• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Buka Musda V MUI Siak, Syamsurizal: Semoga Lahir Gagasan-Gagasan Besar
Dibaca : 261 Kali
139 ASN Kemenag Riau Ikuti Asesmen Pro ASN
Dibaca : 288 Kali
Lima Madrasah Kota Pekanbaru Promosikan Produk dan Budaya Riau di IES 2026
Dibaca : 312 Kali
Himpunan Siompu Kampar Riau Audiensi dengan Anggota DPD RI, Didis Mardisna: Semoga Bisa Berkolaborasi di Banyak Program
Dibaca : 317 Kali
Perkuat Pengelolaan JDIH, Kanwil Kemenkum Riau Terima Konsultasi DPRD Inhu
Dibaca : 318 Kali

  • Home
  • Nasional

2025, ICMI Fokuskan Membangun Ketahanan Pangan Nasional

Zulmiron
Sabtu, 14 Desember 2024 23:25:00 WIB
Cetak
Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) ICMI di Bogor, Sabtu (14/12/2024).

Bogor, Hariantimes.com - Saat ini, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) sedang fokus membangun ketahanan pangan nasional.

Dan itu akan dimulai pada tahun 2025 dengan mulai membangun kawasan pedesaan sebagai titik pusat kemajuan bangsa.

"Program tersebut sejalan dengan program strategis pemerintah Presiden Prabowo Subianto saat ini yang juga berfokus pada ketahanan pangan nasional, dan salah satu ciri negara yang kuat adalah yang memiliki ketahanan pangan bagus,” kata Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim se Indonesia (ICMI) Prof Dr Arif Satria SP MSi dalam pembukaan Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) ICMI di Bogor, Sabtu (14/12/2024).

Arif menyatakan, Indonesia memiliki potensi besar untuk memiliki ketahanan pangan yang bagus, mengingat negara ini adalah negara agraris. Selan itu tanah yang subur, sumber daya alam yang melimpah menjadi modal besar mencapai cita-cita tersebut.

Baca Juga :
  • Jaga Ketahanan Nasional, PWI Perkuat Sinergi dengan Lemhannas
  • PWI Luncurkan Website Terintegrasi, Cak Munir: Diharapkan Bergulir Konsisten
  • Nasaruddin Umar: Saya Merasa Tidak Pantas untuk Dipilih Jadi Pimpinan Imam Besar

“Maka, program ketahanan pangan ini juga erat kaitannya dengan teknologi dan edukasi,” paparnya.

Menurutnya, teknologi perlu dikembangkan untuk mendukung program tersebut disamping edukasi yang juga diutamakan menuju program ketahanan pangan.

Karena itu, program ketahanan pangan ICMI akan berangkat dari desa dengan mendorong desa menjadi kawasan maju secara ekonomi dengan menjadi sumber pangan.

Rektor IPB itu juga menyoroti sampah makanan yang sia-sia, yang bahkan rata-rata negara-negara mayoritas Muslim menjadi penyumbang sampah makanan terbanyak di dunia.

"Nomor satu adalah Arab Saudi, dan Indonesia ada diurutan ketiga," terang Arif.

Maka, untuk mengatasi hal itu, edukasi kepada masyarakat, terutama kepada generasi muda perlu terus digalakkan.

Terkait perkembangan dan penggunaan Artificial Intelligent (kecerdasan buatan) yang makin marak disalahgunakan,ICMI juga akan focus untuk memastikan agar 
Masalah AI yang sudah serius mampu merubah kehidupan manusia tetap aman dijalur etika dan kemanusiaan.

Disinilah peran ICMI sebagai katalisator inovasi dan kemajuan bersama ormas Islam lainnya dibutuhkan. Kita harus  berperan dalam kebijakan penggunaan AI yg memperhatikan etika, norma dan nilai kemanusiaan lainya," ungkap Arif.

Meski demikian, bukan berarti membatasi inovasi teknologi, namun ICMI harus memastikan penerapan AI di Indonesia harus dilakukan secara adil dan sesuai dengan norma dan aturan agama.

"Karena itu ICMI juga harus ikut aktif dalam pemberantasan judi online, pencegahan LGBT dan pelanggaran lainnya," terang Arif.

Termasuk didalam isu kemanusiaan skala internasional seperti kemerdekaan Palestina, menurutnya akan tetap menjadi fokus ICMI.

"Isu-isu kemanusiaan adalah penting untuk didorong upaya penyelesaiannya, termasuk pentingnya masalah kemerdekaan Palestina harus terus diperjuangkan," tegas Arif.

Silaknas ICMI tahun 2024 ini mengambil tema “Mengokohkan Peran IMTAQ & IPTEK Menuju Indonesia EMAS”, sebagai   kegiatan tahunan untuk mengkonsolidasikan semua potensi ICMI, sekaligus menjadi ajang pertemuan semua organ pengurus ICMI di tingkat pusat dan daerah. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai mekanisme organisasi untuk melakukan evaluasi dan koordinasi program.

Penyelenggaraan Silaknas ICMI 2024 ini sekaligus perayaan Milad ke 34 ICMI, untuk menguatkan silaturahmi dan networking antar pengurus ICMI dan Stakeholder ICMI.

"Rangkaian acara Silaknas ICMI 2024 itu dilakukan selama 3 hari sejak 13-15 Desember 2024 di Kota Bogor, dimulai dengan "International Conference of Muslim Women", Simposium Indonesia Emas dan puncaknya yaitu Silaknas ICMI," kata Ketua Panitia Pelaksana Silaknas ICMI 2024, Ina Marlina S.E., MM dalam sambutannya.

Ina merasa gembira melihat antusiasme kehadiran ribuan peserta Silaknas yang dating dari berbagai daerah, sudah memenuhi ruang-ruang diskusi sejak sebelum pembukaan dimulai.

"Selamat datang kami ucapkan kepada seluruh peserta Silaknas di Kota Bogor, terima kasih atas kehadirannya disini dalam rangka menyukseskan Silaknas tahun 2024 ini,saya lihat juga seluruh kursi terisi penuh bahkan sejak acara konferensi dan simposium kemarin, alhamdulillah," ungkap Ina bersyukur.

Dalam pembukaan itu, juga dilakukan launching program-program ICMI seperti Wakaf Deposito Beasiswa Pendidikan melalui BSI, Pemberian ICMI Award kepada tokoh-tokoh bangsa yang berjasa khususnya dalam perkembangan ICMI, Baret (Badan Reaksi Cepat) ICMI, Program Indonesia Pintar Mengaji Bersama Al-Gibran Sekolah Quran dan Pesantren Cendekia ICMI di Bogor.

ICMI akan selalu hadir untuk memberikan solusi dan kontribusi terbaik bagi bangsa Indonesia. ICMI yang berlandaskan ke-Islaman dan ke-Indonesiaan berbasis kecendekiaan akan selalu berperan aktif mendorong kebaikan untuk bangsa dan negara.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Jaga Ketahanan Nasional, PWI Perkuat Sinergi dengan Lemhannas

PWI Luncurkan Website Terintegrasi, Cak Munir: Diharapkan Bergulir Konsisten

RUPSLB Perpanjangan Masa Jabatan Presdir dan CEO Indosat

Nasaruddin Umar: Saya Merasa Tidak Pantas untuk Dipilih Jadi Pimpinan Imam Besar

Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB

Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina

Jaga Ketahanan Nasional, PWI Perkuat Sinergi dengan Lemhannas

PWI Luncurkan Website Terintegrasi, Cak Munir: Diharapkan Bergulir Konsisten

RUPSLB Perpanjangan Masa Jabatan Presdir dan CEO Indosat

Nasaruddin Umar: Saya Merasa Tidak Pantas untuk Dipilih Jadi Pimpinan Imam Besar

Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB

Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Buka Musda V MUI Siak, Syamsurizal: Semoga Lahir Gagasan-Gagasan Besar
31 Oktober 2026
139 ASN Kemenag Riau Ikuti Asesmen Pro ASN
31 Oktober 2026
Lima Madrasah Kota Pekanbaru Promosikan Produk dan Budaya Riau di IES 2026
31 Oktober 2026
Himpunan Siompu Kampar Riau Audiensi dengan Anggota DPD RI, Didis Mardisna: Semoga Bisa Berkolaborasi di Banyak Program
30 Oktober 2026
Perkuat Pengelolaan JDIH, Kanwil Kemenkum Riau Terima Konsultasi DPRD Inhu
30 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Ranperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bengkalis
30 Oktober 2026
Afni: Patut Diwariskan dan Menjadi Inspirasi bagi Generasi Sekarang
30 Oktober 2026
Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak
29 Oktober 2026
RDP Pansus DPRD Riau, Koalisi Masyarakat Sipil Minta Hapus Green Policing Peninggalan Heryman
29 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Konsultasi Ranperda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan Kabupaten Bengkalis
29 Oktober 2026
TERPOPULER +
  • 1 Karhutla Riau Berulang, Okto: Kemunduran Kebijakan Perlindungan Gambut dan Pengabaian Korban
  • 2 Karhutla Meluas, Jikalahari Soroti Lemahnya Perlindungan Gambut di Riau
  • 3 Perkuat Ketahanan Pangan, IKA Faterna Unand Riau-Kepri Gagas Ranch Peternakan dengan Konsep Mix Farming di Riau dan Kepri
  • 4 Kemah Kerukunan dan Ekoteologi di Siak, Muliardi: Ikhtiar Bersama Untuk Merawat Kehidupan Beragama
  • 5 Gerakan Ekoteologi, Kemenag Siak Tanam 1.347 Bibit Pohon di 449 Titik
  • 6 Defile Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Siak Hijau 2026 Diikuti 1.460 Peserta
  • 7 Libatkan 1.711 Peserta, Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Gaungkan Toleransi dan Siak Hijau
  • 8 Persiapkan Masa Depan, Santri dan Santriwati Diajak Terus Belajar Mengembangkan Potensi Diri
  • 9 Edison Manik: Momen Pulang Kampung untuk Mengabdi di Riau
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved