• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Melalui Pemanfaatan SIMAKO, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pendampingan Merek Kolektif
Dibaca : 190 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Akurasi Data Hukuman Disiplin dan Pengaduan Masyarakat
Dibaca : 189 Kali
Akselerasi Kinerja dan Konsolidasi Program Strategis, Kakanwil Pimpin Rapat Kinerja Kemenkum Riau
Dibaca : 264 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Bahas Usulan Perubahan Perjanjian Kinerja untuk Perkuat Akuntabilitas
Dibaca : 262 Kali
Perkuat Sinergi Organisasi, Kemenkum Riau Ikuti Pelantikan Pimti Madya Secara Virtual
Dibaca : 259 Kali

  • Home
  • Sosialita

Buku Palung Tradisi Dikritik Dekan FIB Unilak

Kunni: bukan Mengerdilkan Diri, Apalagi Bersaing dengan Lelaki

Redaksi
Jumat, 21 Februari 2020 15:28:54 WIB
Cetak
Foto bersama usai bedah buku Palung Tradisi karya Penyair Perempuan Indonesia (PPI).
Pekanbaru, Hariantimes.com - Buku berjudul Palung Tradisi karya penyair-penyair perempuan Indonesia mendapat kritik keras dari salah seorang pembedah buku, Hang Kafrawi yang juga Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unilak Riau. 

Kafrawi menyebutkan, dengan nama PPI sama artinya perempuan mengerdilkan diri dengan membuat komunitas tersebut.
   
''Saya salut dan bangga karena lahir buku puisi oleh perempuan Indonesia ini. Tapi saya mengkritik keras dengan komunitas bernama PPI ini. Nama ini menunjukkan perempuan sendiri. Penyair perempuan sendiri sengaja memisahkan diri dari laki-laki, mengerdilkan diri sendiri di tengah kekinian kesetaraan gender perempuan dan laki-laki,'' tukas Kafrawi di sela-sela menyampaikan banyak hal tentang kelebihan buku Palung Tradisi.
      
Bedah buku tersebut dihadiri segenap penyair dan saatrawan Riau. Antara lain  Fakhrunnas MA Jabbar, Husnu Abadi, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Riau dan Rahimah Erna, Bambang Kariyawan, Tien Marni, A Aris Abeba, DM Ningsih dan masih banyak lainnya.
     
Apa yang dikatakan Kafrawi mendapat tanggapan dari sesama nara sumber sendiri, yakni Husnu Abadi, sastrawan dan akademisi bergelar doktor dari kampus Universitas Islam Riau (UIR). 

Menurut Husnu, PPI justri sebagai gerakan sesama perempuan untuk  maju bersama.
     
''Di Riau sendiri, sebelumnya ada kelompok komuniitas penyair perempuan. Apalagi di Indonesia. Tidak masalah kalau kemudian lahir PPI. Menurut saya, PPI mencari ruang lebih flekssibel dan bebas saja. Selama ini memang penyair banyak didominasi lelaki, bisa jadi lelaki yang memang mempersempit ruang gerak penyair perempuan. Kalau penyair perempuan membuat gerakan sendiri, menurut saya itu lebih bagus,'' jelas Husnu.
     
Sementara itu, Ketua PPI, Kunni Masrohanti yang diminta menyampaikan tanggapannya oleh moderator yang juga founder SCW sebagai pelaksana bedah buku, Siti salmah, membeberkan dengan gamblang kenapa harus ada PPI.
      
''PPI itu Penyair Perempuan Indonesia, yaitu penyair yang karya-karyanya bersentuhan dengan perempuan sebagai akar tradisi. Jadi tidak harus perempuan. Berbeda kalau Perempuan Penyair Indonesia, memang perempuan itu yang penyair. Jadi, tidak benar kalau PPI justru memisahkan diri dari lelaki atau mengerdilkan dirinya sendiri,'' tangkis Kunni seraya juga menjelaskan beberapa pertanyaan peserta yang berkaitan dengan palung tradisi dan mengapa PPI  harus kembali ke akar tradisi dalam setiap karya-karyanya. Hal ini, kata Kunni, sangat berhubungan erat dengan perempuan sebagai sumber tradisi itu sendiri.
     
''Perempuan (ibu) adalah sumber tradisi. Batimang, dodoi, bagandu, yang dinyanyikan saat menidurkan anak semuanya lahir dari bibir perempuan,  penuh dengan pesan kebajikan. Masih banyak yang lain lagi, seeperti turun mandi. Perempuan akar tradisi sekaligus yang merawatnya. Kelebihan ini yang kami sadari, bahwa perempuan harus lebih fokus dalam melahirkan karya-karya yang kembali kepada tradisi, ini landasan PPI. Jadi bukan mengerdilkan diri apalagi bersaing dengan lelaki,'' jelas Kunni lagi.
     
PPI, kata Kunni, hanya salah satu komunitas sastra atau penyair. Masih banyak komunitas lain yang lebih keren.

''Banyak komunitas, khususnya untuk perempuan. Semakin bertumbuhan semakin bagus, banyak laman bermain dan kesempatan bagi perempuan. PPI hanya salah satunya saja dengan jumlah anggota saat ini 62 orang dan terus bertambah. Gabung kemana sajalah, yang penting bergerak dan berkarya. Memang untuk gabung ke PPI sudah harus punya karya puisi, minimal kumpulan bersama,'' beber Kunni.(*)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Melalui Pemanfaatan SIMAKO, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pendampingan Merek Kolektif

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Akurasi Data Hukuman Disiplin dan Pengaduan Masyarakat

Akselerasi Kinerja dan Konsolidasi Program Strategis, Kakanwil Pimpin Rapat Kinerja Kemenkum Riau

Kanwil Kemenkum Riau Bahas Usulan Perubahan Perjanjian Kinerja untuk Perkuat Akuntabilitas

Perkuat Sinergi Organisasi, Kemenkum Riau Ikuti Pelantikan Pimti Madya Secara Virtual

IKAN PATIN Permudah Pengambilan Paspor, Pemohon Bisa Cek Status Secara Online

Melalui Pemanfaatan SIMAKO, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pendampingan Merek Kolektif

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Akurasi Data Hukuman Disiplin dan Pengaduan Masyarakat

Akselerasi Kinerja dan Konsolidasi Program Strategis, Kakanwil Pimpin Rapat Kinerja Kemenkum Riau

Kanwil Kemenkum Riau Bahas Usulan Perubahan Perjanjian Kinerja untuk Perkuat Akuntabilitas

Perkuat Sinergi Organisasi, Kemenkum Riau Ikuti Pelantikan Pimti Madya Secara Virtual

IKAN PATIN Permudah Pengambilan Paspor, Pemohon Bisa Cek Status Secara Online



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Melalui Pemanfaatan SIMAKO, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pendampingan Merek Kolektif
13 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Akurasi Data Hukuman Disiplin dan Pengaduan Masyarakat
13 Oktober 2026
Akselerasi Kinerja dan Konsolidasi Program Strategis, Kakanwil Pimpin Rapat Kinerja Kemenkum Riau
12 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Bahas Usulan Perubahan Perjanjian Kinerja untuk Perkuat Akuntabilitas
12 Oktober 2026
Perkuat Sinergi Organisasi, Kemenkum Riau Ikuti Pelantikan Pimti Madya Secara Virtual
12 Oktober 2026
IKAN PATIN Permudah Pengambilan Paspor, Pemohon Bisa Cek Status Secara Online
12 Oktober 2026
SPS Riau Pelajari Strategi Pengembangan Media ke Batam News
11 Oktober 2026
Pemkab Siak Terima Alokasi Anggaran Dukungan Verval untuk Penguatan KDKMP
10 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan Indikasi Geografis di Sumbar
09 Oktober 2026
Keliling Empat Kampung, Wabup Siak Syamsurizal Serahkan Bantuan ke Lansia dan Disabilitas di Sungai Apit
09 Oktober 2026
TERPOPULER +
  • 1 2.900 Mahasiswa Baru Unilak Ikuti PKKMB 2026
  • 2 Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pembenahan Regulasi Daerah
  • 3 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Kebutuhan Penambahan Subjek Tarif Layanan RSUD Indrasari Rengat
  • 4 Kanwil Kemenkum Riau Finalisasi Rekomendasi SBT
  • 5 Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan Kualitas dan Akses Keadilan
  • 6 UIR Perkuat Posisi sebagai Salah Satu Perguruan Tinggi Terdepan di Indonesia
  • 7 UIR Resmi Kantongi Izin Pembukaan Prodi Kedokteran Gigi dan Pendidikan Profesi Kedokteran Gigi
  • 8 Siswa MAN 1 Pekanbaru Raih Bronze Medal di Olimpiade Astronomi Internasional IOAA Hanoi
  • 9 Kanwil Kemenkum Riau Musnahkan Arsip Fisik Fasilitatif Tahun Anggaran 2026
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved