• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai
Dibaca : 172 Kali
Rapat Bersama BKD, Bupati Siak Afni Dorong Optimalisasi Peningkatan PAD
Dibaca : 168 Kali
Apel Perdana Pasca Lebaran, Afni: Kita Wajib Survive dalam Kondisi Apapun
Dibaca : 169 Kali
Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan
Dibaca : 159 Kali
Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA
Dibaca : 171 Kali

  • Home
  • Nasional

2025, ICMI Fokuskan Membangun Ketahanan Pangan Nasional

Zulmiron
Sabtu, 14 Desember 2024 23:25:00 WIB
Cetak
Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) ICMI di Bogor, Sabtu (14/12/2024).

Bogor, Hariantimes.com - Saat ini, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) sedang fokus membangun ketahanan pangan nasional.

Dan itu akan dimulai pada tahun 2025 dengan mulai membangun kawasan pedesaan sebagai titik pusat kemajuan bangsa.

"Program tersebut sejalan dengan program strategis pemerintah Presiden Prabowo Subianto saat ini yang juga berfokus pada ketahanan pangan nasional, dan salah satu ciri negara yang kuat adalah yang memiliki ketahanan pangan bagus,” kata Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim se Indonesia (ICMI) Prof Dr Arif Satria SP MSi dalam pembukaan Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) ICMI di Bogor, Sabtu (14/12/2024).

Arif menyatakan, Indonesia memiliki potensi besar untuk memiliki ketahanan pangan yang bagus, mengingat negara ini adalah negara agraris. Selan itu tanah yang subur, sumber daya alam yang melimpah menjadi modal besar mencapai cita-cita tersebut.

Baca Juga :
  • Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA
  • Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik

“Maka, program ketahanan pangan ini juga erat kaitannya dengan teknologi dan edukasi,” paparnya.

Menurutnya, teknologi perlu dikembangkan untuk mendukung program tersebut disamping edukasi yang juga diutamakan menuju program ketahanan pangan.

Karena itu, program ketahanan pangan ICMI akan berangkat dari desa dengan mendorong desa menjadi kawasan maju secara ekonomi dengan menjadi sumber pangan.

Rektor IPB itu juga menyoroti sampah makanan yang sia-sia, yang bahkan rata-rata negara-negara mayoritas Muslim menjadi penyumbang sampah makanan terbanyak di dunia.

"Nomor satu adalah Arab Saudi, dan Indonesia ada diurutan ketiga," terang Arif.

Maka, untuk mengatasi hal itu, edukasi kepada masyarakat, terutama kepada generasi muda perlu terus digalakkan.

Terkait perkembangan dan penggunaan Artificial Intelligent (kecerdasan buatan) yang makin marak disalahgunakan,ICMI juga akan focus untuk memastikan agar 
Masalah AI yang sudah serius mampu merubah kehidupan manusia tetap aman dijalur etika dan kemanusiaan.

Disinilah peran ICMI sebagai katalisator inovasi dan kemajuan bersama ormas Islam lainnya dibutuhkan. Kita harus  berperan dalam kebijakan penggunaan AI yg memperhatikan etika, norma dan nilai kemanusiaan lainya," ungkap Arif.

Meski demikian, bukan berarti membatasi inovasi teknologi, namun ICMI harus memastikan penerapan AI di Indonesia harus dilakukan secara adil dan sesuai dengan norma dan aturan agama.

"Karena itu ICMI juga harus ikut aktif dalam pemberantasan judi online, pencegahan LGBT dan pelanggaran lainnya," terang Arif.

Termasuk didalam isu kemanusiaan skala internasional seperti kemerdekaan Palestina, menurutnya akan tetap menjadi fokus ICMI.

"Isu-isu kemanusiaan adalah penting untuk didorong upaya penyelesaiannya, termasuk pentingnya masalah kemerdekaan Palestina harus terus diperjuangkan," tegas Arif.

Silaknas ICMI tahun 2024 ini mengambil tema “Mengokohkan Peran IMTAQ & IPTEK Menuju Indonesia EMAS”, sebagai   kegiatan tahunan untuk mengkonsolidasikan semua potensi ICMI, sekaligus menjadi ajang pertemuan semua organ pengurus ICMI di tingkat pusat dan daerah. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai mekanisme organisasi untuk melakukan evaluasi dan koordinasi program.

Penyelenggaraan Silaknas ICMI 2024 ini sekaligus perayaan Milad ke 34 ICMI, untuk menguatkan silaturahmi dan networking antar pengurus ICMI dan Stakeholder ICMI.

"Rangkaian acara Silaknas ICMI 2024 itu dilakukan selama 3 hari sejak 13-15 Desember 2024 di Kota Bogor, dimulai dengan "International Conference of Muslim Women", Simposium Indonesia Emas dan puncaknya yaitu Silaknas ICMI," kata Ketua Panitia Pelaksana Silaknas ICMI 2024, Ina Marlina S.E., MM dalam sambutannya.

Ina merasa gembira melihat antusiasme kehadiran ribuan peserta Silaknas yang dating dari berbagai daerah, sudah memenuhi ruang-ruang diskusi sejak sebelum pembukaan dimulai.

"Selamat datang kami ucapkan kepada seluruh peserta Silaknas di Kota Bogor, terima kasih atas kehadirannya disini dalam rangka menyukseskan Silaknas tahun 2024 ini,saya lihat juga seluruh kursi terisi penuh bahkan sejak acara konferensi dan simposium kemarin, alhamdulillah," ungkap Ina bersyukur.

Dalam pembukaan itu, juga dilakukan launching program-program ICMI seperti Wakaf Deposito Beasiswa Pendidikan melalui BSI, Pemberian ICMI Award kepada tokoh-tokoh bangsa yang berjasa khususnya dalam perkembangan ICMI, Baret (Badan Reaksi Cepat) ICMI, Program Indonesia Pintar Mengaji Bersama Al-Gibran Sekolah Quran dan Pesantren Cendekia ICMI di Bogor.

ICMI akan selalu hadir untuk memberikan solusi dan kontribusi terbaik bagi bangsa Indonesia. ICMI yang berlandaskan ke-Islaman dan ke-Indonesiaan berbasis kecendekiaan akan selalu berperan aktif mendorong kebaikan untuk bangsa dan negara.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA

Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial

Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026

Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM

Pers Pilar Penting Pembangunan Peradaban HAM

Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA

Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial

Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026

Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM

Pers Pilar Penting Pembangunan Peradaban HAM



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai
27 Maret 2026
Rapat Bersama BKD, Bupati Siak Afni Dorong Optimalisasi Peningkatan PAD
27 Maret 2026
Apel Perdana Pasca Lebaran, Afni: Kita Wajib Survive dalam Kondisi Apapun
25 Maret 2026
Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan
26 Maret 2026
Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA
25 Maret 2026
Safari Ramadhan di Masjid Al-Adzim Polda Riau, Kapolri Imbau Semua Pihak Swaspada Terhadap Narasi-Narasi Provokatif
17 Maret 2026
Syahrial Abdi: Kebijakan Ini Mewajibkan Setiap Pegawai untukTtetap Produktif Meski Tidak Berada di Kantor
16 Maret 2026
Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
24 Maret 2026
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
  • 2 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
  • 3 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 4 Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
  • 5 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 6 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 7 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 8 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 9 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved