• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
Dibaca : 240 Kali
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 526 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 532 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 454 Kali
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
Dibaca : 588 Kali

  • Home
  • Sosialita

Baca Puisi di Depan Ratusan Pemuka Masyarakat Riau

Sutardji: Ini Menjadi Sesuatu yang Istimewa Bagi Saya

Redaksi
Senin, 11 November 2019 08:25:02 WIB
Cetak
Tiga penyair membacakan puisi di depan ratusan pemuka masyarakat Riau
Pekanbaru, Hariantimes.com - Presiden Penyair Indonesia, Datul Seri Sutardji Calzoum Bachri (SCB) membacakan puisi di depan ratusan pemuka masyarakat Riau.

SCB tak sendiri tampil di acara itu. Sebelumnya, secara bergantian tampil dua penyair Melayu lainnya yakni Datuk Seri Rida K Liamsi dan Fakhrunnas MA Jabbar.

SCB malam itu tampak  bergairah membacakan empat puisi di antara Menulis, Tanah Airmata dan Sumpah Pemuda. Seperti biasa, SCB yang bergaya khas pakai jaket dan topi dan scarf dengan warna kecoklatan melantunkan puisi dengan suara khas yang berat dan gerau.

''Puisi 'Menulis' merupakan pernyataan kredo saya bahwa kata merupakan sesuatu yang penting dan menentukan. Allah pun menciptakan alam semesta ini juga dengan kata yakni 'Kun'. Maka terciptalah,'' kata SCB yang berkali-kali disambut tepuk tangan hadirin.

Ketika membacakan puisi 'Tanah Airmata', SCB sempat menceritakan bahwa puisi tersebut ditulisnya sebagai kritik terhadap rezim pemerintahan Orba yang belum berhasil menyejahterakan rakyat. Situasi yang sama tampaknya masih belum banyak   berubah.

''Ini menjadi sesuatu yang istimewa bagi saya,'' kata SCB sebelum membaca puisi dengan posisi duduk di kursi. 

Hadirin yang memadati acara Pengukuhan Pengurus Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) Periode 2019-2024 di Balai Serindit Gedung Daerah, Pekanbaru, Ahad malam (10/11/2019) itu pun menyambutnya dengan tepuk tangan gemuruh.

Tampak hadir Gubernur Riau, Datuk Seri H Syamsuar MSi, Danrem 031 Wirabima, unsur Forkopimda, anggota DPR dan DPD RI utusan Riau dan Pengurus Majelis dan Pengurus Harian FKPMR yang baru saja dikukuhkan.

Ketua FKPMR masa khidmat 2019-2024, Dr Chaidir MM saat memberi sambutan sempat mengalu-alukan kehadiran SCB dalam forum itu. 

''Datuk Seri SCB merupakan penyair Melayu yang tidak hanya berkiprah di Indonesia, melainkan juga dunia. Pantas bila reputasi SCB diakui sebagai Presiden Penyair Indonesia. SCB adalah anak jati Melayu. Kita semua merasa bangga dengan SCB yang  berhasil mengangkat marwah dan nama besar Melayu," puji Dr Chaidir.

Sementara Gubri Syamsuar berbangga hati atas kehadiran SCB tampil baca puisi di acara yang sama. 

''Pak Sutardji ini sudah sangat terkenal. Beberapa tahun lalu saya pernah didaulat baca puisi di TIM Jakarta di depan Presiden Penyair ini. Bukan main, menggeletar juga lutut saya waktu itu,'' ucap Syamsuar dengan lidah Melayu yang kental.

Sementara Rida K. Liamsi membacakan puisi panjang yang menukilkan sejarah Melayu masa lalu. Rida membacakan puisi dengan suara melengking penuh semangat. Di bagian tertentu Rida sempat pula mengucapksn puisinya denga  gaya  bersyair.

Terakhir, penyair Fakhrunnas MA Jabbar membacakan puisi penuh kritik dan perlawanan pada ketidakadilan pemerintah pusat puluhan tahun sejak merdeka dan masa Orba. Puisi  berjudul 'Karena Kalian Gunung, Kami Pun  Berubah Jadi Angin' dibacakan dengan teriakan keperihan yang disambut tepuk tangan hadirin.

''Budayan UU Hamidy pernah menulis bahwa Riau sebagai ladang perburuan. Akibatnya nasib rakyat Riau kurang beruntung selama bertahun-bertahun-tahun karena diperlakukan tidak adil. Oleh sebab itu, hampir semua sastrawan Riau menulis karya ya menyuarakan kenestapaan dan keperihan. Puisi-puisi yang ditulis para penyair bukanlah patokan ular kobra yang mematikan. Melainkan hanyalah sengatan ulat bulu yang hanya menimbulka  gatal-gatal saja,'' ucap Fakhrunnas.

Para pengurus FKPMR yang dikukuhkan pada acara dengan Ketua Dr Chaidir MM, Sekretaris Drs Endang Sukarelawan dan Bendahara  HM Yunus serta 56 anggota pengurus dan 99 orang Majelis FKPMR.(*)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas

Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
  • 2 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 3 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 4 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 5 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 6 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 7 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
  • 8 Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
  • 9 Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved