• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB
Dibaca : 203 Kali
Lepas Kontingen PPSN VI 2026 Menuju Jatim, Syahruddin: Berkompetisi dengan Baik dan Jaga Kekompakkan
Dibaca : 228 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Kawal SKD Calon Taruna Poltekpin Hari Kedua di BKN Pekanbaru
Dibaca : 201 Kali
Tim Dosen Unilak Bantai Kemdikdasmen dengan Skor Fantastis 10-0
Dibaca : 213 Kali
Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina
Dibaca : 249 Kali

  • Home
  • Nasional

Potensi Uang Wakaf Nasional Diperkirakan Rp180 Triliun

Wapres: Diperlukan Upaya yang Lebih Optimal

Zulmiron
Jumat, 13 Agustus 2021 19:33:20 WIB
Cetak
Wapres KH Ma’ruf Amin pada acara Gerakan Sadar Wakaf “Sumatera Berwakaf” melalui konferensi video, Jumat (13/08/2021).

Pekanbaru, Hariantimes.com - Potensi wakaf uang nasional diperkirakan dapat mencapai Rp180 triliun per tahun. Namun, realisasinya masih jauh dari angka yang diproyeksikan. 

Oleh kerena itu, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat berwakaf uang diperlukan upaya-upaya yang lebih optimal.

Diperlukan usaha-usaha yang lebih optimal. Dan Gerakan “Riau Berwakaf” diharapkan dapat mendukung capaian potensi tersebut,” sebut Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin pada acara Gerakan Sadar Wakaf “Sumatera Berwakaf” melalui konferensi video dari Kediaman Resmi Wapres, Jalan Diponegoro, Jakarta, Jumat (13/08/2021).

Acara tersebut mengusung tema “Bersinergi Membangun Ekonomi dan Keuangan Syariah untuk Memperkuat Momentum Pemulihan Ekonomi Melalui Konektivitas Wilayah”.

Dikesempatan itu, Wapres menguraikan tiga upaya yang dapat meningkatkan potensi wakaf uang tersebut.

Pertama, perlunya peningkatan literasi wakaf kepada masyarakat. Karena selama ini sebagian besar persepsi wakaf masyarakat Indonesia masih bersifat tradisional. Wakaf hanya berorientasi pada aset seperti tanah, gedung dan lain-lain. Sehingga wakaf hanya dilakukan oleh golongan orang tua dan kaum the haves (golongan berada). Padahal wakaf juga dapat diberikan dalam bentuk uang. Upaya ini juga telah dilakukan pemerintah, dengan dicanangkannya Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU) oleh Presiden Jokowi pada 25 Januari 2021 lalu.

“Perlu lebih gencar lagi memberikan sosialisasi dan edukasi terkait wakaf kepada seluruh kalangan masyarakat khususnya kepada generasi milenial,” urainya.

Kedua, lanjut Wapres, perlunya teknologi digital untuk pengelolaan wakaf. Dengan dicanangkannya GNWU Sumatera Berwakaf dan Riau Berwakaf. Wakaf yang akan disampaikan oleh masyarakat akan semakin beragam.

“Dibutuhkan sistem digital agar transaksi menjadi lebih mudah, transparan dan terjaga akuntabilitasnya,” jelasnya.

Upaya ketiga, menurut Wapres, diperlukan sumber daya manusia (SDM) berkompeten di bidang wakaf agar pengelolaan wakaf dapat lebih profesional dan kepercayaan publik terus terjaga.

“Pengelolaan wakaf harus ditangani oleh sumber daya manusia yang memiliki kompetensi khusus di bidang wakaf, dan pengelolaan wakaf merupakan pekerjaan utama dan bukan pekerjaan sampingan. Untuk menghasilkan sumber daya manusia berkompeten di bidang wakaf, kiranya perlu didukung oleh pemerintah setempat ataupun lembaga filantropi yang menaunginya,” tambahnya.

Dengan wakaf uang ini, Wapres mencatat, beberapa negara telah menggunakannya untuk pembangunan.  

Di Kuwait misalnya, dana wakaf terus berkembang dalam berbagai proyek investasi pembangunan properti, pertokoan, pemukiman selain masjid-masjid. 

Sementara di Mesir, dana wakaf juga dikembangkan melalui investasi infrastruktur seperti pengelolaan terusan Suez dan untuk pembiayaan Universitas Al-Azhar.

“Dengan demikian dana wakaf dapat terus berkembang dan memberikan manfaat kepada umat. Oleh karena itulah maka wakaf dinamakan sebagai sedekah jariyah yang pahalanya mengalir terus kepada pemberi wakaf (wakif),” ucap Wapres.

Dalam kesempatan tersebut, Wapres memberikan apresiasi kepada Gubernur Riau dan juga masyarakat Riau atas inisiatif mereka menjadikan “Gerakan Sadar Wakaf” menjadi gerakan moral bersama di Provinsi Riau dan diperluas hingga mencakup wilayah Sumatera.

“Semoga gerakan ini menambah motivasi, semangat.dan juga menjadi contoh bagi masyarakat di daerah lainnya untuk menggelorakan gerakan wakaf,” harapnya.

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan, ekonomi Indonesia pada 2021 khususnya di triwulan II yang lalu tumbuh tinggi, yaitu 7,07%. Secara keseluruhan wilayah-wilayah di Indonesia juga tumbuh termasuk wilayah Sumatera.  

Selain itu, untuk sektor industri halal yang mencakup makanan halal, muslim fashion, dan pariwisata ramah muslim juga tumbuh lebih tinggi yaitu 8,24%. 

Perry pun mengimbau seluruh pemangku kepentingan agar bersama-sama bersinergi untuk memajukan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia.

“Sejalan dengan tema FESyar tahun 2021 ini yakni bersinergi membangun ekonomi dan keuangan syariah untuk memperkuat momentum pemulihan ekonomi regional, mari kita terus berjamaah beristikhomah dan bersungguh-sungguh, bermujahadah dalam memajukan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia,” ungkapnya.

Sementara, Gubernur Riau Syamsuar melaporkan, Gerakan Riau Berwakaf yang diluncurkan pada 3 Agustus 2021 ini telah berhasil mengumpulkan dana wakaf lebih dari Rp600 miliar dengan penambahan 4.000 milenial sebagai wakif baru yang melakukan wakaf uang secara digital.  

Gubri pun mengimbau seluruh kepala daerah di wilayah Sumatera untuk terus mengkampanyekan gerakan ini kepada masyarakat.

“Saya mengajak teman-teman kepala daerah se Sumatera untuk bersama-sama mengembangkan Islamic Social Finance khususnya wakaf ini sebagai instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Diharapkan kegiatan Gerakan Sadar Wakaf di Sumatera dapat terus bergulir ke berbagai regional lain sehingga menjadi gerakan nasional yang masif dan berkelanjutan, tentunya kegiatan yang sangat positif ini dapat menjadi motivasi kita selaku umat muslim menggerakkan kepedulian sosial dan ekonomi melalui wakaf,” harapnya.

Patut diketahui, Gerakan Sadar Wakaf “Sumatera Berwakaf” ini merupakan rangkaian acara Festival Ekonomi dan Keuangan Syariah (FESyar) Regional Sumatera 2021 yang diselenggarakan pada 10 s.d.15 Agustus 2021. 

Rangkaian acara FESyar lainnya adalah Tabligh Akbar “Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1443H”, Webinar “Mengakselerasi Pemulihan Ekonomi Sumatera Melalui Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah”, Webinar “Penguatan Model Bisnis Usaha Syariah (Pesantren dan Non Pesantren) melalui Business Linkage”, Business Coaching “Fundamental of Business Management for Halal Food & Modest Fashion”, Webinar “Sertifikasi dan Pengembangan Usaha Halal”, Workshop Peluang Bisnis Dalam Halal Lifestyle (Food & Fashion), Webinar “Model Pemberdayaan Ekonomi Produktif Melalui Optimalisasi Dana ZISWAF”, Webinar “Diseminasi Laporan Ekonomi & Indeks Literasi Syariah, Workshop “Hijrah ke Halal Lifestyle (Food, Fashion and Finance)”, dan Talkshow “Wirausaha Muda Syariah”.

Selain Gubernur BI dan Gubernur Riau, hadir pula dalam acara tersebut Ketua BWI Nasional Mohammad Nuh, Kepala Kantor Perwakilan BI Riau Decymus, Direktur Pembiayaan Syariah Kementerian Keuangan Dwi Irianti Hadiningdyah, Presiden Direktur Karim Consulting Indonesia Adimarwan Azwar Karim, Ketua MUI Riau Ilyas Husti, para Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama, Ketua BWI, Ketua Baznas, Ketua Masyarakat Ekonomi Islam, Ketua Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah, Ketua Ikatan Ahli Ekonomi Indonesia seluruh wilayah Sumatera dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi dan Kabupaten/Kota Seluruh Wilayah Sumatera. Sementara Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Mohamad Oemar, Staf Khusus Wapres.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB

Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina

Memelihara Alam Semesta, Menag Minta Para Imam Gunakan Pendekatan Keagamaan

Buka IGIC 2026, Menag: Mari Kita Jadikan Masjid sebagai Meeting Point

Kerja ke Jepang, Wamenaker: Skill Bahasa Asing Itu Penting

Website PWI Siap Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah

Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB

Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina

Memelihara Alam Semesta, Menag Minta Para Imam Gunakan Pendekatan Keagamaan

Buka IGIC 2026, Menag: Mari Kita Jadikan Masjid sebagai Meeting Point

Kerja ke Jepang, Wamenaker: Skill Bahasa Asing Itu Penting

Website PWI Siap Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB
27 September 2026
Lepas Kontingen PPSN VI 2026 Menuju Jatim, Syahruddin: Berkompetisi dengan Baik dan Jaga Kekompakkan
27 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Kawal SKD Calon Taruna Poltekpin Hari Kedua di BKN Pekanbaru
27 September 2026
Tim Dosen Unilak Bantai Kemdikdasmen dengan Skor Fantastis 10-0
27 September 2026
Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina
26 September 2026
Memelihara Alam Semesta, Menag Minta Para Imam Gunakan Pendekatan Keagamaan
26 September 2026
Buka IGIC 2026, Menag: Mari Kita Jadikan Masjid sebagai Meeting Point
26 September 2026
Juara Umum PORSENIJAR Riau 2026, Kontingen PGRI Siak Borong 7 Medali Emas
26 September 2026
Mahadar: Mari Perkuat Solidaritas dan Persaudaraan Guru
26 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Implementasi Pedoman dan Aplikasi SIKIDA
25 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Pelindungan Rahasia Dagang
  • 2 Lubuk Larangan Garuda Mas Manggopoh Jadi Destinasi Wisata Alam dan Edukasi
  • 3 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Analisis Evaluasi Dampak Kebijakan Pemeriksaan Majelis Pengawas Notaris
  • 4 Kakanwil Kemenkum Riau Berikan Masukan Perubahan Permenkum Nomor 11 Tahun 2026
  • 5 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pengawasan IG Sagu Meranti dan Dorong Pembentukan Sentra KI
  • 6 FORMAS Bersama BSPIA akan Gelar Indonesia-China Digital City & Security Technology Application Forum 2026
  • 7 PLN Bersama Pemprov Riau Kementerian Terkait Perkuat Sinergi Mempercepat Program Lides
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Perkenalkan Inovasi HARMONITAS
  • 9 Silaturahmi dengan SMSI Riau, Fikri Fardhian: Media Mitra Strategis dalam Menyampaikan Informasi yang Akurat ke Masyarakat
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved