• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
Dibaca : 308 Kali
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
Dibaca : 609 Kali
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 781 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 779 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 677 Kali

  • Home
  • Pendidikan

Ponpes Belum Siap Berlakukan Proses Belajar Mengajar di Sekolah

Ustadz Dedi : Santri dan Santriwati Kita Tidak Hanya Warga Kuansing

Redaksi
Sabtu, 30 Mei 2020 23:40:16 WIB
Cetak
Ustadz Dedi Suryadi Mulaydi, Humas Ponpes KH Ahmad Dahlan Teluk Kuantan
Teluk Kuantan, HarianTimes.com - Sejumlah guru atau ustadz dan ustadzah di beberapa Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi berharap pemerintah masih mempertimbangkan jadwal belajar mengajar di dalam ruang kelas selama masa pandemi Covid-19 belum berakhir. Sebab hal ini dirasa akan membahayakan terhadap para siswa dan peserta didik kedepannya.

Dimana para siswa atau santri yang menuntut ilmu di pondok pesantren tidak hanya berasal dari masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Hal itu disampaikan oleh Humas Ponpes KH Ahmad Dahlan Teluk Kuantan, Ustadz Dedi Suryadi Mulaydi saat berbincang-bincang dengan HarianTimes.com pada Sabtu (30/5/2020) di Teluk Kuantan.

"Siswa atau santri dan santriwati yang belajar menuntut ilmu di pondok pesantren kita, seperti KH Ahmad Dahlan dan Syafa'aturasul tidak semuanya warga Kuantan Singingi, ada yang dari Bengkalis, Dumai dan lainnya, bahkan ada juga dari luar provinsi seperti dari Medan dan sebagainya, serta juga dari luar pulau Sumatrera, diantaranya dari Pulau Jawa," kata Ustadz Dedi Suryadi Mulyadi.

Maka dari itu, lanjutnya, ia atas nama Ponpes KH Ahmad Dahlan berharap kepada pemerintah khususnya Pemda Kuansing untuk mengkaji ulang sebelum berakhirnya masa diliburkan satuan pendidikan sekolah dan kembali aktif belajar mengajar seperti dulu normal kembali.

"Mohon hal ini menjadi perhatian khusus bagi pemerintah nantinya. Jangan sampai daerah kita ini yang sebelumnya merupakan Zona Hijau menjadi Zona Merah," ujarnya.

Sebagai tambahan kata Ustadz Dedi, bagaimana dengan penerapan social distancing di sekolah nantinya.

"Penerapan social distancing dalam kelas dan di luar kelas misal di kantin di asrama di perpustakaan berarti otomatis jumlah siswa di kelas di kurangi berarti ada penambahan lokal atau penjadwalan masuk lokal di tambah lagi," ucapnya.

"Dan sekarang muncul petisi tunda belajar di sekolah yang menandatanganinya sudah 50.000 sekolah, padahal baru beberapa hari yang lalu dan gagasan ini juga di dukung oleh Ikatan Guru Indonesia (IGI). Mereka berprinsip biar terlambat tamat sekolah dari pada setor nyawa di sekolah, karena mereka meragukan kedisiplinan para siswa untuk tahan berlama lama pakai masker dan mematuhi menjaga jarak dan kebersihan," beber Ustadz Dedi.

Selain itu tambahnya, dalam Agama Islam juga diajarkan untuk menjaga keselamatan jiwa lebih utama dari pada menjaga akal, harta, keturunan bahkan agama mabadi hkhomsi 5 yang harus di jaga dengan istilah syadu dariah," tegasnya. ***


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Resmi Buka Prodi Magister Pendidikan Matematika, UIR Hadirkan Kurikulum Machine Learning

Wujud Kepedulian di Bulan Ramadhan, UIR berbagai 1.100 Paket Berbuka Puasa dan Takjil ke Mahasiswa dan Masyarakat

Safari Ramadhan 1447 H, UIR Perkuat Dakwah dan Ukhuwah bersama Masyarakat

Gelar Kuliah Umum, UIR dan The Chicago School Amerika Serikat Bahas Tantangan Perilaku Gen Z

Dosen SMB Unimus Luncurkan Buku Ajar Terapi Kombinasi untuk Kendalikan Kekambuhan Hipertensi

Wujudkan Ekoteologi dan Ketahanan Pangan, MAN Insan Cendekia Siak Panen Raya Melati Kepang

Resmi Buka Prodi Magister Pendidikan Matematika, UIR Hadirkan Kurikulum Machine Learning

Wujud Kepedulian di Bulan Ramadhan, UIR berbagai 1.100 Paket Berbuka Puasa dan Takjil ke Mahasiswa dan Masyarakat

Safari Ramadhan 1447 H, UIR Perkuat Dakwah dan Ukhuwah bersama Masyarakat

Gelar Kuliah Umum, UIR dan The Chicago School Amerika Serikat Bahas Tantangan Perilaku Gen Z

Dosen SMB Unimus Luncurkan Buku Ajar Terapi Kombinasi untuk Kendalikan Kekambuhan Hipertensi

Wujudkan Ekoteologi dan Ketahanan Pangan, MAN Insan Cendekia Siak Panen Raya Melati Kepang



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
24 Maret 2026
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
  • 2 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
  • 3 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 4 Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
  • 5 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 6 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 7 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 8 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 9 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved