• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Karom dan Karu Kloter BTH 09 Ziarah ke Makam Almarhumah Marati di Maqbarah Syara'i Makkah
Dibaca : 141 Kali
Jemaah Haji Asal Bengkalis Wafat di Makkah, Pemerintah Pastikan Hak Jemaah Diselesaikan
Dibaca : 177 Kali
Seluruh Jemaah Haji Riau Gelombang Pertama Tinggalkan Madinah Menuju Makkah
Dibaca : 220 Kali
Immigration Goes to School, Imigrasi Pekanbaru Edukasi Pelajar SMKN 2 tentang Layanan Keimigrasian dan Bahaya TPPO
Dibaca : 235 Kali
Astra Internasional Serahkan Bantuan Duka untuk Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
Dibaca : 356 Kali

  • Home
  • Nasional

Rakernas II PIKI, Cak Ali: Setiap Manusia Diperintahkan Agama untuk Saling Tolong Menolong

Zulmiron
Senin, 14 Oktober 2024 23:10:00 WIB
Cetak
Ketua Umum ISNU Prof Dr H Ali Masykur Musa MSi MHum yang akrab disapa Cak Ali saat Rakernas II PIKI di Hotel Bonjour Village By Villapedia, Sentul, Bogor, Senin (14/10/2024).

Bogor, Hariantimes.com - Semua warga negara tidak memiliki perbedaan di dalam konteks bernegara.

Alasannya, setiap warga negara Indonesia, diikat oleh yang namanya sikap kebangsaan dan terbingkai dalam Pancasila.

“Saya sangat ingat apa yang disampaikan oleh Gus Dur, guru kita semua. Ketika seseorang berbuat sesuatu, tidak boleh ditanya agamanya. Kenapa? Karena memang setiap manusia diperintahkan oleh agama untuk saling tolong menolong,” sebut Ketua Umum Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Prof Dr H Ali Masykur Musa MSi MHum yang akrab disapa Cak Ali saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PIKI yang digelar di Hotel Bonjour Village By Villapedia, Sentul, Bogor, Senin (14/10/2024).

Rakernas) II PIKI yang mengusung tema “Tegakkanlah Keadilan” (Amos 5 : 15b), AD CARITAS ET VERITAS (dalam kasih dan kebenaran) ini dihadiri perwakilan Lembaga-lembaga Intelegensia Keutaman lintas agama.

Baca Juga :
  • Gubernur Lemhannas: Media dan Jurnalis Punya Peran Strategis dalam Menjaga Ketahanan Nasional
  • Hadapi Transformasi Dunia Kerja, Kemnaker Fokuskan Empat Pilar Strategis Ketenagakerjaan 2026
  • Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

Di antaranya Ikatan Cendekiawan Hindu Indonesia (ICHI), Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA), Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU), Keluarga Cendikiawan Buddhis Indonesia (KCBI) dan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) dan Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) serta Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI).

Tentu juga dihadiri pengurus-pengurus Daerah PIKI se Indonesia, tepatnya 34 pengurus Provinsi dari 38 Provinsi yang ada di Indonesia. Setiap provinsi diwakilkan oleh Ketua, Sekretaris dan Bendahara (KSB).

Saat berbicara di depan peserta Rakernas II PIKI, Cak Ali menyapa semua yang hadir dengan sebutan sahabat.

“Sahabat-sahabat sekalian, saya tidak menyebut Bapak atau Ibu, biar tidak ada jarak di antara kita, karena memang semuanya adalah sahabat saya. Sahabat itu 1.000 pun kurang, sahabat itu di mana saja kita akan selalu merasa ada perasaan yang sama,” katanya mendapatkan applause dari semua yang hadir.

Semestinya, urai Cak Ali, setiap orang yang beragama harus menjunjung tinggi kemanusiaan, menjunjung tinggi nilai kebersamaan.

“Saya tertarik dengan tema, ‘menegakkan keadilan’ yang tertulis, Kitab Amos, 5:15. Memang orang yang menegakkan keadilan, adalah orang yang dekat dengan Tuhan. Karena itu seseorang yang mendapatkan kepercayaan pengambil kebijakan maka prinsipnya, semestinya keadilan. Dan, keadilan harus ditegakkan, meskipun resikonya besok kiamat,” katanya

Cak Ali, memuji lembaga-lembaga cendekiawan lintas agama. Pasalnya keberadaan cendekiawan-cendekiawan telah mempraktikkan apa yang diperintahkan agama yaitu diciptakannya manusia untuk saling mengenal dan saling menolong.

“Saya meyakini bahwa diciptakannya manusia untuk saling mengenal, saling mencintai dan saling menolong. Itu sebabnya PIKI dan lembaga cendekiawan yang ada bukan hanya mempraktikkan tetapi juga terus berusaha adanya kesatuan untuk Indonesia tetap damai.  Indonesia tanpa persatuan maka sulit akan ada damai. Persatuan adalah keharusan dalam berbangsa. Persatuan adalah kedaulatan kita sebagai bangsa. Dan kedaulatan, stabilitas perdamaian kuncinya satu, mana kalah kita menjunjung tinggi kemanusiaan. Dan kemanusiaan tidak mempertanyakan, tidak membedakan siapa kita, apa agama kita, melainkan satu kata yaitu kita adalah Indonesia,” katanya.

Cak Ali mempertegas, bahwa hidup adalah untuk berbuat, hidup adalah berbagi dan hidup bukan untuk diri sendiri.  

“Kita tidak ada perbedaan, kita adalah sama manusia yang harus saling mengenal, saling mencintai dan saling menolong,” katanya dengan mengucapkan selamat menyelenggarakan Rakernas II. Sukses selalu membawa pikiran-pikiran yang dapat dilaksanakan oleh pemerintah.

Setelah turun dari panggung, Cak Ali, tidak serta merta langsung kembali. Cak Ali benar- benar membuktikan apa yang disampaikannya yaitu sahabat dan saling mencintai serta saling menolong.

Cak Ali, bahkan ikut mendengarkan apa yang disampaikan oleh Ketua Dewan Pembina PIKI, Prof Yasonna Hamonangan Laoly SH MSc PhD.

“Prof Ali (Cak Ali) ini orang yang konsisten, berintegritas dan pemikir di NU, tentu Gus Durian. Kita harapkan PKB tidak terpisahkan antara Gus Durian dan Cak’imin,” sebut Yasonna.

Cak Ali bahkan ketika Prof Yasonna Hamonangan Laoly SH MSc PhD selesai dan langsung meninggalkan tempat, ia tetap terus berada di Rakernas II PIKI, dan berbincang-bincang tampak hubungan yang begitu akrab dengan berbagai lembaga cendekiawan lintas agama.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Gubernur Lemhannas: Media dan Jurnalis Punya Peran Strategis dalam Menjaga Ketahanan Nasional

Hadapi Transformasi Dunia Kerja, Kemnaker Fokuskan Empat Pilar Strategis Ketenagakerjaan 2026

Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

Perpanjangan Perizinan Operasional Lembaga, IZI dan Kemenag Sumbar Lakukan Verifikasi Lapangan

PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan

Teken MoU dengan Wadhwani dan Indosat, Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan

Gubernur Lemhannas: Media dan Jurnalis Punya Peran Strategis dalam Menjaga Ketahanan Nasional

Hadapi Transformasi Dunia Kerja, Kemnaker Fokuskan Empat Pilar Strategis Ketenagakerjaan 2026

Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

Perpanjangan Perizinan Operasional Lembaga, IZI dan Kemenag Sumbar Lakukan Verifikasi Lapangan

PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan

Teken MoU dengan Wadhwani dan Indosat, Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Karom dan Karu Kloter BTH 09 Ziarah ke Makam Almarhumah Marati di Maqbarah Syara'i Makkah
14 Mei 2026
Jemaah Haji Asal Bengkalis Wafat di Makkah, Pemerintah Pastikan Hak Jemaah Diselesaikan
14 Mei 2026
Seluruh Jemaah Haji Riau Gelombang Pertama Tinggalkan Madinah Menuju Makkah
13 Mei 2026
Immigration Goes to School, Imigrasi Pekanbaru Edukasi Pelajar SMKN 2 tentang Layanan Keimigrasian dan Bahaya TPPO
13 Mei 2026
Astra Internasional Serahkan Bantuan Duka untuk Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
12 Mei 2026
Gubernur Lemhannas: Media dan Jurnalis Punya Peran Strategis dalam Menjaga Ketahanan Nasional
11 Mei 2026
Hadapi Transformasi Dunia Kerja, Kemnaker Fokuskan Empat Pilar Strategis Ketenagakerjaan 2026
10 Mei 2026
Jemaah Haji Riau Sudah Laksanakan Umrah Wajib dan Proses Pembayaran DAM
10 Mei 2026
Kloter BTH 18 Akhiri Proses Keberangkatan Jemaah Haji Riau ke Tansh Suci
10 Mei 2026
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Batam, Kanwil Kemenhaj Riau Tangani Langsung Prosesi Pemulasaran Jenazah
10 Mei 2026
TERPOPULER +
  • 1 PWI Riau Gelar Trofeo Sepakbola Mini Bersama PLN dan BRK Syariah
  • 2 Dari Riau Untuk Malaysia, Koperasi Pucuk Rebung Jaya Teken MoU Ekspor dengan Koperasi Petaling Berhad
  • 3 Dari Pagar Kantin ke Menara Bor,Dua Pemuda Riau Tembus Kerasnya Industri Migas Lewat Vokasi PHR
  • 4 UIR Hadirkan Tokoh Nasional di Kuliah Umum “Membangun Peradaban Hijau”
  • 5 Perpanjangan Perizinan Operasional Lembaga, IZI dan Kemenag Sumbar Lakukan Verifikasi Lapangan
  • 6 PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan
  • 7 Momentum HPN 2026 dan HUT ke-80 PWI, Raja Isyam: Tantangan Pers Hari Ini Semakin Kompleks
  • 8 Teken MoU dengan Wadhwani dan Indosat, Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan
  • 9 Tangkap Geliat Pasar EV, Kemnaker Siapkan SDM Terampil untuk Sektor Green Jobs
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved