• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
Dibaca : 249 Kali
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 535 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 538 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 464 Kali
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
Dibaca : 595 Kali

  • Home
  • Sosialita

Munsi III Jadi Arena 'Curhat' Puluhan Sastrawan

Zulmiron
Selasa, 03 November 2020 00:42:19 WIB
Cetak
Perbincangan SCB dengan Kaban Bahasa dan Sastra.

Jakarta, Hariantimes.com - Musyawarah Nasional Sastrawan Indonesia (Munsi) III secara resmi dibuka oleh Kepala Badan (Kaban) Bahasa dan Sastra E Aminuddin Aziz di Jakarta, Senin (02/11/2020) malam.

Munsi III ini benar-benar menjadi arena 'curhat' puluhan sastrawan. Pasalnya, Kaban yang baru memimpin institusi ini sejak Agustus lalu memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada 200 peserta Munas baik tatap muka maupun daring  untuk menyampaikan ide, gagasan dsn unek-unek terkait masalah sastra. 

Tampak hadir sejumlah sastrawan Indonesia di antaranya Presiden Penyair Indonesia, Sutardji Calzoum Bachri, Harris Effendy Thahar, Gunoto Saparie, Adri Darmaji Woko, Triyanto Triwikromo, dan masih banyak lagi. Khusus dari Riau dan Keoulauan Riau turut sejumlah  sastrawan antara lain Fakhrunnas MA Jabbar, Kunni Masrohanti, Muhammad De Putra dan Abdul Kadir Ibrahim.   

Sutardji bersama Asrizal Nur akan tampil baca puisi di hari kedua Munas, Selasa besok pagi pada Munsi III yang mengangkat tema 'Memajan Sastra Indonesia di Panggung Dunia.'

Curhatan para sastrawan yang mengemuka dalam dialog Munsi III ini di antaranya tentang sastra daerah, penerjemahan buku sastra, perpustakan sekolah dan rakyat, kepedulian Pemda terhadap sastra, honorarium tulisan sastra di media dan masih banyak lagi.

Kaban Aminuddin Aziz yang sebelumnya menjabat Atase Kebudayaan di KBRI London, Inggeris dalam pemaparannya mengatakan pihaknya melalui Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra selalu mengembangkan kerjasama dengan para sastrawan terkait pembinaan, pengembangan dan  perlindungan sastra secara keseluruhan termasuk sastra daerah. 

''Dalam hal ini kami terus mengembangkan program literasi yakni Program Penerjemahan Sastra dari berbagai  bahasa dunia selain bahasa Inggeris serta Penerjemahan bahasa daerah ke dalam bahasa Indonesia. Selain itu  untuk  tahun 2021 nanti sudah direncanakan penerbitan 748 judul buku untuk perpustakaan sekolah segala jenjang pendidikan yang sudah diajukan ke Komite Buku Nasional (KBN),'' ujar Aminuddin.

Terkait upaya penerjemahan karya sastra Indonesia ke dalam bahasa asing, menurut Aminuddin Aziz aktivitas ini merupalan ranah tugas Ditjen Kebudayaan Kemendikbud dan KBN.

Di awal acara, Ketua Panitia Munsi III yang juga Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra , Muhammad  Abdul Hak melaporkan acara Munsi III bukan acara yang pertamakali digelar dalam  masa pandemi. Sebelumnya pernah digelar Temu Duta Bahasa dengan 
protokol kesehatan yang ketat. 

Menurut Hak, acara ini akan ikut menentukan nasib dan arah ke depan sastra Indonesia. Sehingga diharapkan akan menghasilkan langkah konkrit sesuai regulasi.

''Adanya era pandemi Covid 19 telah memaksa semua pihak menggunakan teknologi siber atau digital. Oleh sebab itu, sudah ada gagasan agar dikembangkan alternatif sastra digital.

Dilaporkan, kegiatan Munsi III digelar secara tatap  muka dan daring yang diikuti oleh 200 sastrawan di mana sastrawan yang lolos  seleksisebanyak 158 orang dan sastrawan undangan 42 orang. 

Dari semua peserta tersebut sebanyak  137 orang hadir secara tatao muka dan 63 orang secara daring dan yang menyatakan mundur 2 orang.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas

Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
  • 2 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 3 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 4 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 5 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 6 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 7 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
  • 8 Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
  • 9 Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved