• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan Indikasi Geografis
Dibaca : 224 Kali
Cetak Paralegal Muda, Kanwil Kemenkum Riau Bekali 40 Mahasiswa UIN Suska Akses Keadilan
Dibaca : 221 Kali
UIR Kembali Pertahankan Posisi QS World University Rankings di Asia dan Asia Tenggara
Dibaca : 223 Kali
Dorong Pemerataan Akses Keadilan, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Layanan Bantuan Hukum
Dibaca : 221 Kali
Komisioner KI Riau Turun ke Inhu Lakukan Penguatan Kapasitas PPID
Dibaca : 302 Kali

  • Home
  • Meranti

Banyak Program Desa Tak Dapat Direalisasikan

Wabup: Silahkan Kades Menyampaikan Masukkan dan Saran

Redaksi
Selasa, 25 Februari 2020 17:59:16 WIB
Cetak
Wakil Bupati Meranti Said Hasyim bersalaman dengan kepala desa.
Meranti, Hariantimes.com - Program desa masih belum sinkron dengan program yang dijalankan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di tingkat kabupaten. Akibatnya, banyak program strategis desa yang tidak dapat direalisasikan. 

Menyikapi hal itu, Wakil Bupati Kepulauan Meranti H Said Hasyim siap menerima masukkan dan aspirasi kepala desa (kades) untuk difasilitasi dengan OPD terkait baik tingkat kabupaten, provinsi maupun pusat.

"Dengan adanya sinkronisasi program desa dan kabupaten, maka bantuan dan kegiatan yang dilaksanakan benar-benar tepat sasaran. Sehingga manfaat yang didapat lebih terasa. Saya akan selalu membuka diri. Silahkan kades menyampaikan masukkan dan saran," ujar Wabup saat memberikan pengarahan kepada Kades sebKabupaten Meranti dalam acara Pelatihan Awal Masa Jabatan Kades Pasca Pilkades 2019 lalu di Meeting Room AKA Hotel, Selatpanjang, Selasa (25/02/2020).

Turut hadir dalam kegiatan itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Drs Ikhwani, Sekretaris BPMPD Edi M Nur,  Kabid Desa BPMPD Meranti Darwis SIp, Nara Sumber dari OPD terkait, serta 49 Kepala Desa Hasil Pilkades 2019 lalu.

Wabup mengatakan, di tiap kesempatan Musrenbang salah satu program yang sangat penting menjadi perhatian selain pembangunan infrastruktur adalah program pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Yakni upaya Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kualitas SDM baik raga maupun moral, akhlak dan budi pekerti yang diyakini sebagai investasi masa depan penentu berhasilnya pembangunan daerah. Caranya dengan meningkatkan fasilitas pendidikan membangun sekolah unggul, dan memperhatikan keadaan gizi masyarakat. 

"Saat ini keadaan gizi masyarakat masih rendah dampaknya luar biasa akan menyebabkan generasi Meranti tumbuh tidak normal, hal ini harus menjadi perhatian dan Kades adalah orang yang paling tahu kondisi wilayahnya. Jadi wajib mengetahui perkembangan anak anak di tiap rumah," ujar Wabup.

Terkait acara Pelatihan Kades Pasca Pilkades 2019, Wabup mengucapkan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, acara ini sangat penting dalam upaya memberikan pengetahuan kepada para Kades di Meranti. Sehingga mampu menjalankan tugas, kewajiban dan kewenangannya dengan baik dan aman dapat dipertanggung jawabkan.

Sementara Kabid Desa BPMPD Meranti Darwis SIp kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperkuat kemampuan, pengetahuan, sikap dan keterampilan Kepala Desa. Dengan pengetahuan itu, diharapkan kades dapat menjalankan tugas dan fungsi kewenangannya sesuai dengan perundang-undangan dengan transparan, partisipastif, serta akuntabel dalam mewujudkan desa mandiri dan sejahtera.


Dalam pengelolaan keuangan desa, kata Wabup, setiap Kades jangan sampai keliru karena sekecil apapun kesalahan atau kelalaian yang terjadi dapat menjerat Kades keranah hukum.  

"Saya berharap kades jangan sampai tergoda oleh dana desa yang saat ini cukup besar mencapai Rp2 miliar per tahun per desa.

"Duit ini ada setannya. Walau tak ada niat, tapi karena ada kesempatan bisa khilaf. Dan hal ini sangat perlu saya ingatkan," ucap Wabup.

Agar selamat dalam mengelola dana desa, katavWabup, kades harus pasang niat ikhlas. Namun tidak cukup hanya niat ikhlas, tapi juga harus diiringi dengan pengetahuan dan keterampilan.

"Yang penting adalah pasang niat ihklas yang disertai dengan pengetahuan. Apalagi penyaluran dana desa sudah melalui sistem Online Siskeudes yang dipantau dan diawasi oleh BPK, serta Aparat Penegak Hukum lainnya," jelas Wabup.

Meski banyak yang mengawasi, Wabup meminta kades jangan takut mengelola dana desa. Jika takut akan menghambat kreatifitas yang berujung pada terkendalanya pembangunan desa. Karena sesuai dengan arahan terbaru dari Presiden RI Joko Widodo jika terjadi permasalahan di Desa yang pertama turun untuk menangani adalah APIP (Inspektorat) Daerah. 

"Namun jika tidak diindahkan barulah kasus yang terjadi dilimpahkan ke penegak hukum untuk diproses, ini sesuai dengan intruksi Presiden agar tidak menghilangkan kreatifitas Kades dalam berbuat untuk masyarakat,"jelas Wabup lagi.

Oleh karena itu, Wabup kembali menekankan agar kades jangan takut dan ragu untuk berkreasi membangun desa. Jika ada yang ragu dapat berkonsultasi dengan dinas terkait mulai dari BPMPD, BPKAD, inspektorat hingga Bagian Hukum.

"Intinya jangan menghantam semdiri jika ragu libatkan aparat teknis untuk mengkajinya," saran Wabup.

Salah satu kegiatan yang sangat efektif untuk dilaksanakan di desa, sebut Wabup, adalah Membangun SDM dan penguatan ekonomi masyarakat, melalui progra, One Village One Produk (satu Desa satu Produk unggulan).

"Tak perlu banyak cukup fokus pada satu potensi unggulan Desa yang nilai ekonominya tetap atau konstans misal Kerambah Ikan, pertanian terpadu Kopi, dan lainnya," paparnya.

Intinya program yang dilaksanakan oleh Desa dapat kendukung program Pemkab. Meranti dalam upaya mensejahterakan dan meningkatkan ekonomi masyarakat. 

"Sebab kita ingin minimal masyarakat Meranti bisa duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi dengan Kabupaten lainnya. Dan hal ini merupakan tanggungjawab bersama Pemerintah Kabupaten hingga Desa," pungkasnya.

Terakhir Wabup memgingatkan kepada Kades dalam menjalankan programnya jangan pilih kasih dan bertindaklah sebagai pemersatu masyarakat. Karena seperti diketahui dalam pemilihan Kades tentu ada yang mendukung maupun tak mendukung namun hal itu ditekankan Wabup jangan menjadi acuan dalam pelaksanaan program pembangunan.(*)

Penulis : Tengku Harzuin


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

50 Kepala TK, SD Hingga SMP Ikuti Pelatihan dan Seminar Jurnalistik PWI Meranti

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pengawasan IG Sagu Meranti dan Dorong Pembentukan Sentra KI

Lantik Pengurus PWI Meranti, Raja Isyam: Jaga Integritas dan Tingkatkan Kompetensi

Kakanwil Kemenag Riau Ajak Seluruh ASN Terus Perkuat Sinergi dan Jaga Kekompakan

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

50 Kepala TK, SD Hingga SMP Ikuti Pelatihan dan Seminar Jurnalistik PWI Meranti

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pengawasan IG Sagu Meranti dan Dorong Pembentukan Sentra KI

Lantik Pengurus PWI Meranti, Raja Isyam: Jaga Integritas dan Tingkatkan Kompetensi

Kakanwil Kemenag Riau Ajak Seluruh ASN Terus Perkuat Sinergi dan Jaga Kekompakan

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan Indikasi Geografis
04 November 2026
Cetak Paralegal Muda, Kanwil Kemenkum Riau Bekali 40 Mahasiswa UIN Suska Akses Keadilan
04 November 2026
UIR Kembali Pertahankan Posisi QS World University Rankings di Asia dan Asia Tenggara
04 November 2026
Dorong Pemerataan Akses Keadilan, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Layanan Bantuan Hukum
04 November 2026
Komisioner KI Riau Turun ke Inhu Lakukan Penguatan Kapasitas PPID
03 November 2026
Perkuat Sentra KI Perguruan Tinggi, Kanwil Kemenkum Riau Lanjutkan Monitoring
03 November 2026
PWI dan Bakom Sepakat Perkuat Literasi Informasi dan Industri Pers
03 November 2026
Ramli Walid: Kerukunan dan Persatuan Harus Terus Dirawat Bersama
03 November 2026
Paguyuban yang Tergabung di FPK Riau Sukseskan Arak-Arakkan LAM Riau
02 November 2026
Dorong Hilirisasi Paten, Kanwil Kemenkum Riau Gelar Webinar Road to FBPI 2026
02 November 2026
TERPOPULER +
  • 1 139 ASN Kemenag Riau Ikuti Asesmen Pro ASN
  • 2 Lima Madrasah Kota Pekanbaru Promosikan Produk dan Budaya Riau di IES 2026
  • 3 Himpunan Siompu Kampar Riau Audiensi dengan Anggota DPD RI, Didis Mardisna: Semoga Bisa Berkolaborasi di Banyak Program
  • 4 Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak
  • 5 RDP Pansus DPRD Riau, Koalisi Masyarakat Sipil Minta Hapus Green Policing Peninggalan Heryman
  • 6 Segera Digelar, PRB 2027 Prodi Biologi FKIP Unri Siapkan 11 Cabang Lomba Sains dan Kreativitas
  • 7 Prodi Doktor Sains Manajemen UIR Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA
  • 8 Karhutla Riau Berulang, Okto: Kemunduran Kebijakan Perlindungan Gambut dan Pengabaian Korban
  • 9 Karhutla Meluas, Jikalahari Soroti Lemahnya Perlindungan Gambut di Riau
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved