• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Perambah Mangrove Ditangkap, Bupati Rohil: Harus Jadi Efek Jera
Dibaca : 158 Kali
Geram Lihat Mangrove Dirusak, Kapolda Riau: Tidak Ada Toleransi
Dibaca : 154 Kali
Ingatkan Calon Komisioner KI Riau Bekerja Penuh Waktu, Zufra Irwan: Jangan Ada Kerja Sambilan
Dibaca : 196 Kali
Zufra Irwan: Harus Bersih, Tanpa Diwarnai Jatah Fraksi atau Partai Politik
Dibaca : 224 Kali
Kemenkum Riau Dorong Penyesuaian Regulasi Desa
Dibaca : 200 Kali

  • Home
  • Riau

Program Pembekalan Purna Karya PHR, Tetap Profesional Memasuki Masa Pensiun

Zulmiron
Rabu, 02 Oktober 2024 11:31:44 WIB
Cetak
Salah satu grup peserta PMPK PHR yang tengah mengikuti kelas agrowisata perkebunan.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Masa purna karya atau pensiun adalah periode ketika seseorang secara resmi mengakhiri karir profesionalnya dari tempat di mana sebelumnya seseorang bekerja.

Masa purna karya merupakan tahap kehidupan yang membawa perubahan signifikan dalam peran sosial, rutinitas dan identitas diri.

Di Pertamina Hulu Rokan (PHR), para perwira yang akan memasuki masa pensiun juga mendapatkan pembekalan melalui program PMPK atau Pembekalan Masa Purna Karya.

Materi pelatihan PMPK ini meliputi materi Psikologi, Kesehatan, Keuangan dan juga  Investasi, termasuk kunjungan ke tempat-tempat usaha yang relevan dengan minat usaha peserta. Seperti laundry, café, bakery, perkebunan, peternakan hingga perbengkelan.

“Pemilihan unit usaha yang dikunjungi tentu saja yang dianggap menjalankan tata kelola bisnis dengan baik. Mulai dari manajemen SDM, manajemen pelanggan, Teknik promosi, sistem keuangan, hingga prosedur keselamatan,” ujar Manager  HR Operation WK Rokan Rina Mariama.

Namun yang juga penting, tambah Rina, skala dan proses bisnis yang menjadi teladan dapat dilakukan mulai dari tingkat yang sederhana.

Memulai pelatihan, seorang Psikolog terlebih dahulu melakukan serangkaian metode penelusuran minat dan kemampuan, guna memetakan kecenderungan peserta untuk membantu mengarahkan usaha yang cocok bagi mereka.

“Perubahan peran dari pekerja menjadi pensiunan dapat kehilangan identitas diri. Menemukan minat dan aktivitas baru dapat membantu membangun kembali identitas yang baru.Termasuk menjaga kesehatan fisik dan mental dengan menjaga gaya hidup sehat dan mencari dukungan sosial. Itu sebabnya pada program ini peserta dibantu oleh psikolog, dokter, sosiolog hingga akhli perencanaan keuangan”, ujar Rina.

Penting untuk memahami bahwa perubahan psikologis saat memasuki masa pensiun adalah hal yang wajar. Beberapa perubahan yang mungkin terjadi antara lain perubahan identitas, dari sebelumnya menjadi pekerja produktif, kini memiliki identitas baru sebagai pensiunan.

“Pensiunan juga kehilangan rutinitas kerja yang selama ini mengisi hari-harinya, termasuk Perubahan dalam hubungan sosial. Di mana interaksi dengan rekan kerja berkurang. Oleh karena itu membangun jaringan sosial baru menjadi sangat penting,” ujar Ratna Sesotya Wedadjati, salah seorang Psikolog yang mendampingi program PMPK PHR.

Akson Brahmantyo, pensiunan PHR yang kini membuka usaha bidang tata boga mengatakan bahwa  pengalaman bekerja di perusahaan besar seperti Pertamina memberikan fondasi yang kuat dalam berbagai aspek, termasuk etika bisnis, perilaku, dan proses bisnis. “Ilmu-ilmu yang didapatkan selama berkarir ini sangat berharga dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan masa pensiun. Termasuk mengenai integritas, perencanaan, metode pemecahan masalah, membangun relasi, pengambilan keputusan dan sebagainya,“tambahnya.

"Sejatinya, pensiun tidak mengakhiri profesionalisme seseorang ketika memasuki masa purna bakti di perusahaan,” ujar Pradonggo, salah seorang peserta program PMPK PHR, yang kini mulai mempersiapkan usaha agrobisnis sebelum masa pensiun. Mengikuti perkembangan zaman untuk mencapai efisiensi, Pradonggo mulai mengembangkan pemanfaatan teknologi dalam usaha perkebunannya. Mulai dari metode pengairan hingga penginderaan kondisi tanaman melalui sensor elektronik, hasil Kerjasama dengan salah satu kampus politeknik di Riau.  

Saat ini program PMPK PHR sudah berjalan 22 batch dalam kurun waktu 2023-2024 dengan peserta sebanyak 330 pekerja beserta  pasangannya, dimana angka tersebut sudah mencapai target PMPK di WK Rokan.(*)

Baca Juga :
  • Ingatkan Calon Komisioner KI Riau Bekerja Penuh Waktu, Zufra Irwan: Jangan Ada Kerja Sambilan
  • Zufra Irwan: Harus Bersih, Tanpa Diwarnai Jatah Fraksi atau Partai Politik
  • Kemenkum Riau Dampingi Potensi IG Durian Tembaga Bengkalis


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Ingatkan Calon Komisioner KI Riau Bekerja Penuh Waktu, Zufra Irwan: Jangan Ada Kerja Sambilan

Zufra Irwan: Harus Bersih, Tanpa Diwarnai Jatah Fraksi atau Partai Politik

PHR Hadirkan Senyum dan Ruang Tumbuh Bagi Generasi Muda Riau

Kemenkum Riau Terima Kunker Reses Komisi XIII DPR RI

Asap Karhutla di Mandau Berangsur Hilang, Manggala Agni Lanjutkan Mopping Up

Api di Mandau Padam, Ferdian Krisnanto: Penanganan Asap Terus Dilanjutkan Hingga Tuntas

Ingatkan Calon Komisioner KI Riau Bekerja Penuh Waktu, Zufra Irwan: Jangan Ada Kerja Sambilan

Zufra Irwan: Harus Bersih, Tanpa Diwarnai Jatah Fraksi atau Partai Politik

PHR Hadirkan Senyum dan Ruang Tumbuh Bagi Generasi Muda Riau

Kemenkum Riau Terima Kunker Reses Komisi XIII DPR RI

Asap Karhutla di Mandau Berangsur Hilang, Manggala Agni Lanjutkan Mopping Up

Api di Mandau Padam, Ferdian Krisnanto: Penanganan Asap Terus Dilanjutkan Hingga Tuntas



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Perambah Mangrove Ditangkap, Bupati Rohil: Harus Jadi Efek Jera
24 Juli 2026
Geram Lihat Mangrove Dirusak, Kapolda Riau: Tidak Ada Toleransi
24 Juli 2026
Irjen Pol Herry: Tak Ada Ampun bagi Perusak Alam
24 Juli 2026
Ingatkan Calon Komisioner KI Riau Bekerja Penuh Waktu, Zufra Irwan: Jangan Ada Kerja Sambilan
24 Juli 2026
Zufra Irwan: Harus Bersih, Tanpa Diwarnai Jatah Fraksi atau Partai Politik
24 Juli 2026
Kemenkum Riau Dorong Penyesuaian Regulasi Desa
24 Juli 2026
Kemenkum Riau Sinergikan Layanan Hukum Desa
24 Juli 2026
PHR Hadirkan Senyum dan Ruang Tumbuh Bagi Generasi Muda Riau
23 Juli 2026
Kemenkum Riau Ikuti Kick Off Kolaborasi Lintas Kementerian
23 Juli 2026
Kanwil Kemenkum Riau Tingkatkan Manajemen ASN
23 Juli 2026
TERPOPULER +
  • 1 Soal DBH, Afni: Jangan Jadikan Sebagai Sesuatu yang Opsional
  • 2 Ketum SMSI Kukuhkan Pokja Newsroom Jaga Desa di Lampung
  • 3 Kanwil Kemenkum Riau Bersama Tim BSK Hukum Matangkan Analisis Implementasi Kebijakan Bantuan Hukum
  • 4 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Sosialisasi PP Nomor 30 Tahun 2026
  • 5 Kemenkum Riau Koordinasi Strategis Optimalkan Evaluasi Perda di Kota Dumai
  • 6 Sosialisasikan Lima PO, Akhmad Munir: Jadi Fondasi Baru Penguatan Organisasi PWI
  • 7 Dua Lokasi Masih Membara, Ferdian: Vegetasi Kering dan Angin Kencang Jadi Kendala Pemadaman Karhutla di Riau
  • 8 Divisi P3H Kanwil Kemenkum Riau Beri Penyuluhan No Bullying di SMAN 5 Pekanbaru
  • 9 Serahkan Zakat Konsumtif, Wabup Siak Syamsurizal Dorong Mustahik Menjadi Muzaki
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved