• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Semarakkan HAB ke-80, Kemenag Pekanbaru Gelar Jalan Sehat Kerukunan
Dibaca : 1233 Kali
Dengan Berkebaya Laboh Kekek, IKWI Riau Turut Berperan Pecahkan MURI Tari Zapin Massal
Dibaca : 312 Kali
Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek Riau Pecahkan Rekor Dunia sebagai Warisan Budaya Takbenda
Dibaca : 236 Kali
Masuk MURI, SF Hariyanto: Zapin akan Terus Menari di Bumi Lancang Kuning
Dibaca : 256 Kali
1.026 Karateka se Riau Bertarung di Ajang Forki Riau Open Championship
Dibaca : 269 Kali

  • Home
  • Nasional

APM3T-NKRI Sampaikan Penyelamatan Pulau Terluar dalam Rakor 11 Kementerian

A Kasim
Rabu, 29 Maret 2023 09:39:36 WIB
Cetak
SERAHKAN DOKUMEN: Ketua AMP3T-NKRI Muhammad Kusmayadi menyerahkan dua dokumen proposal kepada Asisten Diputi Pengelolaan Perbatasan Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan Dra. Farida Kurnianingrum usai Rakor di Hotel Twin, Bengkalis, Selasa (28/3/202

ENGKALIS, Hariantimes.com -  Usulan Aliansi Masyarakat Peduli Penyelamatan Pulau Pulau Terluar Negara Kesatuan Republik Indonesia (AMP3T-NKRI) terkait permintaan masyarakat dan Pemerintah Desa pembangunan Pos Lintas Batas di Pulau Bengkalis.

Usulan yang sudah disampaikan ke Presiden RI dan juga dibahas dalam Rapat Koordinasi  (Rakor) yang diselenggarakan Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan ( BNPP) di Aula Hotel Twin Bengkalis, Selasa (28/3/2023).

Dalam rakor dihadiri  instansi veritikal pusat dan daerah, di antaranya Danlanal Bengkalis, Kodim 0303 Bengkalis, Koramil Bengkalis, Koramil Mandau, Koramil Rupat, Koramil Bukit Batu, Komandan PosaL Bengkalis. Juga Kakan Bea Cukai Bengkalis, Kakan Imigrasi, Kakan Karantina Perikanan, Kakan Karangtina Tumbuhan dan Hewan, Kakan Karantina Kesehatan, Kapolres Bengkalis, Kapolsek Bengkalis dan Kapolsek Bantan.

Selanjutnya Pejabat Pemerintah Daerah Propinsi maupun Pejabat Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan juga pejabat dari pusat.

Usulan dari 47 desa di Kecamatan Bantan dan Bengkalis yang ada di  pulau Bengkalis dalam draf rancangan Peraturan Persiden RI tentang Pengelolaan Pulau-pulau terluar  yang saat ini sedang digodok oleh Pemerintah Pusat serta Permohonan  Pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di pulau Bengkalis mendapat respon positif dari peserta forum Rakor yang melibatkan sebelas Kementrian terkait.

Sebelum menyerahkan dua dokumen usulan kepada penyelenggara kegiatan dari BNPP,  pada kesempatan Ketua AMP3T-NKRI, Muhammad Kusmayadi menanggapi, terkait potensi daerah pulau Bengkalis dan pulau Rupat yang digaungkan di antara peserta rapat adalah budidaya udang dalam bentuk tambak atau kolam, secara tegas menddapat dikritikkam.

Ia mengatakan, tidak alergi terhadap budidaya udang di pulau Bengkalis dan pulau Rupat. Tetap budidaya udang dengan cara membangun tambak atau kolam udang dengan membabat hutan mangrove yang ada akan menimbulkan dampak negatif serius terhadap dua pulau tersebut, terutama pulau Bengkalis yang sudah diketahui umum tingkat abrasi pantainya cukup parah.

"Apalagi kondisi lahan pulau Bengkalis sebagian besarnya berlahan gambut, tapi jika membudidaya udang menggunakan cara Bioflok kami sangat setuju. Jika  budidaya udang sangat berpotensi untuk dijadikan unggulan daerah agar dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Namun fakta yang terjadi sekarang dipulau Bengkalis dan pulau Rupat yang membangun tambak udang dengan pola merusak kawasan hutan," ujarnya.

Kusmayadi menyebutkan, mayoritas pengusaha tambak undang dalah pengusaha-pengusaha besar, sementara masyarakat kecil tetap menjadi buruh
Bagaimana ini bisa meningkatkan ekonomi masyarakat klas menengah ke bawah.

Ironisnya tegas Kusmayadi, kebanyakan dari masyarkat Bengkalis dan Rupat yang tidak punya pekerjaan. Faktanya mereka bebong-bondong ke Negara Malaysia mencari pekerjaan, baik secara ilegal maupun menggunakan paspor wisata. Sementara mereka bekerja di Malaysia dengan tanpa adanya jaminan keselamatan.

"Jika pemerintah benar-benar mau memperhatikan nasib msyarakat yang berdomisili di pulau terluar berbatasan langsung dengan Negara tetangga, yang merupakan garda terdepan Negara, seperti pulau Bengkalis dan pulau Rupat, kami berharap harus diperhatikan secara serius dengan dibarengi oleh angaran, program dan regulasi yang jelas  untuk peluang pekerjaan bagi masyarakat," harapnya.

Jika tidak diperhatikan secepatnya, Ia khawatir, fakta sejarah dan ketergantungan mata pencarian masyarakat ke dapanya bisa menimbulkan potensi yang tidak baik bagi negara Indonesia.

Pada Rakor itu, Ketua AMP3T-NKRI Mohammad Kusmayadi juga  menyerakahkan dokumen proposal kepada Asisten Deputi Pengelola Kawasan Perbatasan BNPP, Dra. Farida Kurnianingrum, MM.

Di mana usulan itu berisi pembangunan PLBN di pulau Bengkalis dan usulan masyarakat berserta Pemerintah Desa dari 47 desa di pulau Bengkalis untuk dapat diakomudir dalam Rancangan Perpres tentang Pengelolaan Pulau-pulau Terluar sebelum Rencangan Prepres tesebut disahkan.

Karena pada bab lampiran  rancangan Perpres yang sedang digodok oleh Pemerintah Pusat terdapat tiga strategi pengelolaan pulau-pulau kecil terluar, terdiri dari, pertama pertahanan dan Pembinaan Wilayah. Kedua , infrastruktur, esejahteraan masyarakat, ekonomi, sosial dan budaya. Ketiga, pelestarian lingkungan dan SDM.

Respon yang disampaikan Asisten Deputi Pengelola Kawasan Perbatasan BNPP, Dra. Farida Kurnianingrum sangat  positif. Bahkan Ia mengatkan pada kesempatan itu  akan mendukung usulan masyarakat.

"Ya, ini memang bidang saya dan akan saya sampaikan usulan ini ke pemerintah dalam usulan Rancangan Perpres Pulau Terluar nantinya," ujarnya.(*)

 


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

749 Karya Terbanyak dalam Lima Tahun, Dewan Juri Tetapkan Peraih Anugerah Adinegoro 2025

Deadline AJP PWI Award 2025 Diperpanjang hingga 15 Januari 2026, Segera Kirimkan Karya Terbaik!

Jelang HPN 2026, PWI Pusat Gelar Silaturahmi dan Presentasi Anugerah Kebudayaan

Pemprov Banten dan Panitia Gelar Rakor Persiapan HPN 2026

Rapat Khusus dengan Kemenhan, PWI Pusat Matangkan Persiapan Retret Wartawan

Tasyakuran HAB ke-80, Menag: Terus Tumbuhkan Semangat Kerja Ikhlas Beramal

749 Karya Terbanyak dalam Lima Tahun, Dewan Juri Tetapkan Peraih Anugerah Adinegoro 2025

Deadline AJP PWI Award 2025 Diperpanjang hingga 15 Januari 2026, Segera Kirimkan Karya Terbaik!

Jelang HPN 2026, PWI Pusat Gelar Silaturahmi dan Presentasi Anugerah Kebudayaan

Pemprov Banten dan Panitia Gelar Rakor Persiapan HPN 2026

Rapat Khusus dengan Kemenhan, PWI Pusat Matangkan Persiapan Retret Wartawan

Tasyakuran HAB ke-80, Menag: Terus Tumbuhkan Semangat Kerja Ikhlas Beramal



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Semarakkan HAB ke-80, Kemenag Pekanbaru Gelar Jalan Sehat Kerukunan
11 Januari 2026
Dengan Berkebaya Laboh Kekek, IKWI Riau Turut Berperan Pecahkan MURI Tari Zapin Massal
11 Januari 2026
Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek Riau Pecahkan Rekor Dunia sebagai Warisan Budaya Takbenda
11 Januari 2026
Masuk MURI, SF Hariyanto: Zapin akan Terus Menari di Bumi Lancang Kuning
11 Januari 2026
1.026 Karateka se Riau Bertarung di Ajang Forki Riau Open Championship
10 Januari 2026
Demokrasi Lokal Berbiaya Mahal (Bagian I)
10 Januari 2026
749 Karya Terbanyak dalam Lima Tahun, Dewan Juri Tetapkan Peraih Anugerah Adinegoro 2025
10 Januari 2026
Deadline AJP PWI Award 2025 Diperpanjang hingga 15 Januari 2026, Segera Kirimkan Karya Terbaik!
10 Januari 2026
Percepat Pembangunan Daerah, Pemkab Kuansing Jajaki Kerjasama Pembiayaan Syariah dengan BRK Syariah
09 Januari 2026
Kunci Perkuat Kapasitas Fiskal Daerah, Syahrial Abdi: Optimalisasi PAD Harus Dilakukan Secara Serius dan Terukur
09 Januari 2026
TERPOPULER +
  • 1 Semarakkan HAB ke-80, Kemenag Pekanbaru Gelar Jalan Sehat Kerukunan
  • 2 Wujudkan Green Policing, Polda Riau 'Sulap' Pemukiman Transmigran Jadi Kebun Buah
  • 3 HAB ke-80 Jadi Momentum Refleksi bagi Seluruh ASN Kemenag
  • 4 KUHP dan KUHAP Baru Resmi Berlaku, Yusril: Penegakan Hukum Memasuki Era Baru
  • 5 Harapan SMSI Tahun 2026, Podcast Menjadi Institusi Pers
  • 6 Tahun Berganti, Antara Optimisme dan Pesimisme
  • 7 Polres Pelalawan Ungkap Peredaran Bawang Ilegal 19,5 Ton, Toha: Bukti Nyata Kepemimpinan yang Responsif
  • 8 Lewat Pelatihan Laundry Sepatu, PHR Dorong Kemandirian Ekonomi Kelompok Disabilitas
  • 9 Mulai 1 Januari, Parkir di Alfamart-Indomaret Gratis
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved