• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
Dibaca : 239 Kali
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 526 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 532 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 454 Kali
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
Dibaca : 588 Kali

  • Home
  • Pendidikan

Peran Guru di Balik Kesuksesan Para Engineer PHR

Zulmiron
Senin, 25 November 2024 09:27:42 WIB
Cetak
Peran Guru di Balik Kesuksesan Para Engineer PHR.

Pekanbaru, Hariantimes.com -nDi balik setiap tetes minyak yang mengalir dari bumi Lancang Kuning Riau, ada sekelompok insan yang tak lelah berinovasi dan terus berkontribusi.

Mereka adalah para engineer andal PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) WK Rokan, garda terdepan dalam menjaga ketahanan energi negeri.

Namun, di balik kesuksesan mereka dalam mengelola sumber energi, tersimpan kisah inspiratif tentang sosok-sosok guru yang telah menanamkan benih ilmu dan motivasi sejak dini.

Hari Guru Nasional yang diperingati setiap 25 November menjadi momen refleksi bagi mereka yang telah mencapai puncak karir.

Baca Juga :
  • Resmi Buka Prodi Magister Pendidikan Matematika, UIR Hadirkan Kurikulum Machine Learning
  • Wujud Kepedulian di Bulan Ramadhan, UIR berbagai 1.100 Paket Berbuka Puasa dan Takjil ke Mahasiswa dan Masyarakat
  • Dosen SMB UNIMUS Juara I Penulis Terbaik Nasional

Di PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), banyak ditemukan para profesional yang memiliki kisah unik tentang peran guru dalam membentuk jati diri mereka.

"Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Mereka adalah orang pertama yang menanamkan benih ilmu dan karakter dalam diri saya," sebut seorang engineer andal PHR yang kini menjabat Team Manager Rig Drilling Heavy Oil, Wulan Sary.

Wulan berkisah, guru yang paling berkesan adalah guru kimia saat SMA. Namanya Bu Eny.

Dia adalah sosok yang supel dengan aura bersahaja. Tetapi ada sesuatu yang berbeda dari cara beliau peduli pada setiap murid dan saat beliau menjelaskan pelajaran kimia sehingga mudah dipahami yang dipadu dengan latihan soal yang menarik.

“Tanpa saya sadari, saya sudah jatuh cinta dengan ajaibnya ilmu kimia. Di SMA saya yakni SMU Taruna Bumi Khatulistiwa, Pontianak yang sarat disiplin, semi-militer dan baris berbaris, belajar menjadi pengalihan yang menarik, terutama mengutak-atik soal-soal kimia yang pelik. Setiap saya bertanya kepada Bu Eny, jawabannya selalu membuat saya lebih paham dan terkagum-kagum lebih jauh pada ilmu kimia,” ungkapnya.

Hal itulah yang mendorong Wulan mantap memilih jurusan Teknik Kimia di Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2002. Ia menyadari, pilihan ini terbukti tepat, karena ilmu yang didapat selama kuliah menjadi bekal yang sangat berharga dalam karirnya.

“Ini yang menjadi landasan awal saya untuk semua pencapaian saya sampai hari ini. Tanpa Bu Eny yang membuat saya jatuh cinta pada kimia, mungkin cerita hidup saya akan berbeda. Bu Eny, pahlawan tanpa tanda jasa, yang menyentuh hidup saya dan merubahnya dengan baik. Terima kasih banyak, Bu Eny dan semua pahlawan tanpa tanda jasa yang telah mengubah jutaan masa depan anak-anak Indonesia,” tutur Wulan.

Senada dengan Wulan, Muhammad Basrol yang menjabat sebagai Coordinator Plant Operations Gas juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada guru-guru yang telah membimbingnya saat masa sekolah.

“Hampir semua guru berkesan bagi saya disetiap jenjang pendidikan, namun yang paling saya ingat sosok ibu guru yang mengajar Fisika di SMAN 3 Rumbai, Ibu Yelna D (almarhumah) semoga Allah ampuni segala dosa dan khilafnya, beliau pernah mengatakan kepada kami anak-anak SMA yang mulai beranjak dewasa bahwa semua anak yang dilahirkan kedunia adalah pemenang, jangan sampai kalian setelah lahir menjadi pecundang, serta lakukan yang terbaik buat diri kalian dan orang tua. Jadikan pemacu kalian sukses di masa depan,” kenang M Basrol.

Tanpa disadari, motivasi ini telah membentuk dirinya menjadi pribadi yang baik dan mampu menggapai mimpi. Selain itu ia pun ingat pesan sang guru saat duduki di bangku MTS/SMP: hormati gurumu sebagaimana orang tuamu, agar Ilmu yang diajarkan dapat bisa engkau serap dengan sempurna, berbagi Ilmu membuat orang lain bisa terangkat dari kemiskinan dan bisa membuat dirimu menjadi lebih paham.

“Pembelajaran yang saya dapatkan jika dikaitkan dengan dampak yang saya rasakan saat ini adalah, tanpa adanya guru yang mengajari dengan setulus hati, maka saya mungkin bukan siapa-siapa saat ini, banyak hal positif yang diajarkan terkait ilmu pengetahuan, nila-nilai kehidupan. Saat ini sebagai Perwira PHR saya berusaha menjadi seorang pembelajar dan sharing ilmu yang saya pahami kepada teman-teman yang baru bergabung atau bekerja di perusahaan ini, dan saat ini saya menjadi mentor buat adik-adik yang melakukan kerja praktek di PHR. Ini sangat sesuai dengan tata nilai AKHLAK yang dijalankan oleh setiap insan BUMN,” tutur M Basrol.

Dengan setulus hati, ia mengucapkan kepada para guru dimanapun berada, Selamat Hari Guru, semoga apa yang diajarkan kepada kami menjadi amal Ibadah di sisi Allah SWT.

“Guru tidak hanya pendidik yang mengajarkan ilmu, namun juga menanamkan nilai-nilai positif dalam kehidupan. Guru adalah pelita yang menerangi jalan menuju masa depan serta pemandu yang sabar ditengah kebingungan serta menjadi Inspirasi yang menguatkan langkah disaat kita ragu,” ujarnya.

Selain itu, pengalaman dan kisah menarik tentang guru juga diungkapkan Benny, seorang engineer andal yang menjabat sebagai Sr Engineer Well Construction Drilling 2. Baginya, sosok guru merupakan orang yang paling berpengaruh dalam hidup.

“Sosok guru yang mempengaruhi dalam kehidupan saya terbagi 2, yakni guru akademis dan guru spiritual,” ujar Benny sembari menjelaskan, guru akademis yakni guru yang menemani dari TK hingga bangku kuliah. Guru-guru ini bukan hanya mengajarkan calistung namun dalam kesehariannya mengajarkan mendapatkan nilai tinggi/memahami soal ujian bukan dari mengahapal, namun latihan, latihan dan latihan. Tentunya ini menjadi modal di kehidupan berkarir nantinya.

“Ada satu peristiwa dengan guru akuntansi saya ketika itu, beliau memberikan 1 quis soalan akuntansi dan hampir semua murid menjawab dengan jawaban yang sama dan ketika itu saya mempunyai jawaban angka yang berbeda. Guru tersebut menghampiri saya dan menyampaikan bahwa jawaban saya lah yang benar dan mengatakan 'tidak selalu mayoritas itu benar dan berbeda bukan berarti salah'. Hal itu cukup melekat pada saya dan membuat saya melihat bahwa critical thinking itu baru bisa muncul jika kita tidak tunduk pada kondisi yang stagnant,” tutur Benny.

Lalu, guru spiritual, menurut Benny ini menjadi bagian luar biasa penting dalam hidup. Ada yang menyebutnya sebagai guru ngaji, guru dakwah, pendeta, bhiksu ataupun sebutan untuk pemuka agama lainnya.

“Menurut saya ini perlu ada di setiap kehidupan manusia karena fungsi guru ini adalah menjembatani kemampuan akademis kita dengan kemampuan kita hidup sebagai makhluk sosial. Makanan otak dan batin. Ilmu dan Elmu. Cerdas dan Akhlak,” ungkapnya.

Kisah-kisah inspiratif para perwira PHR ini membuktikan bahwa peran guru tidak hanya sebatas transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan membangun mimpi. Guru adalah sosok yang mampu menggugah potensi yang terpendam dalam diri setiap siswa.

PHR yang merupakan produsen migas terbesar di tanah air, adalah sebuah rumah bagi para engineer andal, bukti nyata bahwa pendidikan yang berkualitas, terutama peran guru, menjadi pondasi kuat bagi kesuksesan karir. Kata-kata guru, bagai benih yang tumbuh subur menjadi pohon rindang prestasi. Selamat hari guru nasional 2024.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Resmi Buka Prodi Magister Pendidikan Matematika, UIR Hadirkan Kurikulum Machine Learning

Wujud Kepedulian di Bulan Ramadhan, UIR berbagai 1.100 Paket Berbuka Puasa dan Takjil ke Mahasiswa dan Masyarakat

Safari Ramadhan 1447 H, UIR Perkuat Dakwah dan Ukhuwah bersama Masyarakat

Gelar Kuliah Umum, UIR dan The Chicago School Amerika Serikat Bahas Tantangan Perilaku Gen Z

Dosen SMB Unimus Luncurkan Buku Ajar Terapi Kombinasi untuk Kendalikan Kekambuhan Hipertensi

Wujudkan Ekoteologi dan Ketahanan Pangan, MAN Insan Cendekia Siak Panen Raya Melati Kepang

Resmi Buka Prodi Magister Pendidikan Matematika, UIR Hadirkan Kurikulum Machine Learning

Wujud Kepedulian di Bulan Ramadhan, UIR berbagai 1.100 Paket Berbuka Puasa dan Takjil ke Mahasiswa dan Masyarakat

Safari Ramadhan 1447 H, UIR Perkuat Dakwah dan Ukhuwah bersama Masyarakat

Gelar Kuliah Umum, UIR dan The Chicago School Amerika Serikat Bahas Tantangan Perilaku Gen Z

Dosen SMB Unimus Luncurkan Buku Ajar Terapi Kombinasi untuk Kendalikan Kekambuhan Hipertensi

Wujudkan Ekoteologi dan Ketahanan Pangan, MAN Insan Cendekia Siak Panen Raya Melati Kepang



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
  • 2 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 3 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 4 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 5 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 6 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 7 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
  • 8 Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
  • 9 Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved