PILIHAN
+
Website PWI Siap Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah
Dibaca : 83 Kali
Puluhan UMKM Ikuti Bimtek Peningkatan Kewirausahaan di Matur
Dibaca : 194 Kali
Juara II MTQ Nasional 2026, Afif Muhammad Thoifur Dapat Hadiah Umrah
Dibaca : 226 Kali
Rangkaian Banda Fiesta 2018
Sastrawan Asia Tenggara Sharing Pengalaman dengan Guru dan Siswa
astrawan Asia Tenggara sharing (berbagi) pengalaman dengan guru dan siswa di Banda Naira, Maluku Tengah.
Banda Naira, Hariantimes.com - Sejumlah sastrawan Asia Tenggara sharing (berbagi) pengalaman dengan guru dan siswa di Banda Naira, Maluku Tengah.
Kegiatan dalam rangkaian Banda Fiesta 2018 yang berlangsung di Istana Mini, Jumat (26/10/2018) ini diisi dengan sesi dialog dan diskusi.
Sesi pagi menampilkan empat narasumber yakni Malim Ghozali (Malaysia), Ampuan Berahim Tengah (Brunei Darussalam), Fakhrunnas MA Jabbar dan Muhammad Rois Rinaldi (Indonesia). Acara dimoderatori oleh Free Hearty (Ketua PSBNS).
Sedangkan sesi siang menampilkan narasumber, Yatiman Yusof dan Rohani Din (Singapura) dan Nik Rakib (Thailand).
Malim Ghozali dalam pemaparannya berbicara tentang sastra dan etnisitas yang dapat memperkaya karya sastra. Apalagi etnisitas di Maluku yang memiliki nilai sejarah masa lalu yang berhubungan dengan Eropa khususnya VOC Belanda dan Inggris.
Sedangkan Ampuan Berahim, Yatiman Yusof dan Nik Rakib berbagi pengalaman soal perkembangan sastra di negara masing-masing.
Dua sastrawan Indonesia masing-masing Fakhrunnas MA Jabbar dan Muhammad Rois bicara tentang generasi muda sastra dan sastra millenial.
Dalam diskusi, tampak para guru dan siswa antusias bertanya tentang berbagai masalah sastra. Di antaranya masalah beda puisi tradisional dan modern, beda baca puisi dengan deklamasi, kualitas karya puisi dan masih banyak lagi.
Agenda acara Banda Fissta, Sabtu (26/10/2010) adalah mengunjungi areal kebun peninggalan VOC Belanda dan berbagai peninggalan sejarah.(*/ron)
.jpeg)










Tulis Komentar