• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
IZI Sumbar dan JNE Luncurkan Program Pemberdayaan UMKM Dhuafa
Dibaca : 134 Kali
Dipercaya Lagi Pimpin APHTN-HAN Riau Periode 2026-2031, Dr Maxaxai Indra: Kita Ingin Perkuat Sinergi Antara Anggota
Dibaca : 142 Kali
Indosat, Adobe dan Kemenekraf Berkolaborasi Ubah Kreativitas Jadi Peluang Nyata, Kreator Bersiaplah!
Dibaca : 142 Kali
Kakanwil Kemenkum Riau Hadiri Pelepasan Peserta Magang Kemnaker Batch III Secara Hybrid
Dibaca : 205 Kali
Ikuti Forum Policy Talks Virtual, Kemenkum Riau Optimalkan Peran Analis Kebijakan Hukum
Dibaca : 222 Kali

  • Home
  • Politik

Hasil Survey Election Corner Dipersoalkan Unri, Sujarwo: Saat Dr Tito Sebut Alfedri Unggul, Kenapa tak Ribut?

Zulmiron
Kamis, 21 November 2024 14:23:04 WIB
Cetak
Anggota DPRD Siak Sujarwo SM.

Siak, Hariantimes.com - Hasil survei dosen FISIP Unri Dr Tito Handoko terkait Pilkada Siak 2024 menghebohkan.

Sebab hasil survei menempatkan tingkat keterpilihan Afni-Syamsurizal 40,76 persen, Alfedri-Husni Merza 23,97 persen, Irving-Sugianto 16,87 persen dan belum menentukan pilihan 18,40 persen. Artinya Bupati Petahana diprediksi terjungkal oleh Srikandi Siak.

Hasil survei ini mendapat reaksi keras dari kalangan petahana Alfedri-Husni. Mereka tidak menerima hasil survey ini sehingga para pendukungnya menunjukkan reaksi berlebihan di media sosial.

Seiring dengan itu, muncul pula pernyataan resmi dari Dekan FISIP Unri bahwa pihaknya tidak pernah melakukan survey terhadap calon kepala daerah manapun.

Baca Juga :
  • Rakerwil I PAN Riau Hasilkan Sejumlah Rekomendasi, Sahidin: Jika Kita Solid dan Kompak, Kerja Mudah Dapat Dilaksanakan
  • Lantik DPW dan 12 DPD PAN se Riau, Zulkifli Hasan: Kepengurusan Ini Harus Segera Menyentuh Aspirasi Rakyat
  • Rabu Malam, Zulhas Lantik DPW PAN Riau dan 12 DPD PAN di Gelanggang Remaja

Dalam pernyataan resmi tersebut, Unri juga meminta Dr Tito meminta maaf dan melakukan klarifikasi kepada publik.

Anggota DPRD Siak Sujarwo SM sangat menyayangkan sikap reaktif FISIP Unri. Dan mengatakan, kampus seharusnya tidak perlu ikut politik praktis dan menghargai karya ilmiah. Setiap Dosen mempunyai hak untuk melakuan riset independen tanpa perlu mengantongi izin ke struktural Fakultas.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 14 tahun 2015 tentang Guru dan Dosen pada pasal 60 dinyatakan bahwa dalam melaksanakan tugas keprofesionalan, dosen berkewajiban antara lain melaksanakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kita harus pahami dahulu bahwa riset ini dilaksanakan oleh siapa? Dr Tito sebagai Dosen atau FISIP Unri? Kenapa saat Dr Tito pernah mengeluarkan release bahwa Alfedri ungguli Afni, tidak ada pihak Unri ataupun Petahana yang protes? Sekarang Afni yang disebut menang oleh orang yang sama (Dr Tito), kenapa ribut?," ujar Sujarwo, Kamis (21/11/2024).

Nama Dr Tito bukanlah figur baru di dunia penelitian politik Riau. Akademisi ini juga melakukan riset independen untuk mengetahui prediksi ilmiah hasil Pilkada di berbagai Kabupaten/Kota.

Pada Juli 2024 lalu, Dr Tito menyatakan bahwa pendatang baru Dr.Afni sangat sulit mengalahkan petahana Alfedri. Namun ketika disurvey ulang awal bulan November, terjadi anomali politik.

Dukungan masyarakat kepada Srikandi kelahiran Siak Dr Afni yang diusung Partai Golkar, Nasdem, Demokrat dan Partai Umat jauh mengungguli petahana. Hal ini disebabkan karena banyak faktor, termasuk kuatnya figur Calon Bupati perempuan pertama itu diterima oleh masyarakat Siak. Serangan politik soal perempuan tak bisa memimpin yang dilancarkan pihak petahana, justru menguntungkan Dr Afni yang juga seorang akademisi.

Sujarwo mengatakan, jika riset dilakukan oleh Dr Tito sebagai insan akademis, maka tidak ada hak Unri untuk melakukan intimidasi atau intervensi terhadap hasil survey.

“Apalagi ini riset independen yang kebetulan dilakukan oleh Dosen Unri, tentu tidak etis jika ada intervensi di kalangan akademisi. Semua orang nanti jadi berprasangka, apa jangan-jangan karena Rektor Unri adalah kakak iparnya Pak Alfedri? Inikan jadi tidak baik ,” kata Sujarwo sembari juga menyayangkan Unri menggunakan kekuasaan strukturalnya untuk menekan Dr Tito dengan menuntut permintaan maaf kepada publik. Tekanan ini, kata Sujarwo melanggar hak peneliti dan ketentuan etik lembaga terhadap para peneliti.

“Apalagi kita tahu Dr Tito bukan anak kemarin sore dalam dunia riset, ia sudah belasan tahun berkecimpung di dunia riset, tentu menyandang reputasi yang baik yang tidak mungkin mengorbakan itu demi Pilkada sesaat ini,” ujar Sujarwo.

Sujarwo meyakini hasil survei yang beredar lewat media massa sejak kemarin merupakan penelitian yang dilaksanakan Dr Tito secara independen. Tujuannya untuk meneropong dan mengetahui kondisi dan situasi Pilkada Siak yang terkesan adem ayem.

“Bagi peneliti semacam Dr Tito, tentu akan menarik melihat situasi politik di akar rumput terkait petahana yang dilawan dua kandidat penantang. Ternyata hasil risetnya menyebut petahana tumbang karena beragam faktor,” katanya.

Menariknya, kata Sujarwo, sebelum pendaftaran kandidat di KPU, Dr Tito pernah speak up di media massa bahwa Alfedri-Husni sulit ditumbangkan. Seiring berjalannya waktu, momentum dan sentimen positif didapatkan Afni -Syamsurizal sehingga menyalip Alfedri -Husni.

“Dalam hal ini kita melihat independensi seorang Dr Tito yang berbasiskan hasil riset, bukan berbasiskan kepentingan politik praktis,” ujarnya.

Hasil risetnya menunjukkan Afni-Syamsurizal tertinggi, otomatis petahana merasa tidak diuntungkan. Merasa tidak diuntungkan ini menimbulkan reaksi negatif dari kalangan petahana tersebut sehingga petahana memainkan relasi kekuasannya dengan pihak Unri.

Sujarwo juga mengungkap Dr Tito tidak mempunyai singgungan apapun dengan Afni maupun Syamsurizal. Buktinya, kubu Afni-Syamsurizal pernah menolak Dr Tito sebagai panelis debat publik di KPU Siak.

“Tim kami menolak Tito sebagai salah satu panelis karena melihat komentar Tito di media massa menjelang pendaftaran ke KPU yang menguntungkan Alfedri terkait periodesasi. Jadi penolakan itu justru datang dari Afni-Syamsurizal. Dengan demikian apakah mungkin Dr Tito mempunyai kepentingan dengan Afni? tentu tidak,” ujar Sujarwo.

Menurutnya Dr Tito telah melakukan pekerjaannya sebagai peneliti dengan baik, independen dan bebas dari kepentingan siapapun, kecuali untuk kepentingan ilmu pengetahuan. 

“Rektor Unri juga tidak boleh intervensi dosen peneliti karena mempunyai hubungan kekelurgaan dengan petahana di Siak,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, survey yang dilakukan Dr Tito  melibatkan 1.310 responden dengan MoE ±2,9% dengan tingkat kepercayaan 95%, dilaksanakan melalui sample dari seluruh Kampung/Desa se Kabupaten Siak, dengan periode survey dilakukan 28 Oktober 2024 hingga 10 November 2024.

Hasilnya terjadi anomali politik, diprediksi petahana Alfedri-Husni akan tumbang oleh pasangan Afni-Syamsurizal.

Dr Tito Handoko MSi, yang juga Koordinator Election Corner (EC) FISIP Unri mengatakan di Pilkada Siak 2024, petahana sulit mempertahankan kekuasaannya karena ada potensi munculnya anomali politik. Anomali ini terjadi ketika petahana tidak lagi mendapat dukungan kuat dari masyarakat.  

“Dalam survey independen yang kami lakukan kami menemukan impresi positif justru diperoleh oleh paslon Afni-Syamsurizal, hal ini juga seiring dengan sentimen atau serangan pihak petahana soal isu gender yang justru memperkuat impresi positif pada Afni selaku Calon Bupati perempuan pertama di Siak," kata Dr.Tito.

Selain itu ia menemukan pergeseran suara yang signifikan pasca debat dan sepanjang tahapan kampanye Pilkada Siak 2024. Tingkat keterpilihan Afni-Syamsurizal berada pada posisi 40,76%; diikuti Alfedri-Husni Merza 23,97%; Irving-Sugianto 16,87% dan belum menentukan pilihan 18,40%. (*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Rakerwil I PAN Riau Hasilkan Sejumlah Rekomendasi, Sahidin: Jika Kita Solid dan Kompak, Kerja Mudah Dapat Dilaksanakan

Lantik DPW dan 12 DPD PAN se Riau, Zulkifli Hasan: Kepengurusan Ini Harus Segera Menyentuh Aspirasi Rakyat

Rabu Malam, Zulhas Lantik DPW PAN Riau dan 12 DPD PAN di Gelanggang Remaja

Nakhodai Hanura Riau, Arsadianto Rachman: Saya Berjanji akan Bekerja All Out

Simposium Nasional SMSI, Prof Taufiqurokhman: Pilkada Langsung Tetap Jadi Pilihan Utama Masyarakat

Besok, PAN Riau Gelar Musda Serentak

Rakerwil I PAN Riau Hasilkan Sejumlah Rekomendasi, Sahidin: Jika Kita Solid dan Kompak, Kerja Mudah Dapat Dilaksanakan

Lantik DPW dan 12 DPD PAN se Riau, Zulkifli Hasan: Kepengurusan Ini Harus Segera Menyentuh Aspirasi Rakyat

Rabu Malam, Zulhas Lantik DPW PAN Riau dan 12 DPD PAN di Gelanggang Remaja

Nakhodai Hanura Riau, Arsadianto Rachman: Saya Berjanji akan Bekerja All Out

Simposium Nasional SMSI, Prof Taufiqurokhman: Pilkada Langsung Tetap Jadi Pilihan Utama Masyarakat

Besok, PAN Riau Gelar Musda Serentak



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
IZI Sumbar dan JNE Luncurkan Program Pemberdayaan UMKM Dhuafa
16 Juni 2026
Dipercaya Lagi Pimpin APHTN-HAN Riau Periode 2026-2031, Dr Maxaxai Indra: Kita Ingin Perkuat Sinergi Antara Anggota
16 Juni 2026
Indosat, Adobe dan Kemenekraf Berkolaborasi Ubah Kreativitas Jadi Peluang Nyata, Kreator Bersiaplah!
16 Juni 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Hadiri Pelepasan Peserta Magang Kemnaker Batch III Secara Hybrid
15 Juni 2026
Ikuti Forum Policy Talks Virtual, Kemenkum Riau Optimalkan Peran Analis Kebijakan Hukum
15 Juni 2026
PWI Riau Buka Pendaftaran Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026 Bertema Energi Berkelanjutan
15 Juni 2026
Pimpin Apel Senin Pagi, Kakanwil Kemenkum Riau Serahkan Penghargaan Pegawai Teladan dan Evaluasi Capaian Kinerja Triwulan II
15 Juni 2026
Dukung Percepatan Reformasi Birokrasi, Kemenkum Riau Ikuti Entry Meeting Monev RKT RB Triwulan II
15 Juni 2026
Warga Minas Rajut Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Lele
15 Juni 2026
Industri Kini Tak Lagi Hanya Bertanya Ijazah, Tapi Kompetensi
13 Juni 2026
TERPOPULER +
  • 1 Istri Wapres Selvi Gibran Rakabuming Apresiasi UMKM Lokal dan Layanan Hukum di Balai Serindit
  • 2 Jaring Aspirasi Masyarakat, TVRI Riau Adakan Forum Konsultasi Publik
  • 3 Indosat dan Nokia Berkolaborasi Tingkatkan Jaringan 5G dan Hadirkan Layanan Berbasis AI
  • 4 Bangun Keluarga yang Kuat dan Harmonis, Hj Helmi Ajak Seluruh Anggota DWP Jadi Agen Perubahan
  • 5 Mediasi Sengketa Informasi Disdik Riau dan Zonny Hundri Capai Kesepakatan
  • 6 Jemaah Haji Kloter BTH-07 Tiba di Batam, Defizon: Proses Pemulangan Berjalan Lancar
  • 7 Harmonisasi Ranperda Rohil Hijau untuk Pembangunan Berkelanjutan
  • 8 Melalui Sosialisasi Perseroan Perorangan di Kelurahan Mentangor, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Legalitas UMKM
  • 9 Perkuat Layanan Kenotariatan, Kadiv Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Riau Lantik Notaris Pengganti
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved