• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Ribuan Pelari Ramaikan Siak Run 2026, Pemkab Siak Dorong Sport Tourism
Dibaca : 140 Kali
LAM Riau Dorong Budaya Melayu Diakui UNESCO
Dibaca : 149 Kali
Lepas Arak-arakan Keberagaman HKN 2026, Fadli Zon Hentakkan Cokmar LAMR Tiga Kali
Dibaca : 154 Kali
Karhutla Melanda Riau, Mafirion Ajak Santri Perkuat Solidaritas dan Jaga Lingkungan
Dibaca : 149 Kali
Perhati-BKL Gelar Kaderisasi Siswa Sadar Bising di SMAN 2 Tualang
Dibaca : 137 Kali

  • Home
  • Sosialita

Kunjungi Dekranasda Riau, Permaisuri Kesultanan Kadriah Pontianak Saksikan Proses Pembuatan Kain Songket Motif Riau

Zulmiron
Senin, 06 Januari 2025 22:30:00 WIB
Cetak
Permaisuri Kesultanan Kadriah Pontianak, Tanaya Ahmad melakukan kunjungan ke Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Riau pada Senin (06/01/2025).

Pekanbaru, Hariantimes.com - Permaisuri Kesultanan Kadriah Pontianak, Tanaya Ahmad melakukan kunjungan ke Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Riau pada Senin (06/01/2025).

Dalam kunjungan ini, Tanaya Ahmad didampingi oleh Penjabat (Pj) Ketua Dekranasda Riau Zuliana Rahman Hadi. 

Selama kunjungan, Tanaya Ahmad yang disambut hangat oleh pengurus Dekranasda Riau ini berkesempatan melihat berbagai koleksi kerajinan tangan khas Riau yang dipamerkan di Dekranasda Riau. Kerajinan-kerajinan ini mencerminkan keindahan dan keunikan seni budaya Melayu yang telah diwariskan secara turun-temurun.

"Kedatangan kami dari Kesultanan Pontianak di Dekranasda Riau ingin melihat produk-produk kreatif yang dibuat oleh pelaku UMKM yang ada di Provinsi Riau. Produknya bagus-bagus semua. Saya juga ada lihat salah satu tas. Saya suka, modelnya sangat fesyen namun tetap mempertahankan unsur budayanya. Jadi heritagenya tetap ada, vintage nya tetap ada, tapi tetap bagus," tutur Tanaya Ahmad.

Baca Juga :
  • Ribuan Pelari Ramaikan Siak Run 2026, Pemkab Siak Dorong Sport Tourism
  • LAM Riau Dorong Budaya Melayu Diakui UNESCO
  • Lepas Arak-arakan Keberagaman HKN 2026, Fadli Zon Hentakkan Cokmar LAMR Tiga Kali

Satu di antara momen yang menarik perhatian permaisuri adalah ketika menyaksikan proses pembuatan kain songket motif Riau. Proses menenun kain songket ini masih dilakukan dengan cara tradisional.

Bahkan Tanaya Ahmad terlihat kagum dengan keahlian para pengrajin dalam menghasilkan kain yang indah dan bermakna.

Pj Ketua Dekranasda Riau, Zuliana Rahman Hadi menjelaskan, Dekranasda Provinsi Riau berperan aktif dalam mempromosikan dan mendukung perkembangan UMKM di Riau. Beberapa upaya yang telah dilakukan seperti penyelenggaraan bazar UMKM dan kolaborasi dengan perusahaan. 

"Dekranasda Riau menjalin kerjasama dengan berbagai perusahaan untuk memperluas jaringan pemasaran produk UMKM," katanya. 

Kemudian, jelasnya, Dekranasda Riau juga melakukan pembinaan dan pelatihan bagi UMKM. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk kerajinan lokal agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

"Lalu, kami juga memberikan pendampingan kepada UMKM dalam bentuk pelatihan keterampilan, manajemen usaha, dan akses permodalan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas," terangnya.

Kerajinan tradisional suku Banjar dan Melayu Riau memiliki beberapa kesamaan yang mencerminkan warisan budaya dan nilai-nilai yang dijunjung oleh kedua budaya. Kedua budaya ini menampilkan motif dan ornamen yang kaya akan makna filosofis.

Pada kerajinan tenun songket Melayu Riau, motif-motif seperti flora dan fauna mengandung falsafah tertentu yang mencerminkan pandangan hidup masyarakat Melayu. Demikian pula, ukiran pada rumah adat Banjar, seperti motif sarang wanyi dan nanas, memiliki makna simbolis yang mendalam, misalnya sarang wangi sebagai sumber madu diharapkan memberikan manfaat. 

Kedua suku ini memanfaatkan bahan-bahan alam dalam kerajinan mereka. Masyarakat Melayu Riau terkenal dengan tenun songket yang menggunakan benang emas atau perak, sementara suku Banjar dikenal dengan ukiran kayu pada rumah adat yang menggunakan kayu ulin, jenis kayu yang tahan lama dan tahan terhadap cuaca. 

Kerajinan tradisional dalam kedua budaya ini tidak hanya berfungsi sebagai hiasan, tetapi juga memiliki peran penting dalam upacara adat dan kehidupan sosial. Kain songket Melayu Riau sering digunakan dalam acara pernikahan dan upacara adat lainnya, sementara rumah adat Banjar dengan ukiran khasnya menjadi pusat kegiatan sosial dan budaya dalam komunitas Banjar. 

Kesamaan-kesamaan ini menunjukkan bagaimana kedua budaya tersebut menghargai seni kerajinan tradisional sebagai bagian integral dari identitas dan warisan budaya mereka.(*)

Baca juga informasi seputar Pontianak lainnya di Kabarpontianak.com.


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

LAM Riau Dorong Budaya Melayu Diakui UNESCO

Lepas Arak-arakan Keberagaman HKN 2026, Fadli Zon Hentakkan Cokmar LAMR Tiga Kali

Karhutla Melanda Riau, Mafirion Ajak Santri Perkuat Solidaritas dan Jaga Lingkungan

Perhati-BKL Gelar Kaderisasi Siswa Sadar Bising di SMAN 2 Tualang

Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Ranperwako Strategi Sanitasi Kota Pekanbaru 2025–2029

Kanwil Kemenkum Riau Dalami Isu Krusial Satu Data Indonesia untuk Perkuat Kualitas Regulasi

LAM Riau Dorong Budaya Melayu Diakui UNESCO

Lepas Arak-arakan Keberagaman HKN 2026, Fadli Zon Hentakkan Cokmar LAMR Tiga Kali

Karhutla Melanda Riau, Mafirion Ajak Santri Perkuat Solidaritas dan Jaga Lingkungan

Perhati-BKL Gelar Kaderisasi Siswa Sadar Bising di SMAN 2 Tualang

Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Ranperwako Strategi Sanitasi Kota Pekanbaru 2025–2029

Kanwil Kemenkum Riau Dalami Isu Krusial Satu Data Indonesia untuk Perkuat Kualitas Regulasi



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Ribuan Pelari Ramaikan Siak Run 2026, Pemkab Siak Dorong Sport Tourism
18 Oktober 2026
LAM Riau Dorong Budaya Melayu Diakui UNESCO
18 Oktober 2026
Lepas Arak-arakan Keberagaman HKN 2026, Fadli Zon Hentakkan Cokmar LAMR Tiga Kali
18 Oktober 2026
Karhutla Melanda Riau, Mafirion Ajak Santri Perkuat Solidaritas dan Jaga Lingkungan
17 Oktober 2026
Perhati-BKL Gelar Kaderisasi Siswa Sadar Bising di SMAN 2 Tualang
17 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Ranperwako Strategi Sanitasi Kota Pekanbaru 2025–2029
16 Oktober 2026
Evaluasi Realisasi APBD Per September 2026, Pemkab Siak Optimalkan Aset Daerah dan PAD
16 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dalami Isu Krusial Satu Data Indonesia untuk Perkuat Kualitas Regulasi
16 Oktober 2026
Tingkatkan Kapasitas ASN Berbasis Assessment, Kemenkum Riau Ikuti Sosialisasi Program JELAJAH
16 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kolaborasi Melalui Inovasi PASIH PERDA
15 Oktober 2026
TERPOPULER +
  • 1 Pemkab Siak Terima Alokasi Anggaran Dukungan Verval untuk Penguatan KDKMP
  • 2 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan Indikasi Geografis di Sumbar
  • 3 Keliling Empat Kampung, Wabup Siak Syamsurizal Serahkan Bantuan ke Lansia dan Disabilitas di Sungai Apit
  • 4 HUT ke-27 Kabupaten Siak, Diskominfo Salurkan Sembako ke Lansia dan Warga Membutuhkan
  • 5 Jaga Identitas dan Warisan Budaya Melayu, Disdik Siak Dorong Pelajar Mainkan Kompang dari Sekolah
  • 6 Investasi Rp1,6 Triliun Masuk KITB, Bupati Siak Afni Meminta Perusahaan Memprioritaskan Masyarakat Lokal
  • 7 PT ORI Tanam Investasi Rp1,6 Triliun di KITB Siak, Bupati Afni: Akan Banyak Investasi Lagi
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pengembangan Nanas Kualu Kampar Menuju Indikasi Geografis
  • 9 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Kick Off Meeting Pengukuran Maturitas Kekayaan Intelektual 2026
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved