• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai
Dibaca : 111 Kali
Rapat Bersama BKD, Bupati Siak Afni Dorong Optimalisasi Peningkatan PAD
Dibaca : 111 Kali
Apel Perdana Pasca Lebaran, Afni: Kita Wajib Survive dalam Kondisi Apapun
Dibaca : 115 Kali
Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan
Dibaca : 111 Kali
Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA
Dibaca : 111 Kali

  • Home
  • Nasional

Kemlu RI Siap Bantu Pemprov NTT untuk Ekspor Produk Unggulan

Redaksi
Selasa, 05 November 2019 15:59:54 WIB
Cetak
Ditjen Asia Pasifik dan Afrika ketika pertemuan di NTT
Kupang, HarianTimes.com - Kementerian Luar Negeri c.q. Ditjen Asia Pasifik dan Afrika telah melakukan pertemuan dengan Pemerintah Provinsi NTT guna membahas isu - isu seputar diplomasi ekonomi. Rombongan Kemlu RI dipimpin oleh Sekretaris Ditjen Aspasaf, Rossy Verona, dan diterima oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ir Samuel Rebo dan Kepala Biro Ekonomi dan Kerja Sama Sekda Provinsi NTT,  Dr Lery Rupidara, dan didampingi oleh wakil dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah, antara lain Dinas PUPR, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta KADIN NTT. Selain itu, hadir pula Kepala Kantor Pemasaran Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Eximbank Denpasar, Senin (4/11/2019).

Dalam pertemuan dimaksud, Sesditjen Aspasaf menyampaikan tujuan tatap muka dengan Pemprov NTT yakni untuk menggali sejumlah komoditi lokal di NTT yang memiliki potensi untuk diekspor ke berbagai negara. Rossy menambahkan, Kemlu siap membantu memfasilitasi Pemprov NTT dalam hal penetrasi pasar dan promosi produk unggulan NTT kepada target market melalui berbagai pameran perdagangan, serta melalui Perwakilan Indonesia di seluruh dunia. Pasar di Kawasan Aspasaf sangat potensial dan terbuka bagi produk unggulan NTT. 

Selain itu, Rossy juga menyampaikan agar sebuah produk layak diekspor, maka harus memenuhi standar dan aturan perdagangan internasional seperti standar kesehatan, keamanan, keselamatan, penggunaan bahasa Inggris dalam packaging. Untuk meningkatkan daya saing NTT, juga perlu dipastikan agar pengolahan produk ramah lingkungan dan tidak menggunakan tenaga kerja di bawah umur. Selain itu, juga perlu disusun suatu narasi yang membedakan produk unggulan NTT dengan yang lain, something unique dan menonjolkan kearifan lokal di NTT.

Pemprov NTT menanggapi positif itikad baik Kemlu RI dan menyampikan kesediaan untuk terus mendorong pengembangan UMKM serta lebih giat dalam melakukan promosi. Pemprov saat ini tengah mencanangkan program Masyarakat Ekonomi NTT sebagai salah satu upaya menciptakan NTT sebagai provinsi exportir layaknya Jawa Timur dan Bali. Disamping itu, Pemprov NTT juga telah bekerja sama dengan Pemprov NTB dan Bali untuk menyelenggarakan kegitan Sunda Kecil Expo pada 14-17 November 2019 di Kupang, sebagai salah satu strategi promosi potensi daerah. 

Karo Ekonomi dan Kerja Sama menambahkan, NTT memiliki sejumlah produk unggulan yang sudah diekspor ke berbagai negara seperti kopi, cokelat, garam, jambu mete, rumput laut, perikanan, dan tenun ikat. Produk - produk ini telah diekspor ke Tiongkok, Argentina, Jepang, Australia, Timor Leste, Singapura, Malaysia, Korsel, dan beberapa negara di Eropa. Selain itu, komoditi unggulan lain yakni daun kelor juga akan diekspor ke Jepang setelah seluruh perizinan ekspor telah rampung.

Kepala Kantor Pemasaran LPEI Denpasar, Muhammad Tito Septiarto, menyampaikan kesediaan LPEI untuk mendorong peningkatan ekspor produk unggulan NTT. Pria yang akrab dipanggil Tito ini menyebutkan bahwa pihaknya siap membantu pembiayaan dan jasa konsultasi ekspor, serta program capacity building kepada para pelaku UMKM di wilayah NTT. Pembiayaan yang akan diberikan adalah dalam bentuk KURBE (Kredit Udaha Rakyat Berorientasi Ekspor). ***


Editor : Hendra Riko Purnomo


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA

Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial

Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026

Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM

Pers Pilar Penting Pembangunan Peradaban HAM

Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA

Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial

Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026

Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM

Pers Pilar Penting Pembangunan Peradaban HAM



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai
27 Maret 2026
Rapat Bersama BKD, Bupati Siak Afni Dorong Optimalisasi Peningkatan PAD
27 Maret 2026
Apel Perdana Pasca Lebaran, Afni: Kita Wajib Survive dalam Kondisi Apapun
25 Maret 2026
Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan
26 Maret 2026
Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA
25 Maret 2026
Safari Ramadhan di Masjid Al-Adzim Polda Riau, Kapolri Imbau Semua Pihak Swaspada Terhadap Narasi-Narasi Provokatif
17 Maret 2026
Syahrial Abdi: Kebijakan Ini Mewajibkan Setiap Pegawai untukTtetap Produktif Meski Tidak Berada di Kantor
16 Maret 2026
Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
24 Maret 2026
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
  • 2 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
  • 3 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 4 Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
  • 5 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 6 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 7 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 8 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 9 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved