonomi.  

“3 Tahap Besar Bangsa Indonesia saat Ini menurunkan kasus, pemulihan dan transformasi ekonomi. Pada tahap transformasi ekonomi, pertumbuhan ekonomi Indonesia harus menuju upper middle income country,” imbuhnya. 

Erwin Dimas juga menyampaikan, faktor penghambat utama pertumbuhan jangka panjang adalah keuangan dan infrastruktur. Dari aspek keuangan, faktor penghambatnya adalah terbatasnya financial inclusion (literasi berinvestasi) dan penyaluran kredit belum maksimal. Pada aspek Infrastruktur, kualitas kondisi jalan yang masih perlu ditingkatkan merupakan faktor penghambat yang utama. Padahal,mnberdasarkan data BPS (2021), Riau sebagai 5 provinsi terbesar kontributor industri manufaktur. 

“Strategi pemulihan dan akselerasi pertumbuhan ekonomi di Riau yang dapat kita lakukan adalah kuatkan engine of growth dan kuatkan pondasi ketahanan. Dengan kata kunci, berani untuk fokus, jejaring aktif antar instansi dan mendorong peran swasta,” tuturnya.

Berdasarkan The Global Competitiveness Report 2019 yang disusun oleh World Economic Forum (WEF), Indonesia menempati urutan ke-72 dari 141 negara dalam hal pembangunan infrastruktur.

Urutan tersebut menunjukkan masih lemahnya kondisi infrastruktur di Indonesia yang ditandai dengan kurangnya kualitas dan kuantitas infrastruktur eksisting dan berimbas pada pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berjalan dengan tidak efisien.

Apalagi dalam masa pandemi COVID-19 yang sedang menyerang dunia saat ini, respons kebijakan yang tepat perlu ditempuh agar dampak pandemi tidak menjerumuskan ekonomi Indonesia ke dalam jurang resesi yang lebih dalam.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

14 Dosen Unilak Sandang Jabatan Lektor Kepala

Tujuh Siswa MAN 1 Pekanbaru Melaju ke Final OSN, Muliardi: Terbanyak ke-9 Nasional

Konsisten Publikasi Ilmiah, Dosen FEB UIR Raih Pengakuan World’s Top 5 Persen Scientists SciRank Global

UPT Perpustakaan dan Arsip Unilak Masuk 10 Besar Lomba Portal Website Perpustakaan 2026

Tour Campus ke Unilak, 80 Siswa SMKN 1 Pekanbaru Belajar Tata Kelola Administrasi Modern

Tim Perpustakaan El-Hayaah MAN 1 Pekanbaru Stand Teredukatif di Festival Literasi Provinsi Riau 2026

14 Dosen Unilak Sandang Jabatan Lektor Kepala

Tujuh Siswa MAN 1 Pekanbaru Melaju ke Final OSN, Muliardi: Terbanyak ke-9 Nasional

Konsisten Publikasi Ilmiah, Dosen FEB UIR Raih Pengakuan World’s Top 5 Persen Scientists SciRank Global

UPT Perpustakaan dan Arsip Unilak Masuk 10 Besar Lomba Portal Website Perpustakaan 2026

Tour Campus ke Unilak, 80 Siswa SMKN 1 Pekanbaru Belajar Tata Kelola Administrasi Modern

Tim Perpustakaan El-Hayaah MAN 1 Pekanbaru Stand Teredukatif di Festival Literasi Provinsi Riau 2026



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Perkuat Pelindungan Merek, Kanwil Kemenkum Riau Dampingi Pelaku IKM Kabupaten Kampar
08 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategi Kebijakan
08 September 2026
Pemprov Riau Siapkan Bonus Rp200 Juta bagi Juara I MTQ Nasional XXXI
08 September 2026
MTQ Bukan Sekadar Perlombaan, Tetapi Ikhtiar Membumikan Al-Qur’an
08 September 2026
Riau Utus 56 Peserta di Semua Cabang MTQ Nasional XXXI
08 September 2026
Kanwil Kemenkum Koordinasikan Pembinaan PPNS dengan Polda Riau
08 September 2026
Perkuat Pelindungan KI, Kanwil Kemenkum Riau Dampingi Penyusunan Deskripsi IG Tenun Siak
08 September 2026
14 Dosen Unilak Sandang Jabatan Lektor Kepala
07 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kepatuhan Notaris melalui Sosialisasi PMPJ
07 September 2026
Perkuat Manajemen ASN, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pengelolaan SDM Berbasis Merit dan Kompetensi
07 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 Tak Tergoyahkan, PWI Tegaskan Tetap Penyelenggara Sah HPN 2027 di Lampung
  • 2 HPN 2027 di Lampung Inklusif dan Kolaboratif
  • 3 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pembekalan Diklat 200 JP
  • 4 Perkuat Tata Kelola Anggaran KI, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Supervisi RKA-K/L TA 2027
  • 5 PT Arara Abadi Perkuat Mitigasi Cegah Karhutla dengan Program DMPA Perikanan Air Tawar
  • 6 Lindungi Karya, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pencatatan Lagu dan Musik
  • 7 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pengembangan Inovasi dan Kekayaan Intelektual
  • 8 Kemenkum Riau Ikuti DSK Analisis Evaluasi Dampak Permenkumham Majelis Pengawas Notaris
  • 9 Kemenkum Riau Ikuti Desk Evaluasi WBBM oleh Tim Penilai Nasional KemenPAN-RB
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved