• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Seluruh Jemaah Haji Riau Gelombang Pertama Tinggalkan Madinah Menuju Makkah
Dibaca : 148 Kali
Immigration Goes to School, Imigrasi Pekanbaru Edukasi Pelajar SMKN 2 tentang Layanan Keimigrasian dan Bahaya TPPO
Dibaca : 148 Kali
Astra Internasional Serahkan Bantuan Duka untuk Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
Dibaca : 284 Kali
Gubernur Lemhannas: Media dan Jurnalis Punya Peran Strategis dalam Menjaga Ketahanan Nasional
Dibaca : 359 Kali
Hadapi Transformasi Dunia Kerja, Kemnaker Fokuskan Empat Pilar Strategis Ketenagakerjaan 2026
Dibaca : 390 Kali

  • Home
  • Sosialita

Gaya Hidup Sehat Jadi Kunci Pencegahan Kanker, YKI Riau Ajak Masyarakat Waspada Sejak Dini

Zulmiron
Kamis, 13 November 2025 15:43:05 WIB
Cetak
Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Riau menggelar seminar bertema “Optimalisasi Kebiasaan Hidup Sehat untuk Mencegah Kanker” di Gedung Wanita Provinsi Riau, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Kamis (13/11/2025).

Pekanbaru, Hariantimes.com - Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Riau menggelar seminar bertema “Optimalisasi Kebiasaan Hidup Sehat untuk Mencegah Kanker” di Gedung Wanita Provinsi Riau, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Kamis (13/11/2025).

Kegiatan ini menghadirkan pakar onkologi dan tokoh kesehatan Riau guna meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya pencegahan kanker melalui pola hidup sehat dan deteksi dini.

Acara dibuka secara resmi oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur MA MSi mewakili Gubernur Riau.

Dalam sambutannya, Zulkifli menegaskan, pencegahan kanker menjadi bagian penting dalam pembangunan kesehatan masyarakat dan peningkatan kualitas hidup di Provinsi Riau.

Baca Juga :
  • UIR Bersama YKI Gelar Penyuluhan Kanker ke Mahasiswa
  • Antisipasi Penyebaran PMK, Anggota Koramil 0321-05/RM Data Hewan Ternak di Bangko Sempurna
  • Audiensi dengan BPJS Kesehatan, Ingot: Bahas Kebijakan dalam Pelayanan Kesehatan

Menurutnya, sektor kesehatan merupakan fondasi pembangunan manusia. Karena itu, pendekatan promotif dan preventif menjadi kunci menekan angka penyakit tidak menular seperti kanker.

“Perubahan paradigma dari mengobati menjadi menjaga kesehatan perlu diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor,” ujarnya.

Asisten I Setdaprov Riau, Zulkifli Syukur, menutup sambutannya dengan menegaskan komitmen pemerintah daerah membangun Riau sehat.

“Pemerintah fokus memperkuat layanan kesehatan primer, penyediaan tenaga spesialis, serta promosi hidup sehat melalui seluruh lapisan masyarakat,” ucapnya menambahkan, program pembangunan kesehatan di Riau diarahkan meningkatkan angka harapan hidup dan indeks kualitas kesehatan, sekaligus menekan beban penyakit menular dan tidak menular, termasuk kanker.

“Pencegahan adalah investasi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Ketua Panitia, dr Muhammad SpB(K)Onk dalam laporannya menyampaikan, seminar ini diharapkan mampu memperluas wawasan peserta tentang pola hidup sehat serta pentingnya mendeteksi kanker sejak dini.

"Saya menyampaikan terima kasih kepada para mitra, narasumber dan komunitas yang mendukung penyelenggaraan acara," katanya.

Menurutnya, pengetahuan adalah langkah awal untuk mencegah penyakit. Kanker merupakan penyakit dengan karakter kompleks, membutuhkan biaya besar dan penanganan jangka panjang. Karena itu, edukasi seperti ini sangat penting bagi masyarakat.

dr Muhammad menambahkan, komunitas Loving kumpulan para penyintas kanker turut berperan aktif menjadi garda terdepan dalam menyebarkan informasi dan semangat hidup sehat. Komunitas tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan.

Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Riau, Dr dr Elmi Ridar SpA(K) dalam sambutannya menegaskan bahwa kanker termasuk penyakit yang sulit, mahal, dan memerlukan dukungan psiko-sosial dalam proses penyembuhan.

Menurutnya, kesadaran masyarakat terhadap gejala dan deteksi dini masih perlu ditingkatkan.

“YKI Riau terus aktif menjalankan program sosialisasi di sekolah dan lembaga masyarakat. Kami sudah melakukan kunjungan ke 12 kabupaten/kota untuk kegiatan deteksi dini kanker serviks serta edukasi tentang gerakan ‘sadari’,” ujar Elmi Ridar.

Ia berharap pasien kanker di Riau semakin mudah mendapatkan akses pengobatan tanpa hambatan antrean dokter maupun fasilitas.

“Kita ingin masyarakat bisa menentukan tempat pengobatan yang tepat dengan cepat dan nyaman,” tambahnya.

Seminar diisi dua narasumber ahli, yaitu dr Sinta C Maulanisa SpB(K)Onk dan dr Renardy Reza Razali, SpOG Subsp Onk. Keduanya memberikan paparan edukatif berdasarkan penelitian dan pengalaman klinis mengenai deteksi dini serta pencegahan kanker pada wanita.

Dalam paparannya bertajuk “Nofear, Just Care: Hidup Sehat, Cegah Kanker Payudara”, dr Sinta menyampaikan, satu dari delapan perempuan berisiko terkena kanker payudara, dengan angka kematian rata-rata 17 per 100.000 penduduk.

“Deteksi dini adalah perlindungan terbaik. Pemeriksaan rutin sangat penting agar kanker dapat ditangani sejak tahap awal,” jelasnya.

dr. Sinta juga menyoroti masih adanya stigma negatif terhadap penyakit kanker payudara yang membuat pasien enggan memeriksakan diri. “Ke dokter segera jika menemukan benjolan atau memiliki riwayat keluarga. Jangan menunggu sampai terlambat,” imbaunya.

Sementara itu, dr Renardy Reza Razali SpOG Subsp Onk membawakan tema “Optimalisasi Kebiasaan Hidup Sehat dalam Mencegah Kanker Ginekologi”.

Menurutnya, sekitar 30 hingga 50 persen kasus kanker dapat dicegah dengan perubahan pola hidup yang baik, termasuk tidak merokok, menghindari alkohol, memperbanyak aktivitas fisik, dan mengurangi stres.

“Faktor genetik hanya menyumbang sekitar 10 persen kasus kanker. Sisanya lebih banyak disebabkan perilaku dan gaya hidup,” terangnya menekankan pentingnya vaksinasi HPV dan pemeriksaan Pap smear secara berkala untuk mencegah kanker serviks dan mendeteksi dini penyakit reproduksi wanita.

dr. Renardy juga menjelaskan bahwa kanker ovarium sering berkembang tanpa gejala awal yang jelas. Namun rasa kembung, nyeri di perut bawah, atau perubahan kebiasaan buang air bisa menjadi tanda awal yang perlu diwaspadai.

Menurutnya, tantangan dalam penanganan kanker di Indonesia masih tinggi, terutama karena banyak masyarakat merasa malu memeriksakan organ reproduksi.

“Perlu kerjasama antara masyarakat, tenaga medis, dan pemerintah agar target Kemenkes 2030 untuk 90 persen vaksinasi HPV bisa tercapai,” katanya.

Ia menegaskan bahwa edukasi publik dan kesadaran deteksi dini adalah strategi paling efektif untuk menekan angka kematian akibat kanker. Seminar seperti yang dilaksanakan hari ini menjadi sarana penting membangun budaya sadar kesehatan di kalangan masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif dan pembagian brosur informasi deteksi dini kanker. Para peserta menyambut positif kegiatan ini karena memberikan pemahaman praktis dan motivasi untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga.

Melalui seminar ini, diharapkan masyarakat Riau semakin sadar akan pentingnya pola hidup sehat, pemeriksaan rutin, serta dukungan terhadap program pencegahan kanker. Semangat kolaboratif antara pemerintah, tenaga medis, komunitas penyintas, dan masyarakat menjadi modal utama menuju Riau yang sehat dan bebas kanker.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Immigration Goes to School, Imigrasi Pekanbaru Edukasi Pelajar SMKN 2 tentang Layanan Keimigrasian dan Bahaya TPPO

Astra Internasional Serahkan Bantuan Duka untuk Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang

Momentum HPN 2026 dan HUT ke-80 PWI, Raja Isyam: Tantangan Pers Hari Ini Semakin Kompleks

Berbagi Al-Qur’an di SMAN 9, Pimpinan KWQ dan Pewakaf Beri Motivasi ke Siswa

Donor Darah Sempena HPN 2026 di PWI Riau, PMI Pekanbaru Kumpulkan 69 Kantong Darah dari Pendonor

Semarakkan HPN dan HUT ke-80, PWI Riau Gelar Donor Darah Senin Mendatang

Immigration Goes to School, Imigrasi Pekanbaru Edukasi Pelajar SMKN 2 tentang Layanan Keimigrasian dan Bahaya TPPO

Astra Internasional Serahkan Bantuan Duka untuk Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang

Momentum HPN 2026 dan HUT ke-80 PWI, Raja Isyam: Tantangan Pers Hari Ini Semakin Kompleks

Berbagi Al-Qur’an di SMAN 9, Pimpinan KWQ dan Pewakaf Beri Motivasi ke Siswa

Donor Darah Sempena HPN 2026 di PWI Riau, PMI Pekanbaru Kumpulkan 69 Kantong Darah dari Pendonor

Semarakkan HPN dan HUT ke-80, PWI Riau Gelar Donor Darah Senin Mendatang



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Seluruh Jemaah Haji Riau Gelombang Pertama Tinggalkan Madinah Menuju Makkah
13 Mei 2026
Immigration Goes to School, Imigrasi Pekanbaru Edukasi Pelajar SMKN 2 tentang Layanan Keimigrasian dan Bahaya TPPO
13 Mei 2026
Astra Internasional Serahkan Bantuan Duka untuk Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
12 Mei 2026
Gubernur Lemhannas: Media dan Jurnalis Punya Peran Strategis dalam Menjaga Ketahanan Nasional
11 Mei 2026
Hadapi Transformasi Dunia Kerja, Kemnaker Fokuskan Empat Pilar Strategis Ketenagakerjaan 2026
10 Mei 2026
Jemaah Haji Riau Sudah Laksanakan Umrah Wajib dan Proses Pembayaran DAM
10 Mei 2026
Kloter BTH 18 Akhiri Proses Keberangkatan Jemaah Haji Riau ke Tansh Suci
10 Mei 2026
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Batam, Kanwil Kemenhaj Riau Tangani Langsung Prosesi Pemulasaran Jenazah
10 Mei 2026
Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
10 Mei 2026
Masuk Jajaran Perguruan Tinggi dengan Akreditasi UNGGUL, UIR Berhasil Masuk pada Angka 6 Persen
11 Mei 2026
TERPOPULER +
  • 1 PWI Riau Gelar Trofeo Sepakbola Mini Bersama PLN dan BRK Syariah
  • 2 Dari Pagar Kantin ke Menara Bor,Dua Pemuda Riau Tembus Kerasnya Industri Migas Lewat Vokasi PHR
  • 3 UIR Hadirkan Tokoh Nasional di Kuliah Umum “Membangun Peradaban Hijau”
  • 4 Perpanjangan Perizinan Operasional Lembaga, IZI dan Kemenag Sumbar Lakukan Verifikasi Lapangan
  • 5 PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan
  • 6 Momentum HPN 2026 dan HUT ke-80 PWI, Raja Isyam: Tantangan Pers Hari Ini Semakin Kompleks
  • 7 Teken MoU dengan Wadhwani dan Indosat, Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan
  • 8 Tangkap Geliat Pasar EV, Kemnaker Siapkan SDM Terampil untuk Sektor Green Jobs
  • 9 Berbagi Al-Qur’an di SMAN 9, Pimpinan KWQ dan Pewakaf Beri Motivasi ke Siswa
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved