• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
Dibaca : 229 Kali
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
Dibaca : 196 Kali
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
Dibaca : 205 Kali
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
Dibaca : 187 Kali
Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
Dibaca : 249 Kali

  • Home
  • Politik

Versi Survei The Republic Institute, Elektabilitas Pasangan NAWAITU Terus Meroket

Zulmiron
Ahad, 17 November 2024 12:23:51 WIB
Cetak
Berdasarkan survei terbaru The Republic Institute, pasangan M Nasir-M Wardan (NAWAITU) tampaknya menjadi sorotan dengan tren elektabilitas yang terus meroket.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Riau kini menjadi panggung persaingan tiga pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang berlomba merebut hati masyarakat.

Berdasarkan survei terbaru The Republic Institute, pasangan M Nasir-M Wardan (NAWAITU) tampaknya menjadi sorotan dengan tren elektabilitas yang terus meroket.

Hasil survei yang dirilis menunjukkan dinamika politik yang semakin menarik menjelang pemilihan.

Salah satu faktor penting yang diukur adalah tingkat kunjungan kandidat ke masyarakat. Data menunjukkan bahwa pasangan M Nasir-M Wardan berhasil menjangkau 36,4% masyarakat, unggul dibanding pasangan Abdul Wahid-SF Hariyanto (30,3%) dan Syamsuar-Mawardi (24,6%).

Baca Juga :
  • Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
  • Simposium Nasional SMSI, Prof Taufiqurokhman: Pilkada Langsung Tetap Jadi Pilihan Utama Masyarakat
  • Demokrasi Lokal Berbiaya Mahal (Bagian I)

Selain itu, relawan dan tim sukses pasangan NAWAITU juga lebih banyak dirasakan kehadirannya dengan 54% responden mengaku pernah dikunjungi, melampaui pasangan BERMARWAH (51,5%) dan SUWAI (47,5%).

Di sisi popularitas, Gubernur petahana Syamsuar masih memimpin dengan tingkat pengenalan mencapai 88,8%. Namun, di balik popularitasnya, tingkat kesukaan masyarakat terhadapnya hanya sebesar 58,1%, jauh di bawah pesaingnya, M Nasir (81,8%) dan Abdul Wahid (80,8%). Hal ini mencerminkan rendahnya tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Syamsuar di periode sebelumnya.

“Data ini menunjukkan bahwa popularitas bukan segalanya. Tingkat kesukaan lebih merepresentasikan kedekatan emosional calon dengan masyarakat,” ujar Peneliti Utama The Republic Institute, Dr Sufyanto.

Dalam simulasi suara, pasangan M Nasir-M Wardan menduduki posisi puncak dengan elektabilitas 35,7%, diikuti Abdul Wahid-SF Hariyanto (31,5%) dan Syamsuar-Mawardi (22,1%). Tren kenaikan pasangan NAWAITU terbilang konsisten dan signifikan, dari 7,3% pada Mei 2024 meningkat menjadi 27,3% di Oktober 2024. Dan kini 35,7%. Sebaliknya, pasangan BERMARWAH tampak mengalami pelambatan, sementara SUWAI justru mengalami penurunan.

Pasangan Nasir-Wardan unggul di enam wilayah strategis: Pekanbaru, Indragiri Hilir, Kampar, Kuantan Singingi, Rokan Hilir, dan Rokan Hulu. Pasangan Abdul Wahid-SF Hariyanto menguasai empat wilayah: Indragiri Hulu, Bengkalis, Pelalawan, dan Dumai. Sementara itu, pasangan Syamsuar-Mawardi hanya unggul di dua wilayah, yaitu Siak dan Kepulauan Meranti.

Dengan tren positif yang terus menguat, pasangan M Nasir-M Wardan tampaknya mampu menjawab harapan masyarakat Riau yang menginginkan pemimpin baru. Tingginya angka kesukaan dan elektabilitas menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat melihat NAWAITU sebagai pasangan dengan visi dan program yang mampu membawa perubahan.

Penelitian dillakukan adalah berbentuk survei, dengan teknik pengambilan sampel adalah Stratified Random Sampling dengan jumlah sampel keseluruhan sebanyak 1.200 responden, yang tersebar di seluruh wilayah di Provinsi Riau.

Kemudian jumlah tersebut diturunkan ke tingkat kabupaten/kota, lalu dilanjutkan ke tingkat kecamatan, lalu diturunkan ke tingkat kelurahan, RT/RW, rumah dan menentukan subjek penelitiannya dengan dilakukan Quality Control yang berlapis. Waktu pengambilan sampel dengan wawancara langsung ke responden yang dilakukan pada tanggal 08 hingga 14 November 2024, dengan margin of error sebesar 2,8% dan tingkat kepercayaan sebesar 95%.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Simposium Nasional SMSI, Prof Taufiqurokhman: Pilkada Langsung Tetap Jadi Pilihan Utama Masyarakat

Besok, PAN Riau Gelar Musda Serentak

Rapat Perdana DPW PAN Riau, Sahidin: Susunlah Program yang Menyentuh Rakyat

PerKPU RI Rahasiakan Data Capres dan Cawapres, Zufra Irwan: Itu Keliru dan Penafsiran yang Sesat Terhadap UU KIP

HUT Bawaslu, Abdul Wahid: Saya Adalah Pemimpin yang Tidak Mau Menciderai Demokrasi dengan Money Politic

KPU Siak Tetapkan Dr Afni-Syamsurizal Sebagai Bupati Terpilih

Simposium Nasional SMSI, Prof Taufiqurokhman: Pilkada Langsung Tetap Jadi Pilihan Utama Masyarakat

Besok, PAN Riau Gelar Musda Serentak

Rapat Perdana DPW PAN Riau, Sahidin: Susunlah Program yang Menyentuh Rakyat

PerKPU RI Rahasiakan Data Capres dan Cawapres, Zufra Irwan: Itu Keliru dan Penafsiran yang Sesat Terhadap UU KIP

HUT Bawaslu, Abdul Wahid: Saya Adalah Pemimpin yang Tidak Mau Menciderai Demokrasi dengan Money Politic

KPU Siak Tetapkan Dr Afni-Syamsurizal Sebagai Bupati Terpilih



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
16 Maret 2026
Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim
15 Maret 2026
Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM
14 Maret 2026
Pers Pilar Penting Pembangunan Peradaban HAM
14 Maret 2026
Buka Puasa Bersama, Ketum PWI Ajak Wartawan Jaga Kejernihan Berpikir
14 Maret 2026
Pecahkan Rekor MURI, Dave Hendrik dan Iwet 11 Jam Live TikTok Tanpa Putus Bareng Indosat
14 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Perdana Digelar, Kakanwil Kemenag Riau Harap Lomba Kaligrafi Mampu Hidupkan Seni Al-Qur’an di Masyarakat
  • 2 Pemkab Siak Bahas Kesiapan Hadapi Arus Mudik dan Inflasi Jelang Lebaran
  • 3 Sekdakab Siak Mahadar Minta Masyarakat tidak Membakar Sampah Sembarangan
  • 4 Safari Ramadhan Pemkab Siak di Tualang, Wabup Ajak Masyarakat Dukung Program Pemerintah
  • 5 Buka Puasa Bersama, PWI Riau Hadirkan UAS dan Santuni Anak Yatim
  • 6 Luncurkan Program Masjid Ramah Pemudik, Kemenag Siapkan 215 Masjid di Jalur Mudik di Riau
  • 7 Pemkab Siak Terapkan Blokir Anggaran Non-Prioritas dan WFA Mulai April 2026
  • 8 Bupati Siak Afni Minta SPPG Makan Bergizi Gratis Utamakan Hasil Pertanian dan UMKM Lokal
  • 9 Jemput Aspirasi Warga, Bupati Siak Afni Tembus Jalan Berdebu di Pedalaman Sungai Mandau
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved