• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 250 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 258 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 232 Kali
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
Dibaca : 332 Kali
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
Dibaca : 335 Kali

  • Home
  • Meranti

Atasi Karhutla di Meranti

Bupati Minta Kades dan Camat Bangun Sekat Kanal

Redaksi
Sabtu, 25 Januari 2020 21:00:06 WIB
Cetak
Apel Persiapan Sarana dan Prasarana Karhutla di Halaman Mapolres Meranti, Sabtu (25/01/2020) pagi.

Meranti, Hariantimes.com - Yang paling efektif untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kepulauan Meranti adalah dengan kembali kepada kearifan lokal.

Yaitu dengan mempertahankan tanaman Sagu yang mampu memberikan kelembaban pada lahan gambut. Selain itu, juga membangun kanal-kanal yang langsung mengalir ke laut.

"Mari bersama-sama kita kembali kepada kearifan lokal dengan menjaga kelestarian tanaman Sagu. Selain itu, saya juga meminta kepada kepala desa (kades) dan Camat untuk membangun sekat kanal agar airnya tidak langsung ke laut tapi bisa menjaga kelembaban," ajak Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi pada Apel Persiapan Sarana dan Prasarana Kebakaran Hutan dan Lahan di Halaman Mapolres Meranti, Sabtu (25/01/2020) pagi.

Kegiatan dalam rangka mengecek persiapan peralatan dan petugas ditiap Kecamatan dalam mengantisipasi Karhuta di Meranti itu dihadiri Wakil Ketua DPRD Meranti H Khalid Ali, Penjabat Sekda Meranti Bambang Supriyanto SE MM, Asisten I Sekdakab Meranti Syamsuddin SH MH, Wakapolres Meranti Kompol Irmardison, Kasatpol PP Meranti Helfandi SE MSi, Ketua MUI Meranti H Mustafa SAg, Kepala BPBD Meranti Drs Idris Sudin, Kadis LHK Meranti Drs H Irmansyah, Camat Tebing Tinggi Rayan Pribadi SH dan para Camat dan Kades se Kabupaten Meranti, Masyarakat Peduli Api (MPA), Danramil Selatpanjang, Satpol PP, Tokoh Masyarakat/Agama dan lainnya.

Kegiatan Apel Persiapan Sarana dan Prasarana Penanganan dan Pencegahan Karhutla Tahun 2020 di Meranti, diawali dengan peninjauan pasukan dan cek peralatan yang dilakukan oleh Bupati Meranti bersama Kapolres.

"Disini kita mengecek semua persiapan untuk mengatasi Karhutla di Meranti. Semoga dengan persiapan itu kita semakin siap menghadapi Karhutla dimusim kemarau saat ini," ujar Bupati.

Seperti diketahui, kondisi lahan Meranti yang sebagian besar Gambut sangat berpotensi terjadinya Karlahut untuk itu Bupati juga berharap kepada masyarakat memahami situasi ini dengan tidak melakukan hal-hal yang dapat memicu terjadinya Karhutla di Meranti.

Bupati menyarankan bagaimana kanal-kanal dibuat sekat agar air tidak langsung mengalir ke laut agar lahan selalu lembab dan tidak mudah terbakar.

Cara ini, menurut Bupati, sudah terbukti dalam pilot project di Desa Sungai Tohor. Dimana tanaman Sagu dengan Embung dapat memberikan kelembaban maksimal pada lahan Gambut. Selain itu juga jika terjadi Karlahut sumber air dapat dengan mudah diperoleh.

Kemudian terkait dukungan peralatan pemadaman api dikatakan Bupati, Pemkab. Meranti telah melakukan pengadaan yang dikoordinir oleh BPBD Meranti.

"Nantinya BPBD akan memberikan bantuan mini strike kepada tiap kecamatan yang ada di Meranti dan sisanya akan di standby kan di kantor BPBD," pungkasnya.

Dan untuk deteksi dini, Pemkab Meranti juga akan menyiapkan alat sensor yang dipusatkan di BPBD. Alat ini akan memberitahukan jika terjadi api yang terhubung ke ponsel masing-masing petugas, sehingga upaya penanggulangan dapat segera dilakukan.

Sementara itu, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Taufik Lukman dalam pidatonya saat bertindak sebagai pembina Apel Persiapan Sarana dan Prasarana Penanganan dan Pencegahan Karhutla Tahun 2020 di Kepulauan Meranti, menegaskan, Kepolisian bersama Pemda dan semua pihak terkait siap untuk melakukan penanggulangan dan antisipasi Karhutla.

"Kita berharap Karhutla yang sempat terjadi pada tahun 2019 lalu yang membakar lahan seluas 569 Ha tidak terjadi lagi. Kita berharap melalui Apel Siaga Karhutla ini yang didukung dengan kerjasama semua pihak dapat mewujudkan langit yang selalu biru di Meranti, langit biru bebas asap," ujarnya.

Selanjutnya, kata Kapolres, dari hasil kunjungannya dibeberapa perusahaan yang beroperasi di Meranti telah mempersiapkan peralatan yang optimal begitu juga Kecamatan, diharapkan dengan dukungan penerapan Teknologi Lancang Kuning Polri yang berfungsi sebagai pendeteksi kebakaran upaya penanggulangan Karhutla lebih maksimal.

"Kami juga meminta Desa dan Kecamatan ikut mendaftarkan dan memasang aplikasi Lancang Kuning itu diwilayahnya masing-masing sehingga jika terjadi Karhutla dapat segera ditangani,"ucapnya.

Kemudian untuk mengoptimalkan penanggulangan Karhutla Kapolres Meranti menghimbau beberapa Desa yang masih belum memiliki peralatan pemadaman dihimbau untuk segera menyiapkan alat. Dan Polres Meranti melalui Babinkamtibmas juga terus menyampaikan himbauan dan maklumat secara mobile dan dinamis ketengah sebagai pengingat kepada masyarakat untuk tidak membakar lahan.

"Mari bersama kita jaga hutan dan lahan kita dari Kebakaran Lahan," ujar Kapolres Meranti.

Tak lupa Taufik juga mengingatkan kepada masyaraka pencari madu dan yang membuka lahan untuk tidak membakar lahan dan membuang puntung rokok sembarangan karena hal itu dapat memicu terjadinya Karhutla.

Senada dengan Bupati, Kapolres Meranti juga menyarankan penambahan embung dilokasi-lokasi rawan Karlahut.

"Tanpa adanya sumber air secanggih apapun peralatan dan petugas tidak akan ada artinya, silahkan Camat dan Kades berkoorndasi dengan Polsek dan Perusahaan untuk membuat embung," harapnya.

Kegiatan Apel Siaga Karhutla Tahun 2020 ditutup dengan kegiatan penyerahan bantuan peralatan pemadam kebakaran berupa pompa air secara simbolis dari Bupati Meranti kepada Kapolres Meranti yang dilanjutkan dengan deklarasi.(Humas Pemkab Meranti)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

Dorong Solusi Pemberdayaan Umat, Penaiszawa Kemenag Riau Lakukan Pendampingan Kampung Zakat di Sungai Cina

Tokopedia bersama IZI Riau Salurkan 100 Paket Ramadhan di Wilayah 3T Kepulauan Meranti

Jelang Ramadhan, IZI Riau Laksanakan Program Benah Musholla di Desa Teluk Samak

Hari Lahan Basah se Dunia, PHR Turut Serta Jaga Ekosistem Gambut di Pulau Terluar Indonesia

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

Dorong Solusi Pemberdayaan Umat, Penaiszawa Kemenag Riau Lakukan Pendampingan Kampung Zakat di Sungai Cina

Tokopedia bersama IZI Riau Salurkan 100 Paket Ramadhan di Wilayah 3T Kepulauan Meranti

Jelang Ramadhan, IZI Riau Laksanakan Program Benah Musholla di Desa Teluk Samak

Hari Lahan Basah se Dunia, PHR Turut Serta Jaga Ekosistem Gambut di Pulau Terluar Indonesia



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 2 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 3 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
  • 4 Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
  • 5 Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
  • 6 Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim
  • 7 Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM
  • 8 Pers Pilar Penting Pembangunan Peradaban HAM
  • 9 Buka Puasa Bersama, Ketum PWI Ajak Wartawan Jaga Kejernihan Berpikir
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved