AKBP Hardi Dinata: Jangan Menunggu Api Muncul Baru Bergerak
Kuliah Umum di UIR, Menag Paparkan Peran Gen Z dalam Kemajuan Islam
Pilkada Siak Salah Satu Kasus yang Dikaji Forum Evaluasi PSU 2025
Bangun Paradigma Baru, Menag Ajak ASN Kemenag Jadi “Manusia Langit"
Vendor Day 2022, PHR Hadirkan 500 Wakil Perusahaan Penunjang Operasi

Kampar, Hariantimes.com - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menghadirkan sekitar 500 wakil perusahaan mitra kerja penunjang operasi PHR dalam acara Vendor Day 2022 di salah satu hotel di Riau, Rabu (24/08/2022).
Acara Vendor Day 2022 ini bertemakan ”Bangkit Lebih Kuat Bersama melalui Kolaborasi PHR WK Rokan dengan Mitra Kerja Strategis”.
Pada acara Vendor Day 2022 ini, PHR juga memanfaatkan untuk mensosialisasikan inisiatif baru Pertamina, yakni digital procurement atau Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) secara digital. Inisiatif ini bertujuan memudahkan komunikasi dengan para peserta tender secara tercatat, meningkatkan transparansi informasi tender dan efisiensi proses. Ke depan, pengajuan dokumen tender dilakukan secara digital, atau tanpa kertas (paperless).
Dikesempatan itu, para wakil perusahaan mitra kerja mendapatkan paparan umum tentang rencana bisnis PHR ke depan dan proses PBJ di PHR sebagai bentuk sosialisasi dan penyegaran.
Arena Vendor Day juga menyediakan sesi-sesi coaching clinic terpisah berdasarkan topik yang spesifik. Di antaranya cara pendaftaran vendor di industri hulu migas melalui CIVD, PBJ Digital (digital procurement), Sistem Manajemen Anti Suap (SMAP), Good Corporate Governance (GCG), penilaian keselamatan dan kesehatan kerja, dan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Tampak juga hadir dalam acara ini Kabid Hubungan Industrial (HI) Disnakertrans Riau Devi Rizaldi, Kepala Departemen Humas SKK Migas Sumbagut Yanin Kholison dan EVP Business Support PHR WK Rokan Fransjono Lazarus.
Dirut PT PHR Jafee A Suardin dalam sambutannya menegaskan komitmennya terhadap prinsip keterbukaan dan transparansi dalam proses Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dikatakannya, proses PBJ di PHR terbuka bagi setiap calon rekanan yang memiliki kapasitas dan kapabilitas, termasuk perusahaan lokal Riau.
“Peran vendor sangat berarti sebagai mitra strategis kami untuk mendukung kegiatan operasi PHR WK Rokan yang masif dan agresif dan upaya pencapaian target produksi nasional 1 juta barel per hari pada 2030,” ungkap Jaffee sembari mengajak perusahaan mitra kerja untuk memperkuat kerja sama strategis dan menjaga situasi kondusif di lapangan sehingga upaya peningkatan produksi WK Rokan dapat terwujud.
Pada kesempatan itu, Kadis ESDM Riau Evarevita menilai industri hulu migas dapat memberikan manfaat berganda (multiplier effect) kepada daerah dan masyarakat. Tak hanya bagi industri penunjang, tapi juga bagi pelaku UMKM sekitar.
”Pertamina sebagai BUMN terbesar di Indonesia menjadi barometer peningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran PHR di Riau turut berkontribusi terhadap pendapatan daerah,” katanya ketika memberikan sambutan.
Evarevita juga mengapresiasi langkah PHR dalam membina dan memberikan kesempatan kepada putra-putri Riau dalam perekrutan tenaga kerja maupun magang kerja.
Tiga perusahaan mitra kerja mendapatkan penghargaan dari PHR terkait penilaian kinerja Kesehatan, Keselamatan Kerja dan Lindungan Lingkungan (K3LL) terbaik, yaitu PT Sumi Gita Jaya, PT Bormindo Nusantara, dan PT Angsa Emas Perdana.(*)
Tulis Komentar