• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kemenkum Riau Percepat Pelindungan IG Talas Ungu Sinaboi dan Terasi Bagan Rohil
Dibaca : 188 Kali
Kakanwil Kemenkum Riau Dampingi Peserta PKA Angkatan LXXVII sebagai Mentor Aksi Perubahan
Dibaca : 177 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Dukung Penuh Rangkaian Kegiatan Nasional
Dibaca : 201 Kali
Perkuat Komunikasi Publik, Imigrasi Siak Gandeng PWI Riau
Dibaca : 204 Kali
Ketika Pemerintah Menjadi Milik Pemenang
Dibaca : 203 Kali

  • Home
  • Nasional

Wapres Resmikan Retina dan Glaukoma Center

M Nuh: Berwakaf Melalui CWLS Tidak akan Hilang

Zulmiron
Rabu, 21 Oktober 2020 23:44:07 WIB
Cetak
Ketua Badan Pelaksana Badan Wakaf Indonesia Prof Dr Ir H Mohammad Nuh DEA.

Banten, Hariantimes.com - Wakil Presiden (Wapres) RI Dr KH Makruf Amin meresmikan pusat layanan Retina dan Glaukoma Center yang menjadi bagian dari Rumah Sakit Mata Achmad Wardi di Jalan Raya Taktakan Km 1, Kota Serang, Provinsi Banten, Rabu (21/10/2020). 

Acara peresmian pusat layanan retina dan glaukoma yang dilaksanakan secara langsung dan lewat aplikasi zoom, dihadiri antara Menteri Agama Jeneral Purn Fahrul Razi SIP SH, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati SE MSc PhD, Ketua Badan Pelaksana Badan Wakaf Indonesia Prof Dr Ir H Mohammad Nuh DEA, Penasihat Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Pusat Prof DR Dr Nila F Moeloek, Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Nasyith Majidi dan Walikota Serang H Syafrudin SSos MSi dan pimpinan beberapa bank Syariah.

Pusat layanan retina dan glaukoma yang baru diresmikan ini dibangun dengan pendanaan berbasis berbasis wakaf, atas kerja sama Badan Wakaf Indonesia (BWI) dan Dompet Dhuafa.

Pada kesempatan itu, Wapres menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Badan Wakaf Indonesia dan Dompet Dhuafa. 

"Ini adalah bukti bahwa pengembangan ekonomi Syariah dengan instrumen wakaf mampu untuk membangun rumah sakit dan perlengkapannya yang sangat baik untuk membantu masyarakat yang membutuhkan," ujar Wapres.

Dikatakan Wapres, kebutuhan pengobatan mata di Indonesia tergolong tinggi dibanding negara-negara lain. Pengobatan yang diperlukan umumnya operasi mata karena katarak. Kemudian retina dan glaukoma. 

Sementara Walikota Serang Syafrudin mengakui, di Kota Serang sendiri terdapat banyak penderita katarak mulai anak-anak sampai orang tua. 

"Terima kasih, di kota ini sudah ada rumah sakit mata, dengan peralatannya yang canggih. Saya kira rumah sakit ini tidak hanya digunakan oleh warga Serang, tetapi juga warga sekitarnya, seperti Pandeglang dan Tangerang,” tutur Syafrudin.

Menteri Agama Fahrul Razi dalam sambutannya menekankan perlunya mencari terobosan-terobosan dalam mengisi gerakan wakaf yang sudah mendapat dukungan dari Bank Indonesia, dan bank-bank lainnya yang berbasis Syariah. Karena manfaatnya wakaf sangat luar biasa dalam membantu kesejahteraan masyarakat.

"Kami mendukung perwakafan," kata Menteri Agama yang kemudian mengusulkan perlunya pengembangan strategis untuk memajukan perwakafan, terutama literasi wakaf.

Banyak orang mengira wakaf hanya dilakukan dengan tanah saja. Padahal wakaf bisa dilakukan dengan uang tunai. Dan tidak kalah penting adalah peningkatan kualitas layanan wakaf.

Sejalan dengan pemikiran menteri agama dan wakil presiden Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam sambutannya mengatakan, pengembangan ekonomi Syariah perlu ditingkatkan, karena sudah terbukti manfaatnya, dibantu dengan instrumen-instrumen di perbankan syariah.

Di masa pandemi virus corona (Covid-19), menurut Sri Mulyani, gerakan wakaf sangat diperlukan untuk membantu ekonomi masyarakat, selain pemerintah secara khusus telah menyiapkan dana APBN untuk membantu berbagai sektor dalam meningkatkan kesejahteraan dan ekonominya. Seperti instrumen pendanaan Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) serta pembiayaan dari BNI Syariah ternyata mampu untuk membangun pusat layanan retina dan glaucoma di rumah sakit mata di sini.

Ketua Badan Pelaksana Badan Wakaf Indonesia Prof Dr Ir H Mohammad Nuh DEA dalam sambutannya mengatakan, gerakan mengajak masyarakat berwakaf ini sama dengan gerakan menyelamatkan manusia semasa hidup di dunia hingga kehidupan setelah mati. 

Menurut M Nuh, orang yang berwakaf, ketika meninggal akan mendapat passive income yang terus-menerus mengalir. Berwakaf melalui CWLS tidak akan hilang. Dana wakaf akan bermanfaat juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk membangun rumah sakit berbasis wakaf.

Mohammad Nuh memberi contoh, ada ibu-ibu yang sudah tidak bisa melihat karena katarak, sudah tidak bisa melihat anak-anak, apalagi membaca huruf Alqur’an. Tetapi setelah dibantu diobati dengan fasilitas layanan rumah sakit berbasis wakaf, ibu-ibu tersebut bisa kembali melihat segalanya dengan terang, bisa mengaji, dan membaca Alqur'an sampai akhir hayat. “Insya Allah husnul khotimah”. Yang dibantu bisa diselamatkan masuk surga, yang membantu juga masuk surga dan yang membantu juga masuk surga dan terus mendapatkan passive income.

Pada kesempatan peresmian pusat layanan retina dan glaukoma tersebut, dilakukan sejumlah kegiatan antara lain penandatanganan kesepahaman atau MoU pertama di Indonesia antara BWI dan Baznas Provinsi Jawa Barat dalam hal pendirian rumah sakit berbasis wakaf, kemudian penandatanganan MoU dengan UNDP, Komitmen Wakaf Yayasan Universitan Muslim Indonesia (UMI) Makassar, dan komitmen Wakaf Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis) senilai Rp10 miliar.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Pekerja Informal Sektor Persampahan Dapat Diskon Iuran JKK-JKM 50 Persen

Pemda Diminta Fokus Kembangkan Kompetensi Green Jobs

IOH Luncurkan Zankore by Indosat

PWI dan AFPI Perkuat Literasi Pindar

ASN Kemenag Berperan Wujudkan Agama Maslahah bagi Bangsa dan Negara

PWI Pusat dan AFPI Bahas Pindar, Inklusi Keuangan dan Perlindungan Publik

Pekerja Informal Sektor Persampahan Dapat Diskon Iuran JKK-JKM 50 Persen

Pemda Diminta Fokus Kembangkan Kompetensi Green Jobs

IOH Luncurkan Zankore by Indosat

PWI dan AFPI Perkuat Literasi Pindar

ASN Kemenag Berperan Wujudkan Agama Maslahah bagi Bangsa dan Negara

PWI Pusat dan AFPI Bahas Pindar, Inklusi Keuangan dan Perlindungan Publik



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kemenkum Riau Percepat Pelindungan IG Talas Ungu Sinaboi dan Terasi Bagan Rohil
12 Agustus 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Dampingi Peserta PKA Angkatan LXXVII sebagai Mentor Aksi Perubahan
12 Agustus 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dukung Penuh Rangkaian Kegiatan Nasional
12 Agustus 2026
Perkuat Komunikasi Publik, Imigrasi Siak Gandeng PWI Riau
12 Agustus 2026
Ketika Pemerintah Menjadi Milik Pemenang
12 Agustus 2026
Tim Perpustakaan El-Hayaah MAN 1 Pekanbaru Stand Teredukatif di Festival Literasi Provinsi Riau 2026
11 Agustus 2026
Hadapi Era AI dan UU ITE, PWI Dumai Perkuat Kompetensi Wartawan
11 Agustus 2026
Kemenkum Riau Perkuat Harmonisasi Rencana Kerja Perangkat Daerah Pelalawan Tahun 2027
11 Agustus 2026
Kanwil Kemenkum Riau Tingkatkan Pemahaman Hak Kepesertaan TASPEN dan BPJS Kesehatan bagi ASN
11 Agustus 2026
Kanwil Kemenkum Riau Gelar Donor Darah
11 Agustus 2026
TERPOPULER +
  • 1 Karhutla Pematang Pudu Belum Padam, Ferdian: Tim Lakukan Penyekatan Agar Api Tak Merembet
  • 2 PWI dan AFPI Perkuat Literasi Pindar
  • 3 PPI Lestarikan Kekayaan Budaya Melalui Karya Sastra
  • 4 Wamenkes Tekankan Inovasi dan Riset Kesehatan
  • 5 Prabowo Ajak Jajaran Kadin Indonesia Perkuat Kolaborasi antara Pemerintah dan Dunia Usaha
  • 6 Ingin Lanjut S2 Komunikasi? UIR Buka Pendaftaran hingga 22 Agustus 2026
  • 7 Amran Tambi: Momentum Memperkuat Peran Masyarakat Perantau
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Komunikasi dan Transformasi Organisasi
  • 9 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum "PASTI Ada Solusi" Episode 9
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved