• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Seluruh Jemaah Haji Riau Gelombang Pertama Tinggalkan Madinah Menuju Makkah
Dibaca : 174 Kali
Immigration Goes to School, Imigrasi Pekanbaru Edukasi Pelajar SMKN 2 tentang Layanan Keimigrasian dan Bahaya TPPO
Dibaca : 178 Kali
Astra Internasional Serahkan Bantuan Duka untuk Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
Dibaca : 307 Kali
Gubernur Lemhannas: Media dan Jurnalis Punya Peran Strategis dalam Menjaga Ketahanan Nasional
Dibaca : 380 Kali
Hadapi Transformasi Dunia Kerja, Kemnaker Fokuskan Empat Pilar Strategis Ketenagakerjaan 2026
Dibaca : 411 Kali

  • Home
  • Nasional

2025, ICMI Fokuskan Membangun Ketahanan Pangan Nasional

Zulmiron
Sabtu, 14 Desember 2024 23:25:00 WIB
Cetak
Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) ICMI di Bogor, Sabtu (14/12/2024).

Bogor, Hariantimes.com - Saat ini, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) sedang fokus membangun ketahanan pangan nasional.

Dan itu akan dimulai pada tahun 2025 dengan mulai membangun kawasan pedesaan sebagai titik pusat kemajuan bangsa.

"Program tersebut sejalan dengan program strategis pemerintah Presiden Prabowo Subianto saat ini yang juga berfokus pada ketahanan pangan nasional, dan salah satu ciri negara yang kuat adalah yang memiliki ketahanan pangan bagus,” kata Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim se Indonesia (ICMI) Prof Dr Arif Satria SP MSi dalam pembukaan Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) ICMI di Bogor, Sabtu (14/12/2024).

Arif menyatakan, Indonesia memiliki potensi besar untuk memiliki ketahanan pangan yang bagus, mengingat negara ini adalah negara agraris. Selan itu tanah yang subur, sumber daya alam yang melimpah menjadi modal besar mencapai cita-cita tersebut.

Baca Juga :
  • Gubernur Lemhannas: Media dan Jurnalis Punya Peran Strategis dalam Menjaga Ketahanan Nasional
  • Hadapi Transformasi Dunia Kerja, Kemnaker Fokuskan Empat Pilar Strategis Ketenagakerjaan 2026
  • Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

“Maka, program ketahanan pangan ini juga erat kaitannya dengan teknologi dan edukasi,” paparnya.

Menurutnya, teknologi perlu dikembangkan untuk mendukung program tersebut disamping edukasi yang juga diutamakan menuju program ketahanan pangan.

Karena itu, program ketahanan pangan ICMI akan berangkat dari desa dengan mendorong desa menjadi kawasan maju secara ekonomi dengan menjadi sumber pangan.

Rektor IPB itu juga menyoroti sampah makanan yang sia-sia, yang bahkan rata-rata negara-negara mayoritas Muslim menjadi penyumbang sampah makanan terbanyak di dunia.

"Nomor satu adalah Arab Saudi, dan Indonesia ada diurutan ketiga," terang Arif.

Maka, untuk mengatasi hal itu, edukasi kepada masyarakat, terutama kepada generasi muda perlu terus digalakkan.

Terkait perkembangan dan penggunaan Artificial Intelligent (kecerdasan buatan) yang makin marak disalahgunakan,ICMI juga akan focus untuk memastikan agar 
Masalah AI yang sudah serius mampu merubah kehidupan manusia tetap aman dijalur etika dan kemanusiaan.

Disinilah peran ICMI sebagai katalisator inovasi dan kemajuan bersama ormas Islam lainnya dibutuhkan. Kita harus  berperan dalam kebijakan penggunaan AI yg memperhatikan etika, norma dan nilai kemanusiaan lainya," ungkap Arif.

Meski demikian, bukan berarti membatasi inovasi teknologi, namun ICMI harus memastikan penerapan AI di Indonesia harus dilakukan secara adil dan sesuai dengan norma dan aturan agama.

"Karena itu ICMI juga harus ikut aktif dalam pemberantasan judi online, pencegahan LGBT dan pelanggaran lainnya," terang Arif.

Termasuk didalam isu kemanusiaan skala internasional seperti kemerdekaan Palestina, menurutnya akan tetap menjadi fokus ICMI.

"Isu-isu kemanusiaan adalah penting untuk didorong upaya penyelesaiannya, termasuk pentingnya masalah kemerdekaan Palestina harus terus diperjuangkan," tegas Arif.

Silaknas ICMI tahun 2024 ini mengambil tema “Mengokohkan Peran IMTAQ & IPTEK Menuju Indonesia EMAS”, sebagai   kegiatan tahunan untuk mengkonsolidasikan semua potensi ICMI, sekaligus menjadi ajang pertemuan semua organ pengurus ICMI di tingkat pusat dan daerah. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai mekanisme organisasi untuk melakukan evaluasi dan koordinasi program.

Penyelenggaraan Silaknas ICMI 2024 ini sekaligus perayaan Milad ke 34 ICMI, untuk menguatkan silaturahmi dan networking antar pengurus ICMI dan Stakeholder ICMI.

"Rangkaian acara Silaknas ICMI 2024 itu dilakukan selama 3 hari sejak 13-15 Desember 2024 di Kota Bogor, dimulai dengan "International Conference of Muslim Women", Simposium Indonesia Emas dan puncaknya yaitu Silaknas ICMI," kata Ketua Panitia Pelaksana Silaknas ICMI 2024, Ina Marlina S.E., MM dalam sambutannya.

Ina merasa gembira melihat antusiasme kehadiran ribuan peserta Silaknas yang dating dari berbagai daerah, sudah memenuhi ruang-ruang diskusi sejak sebelum pembukaan dimulai.

"Selamat datang kami ucapkan kepada seluruh peserta Silaknas di Kota Bogor, terima kasih atas kehadirannya disini dalam rangka menyukseskan Silaknas tahun 2024 ini,saya lihat juga seluruh kursi terisi penuh bahkan sejak acara konferensi dan simposium kemarin, alhamdulillah," ungkap Ina bersyukur.

Dalam pembukaan itu, juga dilakukan launching program-program ICMI seperti Wakaf Deposito Beasiswa Pendidikan melalui BSI, Pemberian ICMI Award kepada tokoh-tokoh bangsa yang berjasa khususnya dalam perkembangan ICMI, Baret (Badan Reaksi Cepat) ICMI, Program Indonesia Pintar Mengaji Bersama Al-Gibran Sekolah Quran dan Pesantren Cendekia ICMI di Bogor.

ICMI akan selalu hadir untuk memberikan solusi dan kontribusi terbaik bagi bangsa Indonesia. ICMI yang berlandaskan ke-Islaman dan ke-Indonesiaan berbasis kecendekiaan akan selalu berperan aktif mendorong kebaikan untuk bangsa dan negara.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Gubernur Lemhannas: Media dan Jurnalis Punya Peran Strategis dalam Menjaga Ketahanan Nasional

Hadapi Transformasi Dunia Kerja, Kemnaker Fokuskan Empat Pilar Strategis Ketenagakerjaan 2026

Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

Perpanjangan Perizinan Operasional Lembaga, IZI dan Kemenag Sumbar Lakukan Verifikasi Lapangan

PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan

Teken MoU dengan Wadhwani dan Indosat, Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan

Gubernur Lemhannas: Media dan Jurnalis Punya Peran Strategis dalam Menjaga Ketahanan Nasional

Hadapi Transformasi Dunia Kerja, Kemnaker Fokuskan Empat Pilar Strategis Ketenagakerjaan 2026

Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

Perpanjangan Perizinan Operasional Lembaga, IZI dan Kemenag Sumbar Lakukan Verifikasi Lapangan

PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan

Teken MoU dengan Wadhwani dan Indosat, Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Seluruh Jemaah Haji Riau Gelombang Pertama Tinggalkan Madinah Menuju Makkah
13 Mei 2026
Immigration Goes to School, Imigrasi Pekanbaru Edukasi Pelajar SMKN 2 tentang Layanan Keimigrasian dan Bahaya TPPO
13 Mei 2026
Astra Internasional Serahkan Bantuan Duka untuk Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
12 Mei 2026
Gubernur Lemhannas: Media dan Jurnalis Punya Peran Strategis dalam Menjaga Ketahanan Nasional
11 Mei 2026
Hadapi Transformasi Dunia Kerja, Kemnaker Fokuskan Empat Pilar Strategis Ketenagakerjaan 2026
10 Mei 2026
Jemaah Haji Riau Sudah Laksanakan Umrah Wajib dan Proses Pembayaran DAM
10 Mei 2026
Kloter BTH 18 Akhiri Proses Keberangkatan Jemaah Haji Riau ke Tansh Suci
10 Mei 2026
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Batam, Kanwil Kemenhaj Riau Tangani Langsung Prosesi Pemulasaran Jenazah
10 Mei 2026
Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
10 Mei 2026
Masuk Jajaran Perguruan Tinggi dengan Akreditasi UNGGUL, UIR Berhasil Masuk pada Angka 6 Persen
11 Mei 2026
TERPOPULER +
  • 1 PWI Riau Gelar Trofeo Sepakbola Mini Bersama PLN dan BRK Syariah
  • 2 Dari Pagar Kantin ke Menara Bor,Dua Pemuda Riau Tembus Kerasnya Industri Migas Lewat Vokasi PHR
  • 3 UIR Hadirkan Tokoh Nasional di Kuliah Umum “Membangun Peradaban Hijau”
  • 4 Perpanjangan Perizinan Operasional Lembaga, IZI dan Kemenag Sumbar Lakukan Verifikasi Lapangan
  • 5 PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan
  • 6 Momentum HPN 2026 dan HUT ke-80 PWI, Raja Isyam: Tantangan Pers Hari Ini Semakin Kompleks
  • 7 Teken MoU dengan Wadhwani dan Indosat, Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan
  • 8 Tangkap Geliat Pasar EV, Kemnaker Siapkan SDM Terampil untuk Sektor Green Jobs
  • 9 Berbagi Al-Qur’an di SMAN 9, Pimpinan KWQ dan Pewakaf Beri Motivasi ke Siswa
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved