• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Upacara HAB ke-80 di Kuansing, Menag: Mari Kita Satukan Tekad
Dibaca : 215 Kali
Fokus Pemulihan Psikososial, PT PPP Minamas Plantation Gelar Trauma Healing Anak di Aceh Tamiang
Dibaca : 226 Kali
Wujudkan Green Policing, Polda Riau 'Sulap' Pemukiman Transmigran Jadi Kebun Buah
Dibaca : 261 Kali
HAB ke-80 Jadi Momentum Refleksi bagi Seluruh ASN Kemenag
Dibaca : 303 Kali
Penobatan 12 Bunda Inklusi Kabupaten/Kota, Tina Mailinda: Titik Awal Penguatan Komitmen Bersama
Dibaca : 267 Kali

  • Home
  • Sosialita

Kunni Ajak Kaum Ibu Kenegerian Lipatkain Bentuk Perempuan Peduli Adat

Zulmiron
Selasa, 20 Juni 2023 13:38:03 WIB
Cetak
Kunni dinobatkan sebagai budayawan oleh Yayasan Sagang tahun 2019 dan Tokoh Budaya oleh Dinas Kebudayaan Riau tahun 2021 dalam pertemuan sederhana di salah satu warung Ayam Geprek di Lipatkain, Minggu (18/06/2023).

Kampar, Hariantimes.com - Tokoh perempuan, budayawan dan perempuan aktivis Riau Kunni Masrohanti mengajak kaum ibu yang mau untuk bersama-sama mewujudkan rumah atau kelompok perempuan peduli adat, budaya dan kearifan lokal.

Keinginan Kunni ini ternyata menjadi keinginan kaum ibu di Lipatkain, Kabupaten Kampar, setelah menjelaskan pentingnya kelompok ini dan mengajak mereka untuk bangkit bersama dengan tujuan mengaktualisasikan diri perempuan Kenegerian Lipatkain dalam menjaga, melestarikan, mengembangkan dan mewariskan kembali nilai-nilai luhur budaya, adat istiadat dan kearifan lokal kepada anak cucu.

"Sudah lama saya pribadi menginginkan berdirinya rumah atau kelompok perempuan-perempuan yang peduli adat ini. Tahun 2021 saat saya berkegiatan di Desa Kuntu, saya juga lontarkan ini. Alhamdulillah hari ini saya bertemu kaum ibu Kenegerian Lipatkain yang luar biasa. Memiliki keinginan dan pemikiran yang sama dengan saya. Kita perempuan melahirkan, penerima waris dari ibu kita dan mewariskan ?embali kepada anak-anak kita tentang nilai-nilai luhur yang ada dalam setiap sendi adat dan budaya lokal yang kita punya," kata Kunni yang dinobatkan sebagai budayawan oleh Yayasan Sagang tahun 2019 dan Tokoh Budaya oleh Dinas Kebudayaan Riau tahun 2021 dalam pertemuan sederhana di salah satu warung Ayam Geprek di Lipatkain, Minggu (18/06/2023).

Diskusi ringan dimulai dengan menginventarisir adat dan kearifan lokal yang melibatkan perempuan, di Kenegerian Lipatkain, baik yang masih dijalankan maupun yang sudah tidak. Di antaranya, Malam Bainai, Batimang, Mandi ka Ayyie (Turun Mandi), Batindiok, Antau Tando, Jalang Mintuo. Kesemuanya adalah adat istiadat yang diperankan oleh kaum perempuan.

"Masih banyak adat istiadat yang dijalankan tapi tidak lagi seperti dulu. Pelakunya, atau tokohnya juga tidak asli orang Lipatkain dan sudah tua. Kami tentu sangat ingin jika ini dimunculkan kembali dan dipelajari oleh anak-anak kami, bahkan kami sendiri. Contoh, dalam adat nikah kawin, pepatah petith tidak lagi disampaikan oleh orang yang sesuku dengan kita, tapi diambil dari suku lain, padahal sudah disampaikan oleh tokoh adat kami, itu tidak boleh. Kenapa? Karena tidak ada yang pandai. Makanya, kami mau belajar,, jangan sampai adat istiadat ini hilang," kata Hanimarni.

Ahda Yuliati yang membuka pertemuan tersebut, juga mengaku senang dengan kehadiran Kunni ke Lipatkain. Ia juga meminta maaf kepada rekan-rekannya karena pertemuan tersebut terkesan mendadak.

"Pertemuan ini memang mendadak. Karena Bu Kunni ini ada di Lipatkain, maka Saya fikir ini harus dimanfaatkan. Apalagi Saya tahu beliau banyak sekali pemikirannya tentang adat dan budaya yang memang sangat beliau cintai sejak dulu. Ya sudah, Saya langsung ajak teman-teman kumpul. Sekali lagi Saya minta maaf.  Dan kami juga berterimakasih kepada Bu Kunni yang menyediakan waktunya untuk kami, berbagi dan mengajak kami membentuk kelompok Perempuan Peduli Adat. Ini juga mimpi kami  tapi tidak juga terwujud karena tidak ada yang membimbing dan menguatkan. Alhamdulillah hari ini kami merasa kuat dan makin semangat, karena Bu Kunni" kata Ahda.

Diskusi santai sore itu juga dihadiri seniman-seniman muda Lipatkain. Kunni juga menyebutkan, pelestarian budaya lokal harus melibatkan milenial. Maka Kunni menitipkan kepada seniman muda yang hadir agar budaya dan kearifan lokal harus terus disosialisasikan kepada generasi muda melalui musik, lagu dan seni lainnya, termauk melalui medsos.

Di akhir diskusi yang dipimpin langsung oleh Kunni itu menetapkan koordinator pembentukan Perempuan Peduli Adat (PPA) Lipatkain. Selanjutnya akan diadakan pertemuan pembentukan pengurus PPA dalam waktu dekat.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Fokus Pemulihan Psikososial, PT PPP Minamas Plantation Gelar Trauma Healing Anak di Aceh Tamiang

Wujudkan Green Policing, Polda Riau 'Sulap' Pemukiman Transmigran Jadi Kebun Buah

IZI Launching Kampung Ramadhan di Koto Kaciak, Maninjau

Lewat Pelatihan Laundry Sepatu, PHR Dorong Kemandirian Ekonomi Kelompok Disabilitas

Di Tahun 2025, Imigrasi Pekanbaru Ukir Kinerja yang Komprehensif dan Membanggakan

Lantik 31 Kepala KUA se Riau, Muliardi: Ujung Tombak Layanan Masyarakat

Fokus Pemulihan Psikososial, PT PPP Minamas Plantation Gelar Trauma Healing Anak di Aceh Tamiang

Wujudkan Green Policing, Polda Riau 'Sulap' Pemukiman Transmigran Jadi Kebun Buah

IZI Launching Kampung Ramadhan di Koto Kaciak, Maninjau

Lewat Pelatihan Laundry Sepatu, PHR Dorong Kemandirian Ekonomi Kelompok Disabilitas

Di Tahun 2025, Imigrasi Pekanbaru Ukir Kinerja yang Komprehensif dan Membanggakan

Lantik 31 Kepala KUA se Riau, Muliardi: Ujung Tombak Layanan Masyarakat



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Upacara HAB ke-80 di Kuansing, Menag: Mari Kita Satukan Tekad
03 Januari 2026
Fokus Pemulihan Psikososial, PT PPP Minamas Plantation Gelar Trauma Healing Anak di Aceh Tamiang
03 Januari 2026
Wujudkan Green Policing, Polda Riau 'Sulap' Pemukiman Transmigran Jadi Kebun Buah
02 Januari 2026
HAB ke-80 Jadi Momentum Refleksi bagi Seluruh ASN Kemenag
02 Januari 2026
Penobatan 12 Bunda Inklusi Kabupaten/Kota, Tina Mailinda: Titik Awal Penguatan Komitmen Bersama
02 Januari 2026
KUHP dan KUHAP Baru Resmi Berlaku, Yusril: Penegakan Hukum Memasuki Era Baru
02 Januari 2026
Atasi Banjir di Panam, 10 Danau di Unri Diproyeksi Jadi Embung dan Kolam Resapan Air
02 Januari 2026
Realisasi PAD Pajak Pekanbaru Capai Rp1,170 Triliun, Agung: Naiknya Rp300 Miliar Lebih
01 Januari 2026
Lantik 5.137 PPPK Paruh Waktu, Wako Pekanbaru: Jangan Terlalu Euforia.
31 Desember 2025
Upaya Pengelolaan Stres Pasien, Dosen Unimus Launching Intervensi Video Self-Management Hipertensi Ber-HKI
02 Januari 2026
TERPOPULER +
  • 1 Lantik 31 Kepala KUA se Riau, Muliardi: Ujung Tombak Layanan Masyarakat
  • 2 Ketua Iluni SMPN 1 Matur Angkatan 86 Serahkan Bantuan ke Rekan Sejawat Terdampak Longsor di Pauh dan Sidang Tangah
  • 3 Pengurus Matua Saiyo Provinsi Riau Serahkan Bantuan ke Pekeja Perbaikan Irigasi Banda Badarun
  • 4 Lulus Profesi Insinyur di Unand, Dosen UIR Akmar Efendi Soroti Pemanfaatan Metode Machine Learning
  • 5 Natal 2025, Menag Ajak Umat Kristiani Merawat Keluarga
  • 6 Kemenhan Bersama PWI Pusat Agendakan Khusus Retret 200 Wartawan di Akmil Magelang
  • 7 Hanafi: Apa yang Dirasakan Warga Agam Juga Dirasakan oleh Kami di Perantauan
  • 8 Kuota Haji 2026 Riau Berkurang Jadi 4.682, Defizon: Alhamdulillah Jauh di Atas Rata-Rata Nasional
  • 9 Refleksi Kinerja 2025, Menag: Agama Bangkitkan Semangat Bangun Bangsa
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved