• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Jaga Hubungan dengan Pelanggan agar Tetap Loyal, Kunci Keberhasilan Wirausaha
Dibaca : 205 Kali
Wamenaker Ajak Mahasiswa Kawal Kedaulatan Ekonomi dan Program Ketenagakerjaan
Dibaca : 199 Kali
Menaker Targetkan Peserta TIH Jadi Pencipta Lapangan Kerja
Dibaca : 184 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Percepat Pemenuhan Data Indikasi Geografis Nanas Sungai Apit
Dibaca : 206 Kali
Kemenkum Riau Perkuat Kompetensi Perancang Peraturan
Dibaca : 203 Kali

  • Home
  • Nasional

2025, ICMI Fokuskan Membangun Ketahanan Pangan Nasional

Zulmiron
Sabtu, 14 Desember 2024 23:25:00 WIB
Cetak
Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) ICMI di Bogor, Sabtu (14/12/2024).

Bogor, Hariantimes.com - Saat ini, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) sedang fokus membangun ketahanan pangan nasional.

Dan itu akan dimulai pada tahun 2025 dengan mulai membangun kawasan pedesaan sebagai titik pusat kemajuan bangsa.

"Program tersebut sejalan dengan program strategis pemerintah Presiden Prabowo Subianto saat ini yang juga berfokus pada ketahanan pangan nasional, dan salah satu ciri negara yang kuat adalah yang memiliki ketahanan pangan bagus,” kata Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim se Indonesia (ICMI) Prof Dr Arif Satria SP MSi dalam pembukaan Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) ICMI di Bogor, Sabtu (14/12/2024).

Arif menyatakan, Indonesia memiliki potensi besar untuk memiliki ketahanan pangan yang bagus, mengingat negara ini adalah negara agraris. Selan itu tanah yang subur, sumber daya alam yang melimpah menjadi modal besar mencapai cita-cita tersebut.

Baca Juga :
  • Wamenaker Ajak Mahasiswa Kawal Kedaulatan Ekonomi dan Program Ketenagakerjaan
  • Menaker Targetkan Peserta TIH Jadi Pencipta Lapangan Kerja
  • Podcast PWI Pusat Diluncurkan, Wamen Komdigi: Jadikan PWI CHANNEL Berbeda dan Mendidik

“Maka, program ketahanan pangan ini juga erat kaitannya dengan teknologi dan edukasi,” paparnya.

Menurutnya, teknologi perlu dikembangkan untuk mendukung program tersebut disamping edukasi yang juga diutamakan menuju program ketahanan pangan.

Karena itu, program ketahanan pangan ICMI akan berangkat dari desa dengan mendorong desa menjadi kawasan maju secara ekonomi dengan menjadi sumber pangan.

Rektor IPB itu juga menyoroti sampah makanan yang sia-sia, yang bahkan rata-rata negara-negara mayoritas Muslim menjadi penyumbang sampah makanan terbanyak di dunia.

"Nomor satu adalah Arab Saudi, dan Indonesia ada diurutan ketiga," terang Arif.

Maka, untuk mengatasi hal itu, edukasi kepada masyarakat, terutama kepada generasi muda perlu terus digalakkan.

Terkait perkembangan dan penggunaan Artificial Intelligent (kecerdasan buatan) yang makin marak disalahgunakan,ICMI juga akan focus untuk memastikan agar 
Masalah AI yang sudah serius mampu merubah kehidupan manusia tetap aman dijalur etika dan kemanusiaan.

Disinilah peran ICMI sebagai katalisator inovasi dan kemajuan bersama ormas Islam lainnya dibutuhkan. Kita harus  berperan dalam kebijakan penggunaan AI yg memperhatikan etika, norma dan nilai kemanusiaan lainya," ungkap Arif.

Meski demikian, bukan berarti membatasi inovasi teknologi, namun ICMI harus memastikan penerapan AI di Indonesia harus dilakukan secara adil dan sesuai dengan norma dan aturan agama.

"Karena itu ICMI juga harus ikut aktif dalam pemberantasan judi online, pencegahan LGBT dan pelanggaran lainnya," terang Arif.

Termasuk didalam isu kemanusiaan skala internasional seperti kemerdekaan Palestina, menurutnya akan tetap menjadi fokus ICMI.

"Isu-isu kemanusiaan adalah penting untuk didorong upaya penyelesaiannya, termasuk pentingnya masalah kemerdekaan Palestina harus terus diperjuangkan," tegas Arif.

Silaknas ICMI tahun 2024 ini mengambil tema “Mengokohkan Peran IMTAQ & IPTEK Menuju Indonesia EMAS”, sebagai   kegiatan tahunan untuk mengkonsolidasikan semua potensi ICMI, sekaligus menjadi ajang pertemuan semua organ pengurus ICMI di tingkat pusat dan daerah. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai mekanisme organisasi untuk melakukan evaluasi dan koordinasi program.

Penyelenggaraan Silaknas ICMI 2024 ini sekaligus perayaan Milad ke 34 ICMI, untuk menguatkan silaturahmi dan networking antar pengurus ICMI dan Stakeholder ICMI.

"Rangkaian acara Silaknas ICMI 2024 itu dilakukan selama 3 hari sejak 13-15 Desember 2024 di Kota Bogor, dimulai dengan "International Conference of Muslim Women", Simposium Indonesia Emas dan puncaknya yaitu Silaknas ICMI," kata Ketua Panitia Pelaksana Silaknas ICMI 2024, Ina Marlina S.E., MM dalam sambutannya.

Ina merasa gembira melihat antusiasme kehadiran ribuan peserta Silaknas yang dating dari berbagai daerah, sudah memenuhi ruang-ruang diskusi sejak sebelum pembukaan dimulai.

"Selamat datang kami ucapkan kepada seluruh peserta Silaknas di Kota Bogor, terima kasih atas kehadirannya disini dalam rangka menyukseskan Silaknas tahun 2024 ini,saya lihat juga seluruh kursi terisi penuh bahkan sejak acara konferensi dan simposium kemarin, alhamdulillah," ungkap Ina bersyukur.

Dalam pembukaan itu, juga dilakukan launching program-program ICMI seperti Wakaf Deposito Beasiswa Pendidikan melalui BSI, Pemberian ICMI Award kepada tokoh-tokoh bangsa yang berjasa khususnya dalam perkembangan ICMI, Baret (Badan Reaksi Cepat) ICMI, Program Indonesia Pintar Mengaji Bersama Al-Gibran Sekolah Quran dan Pesantren Cendekia ICMI di Bogor.

ICMI akan selalu hadir untuk memberikan solusi dan kontribusi terbaik bagi bangsa Indonesia. ICMI yang berlandaskan ke-Islaman dan ke-Indonesiaan berbasis kecendekiaan akan selalu berperan aktif mendorong kebaikan untuk bangsa dan negara.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Wamenaker Ajak Mahasiswa Kawal Kedaulatan Ekonomi dan Program Ketenagakerjaan

Menaker Targetkan Peserta TIH Jadi Pencipta Lapangan Kerja

Podcast PWI Pusat Diluncurkan, Wamen Komdigi: Jadikan PWI CHANNEL Berbeda dan Mendidik

Tak Tergoyahkan, PWI Tegaskan Tetap Penyelenggara Sah HPN 2027 di Lampung

Workshop Jurnalistik di Yogyakarta, PWI Komitmen Bersama GAPKI Kawal Industri Sawit Nasional

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Dukung Akselerasi Pengembangan EBT Menuju Swasembada Energi

Wamenaker Ajak Mahasiswa Kawal Kedaulatan Ekonomi dan Program Ketenagakerjaan

Menaker Targetkan Peserta TIH Jadi Pencipta Lapangan Kerja

Podcast PWI Pusat Diluncurkan, Wamen Komdigi: Jadikan PWI CHANNEL Berbeda dan Mendidik

Tak Tergoyahkan, PWI Tegaskan Tetap Penyelenggara Sah HPN 2027 di Lampung

Workshop Jurnalistik di Yogyakarta, PWI Komitmen Bersama GAPKI Kawal Industri Sawit Nasional

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Dukung Akselerasi Pengembangan EBT Menuju Swasembada Energi



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Jaga Hubungan dengan Pelanggan agar Tetap Loyal, Kunci Keberhasilan Wirausaha
04 September 2026
Wamenaker Ajak Mahasiswa Kawal Kedaulatan Ekonomi dan Program Ketenagakerjaan
04 September 2026
Menaker Targetkan Peserta TIH Jadi Pencipta Lapangan Kerja
04 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Percepat Pemenuhan Data Indikasi Geografis Nanas Sungai Apit
04 September 2026
Kemenkum Riau Perkuat Kompetensi Perancang Peraturan
04 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik “PASTI ADA SOLUSI” Episode 15 Bersama Menteri Hukum RI
04 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Produk Hukum Daerah Berkualitas
04 September 2026
Bekali Mahasiswa Kukerta, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Bantuan Hukum dan Posbankum
04 September 2026
Podcast PWI Pusat Diluncurkan, Wamen Komdigi: Jadikan PWI CHANNEL Berbeda dan Mendidik
03 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan Permenkumham Nomor 15 Tahun 2020
03 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 Eka Saputra Terpilih Pimpin Persatuan Matua Saiyo Pekanbaru
  • 2 Persatuan Matua Saiyo Pekanbaru Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW
  • 3 Workshop Jurnalistik di Yogyakarta, PWI Komitmen Bersama GAPKI Kawal Industri Sawit Nasional
  • 4 Polda Riau Tangani 37 Kasus Karhutla, 40 Tersangka Diamankan
  • 5 Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Layanan Kewarganegaraan
  • 6 Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan Kopi Liberika Rangsang Meranti
  • 7 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pendalaman Materi Perancang Peraturan Perundang-undangan
  • 8 Harmonisasi Delapan Ranperbup Inhik, Kemenkum Riau Dorong Produk Hukum Daerah Berkualitas
  • 9 Kakanwil Kemenkum Riau Pimpin Rapat Persiapan Desk Evaluasi WBBM
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved