• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Perkuat Profesionalisme dan Integritas Wartawan, PWI Solok Orientasi ke PWI Riau
Dibaca : 153 Kali
Karhutla Riau Berulang, Okto: Kemunduran Kebijakan Perlindungan Gambut dan Pengabaian Korban
Dibaca : 243 Kali
Karhutla Meluas, Jikalahari Soroti Lemahnya Perlindungan Gambut di Riau
Dibaca : 263 Kali
Demi Langit Hijau di Riau, FITRA Riau Desak Evaluasi Mitigasi Karhutla
Dibaca : 228 Kali
Perkuat Ketahanan Pangan, IKA Faterna Unand Riau-Kepri Gagas Ranch Peternakan dengan Konsep Mix Farming di Riau dan Kepri
Dibaca : 256 Kali

  • Home
  • Opini

Duren, Kedondong dan Apel

Zulmiron
Jumat, 01 Juli 2022 08:58:30 WIB
Cetak
Bagus Santoso, Wabup Bengkalis

Oleh ; Bagus Santoso, Wabup Bengkalis

Memaknai momen meriah dan keasyikan menikmati musim duren Bengkalis Tahun 2022, membuka memori saya sebuah iklan dengan tagline yang ganjen, terkesan nakal sedikit binal.

Pasti kuping anda terasa gemersik dengar sebuah iklan produk parfum, dengan kata “Kesan pertama menggoda, selanjutnya  terserah anda” Kata-kata itu menggelitik nan menarik.

Iklan apik juga syarat pesan bijak bagaimana pribadi yang baik itu. Maknanya, apa yang ternampak itu menggambarkan kejujuran hati nurani yang selalu ditampilkan dalam penampilan sebenarnya. Saat ku timang duren kesep di Berancah pikiranku menarawang duren ini tampilannya tak elok beduri, kemek, kasar eh  kok jadi idaman ramai orang.

Sebuah kata nasihat mengatakan jadilah duren jangan jadi kedondong. Duren atau Kedondong mari kita tinjau dari sudut pandang yang lain. Ternyata duren dan kedondong dari segi penampilan buahnya terkadang persis seperti penampilan dan perilaku seseorang.

Jangan seperti buah kedondong dipermukaan begitu mulus manis bedelau menarik dan memikat siapa pun tetapi di sebalik tersembul bopeng masam mengecewakan. Penampilan buah kedondong, di luarnya tampak halus mengkilat bersinar tetapi di dalamnya penuh duri dan tekak akan koyak jika ditelan.

Sebaliknya, buah duren kasar berduri menggambarkan sifat yang jelek. Keras dan senantiasa menyakitkan, kata dan sikapnya mengena pada setiap orang yang melihat atau mengenalnya. Meskipun hatinya baik, jika dalam permukaanya itu sangat jelek, tipe ini pun sebenarnya menggambarkan kepribadian yang tak elok pula meski lebih baik dari tipe kedondong.

Idealnya adalah kita bisa seperti buah apel malang. mulus dan mengkilat luarnya juga renyah isinya. Di dalamnya mengandung buah yang enak dimakan dan renyah dikunyah. Maka, apel adalah tipe pribadi yang baik siapapun akan menerima dampak yang baik.

Jadi, kata-kata iklan parfum Kesan pertama menggoda, Selanjutnya terserah Anda, itu memberikan petuah dan filosofi kehidupan kepada pemirsa. Karena sama dengan mengajarkan kita menjadi pribadi yang baik. Pribadi yang baik itu adalah luar dan dalam utuh.

Jika ditarik kedalam relung nafas hidup, sampai kapan pun perilaku di dalam kehidupan nyata, akan terus ada tipe manusia kedondong maupun tipe duren walaupun itu tak bagus. Puncak sebuah keberhasilan itu bisa mengikuti kesan pertama dan dipertahankan sampai pada kesan selanjutnya. Jika tidak, maka tipe manusia inilah yang dinamakan manusia plin-plan sekejap kejap berubah tak tentu arah.

Seseorang dengan tipe  ini, tidak akan menggapai sebuah kepuasan hidup karena di dalam dirinya senantiasa terpoles sifat ketidakpastian. Dalam istilah psikologi, ini merupakan sifat yang labil. Tidak memiliki kepribadian yang kuat dan mudah terombang ambing oleh kesan apa saja yang menghampirinya setiap saat yang berbeda tak konsisten tidak istiqomah. Pepatah jawa menyebut esuk dele sore tempe (baca, pagi kedelai sore tempe).

Mari tumbuh suburkan perilaku istiqomah berjalan lurus apa adanya untuk saling mendukung dan melengkapi. Yang memegang kuasa jalankan peran sebagai figur pemimpin, maka kebaikan dan kepolosan perlu ditampakkan di dalam perilaku semua lini.

Pemimpin harus memberikan contoh keterbukaan, kejujuran apa yang diucapkan dan perilakunya sama. Dalam istilah kepemimpinan, ini dinamakan integritas. Jika pemimpin dalam mengemban tugas amanah memiliki sifat jujur dan integritas tinggi, buahnya rakyat memberikan dukungan yang cerdas dan hebat. Tahan gesekan tidak tipis telinga, waspda siasat adu domba . Fokus ikhlas ikhtiar menebar kebajikan tidak ada lagi perbedaan apa yang kerjakan dengan apa diucapkan goalnya semua kita masyarakat menikmati kenyamanan pengayoman dari pemimpin.

Ekspresikan dengan seimbang antara raga dan batin, dengan visi mandiri yang mantap. Buang sifat buah kedondong dan juga jangan seperti buah durian. Tapi jadilah seperti apel malang. Mari kita amalkan bersama makna pesan sebuah iklan “Kesan pertama menggoda, Selanjutnya rerserah anda.” Ayo berbuat 
setiap langkah dengan kebaikan dan berlanjut isi dan aktivitas serta interaksi serba bagus.

Dan jadilah buah apel yang selalu digemari manusia seluruh dunia dan ditempatkan di banyak plaza dan ditata indah dipandang mata. Sebaliknya, buah durian dijajakan di tepi jalanan dan digantung gantung di pinggiran. Nasib duren tragis, buah ini dilarang masuk hotel di seluruh dunia. Begitupun buah kedondong masam tidak setenar buah apel. Kepribadian dari buah kodondong dan duren selamanya dalam kehidupan tidak akan memberikan berkah dan keberhasilan. Sebaliknya senantiasa dirundung kegagalan dan kesengsaraan batin selama menjalani kehidupan.

Maka biarkan duren, kedondong dan apel tetap jadi buah, sehingga setiap musim duren seperti saat ini kita bisa menikmati sepuasnya. Namun dari ketiga buah tersebut kita bisa jadikan ibrah kaca benggala untuk interopeksi diri supaya menjadi pribadi yang bagus. 
Salam Bengkalis bermasa, bermarwah maju dan sejahtera..(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi 13 Ranperbup Inhil

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi dengan Pemko dan DPRD Dumai

Kabut Asap Bukan Bencana Alam, Ini Kejahatan Lingkungan Tahunan Berulang

Waspada Killing Ground Terhadap Presiden Prabowo sebagai Sang Presiden

SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih IPU

Ketika Pemerintah Menjadi Milik Pemenang

Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi 13 Ranperbup Inhil

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi dengan Pemko dan DPRD Dumai

Kabut Asap Bukan Bencana Alam, Ini Kejahatan Lingkungan Tahunan Berulang

Waspada Killing Ground Terhadap Presiden Prabowo sebagai Sang Presiden

SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih IPU

Ketika Pemerintah Menjadi Milik Pemenang



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Perkuat Profesionalisme dan Integritas Wartawan, PWI Solok Orientasi ke PWI Riau
27 Oktober 2026
Karhutla Riau Berulang, Okto: Kemunduran Kebijakan Perlindungan Gambut dan Pengabaian Korban
26 Oktober 2026
Karhutla Meluas, Jikalahari Soroti Lemahnya Perlindungan Gambut di Riau
26 Oktober 2026
Demi Langit Hijau di Riau, FITRA Riau Desak Evaluasi Mitigasi Karhutla
26 Oktober 2026
Perkuat Ketahanan Pangan, IKA Faterna Unand Riau-Kepri Gagas Ranch Peternakan dengan Konsep Mix Farming di Riau dan Kepri
25 Oktober 2026
Kemah Kerukunan dan Ekoteologi di Siak, Muliardi: Ikhtiar Bersama Untuk Merawat Kehidupan Beragama
24 Oktober 2026
Gerakan Ekoteologi, Kemenag Siak Tanam 1.347 Bibit Pohon di 449 Titik
24 Oktober 2026
Defile Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Siak Hijau 2026 Diikuti 1.460 Peserta
24 Oktober 2026
Libatkan 1.711 Peserta, Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Gaungkan Toleransi dan Siak Hijau
24 Oktober 2026
Persiapkan Masa Depan, Santri dan Santriwati Diajak Terus Belajar Mengembangkan Potensi Diri
23 Oktober 2026
TERPOPULER +
  • 1 Kanwil Kemenkum Riau Koordinasikan Penyelesaian Sengketa dan Pemetaan Rawan Pelanggaran dengan Polda Riau
  • 2 Lewat Podcast Bertuah, Kanwil Kemenkum Riau Kenalkan Layanan BHP Medan ke Masyarakat
  • 3 Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Tiga Rancangan Regulasi Kuansing
  • 4 Koalisi Masyarakat Sipil Riau Gandeng Fraksi Partai Demokrat Dorong Kaukus Parlemen Hijau
  • 5 Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Perlindungan Hukum
  • 6 Perkuat Sinergi Kampus dan Industri, UIR dan PT APGWI Teken MoU dan PKS
  • 7 Tingkatkan Kemampuan Qari dan Qariah, LPTQ Siak Buat Pelatihan Gratis
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Dalami Strategi Pemerataan Akses Bantuan Hukum bagi Masyarakat
  • 9 Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi 13 Ranperbup Inhil
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved