• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
Dibaca : 247 Kali
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 533 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 536 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 462 Kali
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
Dibaca : 593 Kali

  • Home
  • Sosialita

Silaturahmi ICMI, Gubri Baca Puisi Emak Karya Presiden Penyair Perempuan Indonesia

Zulmiron
Ahad, 12 Juni 2022 19:23:47 WIB
Cetak
ICMI Orwil Riau menggelar silaturrahmi dengan tokoh masyarakat Riau, Jumat (10/06/2022).

Pekanbaru, Hariantimes.com - Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah (Orwil) Riau menggelar silaturrahmi dengan tokoh masyarakat Riau, Jumat (10/06/2022).

Kegiatan yqng dilaksanakan di Pauh Janggi, Gedung Daerah Riau ini dihadiri Ketua MPP ICMI Prof Arif Satria beserta istri dan seluruh Pengurus ICMI Riau, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh muda, pimpinan Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam serta sastrawan dan budayawan Riau.

"Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan silaturrahmi, menjaga kebersamaan antar pimpinan Ormas di Riau, untuk Riau dan Islam tentunya. Semoga apa yang kami lakukan menambah kemesaraan yang sudah terjalin selama ini," sebut Ketua ICMI Orwil Riau Prof Alaiddin Koto.

Sementara itu, Gubernur Riau, Drs H Syamsuar MSi menyampaikan rasa bangganya karena bisa membersamai kegiatan tersebut.

Bahkan Syamsuar membacakan sebuah puisi berjudul Emak karya Presiden Penyair Perempuan Indonesia Kunni Masrohanti sebelum memulai sambutannya.

"Selamat datang kepada Ketua MPP ICMI, Prof Arif beserta istri di Bumi Lancang Kuning. Alhamduliah, hari ini hari yang luar biasa, bangga dan senang bisa berkumpul dengan tokoh-tokoh muslim, para cendekiawan. Silaturrahmi ini semoga terus memperkuat kebersamaan kita dalam membangun Riau dan Islam tentunya," ujar Gubernur.

Disebutkan Gubernur, semakin hari tantangan yang dihadapi semakin berat. Tantangan yang dihadapi pemerintah, Gubernur meyakini sebagai tantangan yang dihadapi ICMI juga

"Saya yakin ICMI sebagai wadah cendekiawan akan selalu mampu menemukan cara-cara baru, strategi-strategi baru dalam menghadapi tantangan dan perubahan dunia yang sangat cepat saat ini. Saya meyakini ICMI mempunyai kapasitas besar untuk berkontribusi gagasan, pemikiran-pemikiran. Bukan hanya menjadi role model Islam rahmatanlil‘alamin, tetapi juga kontribusi profesional sesuai keahlian masing-masing," sambung Gubernur.

Usai sambutan, Prof Arif Satria menyerahkan cenderamata buku karya Prof Alaiddin Koto kepada Gubernur, sebaliknya Gubernur juga memberikan cenderamata untuk Prof Arif. Setelah itu baru dilanjutkan dengan Studium Generale hingga pukul 18.00 WIB lebih.

Pada kesempatan itu, Prof Arif menyampaikan di mana seharusnya posisi ICMI dalam pembangunan Indonesia. Jika mau dibagi, masyarakat Indonesia ada empat kuadran. Ada intelektual tinggi, kesejahteraan tinggi. Ada intelektual tinggi kesejahteraan rendah. Ada juga kesejahteraan tinggi intelektual rendah.

"Di kuadran ketiga, yakni pada posisi intelektual masyarakat rendah dan kesejahteraan rendah. ICMI harus ada di sini, menjadi jembatan dan membangun dari bawah," kata Prof Arif.

Hari ini, sambungnya, pergerakan tidak lagi berbasis dengan tengok kiri dan kanan, tidak belajar dari pengalaman-pengalaman orang atau negara lain, tapi dengan langkah dan keberanian.

"Semua negara saat ini dalam keadaan tak menenntu akibat Covid-19, politik Ukraina dan lain-lain. Kalau masih dari belajar pengalaman sana sini, Indonesia akan lambat. Orang Indonesia harus punya kepercayaan, menerjemahkan sifat nabi, tabligh, siddiq, amanah,  fatonah, yakni, bagaimana kita saling percaya. Tak bisa lagi kerja dengan semboyan saya paling hebat. Harus menggabungkan dan memanfaatkan semua potensi," katanya lagi.

Diwarnai Panggung Puisi
Pada kesempatan itu, penyair-penyair Riau yang juga pengurus ICMI dan beberapa pengurus lainnya membacakan puisi, bahkan syair, termasuk Alaiddin Koto. Ia membaca puisi karyanya sendiri. Alaiddin juga menceritakan pengalamannya dalam menulis puisi, hingga menjadi buku.

Bahkan proses kesenangannya pada puisi menjadi kegilaan. Di atas panggung itu ia sering menyebut dirinya sebagai orang gila. Berkai-kali ia mengatakannya. Hal ini membuat hadirin tertawa. Suasana pun kembali santai dan akrab.

Pembaca puisi lainnya pada sore itu, yakni, Prof Tengku Dahril (Penasehat ICMI Riau), Dr. Husnu Abadi (Wakil Ketua ICMI Rau yang juga penyair), Fakhrunnas MA Jabbar (Dewan Pakar ICMI Riau yang juga penyair, Kunni Masrohanti (Bidang Kebudayaan ICMI Riau yang juga Ketua Penyair Perempuan Indonesiaa), Mosthamir Thalib (Bidang Kebudayaan ICMI Riau yang juga penyair), Dr. M Rizal Akbar (Wakil Ketua ICMI Riau), Dr. Junaidi (Dewan Pakar ICMI Riau yang juga Rektor Unilak, Kazzaini Ks (Bidang Kebudayaan yang juga penyair) dan AZ Fachri Yasin (Dewan Pakar ICMI Riau).(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas

Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
  • 2 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 3 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 4 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 5 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 6 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 7 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
  • 8 Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
  • 9 Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved