• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
IZI Riau Bersama YBM PLN Gelar Khitan Massal Anak Sholeh di Inhu
Dibaca : 137 Kali
PSMTI Riau dan Kerajaan Rokan IV Koto Perkuat Sinergi Jaga Toleransi dan Budaya
Dibaca : 150 Kali
Perkuat Sinergi Antar Kementerian, Kakanwil Kemenkum Riau Terima Silaturahmi Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Riau
Dibaca : 148 Kali
Muliardi: Mudah-Mudahan Jadi Inspirasi dan Menular ke Siswa-Siswa Madrasah Lainnya
Dibaca : 178 Kali
Menyemai Kemandirian UMKM Seroja Melalui Penguatan Kapasitas Budidaya Jamur
Dibaca : 178 Kali

  • Home
  • Opini

Duren, Kedondong dan Apel

Zulmiron
Jumat, 01 Juli 2022 08:58:30 WIB
Cetak
Bagus Santoso, Wabup Bengkalis

Oleh ; Bagus Santoso, Wabup Bengkalis

Memaknai momen meriah dan keasyikan menikmati musim duren Bengkalis Tahun 2022, membuka memori saya sebuah iklan dengan tagline yang ganjen, terkesan nakal sedikit binal.

Pasti kuping anda terasa gemersik dengar sebuah iklan produk parfum, dengan kata “Kesan pertama menggoda, selanjutnya  terserah anda” Kata-kata itu menggelitik nan menarik.

Iklan apik juga syarat pesan bijak bagaimana pribadi yang baik itu. Maknanya, apa yang ternampak itu menggambarkan kejujuran hati nurani yang selalu ditampilkan dalam penampilan sebenarnya. Saat ku timang duren kesep di Berancah pikiranku menarawang duren ini tampilannya tak elok beduri, kemek, kasar eh  kok jadi idaman ramai orang.

Sebuah kata nasihat mengatakan jadilah duren jangan jadi kedondong. Duren atau Kedondong mari kita tinjau dari sudut pandang yang lain. Ternyata duren dan kedondong dari segi penampilan buahnya terkadang persis seperti penampilan dan perilaku seseorang.

Jangan seperti buah kedondong dipermukaan begitu mulus manis bedelau menarik dan memikat siapa pun tetapi di sebalik tersembul bopeng masam mengecewakan. Penampilan buah kedondong, di luarnya tampak halus mengkilat bersinar tetapi di dalamnya penuh duri dan tekak akan koyak jika ditelan.

Sebaliknya, buah duren kasar berduri menggambarkan sifat yang jelek. Keras dan senantiasa menyakitkan, kata dan sikapnya mengena pada setiap orang yang melihat atau mengenalnya. Meskipun hatinya baik, jika dalam permukaanya itu sangat jelek, tipe ini pun sebenarnya menggambarkan kepribadian yang tak elok pula meski lebih baik dari tipe kedondong.

Idealnya adalah kita bisa seperti buah apel malang. mulus dan mengkilat luarnya juga renyah isinya. Di dalamnya mengandung buah yang enak dimakan dan renyah dikunyah. Maka, apel adalah tipe pribadi yang baik siapapun akan menerima dampak yang baik.

Jadi, kata-kata iklan parfum Kesan pertama menggoda, Selanjutnya terserah Anda, itu memberikan petuah dan filosofi kehidupan kepada pemirsa. Karena sama dengan mengajarkan kita menjadi pribadi yang baik. Pribadi yang baik itu adalah luar dan dalam utuh.

Jika ditarik kedalam relung nafas hidup, sampai kapan pun perilaku di dalam kehidupan nyata, akan terus ada tipe manusia kedondong maupun tipe duren walaupun itu tak bagus. Puncak sebuah keberhasilan itu bisa mengikuti kesan pertama dan dipertahankan sampai pada kesan selanjutnya. Jika tidak, maka tipe manusia inilah yang dinamakan manusia plin-plan sekejap kejap berubah tak tentu arah.

Seseorang dengan tipe  ini, tidak akan menggapai sebuah kepuasan hidup karena di dalam dirinya senantiasa terpoles sifat ketidakpastian. Dalam istilah psikologi, ini merupakan sifat yang labil. Tidak memiliki kepribadian yang kuat dan mudah terombang ambing oleh kesan apa saja yang menghampirinya setiap saat yang berbeda tak konsisten tidak istiqomah. Pepatah jawa menyebut esuk dele sore tempe (baca, pagi kedelai sore tempe).

Mari tumbuh suburkan perilaku istiqomah berjalan lurus apa adanya untuk saling mendukung dan melengkapi. Yang memegang kuasa jalankan peran sebagai figur pemimpin, maka kebaikan dan kepolosan perlu ditampakkan di dalam perilaku semua lini.

Pemimpin harus memberikan contoh keterbukaan, kejujuran apa yang diucapkan dan perilakunya sama. Dalam istilah kepemimpinan, ini dinamakan integritas. Jika pemimpin dalam mengemban tugas amanah memiliki sifat jujur dan integritas tinggi, buahnya rakyat memberikan dukungan yang cerdas dan hebat. Tahan gesekan tidak tipis telinga, waspda siasat adu domba . Fokus ikhlas ikhtiar menebar kebajikan tidak ada lagi perbedaan apa yang kerjakan dengan apa diucapkan goalnya semua kita masyarakat menikmati kenyamanan pengayoman dari pemimpin.

Ekspresikan dengan seimbang antara raga dan batin, dengan visi mandiri yang mantap. Buang sifat buah kedondong dan juga jangan seperti buah durian. Tapi jadilah seperti apel malang. Mari kita amalkan bersama makna pesan sebuah iklan “Kesan pertama menggoda, Selanjutnya rerserah anda.” Ayo berbuat 
setiap langkah dengan kebaikan dan berlanjut isi dan aktivitas serta interaksi serba bagus.

Dan jadilah buah apel yang selalu digemari manusia seluruh dunia dan ditempatkan di banyak plaza dan ditata indah dipandang mata. Sebaliknya, buah durian dijajakan di tepi jalanan dan digantung gantung di pinggiran. Nasib duren tragis, buah ini dilarang masuk hotel di seluruh dunia. Begitupun buah kedondong masam tidak setenar buah apel. Kepribadian dari buah kodondong dan duren selamanya dalam kehidupan tidak akan memberikan berkah dan keberhasilan. Sebaliknya senantiasa dirundung kegagalan dan kesengsaraan batin selama menjalani kehidupan.

Maka biarkan duren, kedondong dan apel tetap jadi buah, sehingga setiap musim duren seperti saat ini kita bisa menikmati sepuasnya. Namun dari ketiga buah tersebut kita bisa jadikan ibrah kaca benggala untuk interopeksi diri supaya menjadi pribadi yang bagus. 
Salam Bengkalis bermasa, bermarwah maju dan sejahtera..(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

APP Group Perkuat Kolaborasi di Pelalawan

Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Peserta Diminta Pantau Skillhub

Mengapa Harus Don Kancil?

Kemenkum Riau Lakukan Koordinasi Layanan KI dan Penghimpunan Dokumen PKS

Geliat Bayang-Bayang Sang Mantan

Perkuat Silaturahmi Insan Pers, PWI Riau Sembelih 6 Ekor Sapi dan 1 Ekor Kambing,

APP Group Perkuat Kolaborasi di Pelalawan

Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Peserta Diminta Pantau Skillhub

Mengapa Harus Don Kancil?

Kemenkum Riau Lakukan Koordinasi Layanan KI dan Penghimpunan Dokumen PKS

Geliat Bayang-Bayang Sang Mantan

Perkuat Silaturahmi Insan Pers, PWI Riau Sembelih 6 Ekor Sapi dan 1 Ekor Kambing,



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
IZI Riau Bersama YBM PLN Gelar Khitan Massal Anak Sholeh di Inhu
22 Juni 2026
PSMTI Riau dan Kerajaan Rokan IV Koto Perkuat Sinergi Jaga Toleransi dan Budaya
22 Juni 2026
Perkuat Sinergi Antar Kementerian, Kakanwil Kemenkum Riau Terima Silaturahmi Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Riau
22 Juni 2026
Muliardi: Mudah-Mudahan Jadi Inspirasi dan Menular ke Siswa-Siswa Madrasah Lainnya
22 Juni 2026
Menyemai Kemandirian UMKM Seroja Melalui Penguatan Kapasitas Budidaya Jamur
22 Juni 2026
Perkuat Kapasitas Analis Kebijakan Berbasis Bukti, Kemenkum Riau Ikuti Policy Talks 2026
22 Juni 2026
2.500 Peserta Ramaikan Gerak Jalan Santai Milad Unilak, Rektor Luncurkan Prodi Baru
21 Juni 2026
Sambut 5.000 Wartawan, PWI Pusat Matangkan Persiapan HPN dan Porwanas 2027 di Lampung
21 Juni 2026
Cerminan Moderasi Beragama dalam Kebersamaan
21 Juni 2026
Gaungkan Gerakan P4GN, Harry Setiawan: Literasi Digital Jadi Benteng Generasi Muda dari Bahaya Narkoba
21 Juni 2026
TERPOPULER +
  • 1 AI Ubah Wajah Industri Media, Ilona: Era ‘Homeless Media’ Mulai Mendominasi
  • 2 FGD SMSI Riau, Zabur: Media Siber Harus Ubah Strategi Bisnis dan Perkuat Konten Lokal
  • 3 Kakanwil Kemenkum Riau Lantik Lima Analis Kekayaan Intelektual secara Hybrid
  • 4 Kick Off Forum Komunikasi Kebijakan 2026, Kemenkum Riau Dorong Sinergi Analisis Kebijakan Publik
  • 5 Kanwil Kemenkum Riau Laksanakan Harmonisasi Enam Ranperbup Kabupaten Kuansing
  • 6 Muliardi: Semoga akan Diterima Langsung Melalui Rekening Masing-Masing
  • 7 Gelar Workshop dan FGD AI di Batam, SMSI Riau Kupas Peluang Bisnis Era New Media
  • 8 IZI Sumbar dan JNE Luncurkan Program Pemberdayaan UMKM Dhuafa
  • 9 Dipercaya Lagi Pimpin APHTN-HAN Riau Periode 2026-2031, Dr Maxaxai Indra: Kita Ingin Perkuat Sinergi Antara Anggota
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved