• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Hari Literasi IKWI 2026 Dorong Kepemimpinan Berintegritas, Bersinergi dan Adaptif
Dibaca : 199 Kali
Perkuat Pelindungan Merek, Kanwil Kemenkum Riau Dampingi Pelaku IKM Kabupaten Kampar
Dibaca : 202 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategi Kebijakan
Dibaca : 225 Kali
Pemprov Riau Siapkan Bonus Rp200 Juta bagi Juara I MTQ Nasional XXXI
Dibaca : 234 Kali
MTQ Bukan Sekadar Perlombaan, Tetapi Ikhtiar Membumikan Al-Qur’an
Dibaca : 220 Kali

  • Home
  • Sosialita

Aiptu Beby Famelia, Sosok Kartini Polda Riau Emban Misi Perdamaian PBB di Sudan

Zulmiron
Kamis, 21 April 2022 17:19:09 WIB
Cetak
Aiptu Beby Famelia, Sosok Kartini Polda Riau Emban Misi Perdamaian PBB di Sudan.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Terpilih menjadi salah satu anggota Polri yang mendapat tugas mulia dalam mengemban misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di luar negeri tentunya menjadi sebuah kebanggaan.

Inilah yang pernah dirasakan Aiptu Beby Famelia, seorang Polisi Wanita (Polwan) di jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Riau.

Sosok Kartini muda asal Bumi Lancang Kuning ini, pernah dipercaya menjadi bagian tim Individual Police Officer (IPO) dalam misi perdamaian PBB untuk UNAMID (United Nations - African Union Hybrid Operation in Darfur), di Sudan, Benua Afrika.

Sebagai seorang Polwan, Beby nyatanya mampu membuktikan dirinya juga bisa ambil bagian dalam melaksanakan tugas yang didominasi oleh Polisi Laki-Laki tersebut.

Dikisahkan wanita kelahiran Banjarmasin, 2 Mei 1982 ini, ia bertugas di Sudan terhitung mulai April 2019 hingga Februari 2021. Selama itu, telah banyak pula pengalaman yang ia rengkuh.

Awalnya disebutkan Beby, pada tahun 2018, ia mengikuti tes UNSAAT (United Nations Selection Assistance and Assessment Team) di Jakarta. Proses seleksi bahkan dinilai langsung oleh tim perwakilan dari PBB.

Ketika itu, ada sekitar 250 orang anggota Polri se-Nusantara yang ikut. Setelah melalui proses seleksi yang begitu ketat, meliputi tes kesehatan serta sejumlah tes kemampuan individu lainnya, sebanyak 81 orang dinyatakan lulus, termasuk Beby salah satunya.

Ada 16 orang Polwan yang lulus, dimana 5 diantaranya berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Dari Riau, ada 2 orang, yakni Beby dan seorang rekan Polwannya.

Sebelum berangkat, seluruh anggota Polri yang lulus ini mengikuti pelatihan. Lalu dari 81 orang, mereka dibagi menjadi ke beberapa wilayah penugasan.

Beby bersama 15 anggota Polri lainnya, mendapat tugas ke negara Sudan untuk misi perdamaian UNAMID.

"Sesampainya di Darfur, Sudan, kami semua ditugaskan sebagai Patrol Officer yang bertugas untuk bersentuhan langsung dengan masyarakat Sudan, terutama para pengungsi akibat perang saudara di sana," ucap Beby saat berbincang dengan tribunpekanbaru.com, Rabu (20/4/2021).

Di sana dibeberkan Beby, ia dan rekan-rekannya bertugas untuk melindungi masyarakat. Memberikan penyuluhan yang berkaitan dengan keamanan, kesehatan, pendidikan, serta kesetaraan gender.

Tak hanya itu, Beby dan tim juga memberikan bantuan materil kepada para pengungsi di sana. Baik itu untuk biaya pengobatan, pembangunan sekolah, sarana belajar anak, pompa air, dan sebagainya.

"Selain itu kami juga memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada para Polisi Sudan (Sudanese Police Force) untuk meningkatkan kemampuan mereka sebagai anggota polisi," ucap Beby.

"Termasuk memonitor perkembangan kasus yang mereka tangani yang merupakan laporan oleh masyarakat lokal, kami memberikan asistensi kepada mereka untuk dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang terjadi di masyarakat," imbuhnya.

Menurut Beby, situasi di daerah tempat ia bertugas itu sulit diprediksi. Karena kerap ada tindakan protes masyarakat lokal dan juga gerakan dari para pemberontak.

Ia menuturkan, beberapa rekan IPO Indonesia sempat disandera oleh pemberontak di sana. Namun akhirnya mereka mampu menyelamatkan diri.

"Alhamdulillah saya sendiri tidak pernah mengalaminya," jelas dia.

Pada dasarnya disebutkan Beby, sebagian masyarakat di sana sangat senang dengan kehadiran ia dan kawan-lawan. Dikarenakan, banyak kontribusi positif yang diberikan kepada masyarakat.

Lebih jauh diungkapkan Beby, ketika itu ia menjadi Patrol Officer selama 8 bulan. Kemudian Beby mengikuti seleksi lagi untuk mendapatkan jabatan sebagai Internal Investigation Officer. Dalam hal ini dirinya bersaing dengan banyak anggota polisi dari berbagai negara.

"Ahamdulillah akhirnya saya yang terpilih menjadi Internal Investigation Officer," terang dia.

Lanjut Beby, sejak Januari 2020, ia pun mengemban amanah baru sebagai Internal Investigation Officer.

Adapun kewenangannya, yaitu melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap pelanggaran ringan maupun berat yang dilakukan anggota polisi. Baik itu oleh tim IPO maupun FPU (Formed Police Unit) dari berbagai negara lainnya.

Berikutnya, Beby juga bertugas melakukan investigasi jika ada kerusakan dan atau kehilangan atas aset-aset PBB yang ada di Sudan.

"Saya juga bertugas memberikan masukan kepada para pimpinan misi terkait tindakan indisipliner, dan memberikan pelatihan kepara para IPO dan FPU yan baru, juga membuat laporan yg dikirimkan ke Markas PBB di New York," ujar Polwan yang bertugas di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau ini.

Kemampuan Beby dalam melakukan penyelidikan dan penyidikan, tak ayal mengundang kagum dari koleganya.

Beby berujar, kemampuan yang ia miliki ini, didapatkan berkat pengalamannya bertugas di Direktorat Reserse Kriminal selama lebih dari 20 tahun.

Sehingga saat itu, hampir semua kasus di sana terutama yang menjadi atensi khusus, dipercayakan kepada Beby untuk diinvestigasi.

"Saya bahkan ditunjuk langsung oleh JSR (Joint Special Representative) UNAMID yang merupakan pimpinan tertinggi UNAMID untuk tergabung dalam Joint Investigation Team yang merupakan tim investigasi khusus. Alhamdulillah saya mampu melaksanakan tugas seperti yang diharapkan dan tentunya membawa nama baik Indonesia," urai Beby.

Lalu, Beby juga dipercaya menjabat sebagai OIC Head of Internal Investigation Officer yang mengepalai Unit Investigasi dan membawahi para polisi dari berbagai negara dan beragam pangkat.

Berkat kualitas kinerjanya yang dinilai sangat baik, Beby pun 2 kali terpilih sebagai Officer of the Month.

Sementara itu, dalam memaknai Hari Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April, dimana pada tahun 2022 jatuh pada Kamis esok, Beby menyatakan hendaknya dijadikan momentum kebangkitan perempuan Indonesia dalam hal kesetaraan gender.

"Saya tidak memaknai bahwa laki-laki dan perempuan adalah sama, karena hakikinya memang berbeda. Laki-laki dan perempuan dilahirkan dengan perbedaan baik secara fisik maupun psikologis. Namun dengan perbedaan ini, bukan berarti kesempatan dalam hal pendidikan, pekerjaan dan peran serta politik yang diberikan untuk perempuan dan laki laki boleh dibeda-bedakan," kata wanita lulusan S2 Magister Kenotariatan Universitas Andalan, Padang, Sumatera Barat ini.

Ditambahkan anak perempuan dari pasangan Letkol (Purn) Ismed (almarhum) dan Gustiarty ini lagi, sebenarnya isu kesetaraan gender ini merupakan isu dunia.

"PBB bahkan membuat gerakan solidaritas untuk kemajuan kesetaraan gender dunia dengan melibatkan peran serta laki-laki yang dikenal dengan gerakan 'He For She'," tutup anggota Polwan yang merupakan ibu dari 2 anak ini.

Untuk diketahui, pada Desember 2021, Beby Famelia kembali mengikuti tes wawancara via video conference dengan staf PBB yang ada di New York dan Somalia.

Alhasil, Maret 2022 dirinya dinyatakan lulus untuk menjadi IPO di Somalia untuk misi UNSOM (United Nations Assistance Mission in Somalia). Dan akan berangkat ke Somalia pada September 2022 dan diberi kesempatan untuk menjadi peacekeeper di Somalia.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Hari Literasi IKWI 2026 Dorong Kepemimpinan Berintegritas, Bersinergi dan Adaptif

Perkuat Pelindungan Merek, Kanwil Kemenkum Riau Dampingi Pelaku IKM Kabupaten Kampar

Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategi Kebijakan

MTQ Bukan Sekadar Perlombaan, Tetapi Ikhtiar Membumikan Al-Qur’an

Kanwil Kemenkum Koordinasikan Pembinaan PPNS dengan Polda Riau

Perkuat Pelindungan KI, Kanwil Kemenkum Riau Dampingi Penyusunan Deskripsi IG Tenun Siak

Hari Literasi IKWI 2026 Dorong Kepemimpinan Berintegritas, Bersinergi dan Adaptif

Perkuat Pelindungan Merek, Kanwil Kemenkum Riau Dampingi Pelaku IKM Kabupaten Kampar

Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategi Kebijakan

MTQ Bukan Sekadar Perlombaan, Tetapi Ikhtiar Membumikan Al-Qur’an

Kanwil Kemenkum Koordinasikan Pembinaan PPNS dengan Polda Riau

Perkuat Pelindungan KI, Kanwil Kemenkum Riau Dampingi Penyusunan Deskripsi IG Tenun Siak



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Hari Literasi IKWI 2026 Dorong Kepemimpinan Berintegritas, Bersinergi dan Adaptif
08 September 2026
Perkuat Pelindungan Merek, Kanwil Kemenkum Riau Dampingi Pelaku IKM Kabupaten Kampar
08 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategi Kebijakan
08 September 2026
Pemprov Riau Siapkan Bonus Rp200 Juta bagi Juara I MTQ Nasional XXXI
08 September 2026
MTQ Bukan Sekadar Perlombaan, Tetapi Ikhtiar Membumikan Al-Qur’an
08 September 2026
Riau Utus 56 Peserta di Semua Cabang MTQ Nasional XXXI
08 September 2026
Kanwil Kemenkum Koordinasikan Pembinaan PPNS dengan Polda Riau
08 September 2026
Perkuat Pelindungan KI, Kanwil Kemenkum Riau Dampingi Penyusunan Deskripsi IG Tenun Siak
08 September 2026
14 Dosen Unilak Sandang Jabatan Lektor Kepala
07 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kepatuhan Notaris melalui Sosialisasi PMPJ
07 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 Podcast PWI Pusat Diluncurkan, Wamen Komdigi: Jadikan PWI CHANNEL Berbeda dan Mendidik
  • 2 Tujuh Siswa MAN 1 Pekanbaru Melaju ke Final OSN, Muliardi: Terbanyak ke-9 Nasional
  • 3 Tak Tergoyahkan, PWI Tegaskan Tetap Penyelenggara Sah HPN 2027 di Lampung
  • 4 HPN 2027 di Lampung Inklusif dan Kolaboratif
  • 5 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pembekalan Diklat 200 JP
  • 6 Perkuat Tata Kelola Anggaran KI, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Supervisi RKA-K/L TA 2027
  • 7 PT Arara Abadi Perkuat Mitigasi Cegah Karhutla dengan Program DMPA Perikanan Air Tawar
  • 8 Lindungi Karya, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pencatatan Lagu dan Musik
  • 9 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pengembangan Inovasi dan Kekayaan Intelektual
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved