• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
14 Dosen Unilak Sandang Jabatan Lektor Kepala
Dibaca : 124 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kepatuhan Notaris melalui Sosialisasi PMPJ
Dibaca : 164 Kali
Perkuat Manajemen ASN, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pengelolaan SDM Berbasis Merit dan Kompetensi
Dibaca : 178 Kali
Pimpin Apel Pagi, Kakanwil Kemenkum Beri Penghargaan Pegawai Teladan
Dibaca : 182 Kali
Karhutla Belum Terkendali, Tiga Titik Kebakaran di Riau Masih Jadi Fokus Penanganan
Dibaca : 260 Kali

  • Home
  • Sosialita

Kunni Ajak Kaum Ibu Kenegerian Lipatkain Bentuk Perempuan Peduli Adat

Zulmiron
Selasa, 20 Juni 2023 13:38:03 WIB
Cetak
Kunni dinobatkan sebagai budayawan oleh Yayasan Sagang tahun 2019 dan Tokoh Budaya oleh Dinas Kebudayaan Riau tahun 2021 dalam pertemuan sederhana di salah satu warung Ayam Geprek di Lipatkain, Minggu (18/06/2023).

Kampar, Hariantimes.com - Tokoh perempuan, budayawan dan perempuan aktivis Riau Kunni Masrohanti mengajak kaum ibu yang mau untuk bersama-sama mewujudkan rumah atau kelompok perempuan peduli adat, budaya dan kearifan lokal.

Keinginan Kunni ini ternyata menjadi keinginan kaum ibu di Lipatkain, Kabupaten Kampar, setelah menjelaskan pentingnya kelompok ini dan mengajak mereka untuk bangkit bersama dengan tujuan mengaktualisasikan diri perempuan Kenegerian Lipatkain dalam menjaga, melestarikan, mengembangkan dan mewariskan kembali nilai-nilai luhur budaya, adat istiadat dan kearifan lokal kepada anak cucu.

"Sudah lama saya pribadi menginginkan berdirinya rumah atau kelompok perempuan-perempuan yang peduli adat ini. Tahun 2021 saat saya berkegiatan di Desa Kuntu, saya juga lontarkan ini. Alhamdulillah hari ini saya bertemu kaum ibu Kenegerian Lipatkain yang luar biasa. Memiliki keinginan dan pemikiran yang sama dengan saya. Kita perempuan melahirkan, penerima waris dari ibu kita dan mewariskan ?embali kepada anak-anak kita tentang nilai-nilai luhur yang ada dalam setiap sendi adat dan budaya lokal yang kita punya," kata Kunni yang dinobatkan sebagai budayawan oleh Yayasan Sagang tahun 2019 dan Tokoh Budaya oleh Dinas Kebudayaan Riau tahun 2021 dalam pertemuan sederhana di salah satu warung Ayam Geprek di Lipatkain, Minggu (18/06/2023).

Diskusi ringan dimulai dengan menginventarisir adat dan kearifan lokal yang melibatkan perempuan, di Kenegerian Lipatkain, baik yang masih dijalankan maupun yang sudah tidak. Di antaranya, Malam Bainai, Batimang, Mandi ka Ayyie (Turun Mandi), Batindiok, Antau Tando, Jalang Mintuo. Kesemuanya adalah adat istiadat yang diperankan oleh kaum perempuan.

"Masih banyak adat istiadat yang dijalankan tapi tidak lagi seperti dulu. Pelakunya, atau tokohnya juga tidak asli orang Lipatkain dan sudah tua. Kami tentu sangat ingin jika ini dimunculkan kembali dan dipelajari oleh anak-anak kami, bahkan kami sendiri. Contoh, dalam adat nikah kawin, pepatah petith tidak lagi disampaikan oleh orang yang sesuku dengan kita, tapi diambil dari suku lain, padahal sudah disampaikan oleh tokoh adat kami, itu tidak boleh. Kenapa? Karena tidak ada yang pandai. Makanya, kami mau belajar,, jangan sampai adat istiadat ini hilang," kata Hanimarni.

Ahda Yuliati yang membuka pertemuan tersebut, juga mengaku senang dengan kehadiran Kunni ke Lipatkain. Ia juga meminta maaf kepada rekan-rekannya karena pertemuan tersebut terkesan mendadak.

"Pertemuan ini memang mendadak. Karena Bu Kunni ini ada di Lipatkain, maka Saya fikir ini harus dimanfaatkan. Apalagi Saya tahu beliau banyak sekali pemikirannya tentang adat dan budaya yang memang sangat beliau cintai sejak dulu. Ya sudah, Saya langsung ajak teman-teman kumpul. Sekali lagi Saya minta maaf.  Dan kami juga berterimakasih kepada Bu Kunni yang menyediakan waktunya untuk kami, berbagi dan mengajak kami membentuk kelompok Perempuan Peduli Adat. Ini juga mimpi kami  tapi tidak juga terwujud karena tidak ada yang membimbing dan menguatkan. Alhamdulillah hari ini kami merasa kuat dan makin semangat, karena Bu Kunni" kata Ahda.

Diskusi santai sore itu juga dihadiri seniman-seniman muda Lipatkain. Kunni juga menyebutkan, pelestarian budaya lokal harus melibatkan milenial. Maka Kunni menitipkan kepada seniman muda yang hadir agar budaya dan kearifan lokal harus terus disosialisasikan kepada generasi muda melalui musik, lagu dan seni lainnya, termauk melalui medsos.

Di akhir diskusi yang dipimpin langsung oleh Kunni itu menetapkan koordinator pembentukan Perempuan Peduli Adat (PPA) Lipatkain. Selanjutnya akan diadakan pertemuan pembentukan pengurus PPA dalam waktu dekat.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kepatuhan Notaris melalui Sosialisasi PMPJ

Perkuat Manajemen ASN, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pengelolaan SDM Berbasis Merit dan Kompetensi

Pimpin Apel Pagi, Kakanwil Kemenkum Beri Penghargaan Pegawai Teladan

IKWI Riau Dorong Perempuan Berani Tampil dan Ubah Mindset

Kanwil Kemenkum Riau Percepat Pemenuhan Data Indikasi Geografis Nanas Sungai Apit

Kemenkum Riau Perkuat Kompetensi Perancang Peraturan

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kepatuhan Notaris melalui Sosialisasi PMPJ

Perkuat Manajemen ASN, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pengelolaan SDM Berbasis Merit dan Kompetensi

Pimpin Apel Pagi, Kakanwil Kemenkum Beri Penghargaan Pegawai Teladan

IKWI Riau Dorong Perempuan Berani Tampil dan Ubah Mindset

Kanwil Kemenkum Riau Percepat Pemenuhan Data Indikasi Geografis Nanas Sungai Apit

Kemenkum Riau Perkuat Kompetensi Perancang Peraturan



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
14 Dosen Unilak Sandang Jabatan Lektor Kepala
07 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kepatuhan Notaris melalui Sosialisasi PMPJ
07 September 2026
Perkuat Manajemen ASN, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pengelolaan SDM Berbasis Merit dan Kompetensi
07 September 2026
Pimpin Apel Pagi, Kakanwil Kemenkum Beri Penghargaan Pegawai Teladan
07 September 2026
Karhutla Belum Terkendali, Tiga Titik Kebakaran di Riau Masih Jadi Fokus Penanganan
06 September 2026
Perkuat Komunitas Orado, Klub KOMPAK Pekanbaru Gelar Turnamen Antar Klub se Riau
06 September 2026
Waspada Killing Ground Terhadap Presiden Prabowo sebagai Sang Presiden
05 September 2026
IKWI Riau Dorong Perempuan Berani Tampil dan Ubah Mindset
05 September 2026
Jaga Hubungan dengan Pelanggan agar Tetap Loyal, Kunci Keberhasilan Wirausaha
04 September 2026
Wamenaker Ajak Mahasiswa Kawal Kedaulatan Ekonomi dan Program Ketenagakerjaan
04 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 HPN 2027 di Lampung Inklusif dan Kolaboratif
  • 2 PT Arara Abadi Perkuat Mitigasi Cegah Karhutla dengan Program DMPA Perikanan Air Tawar
  • 3 Lindungi Karya, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pencatatan Lagu dan Musik
  • 4 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pengembangan Inovasi dan Kekayaan Intelektual
  • 5 Kemenkum Riau Ikuti DSK Analisis Evaluasi Dampak Permenkumham Majelis Pengawas Notaris
  • 6 Kemenkum Riau Ikuti Desk Evaluasi WBBM oleh Tim Penilai Nasional KemenPAN-RB
  • 7 PWI dan Bidhumas Polda Riau Sepakat Sampaikan Informasi Akurat ke Masyarakat
  • 8 Eka Saputra Terpilih Pimpin Persatuan Matua Saiyo Pekanbaru
  • 9 Persatuan Matua Saiyo Pekanbaru Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved