• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Suara Qurani Rizki Arya Dinata dari Meranti Tembus ke Final MTQ Nasional 2026
Dibaca : 235 Kali
Siswa Kelas VI MI Assidiqiyah Siak Lolos ke Final Cabang Tartil Al-Qur’an Putra MTQ Nasional 2026
Dibaca : 231 Kali
Lindungi Anak di Ruang Digital, Kemenag Atur Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan Keagamaan
Dibaca : 264 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Pelindungan Rahasia Dagang
Dibaca : 271 Kali
Mediasi Berujung Damai, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan IG Kopi Liberika Meranti
Dibaca : 268 Kali

  • Home
  • Indragiri Hulu

Sarana Tani Utama Produksi Pupuk Organik Plus

Mufid: Kita Mampu Hasilkan 10 Ton Pupuk per Hari

Redaksi
Sabtu, 10 November 2018 02:11:15 WIB
Cetak
Pabrik pupuk Sarana Tani Utama (STU).
Bukit Meranti, Hariantimes.com - Pabrik pupuk Sarana Tani Utama (STU) mampu memproduksi 10 ton pupuk organik plus per hari.

Pupuk yang diproduksi pabrik yang berlokasi di Desa Bukit Meranti, Kecamatan Siberida, Kabupaten Indragiri Hulu, ini utamanya didistribusikan untuk kelompok tani yang ada di Bukit Meranti dan sekitarnya.

"Setiap hari, pabrik kami bisa memproduksi 10 ton per hari dengan berat 50 kilogram per karung pupuk. Harga pabrik per karung pupuk Rp110.000. Harga ini belum termasuk ongkos kirim," sebut Direktur Utama CV Sarana Tani Utama, Mufid kepada Hariantimes saat meninjau pabrik pupuk CV STU di Desa Bukit Meranti, Kecamatan Siberida, Kabupaten Indragiri Hulu, Jumat (09/11/2018).

Di awal pabrik yang berdiri pada 2009, sebut pria kelahiran Wonosobo, Jawa Tengah 24 November 1955 ini, jumlah produksi pupuk baru 4 sampai 5 karung per hari. Namun seiring perjalanan waktu produksi pupuk yang dihasilkan terus mengalami peningkatan. Bahkan pemasarannya sudah sampai Dharmasraya, Kabupaten Pelalawan, Sungai Pagar, Kandis, Dumai dan Pekanbaru. Dan untuk Provinsi Jambi saat ini masih dalam tahap awal.

"Rata-rata pupuk yang kami produksi pemasarannya ke para petani atau kelompok petani. Dan setiap kelompok tani ada yang membeli satu mobil. Kalau truk fuso sebanyak 20 ton, sedangkan colt diesel 8 ton. Namun saat ini pemasaran pupuk sedikit mengalami penurunan akibat turunnya harga sawit," ujar suami Suwanti ini.

Dikesempatan itu, kakek 4 cucu yang pernah meraih prediket Trans Teladan tingkat nasional tahun 1988 ini menceritakan ihwal dirinya mendirikan pabrik pupuk alam/non sintetis hara makro primer/Pupuk kompos/NPK Plus.

"Banyak petani merasakan mahalnya harga pupuk. Kemudian saya mendirikan pabrik pupuk. Pupuk yang saya produksi kualitasnya baik dan harganya murah. Biar petaninya untung. Karena selama ini petani kadang untung kadang nggak. Kalau harga sawit murah, petani menjerit. Karen pupuknya mahal, sawitnya murah," cerita ayah dua putera ini.

Lalu bagaimana proses produksi pupuk yang dihasilkan pabrik STU ini? Mufid menyebutkan secara manual. Dimana campurannya terdiri dari pupuk kandang, limbah pabrik PKS, kapur, dolomit serta mikroba. Komposisi terbanyak adalah kotoran ternak yakni 70 persen. Sedangkan yang lainnya 30 persen campuran. 

"Untuk bahan baku mikroba bikin sendiri. Dimana campurannya ada terasi, bongkol pisang dan bunga-bungaan. Selanjutnya diolah dan kemudian diperbanyak menggunakan air gula dan tetes air tebu. Jadi pupuk ini pakai mikroba. Sedangkan bahan baku limbah PKS berupa abunya. bahan baku abu PKS ini saya dapatkan dari PKS Inecda. Sementara kotoran ternak berupa kotoran ayam dan kotoran sapi diperoleh dari sekitar pabrik dan Payakumbuh," sebut Mufid yang bermula adalah seorang petani transpir sejak 2 Januari 1984 ini.(ron)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Masuki Hari Ketiga, Manggala Agni Optimistis Tuntaskan Padamkan Karhutla di Rengat

Manggala Agni Berjibaku Padamkan Karhutla di Inhu, Luas Terbakar Capai 8 Ha

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pengawasan Protokol Notaris di Inhu

KWQ Serahkan Wakaf Al-Qur’an ke Siswa SMAN 1 Rengat

Cegah Karhutla, PT TPP Gelar Apel Siaga di Inhu

Polres Inhu Gelar Razia PETI di Sungai Indragiri, Aiptu Misran: Seluruh Rakit Tetap Kami Imbau Segera Dibongkar

Masuki Hari Ketiga, Manggala Agni Optimistis Tuntaskan Padamkan Karhutla di Rengat

Manggala Agni Berjibaku Padamkan Karhutla di Inhu, Luas Terbakar Capai 8 Ha

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pengawasan Protokol Notaris di Inhu

KWQ Serahkan Wakaf Al-Qur’an ke Siswa SMAN 1 Rengat

Cegah Karhutla, PT TPP Gelar Apel Siaga di Inhu

Polres Inhu Gelar Razia PETI di Sungai Indragiri, Aiptu Misran: Seluruh Rakit Tetap Kami Imbau Segera Dibongkar



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Suara Qurani Rizki Arya Dinata dari Meranti Tembus ke Final MTQ Nasional 2026
19 September 2026
Siswa Kelas VI MI Assidiqiyah Siak Lolos ke Final Cabang Tartil Al-Qur’an Putra MTQ Nasional 2026
19 September 2026
Lindungi Anak di Ruang Digital, Kemenag Atur Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan Keagamaan
18 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Pelindungan Rahasia Dagang
18 September 2026
Mediasi Berujung Damai, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan IG Kopi Liberika Meranti
18 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Hadiri Pelantikan 107 Advokat PERADI Pekanbaru
18 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Tiga Rancangan Peraturan Kabupaten Rohil
18 September 2026
Lubuk Larangan Garuda Mas Manggopoh Jadi Destinasi Wisata Alam dan Edukasi
18 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Analisis Evaluasi Dampak Kebijakan Pemeriksaan Majelis Pengawas Notaris
17 September 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Berikan Masukan Perubahan Permenkum Nomor 11 Tahun 2026
17 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 Silaturahmi dengan SMSI Riau, Fikri Fardhian: Media Mitra Strategis dalam Menyampaikan Informasi yang Akurat ke Masyarakat
  • 2 Di Tengah Disrupsi AI, Syahrul Aidi: Kolaborasi Jadi Kunci Menjaga Pers
  • 3 Perkenalkan Diri ke PWI, Fikri Fardhian: Hubungan PHR dengan Insan Pers Harus Terjalin Seperti Saudara
  • 4 UIR Bersama Komisi X DPR RI dan Kemdiktisaintek Gelar Workshop Pemanfaatan AI dalam Penelitian dan Pembelajaran
  • 5 Direktur PKH Kemenhut Apresiasi Kolaborasi Siak Tangani Karhutla
  • 6 Jajaran Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pendalaman Materi Edisi ke-14
  • 7 Kabut Asap Bukan Bencana Alam, Ini Kejahatan Lingkungan Tahunan Berulang
  • 8 PT Arara Abadi dan IKPP Kolaborasi dengan TNI/Polri-Upika Padamkan Api di Lahan Masyarakat
  • 9 Assoc Prof Dr Dodi Sukma Dekan Terpilih Fahutsain Unilak
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved