• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kemenkum Riau Percepat Pelindungan IG Talas Ungu Sinaboi dan Terasi Bagan Rohil
Dibaca : 194 Kali
Kakanwil Kemenkum Riau Dampingi Peserta PKA Angkatan LXXVII sebagai Mentor Aksi Perubahan
Dibaca : 183 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Dukung Penuh Rangkaian Kegiatan Nasional
Dibaca : 206 Kali
Perkuat Komunikasi Publik, Imigrasi Siak Gandeng PWI Riau
Dibaca : 208 Kali
Ketika Pemerintah Menjadi Milik Pemenang
Dibaca : 208 Kali

  • Home
  • Nasional

Bio Farma Sedang Buat Vaksin Corona dari Virus yang Sudah Dimatikan

Zulmiron
Selasa, 13 Oktober 2020 23:38:58 WIB
Cetak
Bio Farma Sedang Buat Vaksin Corona dari Virus yang Sudah Dimatikan

Jakarta, Hariantimes.com - PT Bio Farma (Persero) tengah membuat vaksin yang berasal dari virus yang sudah dimatikan untuk virus corona (Covid-19).
 
Dalam pembuatan ini, proses penyuntikan vaksin ke tubuh manusia harus dilakukan beberapa kali. Inilah yang membuat relawan yang menjalani uji klinis vaksin Covid-19 tidak mengalami efek samping yang berat. 

"Bio Farma sengaja membuat virus dari yang sudah dimatikan, sehingga tidak akan menjadi sakit (usai divaksin). Sudah ada 600 relawan yang disuntikkan vaksin buatan Bio Farma lebih dari satu kali. Sementara itu 400 orang lainnya yang disuntikan vaksin sebanyak satu kali," ungkap Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19, Kusnandi Rusmil dalam Webinar Nasional Program Promotif dan Preventif BPJS Ketenagakerjaan Tahun 2020, Jakarta, Selasa (13/10/2020).

Kusnandi menyebutkan, tidak ada gejala berarti yang ditunjukkan oleh para relawan tersebut. Efek samping yang dialami para relawan ini tidak berbeda dengan bayi yang baru saja menjalani imunisasi seperti sedikit panas atau demam.

"Sampai saat ini tidak ada reaksi hebat yang dialami para relawan vaksin. Reaksinya seperti anak bayi yang baru saja diimunisasi," katanya.

BACA JUGA Dirut Bio Farma Pastikan Harga Vaksin Covid-19 Dikisaran Rp200.000/Dosis

Hingga kini, sebut Kusnandi, belum ada laporan berarti dari para relawan mengenai dampak tersebut. Para relawan memang menerima tugas yang berisi laporan terkait reaksi vaksin di dalam tubuhnya.

"Rasanya yang ditakutkan tidak ada. Mereka juga kan harus lapor dan menuliskan catatan harian yang harus ditulis," katanya.

Apalagi, pengalamannya selama 30 tahun melakukan uji klinis terhadap vaksin telah teruji. Sehingga sebelum melakukan uji klinis pada vaksin Covid-19 dia telah melakukan berbagai antisipasi dari reaksi vaksin virus corona.

"Saya selama 30 tahun ini melakukan uji klinis vaksin. Makanya yang dulu ada masalah sudah diantisipasi, sehingga masalah yang ada ini bisa dianggap itu bisa saya atasi," katanya.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Pekerja Informal Sektor Persampahan Dapat Diskon Iuran JKK-JKM 50 Persen

Pemda Diminta Fokus Kembangkan Kompetensi Green Jobs

IOH Luncurkan Zankore by Indosat

PWI dan AFPI Perkuat Literasi Pindar

ASN Kemenag Berperan Wujudkan Agama Maslahah bagi Bangsa dan Negara

PWI Pusat dan AFPI Bahas Pindar, Inklusi Keuangan dan Perlindungan Publik

Pekerja Informal Sektor Persampahan Dapat Diskon Iuran JKK-JKM 50 Persen

Pemda Diminta Fokus Kembangkan Kompetensi Green Jobs

IOH Luncurkan Zankore by Indosat

PWI dan AFPI Perkuat Literasi Pindar

ASN Kemenag Berperan Wujudkan Agama Maslahah bagi Bangsa dan Negara

PWI Pusat dan AFPI Bahas Pindar, Inklusi Keuangan dan Perlindungan Publik



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kemenkum Riau Percepat Pelindungan IG Talas Ungu Sinaboi dan Terasi Bagan Rohil
12 Agustus 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Dampingi Peserta PKA Angkatan LXXVII sebagai Mentor Aksi Perubahan
12 Agustus 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dukung Penuh Rangkaian Kegiatan Nasional
12 Agustus 2026
Perkuat Komunikasi Publik, Imigrasi Siak Gandeng PWI Riau
12 Agustus 2026
Ketika Pemerintah Menjadi Milik Pemenang
12 Agustus 2026
Tim Perpustakaan El-Hayaah MAN 1 Pekanbaru Stand Teredukatif di Festival Literasi Provinsi Riau 2026
11 Agustus 2026
Hadapi Era AI dan UU ITE, PWI Dumai Perkuat Kompetensi Wartawan
11 Agustus 2026
Kemenkum Riau Perkuat Harmonisasi Rencana Kerja Perangkat Daerah Pelalawan Tahun 2027
11 Agustus 2026
Kanwil Kemenkum Riau Tingkatkan Pemahaman Hak Kepesertaan TASPEN dan BPJS Kesehatan bagi ASN
11 Agustus 2026
Kanwil Kemenkum Riau Gelar Donor Darah
11 Agustus 2026
TERPOPULER +
  • 1 Karhutla Pematang Pudu Belum Padam, Ferdian: Tim Lakukan Penyekatan Agar Api Tak Merembet
  • 2 PWI dan AFPI Perkuat Literasi Pindar
  • 3 PPI Lestarikan Kekayaan Budaya Melalui Karya Sastra
  • 4 Wamenkes Tekankan Inovasi dan Riset Kesehatan
  • 5 Prabowo Ajak Jajaran Kadin Indonesia Perkuat Kolaborasi antara Pemerintah dan Dunia Usaha
  • 6 Ingin Lanjut S2 Komunikasi? UIR Buka Pendaftaran hingga 22 Agustus 2026
  • 7 Amran Tambi: Momentum Memperkuat Peran Masyarakat Perantau
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Komunikasi dan Transformasi Organisasi
  • 9 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum "PASTI Ada Solusi" Episode 9
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved