• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Persiapan Peacemaker Training 2026
Dibaca : 301 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pendalaman Materi Perancang
Dibaca : 273 Kali
Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Akses Keadilan bagi Masyarakat Kurang Mampu
Dibaca : 251 Kali
Kakanwil Tanda Tangani Addendum Kontrak Bantuan Hukum Periode II Bersama 22 LBH
Dibaca : 270 Kali
Kemenkum Riau Ikuti CoP BPSDM Hukum
Dibaca : 271 Kali

  • Home
  • Pendidikan

Sekolah Pascasarjana Unilak Diskusikan Tantangan dan Peluang Pembangunan Menuju Pemulihan Nasional

Zulmiron
Ahad, 30 Oktober 2022 19:23:42 WIB
Cetak
Sekolah Pascasarjana Unilak Diskusikan Tantangan dan Peluang Pembangunan Menuju Pemulihan Nasional.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Sekolah Pascasarjana Universitas Lancang Kuning (Unilak) menyelenggarakan kegiatan kuliah umum yang bertajuk Tantangan, dan Peluang Pembangunan Menuju Pemulihan Nasional, Sabtu (29/10/2022).

Kuliah umum ini dibuka oleh Ketua Yayasan Pendidikan Raja Ali Haji Prof Irwan Efendi MSc.

Kuliah umum yang diselenggarakan di aula pustaka Unilak tersebut dimoderatori oleh Wakil Dekan III Sekolah Pascasarjana Unilak Muhammad Rasyid Abdillah SE MM PhD.

Sebagai narasumber, Unilak menghadirkan Staf Ahli Menteri Menteri PPN/Ka Bappenas Erwin Dimas SE DEA MSi.

Kegiatan kuliah umum tersebut berjalan lancar dan diikuti 320 orang mahasiswa Sekolah Pascasarjana Unilak. 

Dekan Sekolah Pascasarjana Unilak Dr Adolf Bastian MPd mengawali sambutannya memberi apresiasi kepada Ketua Yayasan terhadap kegiatan tersebut, khususnya kepada Staf Ahli Menteri Menteri PPN/Ka Bappenas yang bersedia dan berkesempatan hadir dalam menjawab isu, tantangan, dan peluang pembangunan menuju pemulihan nasional.

"Kami menaruh harapan dengan adanya kegiatan seperti ini. Karena dapat menyadarkan, membukakan mata kita bahwa perjalanan membangun daerah kita di Riau ini masih panjang dengan segala tantangan menghadang. Untuk itu, kekuatan kepemimpinan daerah sangat dibutuhkan dalam menciptakan inovasi serta kolaborasi dengan berbagai kalangan, khususnya pada kalangan akademisi, hingga peningkatan kualitas SDM. Dan ini menjadi syarat mutlak bagi daerah untuk mampu mengakselerasi pembangunan secara terpadu dan bersinergi antar bidang, baik ekonomi, sosial dan infrastruktur, sehingga tercapai kesejahteraan masyarakat yang lebih baik ke depan," ujar Dr Adolf Bastian.

Dalam kuliah umum tersebut, Staf Ahli Menteri Menteri PPN/Ka Bappenas Erwin Dimas SE DEA MSi mengajak peserta untuk menemukan arah pembangunan dan memfokuskan materinya pada pemulihan dan akselerasi pertumbuhan ekonomi di Riau.

Dalam paparannya, Erwin Dimas menyampaikan,tahun 2022 merupakan tahun pertama mulai lepas dari tekanan COVID-19, sekaligus tahun kunci pemantapan pemulihan ekonomi.  

“3 Tahap Besar Bangsa Indonesia saat Ini menurunkan kasus, pemulihan dan transformasi ekonomi. Pada tahap transformasi ekonomi, pertumbuhan ekonomi Indonesia harus menuju upper middle income country,” imbuhnya. 

Erwin Dimas juga menyampaikan, faktor penghambat utama pertumbuhan jangka panjang adalah keuangan dan infrastruktur. Dari aspek keuangan, faktor penghambatnya adalah terbatasnya financial inclusion (literasi berinvestasi) dan penyaluran kredit belum maksimal. Pada aspek Infrastruktur, kualitas kondisi jalan yang masih perlu ditingkatkan merupakan faktor penghambat yang utama. Padahal,mnberdasarkan data BPS (2021), Riau sebagai 5 provinsi terbesar kontributor industri manufaktur. 

“Strategi pemulihan dan akselerasi pertumbuhan ekonomi di Riau yang dapat kita lakukan adalah kuatkan engine of growth dan kuatkan pondasi ketahanan. Dengan kata kunci, berani untuk fokus, jejaring aktif antar instansi dan mendorong peran swasta,” tuturnya.

Berdasarkan The Global Competitiveness Report 2019 yang disusun oleh World Economic Forum (WEF), Indonesia menempati urutan ke-72 dari 141 negara dalam hal pembangunan infrastruktur.

Urutan tersebut menunjukkan masih lemahnya kondisi infrastruktur di Indonesia yang ditandai dengan kurangnya kualitas dan kuantitas infrastruktur eksisting dan berimbas pada pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berjalan dengan tidak efisien.

Apalagi dalam masa pandemi COVID-19 yang sedang menyerang dunia saat ini, respons kebijakan yang tepat perlu ditempuh agar dampak pandemi tidak menjerumuskan ekonomi Indonesia ke dalam jurang resesi yang lebih dalam.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

UIR Kembali Pertahankan Posisi QS World University Rankings di Asia dan Asia Tenggara

Tujuh Dosen Unilak Raih Jabatan Lektor Kepala 2026

Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak

Segera Digelar, PRB 2027 Prodi Biologi FKIP Unri Siapkan 11 Cabang Lomba Sains dan Kreativitas

Prodi Doktor Sains Manajemen UIR Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA

Persiapkan Masa Depan, Santri dan Santriwati Diajak Terus Belajar Mengembangkan Potensi Diri

UIR Kembali Pertahankan Posisi QS World University Rankings di Asia dan Asia Tenggara

Tujuh Dosen Unilak Raih Jabatan Lektor Kepala 2026

Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak

Segera Digelar, PRB 2027 Prodi Biologi FKIP Unri Siapkan 11 Cabang Lomba Sains dan Kreativitas

Prodi Doktor Sains Manajemen UIR Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA

Persiapkan Masa Depan, Santri dan Santriwati Diajak Terus Belajar Mengembangkan Potensi Diri



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Persiapan Peacemaker Training 2026
06 November 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pendalaman Materi Perancang
06 November 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Akses Keadilan bagi Masyarakat Kurang Mampu
06 November 2026
Kakanwil Tanda Tangani Addendum Kontrak Bantuan Hukum Periode II Bersama 22 LBH
06 November 2026
Kemenkum Riau Ikuti CoP BPSDM Hukum
06 November 2026
Ruang Fiskal Menyempit, Kebutuhan Pembangunan Meningkat
06 November 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi dengan Ditjen AHU
05 November 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual dan Optimalisasi Royalti Musik
05 November 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan Indikasi Geografis
04 November 2026
Cetak Paralegal Muda, Kanwil Kemenkum Riau Bekali 40 Mahasiswa UIN Suska Akses Keadilan
04 November 2026
TERPOPULER +
  • 1 Ramli Walid: Kerukunan dan Persatuan Harus Terus Dirawat Bersama
  • 2 Buka Musda V MUI Siak, Syamsurizal: Semoga Lahir Gagasan-Gagasan Besar
  • 3 139 ASN Kemenag Riau Ikuti Asesmen Pro ASN
  • 4 Lima Madrasah Kota Pekanbaru Promosikan Produk dan Budaya Riau di IES 2026
  • 5 Himpunan Siompu Kampar Riau Audiensi dengan Anggota DPD RI, Didis Mardisna: Semoga Bisa Berkolaborasi di Banyak Program
  • 6 Perkuat Pengelolaan JDIH, Kanwil Kemenkum Riau Terima Konsultasi DPRD Inhu
  • 7 Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Ranperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bengkalis
  • 8 Afni: Patut Diwariskan dan Menjadi Inspirasi bagi Generasi Sekarang
  • 9 Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved