• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
Dibaca : 272 Kali
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 548 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 551 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 474 Kali
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
Dibaca : 608 Kali

  • Home
  • Sosialita

24 Jam, Rumah Sunting Jelajahi Budaya Pulau Belimbing

Zulmiron
Rabu, 11 Mei 2022 21:14:41 WIB
Cetak
Tim Jelajah Budaya Rumah Sunting foto bersama pewaris Rumah Lontiok, Pak Kecik (tiga dari kiri) di Desa Wisata Pulau Belimbing, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Senin (09/05/2022).

Kampar, Hariantimes.com - Desa Wisata Pulau Belimbing, Desa Kuok, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, menjadi lokasi Jelajah Budaya yang digelar Komunitas Seni Rumah Sunting Pekanbaru.

Kegiatan yang dilaksanakan selama 24 jam mulai tanggal 08 dan 9 Mei 2022 itu disambut baik oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), tokoh pemuda dan Ninik Mamak Pulau Belimbing, serta Pemerintah Kabupaten Kampar.

Berbagai rangkaian kegiatan mewarnai Jelajah Budaya kali ini. Diawali dengan kunjungan ke Taman Baca Batimang dan  donasi buku pimpinan Rina SPd serta melihat budidaya madu kelulut milik Syaiful Sanggam di Desa Ganting, Kecamatan Salo, berburu golopuong, susur sungai, bincang Rumah Lontiok, kemping, nonton Sandiwara Amal hingga diskusi ringan bersama pemuda dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat.

"Jelajah Budaya Pulau Belimbing ini merupakan program Rumah Sunting tahun ini. Tujuannya untuk mengeksplore dan mengekspresikan budaya masyarakat Pulau Belimbing dengan jalan seni. Di sini kami juga melihat ekspresi kebudayaan masyarakat yang luar biasa. Ada Batimang,  Bosiocuong, Bosisombou, teater tradisi berupa Sandiwara Amal, Calempong dan masih banyak lainnya,'' kata pendiri dan pembina Rumah Sunting Kunni Masrohanti.

Dilanjutkan Kunni, jalan seni yang akan dipilih Rumah Sunting dalam mengekspresikan kebudayaan masyarakat Pulau Belimbing adalah puisi. Kebudayaan masyarakat di sini akan dipuisikan oleh penyair-penyair Indonesia dalam giat Perayaan Hari Puisi Indonesia (HPI) tahun ini yang direncanakan di desa ini

"Setiap tahun Rumah Sunting menggelar perayaan HPI. Tahun ini juga. Jelajah Budaya kali ini sekaligus survei lokasi pelaksanaan HPI tahun ini. Salah satu agendanya menulis puisi di lokasi atau desa tempat pelaksanaan HPI. Alhamdulillah, Pulau Belimbing desanya indah, kebudayaannya sangat kaya," kata Kunni lagi.

Kunni yang hadir bersama rombongan dan bergiat di sana selama 24 jam, mengucapkan terimakasih banyak kepada Pokdarwis dan tokoh pemuda yang ada di sana. Apalagi selalu ditemani sejak awal kedatangan hingga kepulangan.

"Saya bangga dengan Pulau Belimbing  desa wisata yang akan mendunia. Terimakasih Ketua Pokdarwis Azmil Zuhdi dkk, tokoh pemuda Bang Sukirman dkk. Mereka ini luar biasa, kami banyak belajar dari mereka," sambung Kunni.

Azmil Zuhdi, Ketua Pokdarwis yang sejak awal menjadi tempat berkomunikasi bagi Rumah Sunting dalam menjalankan program ini, juga mengaku senang atas kedatangan Rumah Sunting. Ia berharap agar Pulau Belimbing selaku desa wisata yang berusaha lebih baik dan bangkit, diekspose dan dieksplore sehingga diketahui masyarakat banyak dan menjadi desa wisata yang ramai dikunjungi banyak wisatawan.

"Terimakasih Kak Kunni dkk dari Rumah Sunting. Tentu kami bangga dan kami senang desa kami dikunjungi. Terimakasih sudah banyak berbagi dan berdiskusi, ini jadi penyemangat. Jangan lupa juga explore dan ekspos desa kami agar makin dikunjungi banyak orang," kata Azmil yang juga aktor Sandiwara Amal.

Kunjungan sekaligus survei lokasi perayaan HPI di Pulau Belimbing disambut hangat oleh tokoh pemuda, Sukirman yang juga aktor Sandiwara Amal dan pemilik tempat wisata Toluok Botuong di desa tersebut.

"Kami sangat senang, sangat siap kalau HPI tahun ini dilaksanakan di desa kami. Kita bisa berkolaborasi dalam banyak hal. Saya juga berharap  ini bukan giat terakhir Rumah Sunting di sini. Datanglah lagi, bergiatlah bersama kami," harap Sukirman.

Tim Jelajah Budaya juga disambangi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kampar, Zulia Dharma yang datang langsung ke lokasi kemping di tempat wisata Toluok Botuong, sore Minggu itu. Di sini, Zulia bercerita dan menitipkan harapan besar kepada Rumah Sunting, lebih khusus kepada Pokdarwis.

"Beginilah kondisi desa wisata Pulau Belimbing. Tolong Buk Kunni dan kawan-kawan Rumah Sunting exsplore ini, sampaikan kepada masyarakat luas tentang desa wisata ini. Begitu juga dengan Pokdarwis, dibenahi dan dikemas terus desa ini agar lebih baik lagi. Kalau nyaman dan bersih, pengunjung akan betah ke sini," harap Zulia kepada Kunni dan Azmil Zuhdi serta beberapa lainnya yang hadir sore itu.

Zulia juga mengucapkan terimakasih atas kehadiran Rumah Sunting di Pulau Belimbing.

"Selaku pemerintah daerah, kami mengucapkan terimakasih kepada Rumah Sunting yang datang, menginap dan mengeksplore Pulau Belimbing. Apalagi mau melaksanakan HPI tahun ini di sini. Saya pernah menghadiri HPI oleh Rumah Sunting ini, termasuk di Muara Bio, Kamparkiri Hulu. Tokoh sastra dan penyair hebat Indonesia banyak yang datang, termasuk Sutardji Calzoum Bachri. Buat lagi di sini," kata Zulia lagi.

Pagi Senin menjelang siang sebelum mengakhiri penjelajahan, tim Rumah Sunting bertemu dengan Ninik Mamak setempat, yakni Datuok Nasar bergelar Datuok Majo Bosou.

"Kami membuka diri untuk berbincang tentang kearifan lokal, adat dan budaya masyarakat di sini. Silakan datang kembali. Bawa pulang nan elok, tinggalkan yang tak baik di sini. Terimakasih sudah berkunjung ke desa kami," kata Datuok Nasar.

Adapun tim Rumah Sunting yang turun selain Kunni kali ini, yakni Muhammad De Putra penyair, Antropolog muda Indonesia dan mahasiswa UGM, Miftahul Ikhsan atau Miftah Kuala musisi dan juara pantun nasional, Yuujin Sekhai sebagai penulis  Oklidia dan Nuramelia selaku deklamator, Muhammad Maulana dan Hendra Juniardi selaku tim dokumentasi.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas

Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
  • 2 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 3 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 4 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 5 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 6 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 7 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
  • 8 Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
  • 9 Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved