• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Perkuat Profesionalisme dan Integritas Wartawan, PWI Solok Orientasi ke PWI Riau
Dibaca : 178 Kali
Karhutla Riau Berulang, Okto: Kemunduran Kebijakan Perlindungan Gambut dan Pengabaian Korban
Dibaca : 251 Kali
Karhutla Meluas, Jikalahari Soroti Lemahnya Perlindungan Gambut di Riau
Dibaca : 271 Kali
Demi Langit Hijau di Riau, FITRA Riau Desak Evaluasi Mitigasi Karhutla
Dibaca : 234 Kali
Perkuat Ketahanan Pangan, IKA Faterna Unand Riau-Kepri Gagas Ranch Peternakan dengan Konsep Mix Farming di Riau dan Kepri
Dibaca : 263 Kali

  • Home
  • Siak

Tekankan Penguatan Ekonomi, Bupati Siak Minta Kampung Inovatif Jadi Motor Pertumbuhan

Zulmiron
Kamis, 02 April 2026 21:57:38 WIB
Cetak
Bupati Siak Afni Zulkifli saat melantik dan mengambil sumpah jabatan anggota PAW Bapekam Kampung Belutu, Kampung Jambai Makmur, dan Kampung Sungai Gondang di Aula Kantor Camat Kandis, Kamis (02/04/2026).

Siak, Hariantimes.com - Penguatan ekonomi berbasis kampung penting di tengah tekanan fiskal yang dihadapi daerah. 

Untuk itu, Pemerintah kampung diminta bertransformasi menjadi motor penggerak ekonomi lokal, bukan sekadar pelaksana program.

“Tidak ada lagi jarak antara pemerintah kabupaten dengan kampung. Kita menghadapi persoalan yang sama, terutama kondisi fiskal yang sedang tidak mudah,” kata Bupati Siak Afni Zulkifli saat melantik dan mengambil sumpah jabatan anggota Pengganti Antar Waktu (PAW) Badan Permusyawaratan Kampung (Bapekam) Kampung Belutu, Kampung Jambai Makmur, dan Kampung Sungai Gondang di Aula Kantor Camat Kandis, Kamis (02/04/2026).

Afni mengungkapkan, hampir seluruh pemerintah daerah saat ini menghadapi tantangan serupa, yakni penurunan transfer dari pemerintah pusat di tengah kewajiban menjalankan program prioritas nasional.

Baca Juga :
  • Pemkab Siak Terima Alokasi Anggaran Dukungan Verval untuk Penguatan KDKMP
  • Keliling Empat Kampung, Wabup Siak Syamsurizal Serahkan Bantuan ke Lansia dan Disabilitas di Sungai Apit
  • HUT ke-27 Kabupaten Siak, Diskominfo Salurkan Sembako ke Lansia dan Warga Membutuhkan

Kondisi tersebut, menurut dia, memaksa daerah melakukan penyesuaian cepat melalui efisiensi dan disiplin fiskal.

Ia menyebutkan, porsi belanja pegawai Kabupaten Siak masih berada di kisaran 36 hingga 38 persen, di atas ambang batas yang ditetapkan pemerintah pusat sebesar 30 persen. Untuk menyesuaikan dengan ketentuan tersebut, dibutuhkan pengurangan belanja hingga Rp500 miliar sampai Rp600 miliar.

“Ini bukan pekerjaan mudah, tetapi harus kita lakukan agar tidak terkena sanksi fiskal,” ujarnya.

Dalam upaya penyesuaian tersebut, Pemkab Siak telah melakukan rasionalisasi anggaran, termasuk penyesuaian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Namun, Afni menegaskan bahwa opsi merumahkan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tidak menjadi pilihan.

“Komitmen kami jelas, jangan sampai ada pegawai yang dirumahkan. Kita cari jalan lain, meskipun konsekuensinya semua harus ikut merasakan pengetatan,” kata dia.

Afni menekankan, perubahan kondisi fiskal menuntut perubahan pola pembangunan di tingkat kampung. Ia meminta penghulu dan Bapekam tidak lagi berfokus pada penyerapan anggaran semata, tetapi mengarahkan dana desa untuk kegiatan produktif yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Dana desa harus menghasilkan. Harus ada perputaran ekonomi yang nyata di kampung,” ujarnya.

Ia mencontohkan sejumlah inisiatif yang telah berjalan, seperti pengembangan peternakan ayam petelur, pertanian hortikultura, hingga budidaya sayuran hidroponik yang terintegrasi dengan kebutuhan pasar.

Selain itu, pemerintah daerah membuka akses pemanfaatan aset daerah bagi masyarakat, khususnya petani dan pelaku UMKM. Skema yang disiapkan diarahkan lebih fleksibel dan berpihak, termasuk kemungkinan pembayaran sewa pascapanen serta relaksasi jika terjadi gagal panen.

“Kita ingin aset daerah menjadi alat produksi masyarakat, bukan menjadi beban baru,” kata Afni.

Dalam arahannya, Afni juga menyoroti peluang ekonomi dari program nasional, salah satunya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menyebut, satu dapur MBG dapat mengelola anggaran hingga sekitar Rp1 miliar per bulan, yang berpotensi menjadi sumber perputaran ekonomi signifikan di daerah.

Namun, ia mengingatkan agar rantai pasok program tersebut diisi oleh pelaku usaha lokal.

“Jangan sampai anggarannya besar, tetapi belanjanya keluar daerah. Produk petani, peternak, dan UMKM lokal harus menjadi prioritas,” ujarnya.

Ia bahkan menegaskan tidak boleh ada penolakan terhadap produk lokal selama memenuhi standar kebutuhan program.

Di tengah tekanan fiskal, Afni mengajak seluruh elemen pemerintahan untuk memperkuat kolaborasi dan meninggalkan ego sektoral. Ia menilai, tantangan yang dihadapi saat ini hanya dapat diatasi melalui kerja bersama dari tingkat kabupaten hingga kampung.

“Ini bukan waktunya berjalan sendiri-sendiri. Kita harus kompak dan fokus pada solusi,” katanya.

Menutup arahannya, Afni menegaskan komitmennya menjaga stabilitas keuangan daerah sekaligus menekan beban utang. Ia menyebut, sebagian kewajiban daerah mulai berkurang dalam beberapa waktu terakhir.

“Kita ingin meninggalkan kondisi keuangan yang lebih sehat bagi pemimpin berikutnya. Ini rumah kita bersama, dan harus kita jaga untuk generasi mendatang,” ujar Afni.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Ribuan Pelari Ramaikan Siak Run 2026, Pemkab Siak Dorong Sport Tourism

Evaluasi Realisasi APBD Per September 2026, Pemkab Siak Optimalkan Aset Daerah dan PAD

SK 2.994 ASN PPPK Paruh Waktu Diperpanjang, Afni: Bekerjalah dengan Baik, Loyal pada Rakyat

Pemkab Siak Terima Alokasi Anggaran Dukungan Verval untuk Penguatan KDKMP

Keliling Empat Kampung, Wabup Siak Syamsurizal Serahkan Bantuan ke Lansia dan Disabilitas di Sungai Apit

HUT ke-27 Kabupaten Siak, Diskominfo Salurkan Sembako ke Lansia dan Warga Membutuhkan

Ribuan Pelari Ramaikan Siak Run 2026, Pemkab Siak Dorong Sport Tourism

Evaluasi Realisasi APBD Per September 2026, Pemkab Siak Optimalkan Aset Daerah dan PAD

SK 2.994 ASN PPPK Paruh Waktu Diperpanjang, Afni: Bekerjalah dengan Baik, Loyal pada Rakyat

Pemkab Siak Terima Alokasi Anggaran Dukungan Verval untuk Penguatan KDKMP

Keliling Empat Kampung, Wabup Siak Syamsurizal Serahkan Bantuan ke Lansia dan Disabilitas di Sungai Apit

HUT ke-27 Kabupaten Siak, Diskominfo Salurkan Sembako ke Lansia dan Warga Membutuhkan



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Perkuat Profesionalisme dan Integritas Wartawan, PWI Solok Orientasi ke PWI Riau
27 Oktober 2026
Karhutla Riau Berulang, Okto: Kemunduran Kebijakan Perlindungan Gambut dan Pengabaian Korban
26 Oktober 2026
Karhutla Meluas, Jikalahari Soroti Lemahnya Perlindungan Gambut di Riau
26 Oktober 2026
Demi Langit Hijau di Riau, FITRA Riau Desak Evaluasi Mitigasi Karhutla
26 Oktober 2026
Perkuat Ketahanan Pangan, IKA Faterna Unand Riau-Kepri Gagas Ranch Peternakan dengan Konsep Mix Farming di Riau dan Kepri
25 Oktober 2026
Kemah Kerukunan dan Ekoteologi di Siak, Muliardi: Ikhtiar Bersama Untuk Merawat Kehidupan Beragama
24 Oktober 2026
Gerakan Ekoteologi, Kemenag Siak Tanam 1.347 Bibit Pohon di 449 Titik
24 Oktober 2026
Defile Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Siak Hijau 2026 Diikuti 1.460 Peserta
24 Oktober 2026
Libatkan 1.711 Peserta, Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Gaungkan Toleransi dan Siak Hijau
24 Oktober 2026
Persiapkan Masa Depan, Santri dan Santriwati Diajak Terus Belajar Mengembangkan Potensi Diri
23 Oktober 2026
TERPOPULER +
  • 1 Kanwil Kemenkum Riau Koordinasikan Penyelesaian Sengketa dan Pemetaan Rawan Pelanggaran dengan Polda Riau
  • 2 Lewat Podcast Bertuah, Kanwil Kemenkum Riau Kenalkan Layanan BHP Medan ke Masyarakat
  • 3 Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Tiga Rancangan Regulasi Kuansing
  • 4 Edison Manik Tekankan Kesinambungan Program dan Sinergi
  • 5 Koalisi Masyarakat Sipil Riau Gandeng Fraksi Partai Demokrat Dorong Kaukus Parlemen Hijau
  • 6 Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Perlindungan Hukum
  • 7 Perkuat Sinergi Kampus dan Industri, UIR dan PT APGWI Teken MoU dan PKS
  • 8 Tingkatkan Kemampuan Qari dan Qariah, LPTQ Siak Buat Pelatihan Gratis
  • 9 Kanwil Kemenkum Riau Dalami Strategi Pemerataan Akses Bantuan Hukum bagi Masyarakat
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved