• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
Dibaca : 308 Kali
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 571 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 578 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 499 Kali
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
Dibaca : 634 Kali

  • Home
  • Sosialita

Ramon Damora: Puisi Itu Bahasa Peradaban

Zulmiron
Senin, 07 Februari 2022 14:45:26 WIB
Cetak
Ketua Dewan Juri Sayembara Baca Puisi yang juga budayawan dan Pengurus PWI Pusat Ramon Damora

Kendari, Hariantimes.com - Hari Pers Nasional (HPN) 2022 lebih berwarna. Pasalnya, tahun ini PWI menambah satu kegiatan baru pada HPN 2022 di Kendari, Sulawesi Tenggara. 
 
Adalah terobosan baru yang merupakan usulan dari PWI Pusat adalah ‘Sayembara Baca Puisi Multimedia se-Indonesia’ yang di tahun pertama ini mengambil tema ‘Bersemi Kala Pandemi’.
 
Lima Dewan juri Sayembara Baca Puisi adalah Dheni Kurnia, Hasan Aspahani, Noorca Massardi, Syaifuddin Gani, dan Ramon Damora (Ketua Tim Juri), telah memilih 5 video finalis dan 5 video favorit.
 
Ketua Dewan Juri Sayembara Baca Puisi yang juga budayawan dan Pengurus PWI Pusat Ramon Damora mengaku sangat senang dengan terobosan yang dibuat PWI Pusat ini. Sejak dibuka di penghujung September 2021 hingga ditutup pada akhir November 2021, minat pun terlihat sangat tinggi. 
 
“Puisi itu bahasa peradaban. Jurnalis juga berperan sebagai saksi peradaban. Oleh sebab itu, lewat ekspresi seni, terutama seni baca puisi, PWI ingin mengajak seluruh rakyat Indonesia bangkit dari keterpurukan pandemic lewat baca puisi multimedia ini,” jelas Ramon Damora di Kendari, Senin (7/2/2022) siang. 
 
Dari total 107 karya video puisi multimedia yang terpilih dari hampir seluruh provinsi di tanah air, akhirnya ada 27 karya tereliminasi karena tak memenuhi syarat hingga tersisa 80 karya yang diserahkan ke meja juri untuk diseleksi. 
 
Setelah melalui tingkat seleksi yang cukup ketat, terpilihlah 5 video finalis dan 5 video favorit. 
 
Konsep baca puisi multimedia dipilih karena selaras dengan semangat era digital. Peserta, yang terdiri dari perorangan atau kelompok beranggotakan maksimal tiga orang, diberi keleluasaan untuk membacakan puisinya menggunakan medium pendukung artistik-estetik lebih dari satu media seperti musik, tari, seni rupa, sinematografi kreatif, dll, yang direkam dalam video berdurasi maksimal 5 menit.
 
Kelima video finalis terpilih adalah Sri Ayu Pradya Larasari, I Bagus Wijna, Kadek Suartaya (Bali), Putra Rido Ilahi, Tarmizi Hamdan Febrian, Zulfikri (Sumatera Barat), Hasna Rafida, Raden Muhammad Pradana (Jawa Timur), Komunitas Seni Rumah Sunting (Riau), dan Qori Islami, Syah Fitra Harahap, Rahmadi (Universitas Padjajaran, Bandung). 
 
Kelima finalis ini akan berjibaku pada malam final lomba baca pusii multimedia di Panggung Hiburan Tugu MTQ, Kendari, Selasa (8/2/2022) malam. Kelima finalis ini akan berebut posisi terbaik pertama, kedua, ketiga hingga kelima dengan hadiah masing-masing Rp. 10 juta (juara pertama), 7 juta (peringkat kedua), 5 juta (peringkat ketiga) dan harapan 1 dan 2 masing-masing menerima 1,5 juta. 
 
Sementara 5 video favorit yang diraih Iyut Fitra (Sumatera Barat), Khoirurrahman (Yogyakarta), Samson Rambah Pasir (Kepulauan Riau), Margaretta Bine Kedang (Nusa Tenggara Timur), dan M Akbar Milu (UKM Seni IAIN Kendari). Para pemenang video favorit ini berhak atas hadiah uang tunai masing-masing Rp. 500 ribu.
 
“Semua finalis sudah kami hadirkan di Kendari sejak hari ini (7 Februari) untuk mengikuti gladi resik di lokasi dan siap berlomba keesokan harinya,” jelas Ramon Damora.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas

Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
  • 2 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 3 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 4 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 5 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 6 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 7 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
  • 8 Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
  • 9 Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved