• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027
Dibaca : 156 Kali
Sosialisasi EMIS GTK IMP, Syamsurizal Tekankan Akurasi Data Madrasah di Siak
Dibaca : 168 Kali
Rapat TIMPORA Kabupaten Kampar 2026, Imigrasi Pekanbaru Perkuat Sinergi Pengawasan Orang Asing
Dibaca : 191 Kali
Akhiri Penantian 22 Tahun, Pemerintah dan DPR Setujui RUU PPRT Disahkan Jadi Undang-Undang
Dibaca : 225 Kali
Ikuti Policy Talks Nasional, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Analis Kebijakan
Dibaca : 209 Kali

  • Home
  • Opini

Duren, Kedondong dan Apel

Zulmiron
Jumat, 01 Juli 2022 08:58:30 WIB
Cetak
Bagus Santoso, Wabup Bengkalis

Oleh ; Bagus Santoso, Wabup Bengkalis

Memaknai momen meriah dan keasyikan menikmati musim duren Bengkalis Tahun 2022, membuka memori saya sebuah iklan dengan tagline yang ganjen, terkesan nakal sedikit binal.

Pasti kuping anda terasa gemersik dengar sebuah iklan produk parfum, dengan kata “Kesan pertama menggoda, selanjutnya  terserah anda” Kata-kata itu menggelitik nan menarik.

Iklan apik juga syarat pesan bijak bagaimana pribadi yang baik itu. Maknanya, apa yang ternampak itu menggambarkan kejujuran hati nurani yang selalu ditampilkan dalam penampilan sebenarnya. Saat ku timang duren kesep di Berancah pikiranku menarawang duren ini tampilannya tak elok beduri, kemek, kasar eh  kok jadi idaman ramai orang.

Sebuah kata nasihat mengatakan jadilah duren jangan jadi kedondong. Duren atau Kedondong mari kita tinjau dari sudut pandang yang lain. Ternyata duren dan kedondong dari segi penampilan buahnya terkadang persis seperti penampilan dan perilaku seseorang.

Jangan seperti buah kedondong dipermukaan begitu mulus manis bedelau menarik dan memikat siapa pun tetapi di sebalik tersembul bopeng masam mengecewakan. Penampilan buah kedondong, di luarnya tampak halus mengkilat bersinar tetapi di dalamnya penuh duri dan tekak akan koyak jika ditelan.

Sebaliknya, buah duren kasar berduri menggambarkan sifat yang jelek. Keras dan senantiasa menyakitkan, kata dan sikapnya mengena pada setiap orang yang melihat atau mengenalnya. Meskipun hatinya baik, jika dalam permukaanya itu sangat jelek, tipe ini pun sebenarnya menggambarkan kepribadian yang tak elok pula meski lebih baik dari tipe kedondong.

Idealnya adalah kita bisa seperti buah apel malang. mulus dan mengkilat luarnya juga renyah isinya. Di dalamnya mengandung buah yang enak dimakan dan renyah dikunyah. Maka, apel adalah tipe pribadi yang baik siapapun akan menerima dampak yang baik.

Jadi, kata-kata iklan parfum Kesan pertama menggoda, Selanjutnya terserah Anda, itu memberikan petuah dan filosofi kehidupan kepada pemirsa. Karena sama dengan mengajarkan kita menjadi pribadi yang baik. Pribadi yang baik itu adalah luar dan dalam utuh.

Jika ditarik kedalam relung nafas hidup, sampai kapan pun perilaku di dalam kehidupan nyata, akan terus ada tipe manusia kedondong maupun tipe duren walaupun itu tak bagus. Puncak sebuah keberhasilan itu bisa mengikuti kesan pertama dan dipertahankan sampai pada kesan selanjutnya. Jika tidak, maka tipe manusia inilah yang dinamakan manusia plin-plan sekejap kejap berubah tak tentu arah.

Seseorang dengan tipe  ini, tidak akan menggapai sebuah kepuasan hidup karena di dalam dirinya senantiasa terpoles sifat ketidakpastian. Dalam istilah psikologi, ini merupakan sifat yang labil. Tidak memiliki kepribadian yang kuat dan mudah terombang ambing oleh kesan apa saja yang menghampirinya setiap saat yang berbeda tak konsisten tidak istiqomah. Pepatah jawa menyebut esuk dele sore tempe (baca, pagi kedelai sore tempe).

Mari tumbuh suburkan perilaku istiqomah berjalan lurus apa adanya untuk saling mendukung dan melengkapi. Yang memegang kuasa jalankan peran sebagai figur pemimpin, maka kebaikan dan kepolosan perlu ditampakkan di dalam perilaku semua lini.

Pemimpin harus memberikan contoh keterbukaan, kejujuran apa yang diucapkan dan perilakunya sama. Dalam istilah kepemimpinan, ini dinamakan integritas. Jika pemimpin dalam mengemban tugas amanah memiliki sifat jujur dan integritas tinggi, buahnya rakyat memberikan dukungan yang cerdas dan hebat. Tahan gesekan tidak tipis telinga, waspda siasat adu domba . Fokus ikhlas ikhtiar menebar kebajikan tidak ada lagi perbedaan apa yang kerjakan dengan apa diucapkan goalnya semua kita masyarakat menikmati kenyamanan pengayoman dari pemimpin.

Ekspresikan dengan seimbang antara raga dan batin, dengan visi mandiri yang mantap. Buang sifat buah kedondong dan juga jangan seperti buah durian. Tapi jadilah seperti apel malang. Mari kita amalkan bersama makna pesan sebuah iklan “Kesan pertama menggoda, Selanjutnya rerserah anda.” Ayo berbuat 
setiap langkah dengan kebaikan dan berlanjut isi dan aktivitas serta interaksi serba bagus.

Dan jadilah buah apel yang selalu digemari manusia seluruh dunia dan ditempatkan di banyak plaza dan ditata indah dipandang mata. Sebaliknya, buah durian dijajakan di tepi jalanan dan digantung gantung di pinggiran. Nasib duren tragis, buah ini dilarang masuk hotel di seluruh dunia. Begitupun buah kedondong masam tidak setenar buah apel. Kepribadian dari buah kodondong dan duren selamanya dalam kehidupan tidak akan memberikan berkah dan keberhasilan. Sebaliknya senantiasa dirundung kegagalan dan kesengsaraan batin selama menjalani kehidupan.

Maka biarkan duren, kedondong dan apel tetap jadi buah, sehingga setiap musim duren seperti saat ini kita bisa menikmati sepuasnya. Namun dari ketiga buah tersebut kita bisa jadikan ibrah kaca benggala untuk interopeksi diri supaya menjadi pribadi yang bagus. 
Salam Bengkalis bermasa, bermarwah maju dan sejahtera..(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Kanwil Kemenkum Riau Dorong Inovasi Digital Hukum

Pasca Ops Ketupat 2026, Polda Riau Intensifkan KRYD

Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi

Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.

Penguatan Lembaga Komisi Informasi Menuju Budaya Kerja Badan Publik yang Transparan

Hari Pers Nasional sebagai Medan Uji Kesehatan Pers

Kanwil Kemenkum Riau Dorong Inovasi Digital Hukum

Pasca Ops Ketupat 2026, Polda Riau Intensifkan KRYD

Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi

Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.

Penguatan Lembaga Komisi Informasi Menuju Budaya Kerja Badan Publik yang Transparan

Hari Pers Nasional sebagai Medan Uji Kesehatan Pers



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027
22 April 2026
Sosialisasi EMIS GTK IMP, Syamsurizal Tekankan Akurasi Data Madrasah di Siak
22 April 2026
Rapat TIMPORA Kabupaten Kampar 2026, Imigrasi Pekanbaru Perkuat Sinergi Pengawasan Orang Asing
22 April 2026
Akhiri Penantian 22 Tahun, Pemerintah dan DPR Setujui RUU PPRT Disahkan Jadi Undang-Undang
21 April 2026
Ikuti Policy Talks Nasional, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Analis Kebijakan
21 April 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Inovasi Digital Hukum
21 April 2026
Kemenag Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Uang Kas Masjid Dikelola Pemerintah
21 April 2026
Rahul Nahkodai Karang Taruna Riau, Hendrik Firnanda: Momentum Kebangkitan Pemuda
21 April 2026
Pemerintah Serahkan DIM RUU PPRT ke DPR
20 April 2026
Halal bi Halal PGRI Riau, Adolf Bastian: Mari Kita Perbarui Niat
20 April 2026
TERPOPULER +
  • 1 Bupati Agam Berharap IKLA Dapat Terus Jadi Benteng Pelestarian Adat dan Budaya Minangkabau
  • 2 Tambua dan Silat Gelombang Semarakkan Milad Perak IKLA Riau
  • 3 Sekjend PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat, Achmad Munir: Kami Kehilangan Kader Terbaik
  • 4 Sekjend PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat, Sumber Rajasa Ginting: Mohon Dimaafkan Segala Kesalahan Almarhum
  • 5 Menuju Pasar Ekspor, Pucuk Rebung-PHR Sukses Berkolaborasi Berdayakan UMKM Riau
  • 6 Pemkab Siak Dorong Petani Jemput Program PSR
  • 7 Tanamkan Pendidikan Penuh Kasih, Guru RA Didorong Terapkan KBC
  • 8 Jawaban Pemerintah Atas LKPJ 2025: Wabup Siak Tekankan Efisiensi Anggaran dan Sinergi Program Nasional
  • 9 Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih dan Profesional, Kemenag Riau Dorong Implementasi GEMAH ASRI di KUA
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved