• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Milad ke-25 IKLA Riau, Markarius Anwar: Jadi Simbol Keharmonisan Budaya di Pekanbaru
Dibaca : 232 Kali
Bupati Agam Berharap IKLA Dapat Terus Jadi Benteng Pelestarian Adat dan Budaya Minangkabau
Dibaca : 265 Kali
Tambua dan Silat Gelombang Semarakkan Milad Perak IKLA Riau
Dibaca : 366 Kali
Sekjend PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat, Achmad Munir: Kami Kehilangan Kader Terbaik
Dibaca : 339 Kali
SKK Migas Perwakilan Sumbagut Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Sekjend PWI Zulmansyah Sekedang
Dibaca : 292 Kali

  • Home
  • Opini

Duren, Kedondong dan Apel

Zulmiron
Jumat, 01 Juli 2022 08:58:30 WIB
Cetak
Bagus Santoso, Wabup Bengkalis

Oleh ; Bagus Santoso, Wabup Bengkalis

Memaknai momen meriah dan keasyikan menikmati musim duren Bengkalis Tahun 2022, membuka memori saya sebuah iklan dengan tagline yang ganjen, terkesan nakal sedikit binal.

Pasti kuping anda terasa gemersik dengar sebuah iklan produk parfum, dengan kata “Kesan pertama menggoda, selanjutnya  terserah anda” Kata-kata itu menggelitik nan menarik.

Iklan apik juga syarat pesan bijak bagaimana pribadi yang baik itu. Maknanya, apa yang ternampak itu menggambarkan kejujuran hati nurani yang selalu ditampilkan dalam penampilan sebenarnya. Saat ku timang duren kesep di Berancah pikiranku menarawang duren ini tampilannya tak elok beduri, kemek, kasar eh  kok jadi idaman ramai orang.

Sebuah kata nasihat mengatakan jadilah duren jangan jadi kedondong. Duren atau Kedondong mari kita tinjau dari sudut pandang yang lain. Ternyata duren dan kedondong dari segi penampilan buahnya terkadang persis seperti penampilan dan perilaku seseorang.

Jangan seperti buah kedondong dipermukaan begitu mulus manis bedelau menarik dan memikat siapa pun tetapi di sebalik tersembul bopeng masam mengecewakan. Penampilan buah kedondong, di luarnya tampak halus mengkilat bersinar tetapi di dalamnya penuh duri dan tekak akan koyak jika ditelan.

Sebaliknya, buah duren kasar berduri menggambarkan sifat yang jelek. Keras dan senantiasa menyakitkan, kata dan sikapnya mengena pada setiap orang yang melihat atau mengenalnya. Meskipun hatinya baik, jika dalam permukaanya itu sangat jelek, tipe ini pun sebenarnya menggambarkan kepribadian yang tak elok pula meski lebih baik dari tipe kedondong.

Idealnya adalah kita bisa seperti buah apel malang. mulus dan mengkilat luarnya juga renyah isinya. Di dalamnya mengandung buah yang enak dimakan dan renyah dikunyah. Maka, apel adalah tipe pribadi yang baik siapapun akan menerima dampak yang baik.

Jadi, kata-kata iklan parfum Kesan pertama menggoda, Selanjutnya terserah Anda, itu memberikan petuah dan filosofi kehidupan kepada pemirsa. Karena sama dengan mengajarkan kita menjadi pribadi yang baik. Pribadi yang baik itu adalah luar dan dalam utuh.

Jika ditarik kedalam relung nafas hidup, sampai kapan pun perilaku di dalam kehidupan nyata, akan terus ada tipe manusia kedondong maupun tipe duren walaupun itu tak bagus. Puncak sebuah keberhasilan itu bisa mengikuti kesan pertama dan dipertahankan sampai pada kesan selanjutnya. Jika tidak, maka tipe manusia inilah yang dinamakan manusia plin-plan sekejap kejap berubah tak tentu arah.

Seseorang dengan tipe  ini, tidak akan menggapai sebuah kepuasan hidup karena di dalam dirinya senantiasa terpoles sifat ketidakpastian. Dalam istilah psikologi, ini merupakan sifat yang labil. Tidak memiliki kepribadian yang kuat dan mudah terombang ambing oleh kesan apa saja yang menghampirinya setiap saat yang berbeda tak konsisten tidak istiqomah. Pepatah jawa menyebut esuk dele sore tempe (baca, pagi kedelai sore tempe).

Mari tumbuh suburkan perilaku istiqomah berjalan lurus apa adanya untuk saling mendukung dan melengkapi. Yang memegang kuasa jalankan peran sebagai figur pemimpin, maka kebaikan dan kepolosan perlu ditampakkan di dalam perilaku semua lini.

Pemimpin harus memberikan contoh keterbukaan, kejujuran apa yang diucapkan dan perilakunya sama. Dalam istilah kepemimpinan, ini dinamakan integritas. Jika pemimpin dalam mengemban tugas amanah memiliki sifat jujur dan integritas tinggi, buahnya rakyat memberikan dukungan yang cerdas dan hebat. Tahan gesekan tidak tipis telinga, waspda siasat adu domba . Fokus ikhlas ikhtiar menebar kebajikan tidak ada lagi perbedaan apa yang kerjakan dengan apa diucapkan goalnya semua kita masyarakat menikmati kenyamanan pengayoman dari pemimpin.

Ekspresikan dengan seimbang antara raga dan batin, dengan visi mandiri yang mantap. Buang sifat buah kedondong dan juga jangan seperti buah durian. Tapi jadilah seperti apel malang. Mari kita amalkan bersama makna pesan sebuah iklan “Kesan pertama menggoda, Selanjutnya rerserah anda.” Ayo berbuat 
setiap langkah dengan kebaikan dan berlanjut isi dan aktivitas serta interaksi serba bagus.

Dan jadilah buah apel yang selalu digemari manusia seluruh dunia dan ditempatkan di banyak plaza dan ditata indah dipandang mata. Sebaliknya, buah durian dijajakan di tepi jalanan dan digantung gantung di pinggiran. Nasib duren tragis, buah ini dilarang masuk hotel di seluruh dunia. Begitupun buah kedondong masam tidak setenar buah apel. Kepribadian dari buah kodondong dan duren selamanya dalam kehidupan tidak akan memberikan berkah dan keberhasilan. Sebaliknya senantiasa dirundung kegagalan dan kesengsaraan batin selama menjalani kehidupan.

Maka biarkan duren, kedondong dan apel tetap jadi buah, sehingga setiap musim duren seperti saat ini kita bisa menikmati sepuasnya. Namun dari ketiga buah tersebut kita bisa jadikan ibrah kaca benggala untuk interopeksi diri supaya menjadi pribadi yang bagus. 
Salam Bengkalis bermasa, bermarwah maju dan sejahtera..(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Pasca Ops Ketupat 2026, Polda Riau Intensifkan KRYD

Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi

Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.

Penguatan Lembaga Komisi Informasi Menuju Budaya Kerja Badan Publik yang Transparan

Hari Pers Nasional sebagai Medan Uji Kesehatan Pers

Pemilihan Gubernur, Dari Desentralisasi ke Sentralisasi (Bagian II)

Pasca Ops Ketupat 2026, Polda Riau Intensifkan KRYD

Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi

Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.

Penguatan Lembaga Komisi Informasi Menuju Budaya Kerja Badan Publik yang Transparan

Hari Pers Nasional sebagai Medan Uji Kesehatan Pers

Pemilihan Gubernur, Dari Desentralisasi ke Sentralisasi (Bagian II)



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Milad ke-25 IKLA Riau, Markarius Anwar: Jadi Simbol Keharmonisan Budaya di Pekanbaru
19 April 2026
Bupati Agam Berharap IKLA Dapat Terus Jadi Benteng Pelestarian Adat dan Budaya Minangkabau
19 April 2026
Tambua dan Silat Gelombang Semarakkan Milad Perak IKLA Riau
19 April 2026
Sekjend PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat, Achmad Munir: Kami Kehilangan Kader Terbaik
18 April 2026
SKK Migas Perwakilan Sumbagut Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Sekjend PWI Zulmansyah Sekedang
18 April 2026
Sekjend PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat, Sumber Rajasa Ginting: Mohon Dimaafkan Segala Kesalahan Almarhum
18 April 2026
Menuju Pasar Ekspor, Pucuk Rebung-PHR Sukses Berkolaborasi Berdayakan UMKM Riau
17 April 2026
Pemkab Siak Dorong Petani Jemput Program PSR
16 April 2026
Tanamkan Pendidikan Penuh Kasih, Guru RA Didorong Terapkan KBC
16 April 2026
Jawaban Pemerintah Atas LKPJ 2025: Wabup Siak Tekankan Efisiensi Anggaran dan Sinergi Program Nasional
16 April 2026
TERPOPULER +
  • 1 Perjanjian Kerja Bersama Harus Dikawal, Menaker: Tantangan Ada pada Implementasi
  • 2 Sukses Gelar Pengabdian Internasional di Malaysia, UIR Perkuat Aqidah dan Literasi Digital Mahasiswa Orang Asli
  • 3 Aklamasi, Purnomo Yusgiantoro Nahkodai DPP IKAL Lemhannas
  • 4 Polwan Polres Siak Gelar Trauma Healing bagi Siswa SMP Sains Tahfizh Siak
  • 5 Aksi Goro Massal di Siak, Mahadar: Ini Wajib Kita Pertahankan
  • 6 Nakhodai Hanura Riau, Arsadianto Rachman: Saya Berjanji akan Bekerja All Out
  • 7 Versi EduRank dan UniRank, UIR Tiga Tahun Berturut Sukses Duduki Peringkat 1 PTS se Riau
  • 8 Tak Kunjung Tuntas, DPRD Pekanbaru Bawa Kasus Mafia Tanah Sudirman ke Jamintel, DPR dan Menteri ATR
  • 9 Dorong Produktivitas Petani, Wabup Siak Syamsurizal Serahkan Dua Unit Mesin Panen Padi
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved