• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
Dibaca : 246 Kali
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 531 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 536 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 462 Kali
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
Dibaca : 593 Kali

  • Home
  • Pendidikan

Empat Pakar Perminyakan Seminarkan Eksplorasi untuk Migas Berkelanjutan di UIR

Zulmiron
Selasa, 22 Oktober 2024 22:05:46 WIB
Cetak
Senior Geophysics PHR, Mohammad Irfan Saputra Haris menyampaikan materi tentang Kegiatan Ekplorasi dalam Meningkatkan Produksi Minyak di Provinsi Riau.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Sekitar 200 mahasiswa baru Jurusan Teknik Perminyakan Universitas Islam Riau (UIR) berduyun-duyun memasuki Ruang Auditorium UIR, Senin (21/10/2024).

Mereka kedatangan para pakar yang hadir untuk memaparkan materi seminar bertemakan "Eksplorasi untuk Migas Berkelanjutan".

Tidak tanggung-tanggung, empat orang ahli yang sehari harinya berkecimpung di dunia perminyakan tampil di UIR. Di antaranya dari Pertamina Hulu Rokan (PHR), Elnusa dan EMP Bentu Limited.

Senior Geophysics, Mohammad Irfan Saputra Haris yang tampil sebagai pembicara PHR menyampaikan materi tentang Kegiatan Ekplorasi dalam Meningkatkan Produksi Minyak di Provinsi Riau. Sebagai catatan saat ini WK Rokan berada di posisi teratas sebagai produsen minyak terbesar di Indonesia.

Baca Juga :
  • Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
  • Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Irfan menjelaskan, melalui ekplorasi dapat diperoleh informasi mengenai kondisi geologi untuk menemukan dan memperoleh perkiraan cadangan minyak dan gas bumi di Wilayah Kerja yang telah ditentukan.

Irfan menyampaikan betapa pentingnya untuk menemukan cadangan migas baru demi menjaga kesinambungan dan peningkatan produksi.

"Kebutuhan energi nasional, baik minyak maupun gas terus meningkat secara signifikan dari tahun ke tahun hingga hari ini. Oleh sebab itu, eksplorasi terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat," kata Irfan dihadapan ratusan mahasiswa.  

Tingginya konsumsi energi fosil harus diiringi dengan temuan cadangan-cadangan minyak baru. Pemanfaatan energi alternatif baru terbarukan memang terus digesa untuk keberlanjutan, namun penggunaan energi fosil tidak dipungkiri hingga saat ini masih mendominasi.

“Energi fosil masih harus terus berkontribusi untuk menjembatani hingga pada saatnya energi baru terbarukan siap secara total mengambil alih memenuhi kebutuhan masyarakat,” ucapnya.  

Secara sederhana, Irfan menjelaskan eksplorasi merupakan ujung tombak dalam industri migas. Tahap eksplorasi diawali dengan studi geologi dan geofisika, kemudian melakukan seismik guna mendapatkan gambaran bawah permukaan. Selanjutnya dilakukan pengeboran sumur eksplorasi dan appraisal (penilaian).

“Proses berikutnya yaitu pengembangan. Tugas utamanya melakukan pengeboran sumur pengembangan, instalasi peralatan dan fasilitas pendukung. Tujuannya untuk memaksimalkan produksi dari temuan eksplorasi,” paparnya.

Setelah itu baru masuk ke fase produksi, yakni melakukan produksi hidrokarbon yang terperangkan dalam reservoir.

Sumur yang diproduksi tentunya akan mengalami penurunan seiring usianya. Apabila sumur sudah tidak produktif, maka tahapan ini masuk dalam fase abandonment yakni penutupan sumur, pembongkaran fasilitas dan restorasi lahan. Namun perjalanan fase eksplorasi hingga abandonment ini berlangsung cukup lama, bisa mencapai 20 hingga 30 tahun.

Eksplorasi Masif Pasca Alih Kelola

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) terus berupaya meningkatkan produksi minyak di Wilayah Kerja (WK) Rokan. Pelbagai inovasi dan teknologi dijalankan demi mendorong pencapaian target nasional 1 juta berel minyak per hari pada 2030.

Pasca alih kelola, PHR telah melakukan pengeboran secara masif dan agresif mencapai 1.200 sumur di Blok Rokan. Pada 2023 PHR berhasil melakukan pengeboran sumur eksplorasi pertama Sumur Sidingin North dengan temuan cadangan minyak baru sebesar 293 bopd. Kemudian 2024, pengeboran Sumur Astrea-1 berhasil mengalirkan minyak sebesar 3.000 BPOD.

“Pengeboran terus ditingkatkan untuk mencapai target nasional yang sudah ditetapkan oleh negara,” kata Irfan.

Seorang mahasiswa baru Teknik Perminyakan UIR, Andry Ivanka Syafuan mengaku kian termotivasi belajar setelah banyak mendapat ilmu baru tentang dunia migas.

"Banyak sekali ilmu yang saya dapatkan lewat diskusi ini, mengenai betapa pentingnya eksplorasi migas untuk keberlanjutannya di masa depan. Saya juga dapat mengetahui tahapan eksplorasi mulai dari seismik untuk megetahui lapisan permukaan bumi hingga regulasi-regulasi yang berlaku dalam industri migas," ujar Andry.

Dekan Fakultas Teknik UIR Dedi Purnomo Retno mengatakan,  ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Migas Center UIR agar mahasiswa semakin mengenal tentang industri migas, terutama mahasiswa baru Teknik Perminyakan.

Dedi mengapresiasi SKK Migas Sumbagut dan KKKS yang telah banyak mendukung kegiatan Migas Center UIR.

“Kegiatan seminar rutin ini menjadi bagian dari kurikulum, mengenai hal yang perlu diperkenalkan kepada mahasiswa baru. Berkat dukungan dan kolaborasi dari SKK Migas Sumbagut dan KKKS, UIR berhasil mendapat akreditasi unggul.” katanya

Kepala SKK Migas Sumbagut, Rikki Rahmat Firdaus menegaskan, generasi penerus energi nasional harus memiliki keterampilan sehingga peka terhadap krisis yang saat ini tengah dihadapi dunia migas.

"Saat ini industri migas membutuhkan generasi baru yang memiliki sense of urgency dan sense of crisis, yang melek akan inovasi dan mampu untuk terus melanjutkan ketahanan energi nasional," ujarnya.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Resmi Buka Prodi Magister Pendidikan Matematika, UIR Hadirkan Kurikulum Machine Learning

Wujud Kepedulian di Bulan Ramadhan, UIR berbagai 1.100 Paket Berbuka Puasa dan Takjil ke Mahasiswa dan Masyarakat

Safari Ramadhan 1447 H, UIR Perkuat Dakwah dan Ukhuwah bersama Masyarakat

Gelar Kuliah Umum, UIR dan The Chicago School Amerika Serikat Bahas Tantangan Perilaku Gen Z

Dosen SMB Unimus Luncurkan Buku Ajar Terapi Kombinasi untuk Kendalikan Kekambuhan Hipertensi

Wujudkan Ekoteologi dan Ketahanan Pangan, MAN Insan Cendekia Siak Panen Raya Melati Kepang

Resmi Buka Prodi Magister Pendidikan Matematika, UIR Hadirkan Kurikulum Machine Learning

Wujud Kepedulian di Bulan Ramadhan, UIR berbagai 1.100 Paket Berbuka Puasa dan Takjil ke Mahasiswa dan Masyarakat

Safari Ramadhan 1447 H, UIR Perkuat Dakwah dan Ukhuwah bersama Masyarakat

Gelar Kuliah Umum, UIR dan The Chicago School Amerika Serikat Bahas Tantangan Perilaku Gen Z

Dosen SMB Unimus Luncurkan Buku Ajar Terapi Kombinasi untuk Kendalikan Kekambuhan Hipertensi

Wujudkan Ekoteologi dan Ketahanan Pangan, MAN Insan Cendekia Siak Panen Raya Melati Kepang



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
  • 2 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 3 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 4 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 5 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 6 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 7 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
  • 8 Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
  • 9 Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved