• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan Indikasi Geografis
Dibaca : 180 Kali
Cetak Paralegal Muda, Kanwil Kemenkum Riau Bekali 40 Mahasiswa UIN Suska Akses Keadilan
Dibaca : 175 Kali
UIR Kembali Pertahankan Posisi QS World University Rankings di Asia dan Asia Tenggara
Dibaca : 183 Kali
Dorong Pemerataan Akses Keadilan, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Layanan Bantuan Hukum
Dibaca : 191 Kali
Komisioner KI Riau Turun ke Inhu Lakukan Penguatan Kapasitas PPID
Dibaca : 267 Kali

  • Home
  • Video

Korban Tenggelam Ditemukan, Objek Wisata Diminta Perketat Pengamanan

Redaksi
Selasa, 16 Februari 2021 23:05:44 WIB
Cetak

Teluk Kuantan, HarianTimes.com - BASARNAS bersama Tim Patroli Satpol PP Kuansing dan masyarakat lainnya, akhirnya berhasil menemukan satu anak yang tenggelam di lokasi wisata lokal Jai Jai Raok Desa Padang Tanggung, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.

Posisi anak yang berhasil ditemukan berada pada radius 15 Km jalan jalan sungai dan 20 Km jalan darat, tepatnya di Desa Tanjung Pisang, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang (KHS), Kabupaten Kuansing.

Hal itu dibenarkan Ketua Tim BASARNAS, Pilos kepada HarianTimes.com pada Selasa (16/2/2021) sore di Teluk Kuantan. Dimana pihaknya telah berhasil menemukan satu anak dari empat yang tenggelam di Sungai Kuantan sejak Minggu (14/2/2021) lalu.

Dimana 3 korban dapat diselamatkan nyawanya, dan satu yang dinyatakan hilang sebelumnya, akhirnya dapat ditemukan pada Selasa sore di wilayah hilir sungai di kawasan Baserah.

"Iya, jenazah anak itu ditemukan pada pukul 11.15 WIB siang tadi, posisinya di Kecamatan Kuantan Hilir Seberang. Kalau dari sungai itu berjarak 15 Km dan 20 Km melalui jalur darat," terang Pilos.

"Setelah ditemukan jenazah di evakuasi melalui jalur darat dengan ambulance ke Puskesmas Pangean," tambah Pilos.

Kasat Pol PP Kuansing, Erdiansyah, S.Sos., M.Si melalui Kabid Opsdal, Shanti Evi Dimeti, S.H juga mengatakan hal yang tak jauh beda kepada HarianTimes.com Selasa sore usia evakuasi korban dilaksanakan.

"Pencarian dimulai dari sejak pukul 07.00 WIB pagi tadi, Tim BASARNAS telah memulai pencarian dengan cara menyisir sungai sampai radius lebih dari 10 Km jalan sungai hingga ke Baserah, Kuantan Hilir dan sisi seberangnya Kuantan Hilir Seberang dan dalam perjalanan balik ke titik posko, sekitar pukul 11.15 WIB didapatkan informasi bahwa relawan pencarian korban menemukan korban," terang Kabid Opsdal Satpol PP Kuansing yang selalu update info selama pencarian korban dilakukan.

Menurut Kabid Opsdal, korban didapati tersangkut di pohon atau kayu-kayu di pinggir sungai di Desa Tanjung Pisang, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang. "Pada saat Tim BASARNAS beserta aparat kepolisian putar balik ke titik lokasi dimaksud di arah hilir, jenazah sudah dibawa oleh pihak relawan ke dermaga sungai di Baserah," sebut Shanti Evi Dimeti.

Dari Baserah, sambung Shanti, jenazah korban dibawa ke Pangean dengan ambulance ke Puskesmas Pangean dan selanjutnya dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka di Kari, Kecamatan Kuantan Tengah.

"Dari Baserah, tempat jenazah korban diangkat, jenazah korban dibawa terlebih dahulu ke Jai Jai Raok dimana Posko SAR milik BASARNAS tempat orangtua korban berada untuk identifikasi jasat korban," terang Shanti.

"Sebelum balik ke Pekanbaru, Tim SAR dari BASARNAS bersama Satpol PP Kuansing menyambangi rumah duka di Desa Koto Kari, Kuantan Tengah," tambah Shanti Evi Dimeti yang juga merupakan Ketua KB FKPPI PC 0411 Kuansing itu.

Sementara itu Camat Pangean, Mahviyen Trikon Putra, S.E berharap kepada pihak pengelola kedepannya untuk selalu memperhatikan keselamat pengunjung agar hal yang sama tidak terjadi lagi.

"Harapan kita kepada pihak pengelola agar nantinya dapat memberikan himbauan kepada pengunjung untuk tidak melakukan kegiatan didalam sungai, seperti mandi mandi atau hal hal yang bisa membahayakan keselamatan," pinta Camat Pangean.

Kemudian sambungnya, Camat Pangean juga berharap kepada pengelola agar setiap titik lokasi yang dianggap rawan dan berbahaya untuk diberi tanda. "Memberi tanda di lokasi ini di daerah daerah yang dianggap rawan dan berbahaya karena kejadian ini terjadi pada palung sungai," tandasnya.

Objek wisata Jai Jai Raok di Kecamatan Pangean ini merupakan objek wisata lokal baru yang harus dilestarikan. Namun juga harus disediakan Tim Pengawasan dan Penyelamatan dari pihak pengelola serta pengamanan yang maksimal sehingga ketika terjadi kondisi yang tidak diinginkan tidak membahayakan bagi pengunjung yang datang.*


Sumber : https://youtu.be/OpsTV_Td /

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis

Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right

Gedung Mal Pelayanan Publik Pekanbaru Ludes Diamuk Si Jago Merah

Berkat Malaikat Berwujud Polri Mega Bisa Kembali Bersekolah

Waka Polres Kuansing Sebut Kasus Narkotika 2022 Meningkat Dari Tahun Lalu

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis

Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right

Gedung Mal Pelayanan Publik Pekanbaru Ludes Diamuk Si Jago Merah

Berkat Malaikat Berwujud Polri Mega Bisa Kembali Bersekolah

Waka Polres Kuansing Sebut Kasus Narkotika 2022 Meningkat Dari Tahun Lalu



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan Indikasi Geografis
04 November 2026
Cetak Paralegal Muda, Kanwil Kemenkum Riau Bekali 40 Mahasiswa UIN Suska Akses Keadilan
04 November 2026
UIR Kembali Pertahankan Posisi QS World University Rankings di Asia dan Asia Tenggara
04 November 2026
Dorong Pemerataan Akses Keadilan, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Layanan Bantuan Hukum
04 November 2026
Komisioner KI Riau Turun ke Inhu Lakukan Penguatan Kapasitas PPID
03 November 2026
Perkuat Sentra KI Perguruan Tinggi, Kanwil Kemenkum Riau Lanjutkan Monitoring
03 November 2026
PWI dan Bakom Sepakat Perkuat Literasi Informasi dan Industri Pers
03 November 2026
Ramli Walid: Kerukunan dan Persatuan Harus Terus Dirawat Bersama
03 November 2026
Paguyuban yang Tergabung di FPK Riau Sukseskan Arak-Arakkan LAM Riau
02 November 2026
Dorong Hilirisasi Paten, Kanwil Kemenkum Riau Gelar Webinar Road to FBPI 2026
02 November 2026
TERPOPULER +
  • 1 Lima Madrasah Kota Pekanbaru Promosikan Produk dan Budaya Riau di IES 2026
  • 2 Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak
  • 3 RDP Pansus DPRD Riau, Koalisi Masyarakat Sipil Minta Hapus Green Policing Peninggalan Heryman
  • 4 Prodi Doktor Sains Manajemen UIR Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA
  • 5 Karhutla Riau Berulang, Okto: Kemunduran Kebijakan Perlindungan Gambut dan Pengabaian Korban
  • 6 Karhutla Meluas, Jikalahari Soroti Lemahnya Perlindungan Gambut di Riau
  • 7 Perkuat Ketahanan Pangan, IKA Faterna Unand Riau-Kepri Gagas Ranch Peternakan dengan Konsep Mix Farming di Riau dan Kepri
  • 8 Kemah Kerukunan dan Ekoteologi di Siak, Muliardi: Ikhtiar Bersama Untuk Merawat Kehidupan Beragama
  • 9 Gerakan Ekoteologi, Kemenag Siak Tanam 1.347 Bibit Pohon di 449 Titik
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved