• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Jaga Situasi Tetap Kondusif, Polda Riau Perkuat Deteksi Dini dan Patroli
Dibaca : 180 Kali
26 Siswa MAN 1 Pekanbaru Lolos Semifinal Gen Halal Championship 2026
Dibaca : 211 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Inventarisasi Peta Permasalahan Hukum 2026
Dibaca : 188 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
Dibaca : 178 Kali
Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
Dibaca : 232 Kali

  • Home
  • Sosialita

Anak-anak Berkebutuhan Khusus Kampar Lahirkan Pesona Batik yang Menawan

Zulmiron
Senin, 21 Oktober 2024 16:07:53 WIB
Cetak
Anak-anak berkebutuhan khusus dari SLB Negeri Kampar yang tergabung dalam kelompok Rumah Batik ABK Mandiri binaan PT PHR dan STP Riau saat membuat batik dan mengasah kreativitasnya.(*)

Kampar, Hariantimes.com - Di tengah kondisi keterbatasan, sebuah kisah inspiratif bersemi dari rumah batik sederhana di Kabupaten Kampar.

Di sinilah, puluhan anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) dari SLB Negeri Kampar memacu keterampilan dan berinovasi. Mereka menemukan jati diri dan merajut mimpi menuju kemandirian lewat inovasi membatik. Dengan sentuhan tangan terampil, mereka terbukti mampu menciptakan karya-karya batik yang tak hanya indah, tetapi juga sarat makna dan nilai-nilai luhur.

Rumah Batik ABK Mandiri, sebuah inisiatif kolaboratif antara PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dan STP Riau telah menjadi oase bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Melalui seni membatik, mereka diajak untuk mengeksplorasi kreativitas, meningkatkan motorik dan membangun kepercayaan diri.

"Bagi anak-anak kami, batik adalah media untuk berkomunikasi, berekspresi, dan menunjukkan bahwa mereka mampu berkarya. Saat ini ada sekitar 8 sampai 15 anak berkebutuhan khusus yang sudah mahir dalam membuat batik tersebut,” ujar Liza Wati, seorang guru sekaligus salah satu sosok sentral di Rumah Batik ABK Mandiri ini, Senin (21/10/2024).

Bahkan saat ini, kata Liza, para anak-anak berkebutuhan khusus tidak hanya mahir membuat batik tulis, tapi juga telah merambah ke batik kontemporer; batik yang mencirikhaskan pola-pola yang mengandung kebebasan berekspresi, tidak terikat dengan tradisi, dan pola yang lebih modern. 

“Alhamdulillah, produksi batik kita sekarang meningkat, biasa batik tulis, sekarang sudah bisa batik kontemporer. Kita sudah dibina lebih 1 tahun oleh PHR dan STP RIau, banyak ilmu dan masukan yang kita dapatkan. Dulu cuma bisa produksi 10 sampai 15, sekarang bisa mencapai 100 per bulan,” ungkapnya.

Setiap motif batik yang dihasilkan oleh anak-anak ABK Mandiri memiliki cerita dan makna tersendiri. Motif Muara Takus, misalnya, tak hanya sekadar gambar candi, namun juga mencerminkan kebanggaan mereka terhadap sejarah dan budaya Kampar. Motif tampuk manggis, pucuk rebung, ikan, dan serat nenas pun demikian, masing-masing membawa simbolisme yang kaya dan relevan dengan kehidupan masyarakat setempat.

Keberadaan Rumah Batik ABK tak hanya memberikan dampak positif bagi anak-anak, namun juga bagi masyarakat luas. Karya-karya batik mereka telah berhasil menembus pasar dan mendapatkan apresiasi yang tinggi. Hal ini membuktikan bahwa anak berkebutuhan khusus bukanlah penghalang untuk meraih prestasi dan berkontribusi bagi masyarakat.

Liza bersyukur anak-anak tersebut mampu berkreasi dan memiliki bakat yang luar biasa.

“Kita juga sering dapat pesanan dari PHR. Jadi bukan hanya diberikan ilmu, tapi PHR juga diberikan peluangnya. Pertengahan Oktober ini sudah 54 helai batik yang kita siapkan, terima kasih PHR telah banyak memberikan dukungan bagi kami,” tuturnya.

Melalui program ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang menyadari potensi dan kemampuan yang dimiliki oleh anak-anak berkebutuhan khusus. Dengan dukungan dan kesempatan yang tepat, mereka dapat tumbuh menjadi individu yang mandiri dan produktif.

Manager CSR PHR WK Rokan, Pandjie Galih Anoraga turut bangga atas karya dan kompetensi yang dimililiki anak-anak berkebutuhan khusus di Kampar ini. Batik ini diharapkan menjadi ikon daerah dan membawa kebanggan bagi masyarakat setempat.

“Selain berfokus pada operasi yang unggul dan selamat, tentunya PHR juga menaruh perhatian serius terhadap pemberdayaan masyarakat. Dalam hal ini, kami berupaya memberikan dukungan terbaik bagi daerah melalui kreasi dan peningkatan kompetensi tersrebut,” ucap Pandjie.

Rumah Batik ABK Mandiri adalah bukti nyata bahwa dengan semangat yang tinggi dan dukungan yang kuat, dapat menciptakan perubahan positif bagi kehidupan orang lain. Kisah inspiratif dari anak-anak berkebutuhan khusus yang dibina PHR lewat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) nini patut menjadi contoh bagi untuk terus berinovasi dan memberikan kesempatan yang sama bagi setiap individu.(*)
 


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Kanwil Kemenkum Riau Inventarisasi Peta Permasalahan Hukum 2026

Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum

Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri

Kanwil Kemenkum Riau Berikan Edukasi Hukum kepada Masyarakat Tuah Negeri

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Paralegal Melalui SIBAPAK

Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan IG

Kanwil Kemenkum Riau Inventarisasi Peta Permasalahan Hukum 2026

Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum

Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri

Kanwil Kemenkum Riau Berikan Edukasi Hukum kepada Masyarakat Tuah Negeri

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Paralegal Melalui SIBAPAK

Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan IG



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Jaga Situasi Tetap Kondusif, Polda Riau Perkuat Deteksi Dini dan Patroli
29 September 2026
26 Siswa MAN 1 Pekanbaru Lolos Semifinal Gen Halal Championship 2026
29 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Inventarisasi Peta Permasalahan Hukum 2026
29 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
29 September 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
28 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Berikan Edukasi Hukum kepada Masyarakat Tuah Negeri
28 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Paralegal Melalui SIBAPAK
28 September 2026
50 Kepala TK, SD Hingga SMP Ikuti Pelatihan dan Seminar Jurnalistik PWI Meranti
28 September 2026
Nasaruddin Umar: Saya Merasa Tidak Pantas untuk Dipilih Jadi Pimpinan Imam Besar
28 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan IG
28 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 Suara Qurani Rizki Arya Dinata dari Meranti Tembus ke Final MTQ Nasional 2026
  • 2 Siswa Kelas VI MI Assidiqiyah Siak Lolos ke Final Cabang Tartil Al-Qur’an Putra MTQ Nasional 2026
  • 3 Lindungi Anak di Ruang Digital, Kemenag Atur Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan Keagamaan
  • 4 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Pelindungan Rahasia Dagang
  • 5 Lubuk Larangan Garuda Mas Manggopoh Jadi Destinasi Wisata Alam dan Edukasi
  • 6 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Analisis Evaluasi Dampak Kebijakan Pemeriksaan Majelis Pengawas Notaris
  • 7 Kakanwil Kemenkum Riau Berikan Masukan Perubahan Permenkum Nomor 11 Tahun 2026
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pengawasan IG Sagu Meranti dan Dorong Pembentukan Sentra KI
  • 9 FORMAS Bersama BSPIA akan Gelar Indonesia-China Digital City & Security Technology Application Forum 2026
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved