• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
Dibaca : 234 Kali
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 523 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 528 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 452 Kali
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
Dibaca : 584 Kali

  • Home
  • Pendidikan

Unri Kukuhkan 13 Guru Besar, Prof Sri Indarti: Ini akan Melempangkan Jalan Kita Menuju Universitas Berkelas Internasional

Zulmiron
Selasa, 10 Desember 2024 18:49:58 WIB
Cetak
Universitas Riau mengukuhkan 13 Guru Besar, Selasa (10/12/2024).

Pekanbaru, Hariantimes.com - Universitas Riau mengukuhkan 13 Guru Besar, Selasa (10/12/2024).

Dari 13 Guru Besar yang dikukuhkan ini ada satu Dosen senior dari Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau (FPK Unri) yakni Profesor Dr Ir Deni Efizon MSc.

Profesor Dr Ir Deni Efizon MSc dikukuhkan sebagai Guru Besar (GB) dalam bidang kepakaran ‘Konservasi Sumber Daya Perairan’ pada FPK Unri,

Bersama Prof Deni, juga dilantik 12 GB lainnya dari berbagai fakultas di lingkungan Unri.

Baca Juga :
  • Resmi Buka Prodi Magister Pendidikan Matematika, UIR Hadirkan Kurikulum Machine Learning
  • Wujud Kepedulian di Bulan Ramadhan, UIR berbagai 1.100 Paket Berbuka Puasa dan Takjil ke Mahasiswa dan Masyarakat
  • Dosen SMB UNIMUS Juara I Penulis Terbaik Nasional

Pengukuhan dilakukan oleh Ketua Senat Unri Prof Dr Ir Zulkarnaini MSi, dalam didampingi Rektor Unri Prof Dr Sri Indarti SE MSi, dalam Sidang Senat Terbuka di Gedung Student Center, Unri, Panam, Pekanbaru.

Ke-12 GB lainnya yakni Prof Dr Hermandra SPd MA (FKIP/Wakil Rektor III Unri), Prof Dr Firdaus SH MH (FH), Prof Dr Roza Elvira SSi MSi (FMIPA), Prof Herman (FMIPA), Prof dr Arfianti MBiomed MSc PhD (FK), Prof Dr dr Ismawati MBiomed (FK), Prof Dr Ir Efriyeldi MSi (FPK), Prof Dr Ir Syafruddin Nasution MSc (FPK), Prof Wan Nishfa Dewi SKp MNg PhD (FKp), Prof Dr Drs Azwir Nasir MM Ak CA (FEB), Prof Dr Yusmarini SPt MP (FP), dan Prof Dr Dewi Fortuna Ayu STP MSi (FP).  

Rektor Unri Prof Sri Indarti sangat gembira atas pencapaian tertinggi akademik ke-13 dosen ini. Karena akan memberikan sumbangsih terbesar bagi kemajuan Unri ke depan.

”Ini akan melempangkan jalan kita menuju universitas berkelas internasional,” katanya.  

Dalam pidato pengukuhannya berjudul “Terubuk, Ikan Ekonomis Penting yang Disia-siakan,”

Deni yang lahir di Sungai Salak, Inhil (1966) ini, memaparkan perjalanan panjangnya, selama 1993-2024, dalam meneroka kehidupan ikan Terubuk (Tenualosa spp)di Indonesia.

Menurut Prof Deni, Terubuk adalah salah satu ikan mahal, memiliki nilai ekonomis penting, terutama bagi nelayan di kawasan Selat Malaka (Riau dan Sumut) serta Kalimantan.

“Harganya mencapai Rp 150 ribu per kilo. Kalau harga telurnya bisa sampai Rp 3 juta sekilo,” tutur suami dari Dr Ir Alit Hindri Yani MSc, yang juga dosen FPK Unri.

Namun ikan ini sudah terancam punah, karena ditangkap saat ikan bermigrasi untuk bertelur, dan terjadinya degradasi lingkungan ikan langka ini.

Dia mengidentifikasi terdapat tiga spesies ikan Terubuk di Indonesia, yaitu Tenualosa macrura (di Bengkalis, Riau), Tenualosa ilisha (Labuhanbatu, Sumut), dan Tenualosa tolin (Kalbar).

Karena itu, sebagai ilmuwan konservasi sumberdaya perairan, sejak lama Prof Deni sudah bekerja dan mendorong para pengambil kebijakan, agar melindungi kelangsungan hidup ikan Terubuk ini.

Hasilnya, saat ini telah terbit empat kebijakan penting untuk itu: (a) Perbup Bengkalis No 15/2010; (b) Kepmen Kelautan dan Perikanan (KP)  No Kep 59/Men/2011 yang merupakan SK Menteri KP pertama khusus untuk melindungi ikan; (c) Pergub Riau No 78/2012; dan (d) Kepmen KP No Kep/210/2023 yang mengatur jadwal penangkapan ikan Terubuk.

Prof Deni Efizon adalah alumni S1 FPK Unri (tamat 1990), S2 bidang _Environmental Management_ Universiti Kebangsaan Malaysia (2001), dan S3 Program Doktor Ilmu Pertanian, Jurusan Perikanan dan Kelautan di Unpad Bandung (2012). Disertasinya berjudul, “Model Pengelolaan Perikanan Terubuk (Tenualosa macruca) Terpadu dan Berkelanjutan di Perairan Bengkalis, Riau.”  Di semua level pendidikan itu, Deni selalu meraih prediket lulusan tercepat dan terbaik.

Sejak itu, Deni tunak dan konsisten mengajar, melakukan riset, dan pengabdian kepada masyarakat atas ilmu konservasi ikan terubuk yang didalaminya. Hasil perjuangan panjangnya meneliti ikan Terubuk, Deni memperoleh apresiasi dan nominasi penerima penghargaan “Kehati Award.” Di kampus, Deni  mengampu sembilan mata kuliah di program S1, empat mata kuliah di S2, dan tiga mata kuliah di S3. Diantaranya mata kuliah dinamika populasi, konservasi sumberdaya perairan, manajemen sumberdaya perairan, dan manajemen wilayah pesisir.

Deni sudah menerbitkan 18 judul buku yang berkaitan dengan bidang ilmu yang ditekuninya, dan menjadi reviewer di berbagai jurnal nasional dan internasional bereputasi. Saat ini Deni telah mengantongi enam Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

Dalam dua tahun terakhir, Deni banyak terlibat dalam 12 proyek penelitian dengan pihak luar, bernilai milyaran rupiah. Diantaranya Monitoring UPL PLTD Tersebar PT PLN, Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis RPJM Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Deni juga banyak terlibat dalam merumuskan kebijakan publik dan rekayasa sosial. Baik yang disusun oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pemerintah, Pemerintah Provinsi Riau, Pemerintah Kabupaten Kota yang ada. Saat ini, Deni dipercaya sebagai Tim Ahli E-PANJI Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.

Di luar bidang akademik, baru-baru ini Deni terlibat sebagai Dewan Pertimbangan Kadin Provinsi Riau. Selain itu, menjadi Panitia Seleksi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Provinsi Riau, Kota Pekanbaru dan Kabupayten Indragiri Hulu.  Yang teranyar, Deni didapuk sebagai Tim Panelis Debat Calon Bupati/Wakil Bupati Kepulauan Meranti dan Indragiri Hilir.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Resmi Buka Prodi Magister Pendidikan Matematika, UIR Hadirkan Kurikulum Machine Learning

Wujud Kepedulian di Bulan Ramadhan, UIR berbagai 1.100 Paket Berbuka Puasa dan Takjil ke Mahasiswa dan Masyarakat

Safari Ramadhan 1447 H, UIR Perkuat Dakwah dan Ukhuwah bersama Masyarakat

Gelar Kuliah Umum, UIR dan The Chicago School Amerika Serikat Bahas Tantangan Perilaku Gen Z

Dosen SMB Unimus Luncurkan Buku Ajar Terapi Kombinasi untuk Kendalikan Kekambuhan Hipertensi

Wujudkan Ekoteologi dan Ketahanan Pangan, MAN Insan Cendekia Siak Panen Raya Melati Kepang

Resmi Buka Prodi Magister Pendidikan Matematika, UIR Hadirkan Kurikulum Machine Learning

Wujud Kepedulian di Bulan Ramadhan, UIR berbagai 1.100 Paket Berbuka Puasa dan Takjil ke Mahasiswa dan Masyarakat

Safari Ramadhan 1447 H, UIR Perkuat Dakwah dan Ukhuwah bersama Masyarakat

Gelar Kuliah Umum, UIR dan The Chicago School Amerika Serikat Bahas Tantangan Perilaku Gen Z

Dosen SMB Unimus Luncurkan Buku Ajar Terapi Kombinasi untuk Kendalikan Kekambuhan Hipertensi

Wujudkan Ekoteologi dan Ketahanan Pangan, MAN Insan Cendekia Siak Panen Raya Melati Kepang



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
  • 2 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 3 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 4 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 5 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 6 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 7 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
  • 8 Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
  • 9 Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved