• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
Dibaca : 327 Kali
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 594 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 597 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 517 Kali
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
Dibaca : 652 Kali

  • Home
  • Sosialita

Penyair Sumbar Bincangkan Buku Karya Kunni Masrohanti

Zulmiron
Kamis, 30 Desember 2021 16:49:39 WIB
Cetak
Penyair Sumbar Bincangkan Buku Karya Kunni Masrohanti.

Padang, Hariantimes.com - Buku puisi berjudul Dan, Perempuan yang Kau Telan Airmatanya karya Kunni Masrohanti diperbincangkan di Rumah Kayu, Linikala Space, Jalan Berok, Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (26/12/2021).

Kegiatan yang diberi nama Bincang Buku ini menghadirkan dua pembincang yakni Dr Hermawan An dan Yeyan Kiram dengan moderator Ahmad Suwistyo. Keduanya memperbincangkan buku puisi Kunni yang kelima tersebut, sekaligus penyairnya dan proses kreatif penulisan buku itu. 

Penyair Sumbar juga hadir dalam helat tersebut. Di antaranya, Muhammad Ibrahim Ilyas, Syarifuddin Arifin, Sulaiman Juned, Boy Chandra, Arbi Tanjung, Alizar Tanjung, Nasrul Azwar, Ubaidilah Al Ansori, Nasrul Azwar, Konunitas Kuflet Padang Panjang. Sedangkan penyair Riau yang hadir antara lain Kazzaini Ks dan Siti Salmah. 

''Buku ini adalah personalitas Kunni. Ia bicara perempuan, lingkungan sesuai latar belakang dirinya. Puisi-puisi dalam buku ini adalah puisi yang keseluruhannya penuh luka, airmata, penuh kesedihan. Sebab airnata tertinggi bagi perempuan adalah airmata,'' kata Yeyen Kiram malam itu. 

Hermawan An menyoroti buku itu dari berbagai sisi baik kekurangan atau kelebihannya, bahkan latar belakang mengapa Kunni menulis buku puisi ini. 

''Semua puisi dalam buku ini tidak menggunakan kapital. Misalnya kata gili, ada beberapa gili. Apakah gili nama tempat atau yang lain. Ada beberapa kata lain juga sehingga saya harus bolak balek membuka kamus. Ini kelemahan menurut saya. Tapi kenapa begitu, ya Kunni yang tahu. Tapi, banyak bahasa lokal yang juga membuat saya buka kamus. Ini luar biasa, banyak kosa kata lokalitas, upaya Kunni menjaga bahasa lokal. Yang jelas juga, banyak duka dalam buku ini. Saya tahu juga perjalanan Kunni yang sedikit banyak menurut saya jadi larar belakang kenapa buku ini terbit,'' kata Hermawan. 

Usai narasumber menyampaikan banyak hal, dibuka diskusi santai. Kesempatan ini membuat penyair yang hadir banyak menyampaikan pendapat. Salah satunya Ubaidillah Al Ansori. Kata Ubai, Dan pada judul adalah seseorang. Ada empat tokoh dalam buku ini katanya, yakni seseorang, dia, aku dan kau. 

Di akhir perbincangan juga diramaikan dengan pembacaan puisi oleh para penyair yang hadir. Kunni yang juga hadir di malam itu, lebih banyak menyimak dan mendengarkan seluruh perbincangan.

''Terimakasih kepada penyair Sumbar dan Riau yang hadir dalam Bincang Buku ini, khususnya Arbi Tanjung selaku penggagas,'' kata Alizar Tanjung pemilik dan pengelola Rumah Kayu. Di Rumah Kayu, selain ada kafe, juga toko buku.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas

Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
  • 2 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 3 Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
  • 4 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 5 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 6 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 7 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 8 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
  • 9 Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved