• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 448 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 456 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 388 Kali
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
Dibaca : 511 Kali
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
Dibaca : 502 Kali

  • Home
  • Meranti

Ratusan TKI Terlantar di Meranti

Bupati Irwan Desak Gubri Buka Jalur Melaka-Dumai

Redaksi
Ahad, 29 Maret 2020 16:28:06 WIB
Cetak
TKI terlantar di Meranti.
Meranti, Hariantimes.com - Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir mendesak Gubernur Riau kembali membuka jalur pelayaran Melaka-Dumai dan Melaka-Bengkalis untuk kepulangan 
Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

Pasalnya, ratusan TKI tersebut terlantar setiap hari di Meranti akibat tidak mendapatkan kapal pulang ke daerah masing-masing.

Seperti diketahui, Sabtu (28/03/2020) sebanyak 142 TKI kembali telantar di Selatpanjang. Mereka tiba dari Tanjungbalai Karimun menumpang feri MV Batam Jet dan MV Dumai Line Sabtu sore. Para TKI ini tidak dapat melanjutkan perjalanan karena kapal tujuan Dumai, Bengkalis dan Buton sudah tidak tersedia lagi. Sehari sebelumnya 123 TKI juga bernasib sama. 

Sudah dua hari ini para TKI yang telantar diurus Pemkab Meranti. Mereka terpaksa ditampung di BLK untuk bermalam dan disediakan makan minum hingga pemeriksaan kesehatan karena para TKI ini masuk kategori orang dengan risiko (ODR) Covid-19 karena datang dari daerah terpapar, Malaysia.

Hal inilah yang membuat Pemkab Meranti kewalahan. Selain tidak memiliki fasilitas khusus penampungan TKI, Pemkab Meranti juga tidak memiliki anggaran khusus mengurus TKI tersebut. Sebagaimana diketahui, fasilitas penampungan dan pengurusan kepulangan TKI ini tersedia di Dumai sebagaimana ditetapkan pemerintah pusat.

"Kita mendesak ada kebijakan Pak Gubernur Riau menghentikan pembuangan atau penelantaran TKI di Meranti ini. Segera buka kembali jalur pelayaran Malaysia (Melaka) ke Dumai dan Bengkalis agar TKI tidak telantar di sini setiap hari," tegas Bupati Irwan Sabtu malam.

Dengan membuka kembali jalur pelayaran Malaysia ke Dumai dan Bengkalis, akan memberi ruang bagi Pemda setempat mengelola warganya terutama dalam mengantisipasi penularan Covid-19. Selain itu, TKI dari daerah lainnya bisa langsung pulang menggunakan angkutan darat ke daerah masing-masing.

Saat ini jalur kapal Melaka ke Dumai dan Bengkalis telah ditutup oleh Gubernur Riau. Efeknya, para TKI menggunakan jalur kapal Kukup Malaysia ke Tanjungbalai Karimun. Setibanya di Karimun, mereka pun digiring naik kapal ke Meranti dan berbaur dengan penumpang domestik dari Batam dan Tanjungbalai.

"Jika begini terus masyarakat Meranti tidak terima karena mereka sangat khawatir. Kedatangan TKI yang tidak terurus ini membuat daerah kami sangat berisiko tertular Covid-19 secara masif. Para TKI ini hanya transit di Tanjungbalai Karimun, lalu dibuang ke Selatpanjang menggunakan feri domestik reguler sehingga berbaur dengan penumpang lokal," tegas Irwan dengan nada tinggi.

Seharusnya, sambung Irwan, para TKI itu diurus dengan layak oleh pihak terkait bekerjasama dengan Pemda masing-masing. Terlebih di tengah wabah Covid-19 ini, aspek kesehatan para TKI perlu dicek serius dan dilakukan karantina.

"Sekarang mereka tidak diurus. Mereka pulang secara mandiri dan menumpang kapal umum sehingga berbaur dengan penumpang domestik. Ini sangat-sangat rawan terjadi penularan dan jika terjadi, upaya kita men-tracing penularan semakin sulit," jelas Irwan.

Adapun rincian TKI yang telantar tersebut adalah warga Bengkalis sebanyak 94 orang, warga Dumai 29 orang, warga Pekanbaru 12 orang, warga Siak 4 orang, warga Rohul 2 orang, dan warga Provinsi Sumbar 1 orang. Mereka dijadwalkan akan menuju ke daerah masing-masing menggunakan kapal feri reguler MV Batam Jet dan MV Dumai Line tujuan Bengkalis dan Dumai, Minggu (29/03/2020) sekitar pukul 11.00 WIB.(*).


Penulis : Tengku Harzuin


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

Dorong Solusi Pemberdayaan Umat, Penaiszawa Kemenag Riau Lakukan Pendampingan Kampung Zakat di Sungai Cina

Tokopedia bersama IZI Riau Salurkan 100 Paket Ramadhan di Wilayah 3T Kepulauan Meranti

Jelang Ramadhan, IZI Riau Laksanakan Program Benah Musholla di Desa Teluk Samak

Hari Lahan Basah se Dunia, PHR Turut Serta Jaga Ekosistem Gambut di Pulau Terluar Indonesia

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

Dorong Solusi Pemberdayaan Umat, Penaiszawa Kemenag Riau Lakukan Pendampingan Kampung Zakat di Sungai Cina

Tokopedia bersama IZI Riau Salurkan 100 Paket Ramadhan di Wilayah 3T Kepulauan Meranti

Jelang Ramadhan, IZI Riau Laksanakan Program Benah Musholla di Desa Teluk Samak

Hari Lahan Basah se Dunia, PHR Turut Serta Jaga Ekosistem Gambut di Pulau Terluar Indonesia



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 2 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 3 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 4 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 5 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
  • 6 Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
  • 7 Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
  • 8 Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim
  • 9 Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved