• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi Sasar 17 Desa di Wilayah 3T
Dibaca : 236 Kali
100.000 Jemaah Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas
Dibaca : 238 Kali
SMSI Dukung PKPA dan Pendidikan Mediator
Dibaca : 239 Kali
Prabowo Ajak Jajaran Kadin Indonesia Perkuat Kolaborasi antara Pemerintah dan Dunia Usaha
Dibaca : 320 Kali
Ingin Lanjut S2 Komunikasi? UIR Buka Pendaftaran hingga 22 Agustus 2026
Dibaca : 345 Kali

  • Home
  • Riau

Program Pembekalan Purna Karya PHR, Tetap Profesional Memasuki Masa Pensiun

Zulmiron
Rabu, 02 Oktober 2024 11:31:44 WIB
Cetak
Salah satu grup peserta PMPK PHR yang tengah mengikuti kelas agrowisata perkebunan.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Masa purna karya atau pensiun adalah periode ketika seseorang secara resmi mengakhiri karir profesionalnya dari tempat di mana sebelumnya seseorang bekerja.

Masa purna karya merupakan tahap kehidupan yang membawa perubahan signifikan dalam peran sosial, rutinitas dan identitas diri.

Di Pertamina Hulu Rokan (PHR), para perwira yang akan memasuki masa pensiun juga mendapatkan pembekalan melalui program PMPK atau Pembekalan Masa Purna Karya.

Materi pelatihan PMPK ini meliputi materi Psikologi, Kesehatan, Keuangan dan juga  Investasi, termasuk kunjungan ke tempat-tempat usaha yang relevan dengan minat usaha peserta. Seperti laundry, café, bakery, perkebunan, peternakan hingga perbengkelan.

“Pemilihan unit usaha yang dikunjungi tentu saja yang dianggap menjalankan tata kelola bisnis dengan baik. Mulai dari manajemen SDM, manajemen pelanggan, Teknik promosi, sistem keuangan, hingga prosedur keselamatan,” ujar Manager  HR Operation WK Rokan Rina Mariama.

Namun yang juga penting, tambah Rina, skala dan proses bisnis yang menjadi teladan dapat dilakukan mulai dari tingkat yang sederhana.

Memulai pelatihan, seorang Psikolog terlebih dahulu melakukan serangkaian metode penelusuran minat dan kemampuan, guna memetakan kecenderungan peserta untuk membantu mengarahkan usaha yang cocok bagi mereka.

“Perubahan peran dari pekerja menjadi pensiunan dapat kehilangan identitas diri. Menemukan minat dan aktivitas baru dapat membantu membangun kembali identitas yang baru.Termasuk menjaga kesehatan fisik dan mental dengan menjaga gaya hidup sehat dan mencari dukungan sosial. Itu sebabnya pada program ini peserta dibantu oleh psikolog, dokter, sosiolog hingga akhli perencanaan keuangan”, ujar Rina.

Penting untuk memahami bahwa perubahan psikologis saat memasuki masa pensiun adalah hal yang wajar. Beberapa perubahan yang mungkin terjadi antara lain perubahan identitas, dari sebelumnya menjadi pekerja produktif, kini memiliki identitas baru sebagai pensiunan.

“Pensiunan juga kehilangan rutinitas kerja yang selama ini mengisi hari-harinya, termasuk Perubahan dalam hubungan sosial. Di mana interaksi dengan rekan kerja berkurang. Oleh karena itu membangun jaringan sosial baru menjadi sangat penting,” ujar Ratna Sesotya Wedadjati, salah seorang Psikolog yang mendampingi program PMPK PHR.

Akson Brahmantyo, pensiunan PHR yang kini membuka usaha bidang tata boga mengatakan bahwa  pengalaman bekerja di perusahaan besar seperti Pertamina memberikan fondasi yang kuat dalam berbagai aspek, termasuk etika bisnis, perilaku, dan proses bisnis. “Ilmu-ilmu yang didapatkan selama berkarir ini sangat berharga dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan masa pensiun. Termasuk mengenai integritas, perencanaan, metode pemecahan masalah, membangun relasi, pengambilan keputusan dan sebagainya,“tambahnya.

"Sejatinya, pensiun tidak mengakhiri profesionalisme seseorang ketika memasuki masa purna bakti di perusahaan,” ujar Pradonggo, salah seorang peserta program PMPK PHR, yang kini mulai mempersiapkan usaha agrobisnis sebelum masa pensiun. Mengikuti perkembangan zaman untuk mencapai efisiensi, Pradonggo mulai mengembangkan pemanfaatan teknologi dalam usaha perkebunannya. Mulai dari metode pengairan hingga penginderaan kondisi tanaman melalui sensor elektronik, hasil Kerjasama dengan salah satu kampus politeknik di Riau.  

Saat ini program PMPK PHR sudah berjalan 22 batch dalam kurun waktu 2023-2024 dengan peserta sebanyak 330 pekerja beserta  pasangannya, dimana angka tersebut sudah mencapai target PMPK di WK Rokan.(*)

Baca Juga :
  • Menteri PPN/Bappenas Prof Rachmat Pambudy Keynote Speaker SIEXPO 2026 di Pekanbaru
  • Kemenkum Riau Dampingi Terasi Bagan Rohil Menuju Perlindungan Indikasi Geografis
  • Pemkab Siak Perbaiki 152,3 Km Jalan Rusak


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Menteri PPN/Bappenas Prof Rachmat Pambudy Keynote Speaker SIEXPO 2026 di Pekanbaru

Di Tengah Oversupply Global, Sambu Group Tetap Serap Kelapa Petani Inhil

Di Tengah Tantangan Pasar Global, Sambu Group Jajaki Kolaborasi Strategis dengan PWI Riau

Kemenkum Riau Kawal Penguatan Regulasi Daerah

Ingatkan Calon Komisioner KI Riau Bekerja Penuh Waktu, Zufra Irwan: Jangan Ada Kerja Sambilan

Zufra Irwan: Harus Bersih, Tanpa Diwarnai Jatah Fraksi atau Partai Politik

Menteri PPN/Bappenas Prof Rachmat Pambudy Keynote Speaker SIEXPO 2026 di Pekanbaru

Di Tengah Oversupply Global, Sambu Group Tetap Serap Kelapa Petani Inhil

Di Tengah Tantangan Pasar Global, Sambu Group Jajaki Kolaborasi Strategis dengan PWI Riau

Kemenkum Riau Kawal Penguatan Regulasi Daerah

Ingatkan Calon Komisioner KI Riau Bekerja Penuh Waktu, Zufra Irwan: Jangan Ada Kerja Sambilan

Zufra Irwan: Harus Bersih, Tanpa Diwarnai Jatah Fraksi atau Partai Politik



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi Sasar 17 Desa di Wilayah 3T
01 Agustus 2026
100.000 Jemaah Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas
01 Agustus 2026
SMSI Dukung PKPA dan Pendidikan Mediator
01 Agustus 2026
Prabowo Ajak Jajaran Kadin Indonesia Perkuat Kolaborasi antara Pemerintah dan Dunia Usaha
01 Agustus 2026
Ingin Lanjut S2 Komunikasi? UIR Buka Pendaftaran hingga 22 Agustus 2026
31 Juli 2026
Amran Tambi: Momentum Memperkuat Peran Masyarakat Perantau
31 Juli 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Komunikasi dan Transformasi Organisasi
31 Juli 2026
Penanganan Perkara Perdata, Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Bersama Tim Advokasi Ditjen AHU
31 Juli 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum "PASTI Ada Solusi" Episode 9
31 Juli 2026
Kemenkum Riau Aktif Petakan Persoalan Hukum Masyarakat
31 Juli 2026
TERPOPULER +
  • 1 Perambah Mangrove Ditangkap, Bupati Rohil: Harus Jadi Efek Jera
  • 2 Geram Lihat Mangrove Dirusak, Kapolda Riau: Tidak Ada Toleransi
  • 3 Irjen Pol Herry: Tak Ada Ampun bagi Perusak Alam
  • 4 Ingatkan Calon Komisioner KI Riau Bekerja Penuh Waktu, Zufra Irwan: Jangan Ada Kerja Sambilan
  • 5 Zufra Irwan: Harus Bersih, Tanpa Diwarnai Jatah Fraksi atau Partai Politik
  • 6 Kemenkum Riau Dorong Penyesuaian Regulasi Desa
  • 7 Kemenkum Riau Sinergikan Layanan Hukum Desa
  • 8 PHR Hadirkan Senyum dan Ruang Tumbuh Bagi Generasi Muda Riau
  • 9 Kemenkum Riau Ikuti Kick Off Kolaborasi Lintas Kementerian
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved