• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
Dibaca : 251 Kali
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
Dibaca : 529 Kali
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 731 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 729 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 633 Kali

  • Home
  • Siak

Pemkab Siak Usulkan Tengku Buwang Asmara Jadi Pahlawan Nasional

Zulmiron
Jumat, 12 Februari 2021 09:37:49 WIB
Cetak
Pemkab Siak Usulkan Tengku Buwang Asmara Jadi Pahlawan Nasional.

Siak, Hariantimes.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak mengusulkan Sultan Abdul Jalil Muzaffar Syah atau Tengku Buwang Asmara menjadi Pahlawan Nasional.

Dalam upaya itu, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Siak Arfan Usman memimpin rapat pembentukan Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) pengusulan penganugerahan gelar pahlawan kepada Tengku Buwang Asmara, di Ruang Rapat Pucuk Rebung, Lt.I Kantor Bupati Siak, Kamis (11/02/2021).

"Sultan Abdul Jalil Muzaffar Syah atau Tengku Buwang Asmara  pernah berperang melawan pasukan Belanda di Selat Guntung (1752-1759). Jejak perjuangan beliau untuk kemerdekaan Indonesia dan perannya menjadi Sultan Siak teramat besar, sehingga kita sebagai generasi penerus sudah seharusnya menghargai jasa perjuangan beliau salah satunya dengan mengusulkan gelar pahlawan nasional ini", sebut Arfan Usman saat mengawali rapat.

Ditambahkannya, untuk mempercepat proses pengusulan gelar pahlawan tersebut, perlu segera di bentuk Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) yang terdiri dari unsur pimpinan daerah, tokoh masyarakat, akademisi, pakar sejarah, dan hukum.

"Guna mempercepat proses pengusulan gelar pahlawan kepada Tengku Buwang Asmara ini, maka kita harus segera membentuk TP2GD yg terdiri dari Bupati dan unsur pimpinan daerah, para tokoh masyarakat terutama ketua LAMR, akademisi, pakar sejarah dan ahli hukum yang kita tuangkan dalam sebuah Surat Keputusan Bupati", jelasnya.

Sekda Arfan mengharapkan, melalui SK TP2GD tersebut nantinya akan dapat mempermudah koordinasi lintas sektoral, dalam mewujudkan Tengku Buwang Asmara bergelar Pahlawan Nasional.

"Kita semua berharap melalui SK TP2GD ini dapat mempermudah koordinasi kita dengan semua pemangku kebijakan, sehingga segera terwujud Tengku Buwang Asmara ini menjadi Pahlawan Nasional", pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Siak Wan Idris mengatakan bahwa pihaknya bersama Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Provinsi Riau telah melakukan kajian dengan menyusuri arsip-arsip, dokumen serta peninggalan Tengku Buwang Asmara atau Sultan Abdul Jalil Muzaffar Syah guna memenuhi kriteria yang telah di tetapkan.

"Mudah-mudahan kita bisa memenuhi kriterianya yang di tetapkan sehingga satu persatu Sultan Siak diakui sebagai pahlawan nasional," kata Wan Idris

Menurutnya, pihaknya berperan sebagai fasilitator dalam pengusulan gelar pahlawan nasional tersebut. Sementara di dalam tim yang melakukan kajian terdiri dari budayawan, tokoh masyarakat, serta dosen dan peneliti.

"Telah dilakukan kajian oleh para budayawan, tokoh masyarakat, dan para peneliti terkait sejarah perjuangan Tengku Buwang Asmara. Kami juga telah menyusun sebuah buku yang berjudul Muslihat Bermartabat yang berisi kisah hidup dan perjuangan Tengku Buwang Asmara melawan VOC", jelasnya.

Ia mengatakan, dikisahkan dalam buku tersebut  bahwa sebelum menjadi Sultan, Tengku Buwang Asmara sudah menjalani perang bersama ayahnya Raja Kecik (Sultan Abdul Djalil Rachmadsyah. Sultan Mahmud juga dikenal berani dan andal serta memiliki taktik dan strategi perang yang sangat jitu. Kerajaan Siak menang telak dalam Perang Guntung.

Perang Guntung ini, menurutnya, tidak hanya sekali. Pasukan Siak yang dipimpin Tengku Buwang Asmara mengarungi Sungai Siak untuk sampai ke Selat Guntung. Perang itu dikenal sebagai Perang Guntung (1752-1759) karena terjadi di Selat Guntung, perairan Riau tepatnya di kecamatan Sabak Auh, kabupaten Siak.

"Tengku Buwang Asmara menggunakan strategi lebih cerdik untuk mengalahkan Belanda, maka buku ini (yang mengisahkan perlawanan Tengku Buwang Asmara terhadap VOC/Belanda) berjudul Muslihat Bermartabat. Muslihat yakni strategi perang yang cerdik melawan VOC dan Bermartabat yang artinya membawa martabat bangsa Indonesia dalam memperoleh kemerdekaan. Semoga buku ini menjadi data dan bahan pertimbangan penting sehingga Sultan Siak ke-II ini segera bergelar Pahlawan Nasional", harapnya.

Giat ini juga diikuti oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Siak Fauzi Asni, serta Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Siak.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat

Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp

Lantik 60 Pejabat Administrator dan Pengawas, Bupati Siak Afni Tekankan ASN Melayani Masyarakat

Pemkab Siak Bahas Kesiapan Hadapi Arus Mudik dan Inflasi Jelang Lebaran

Sekdakab Siak Mahadar Minta Masyarakat tidak Membakar Sampah Sembarangan

Safari Ramadhan Pemkab Siak di Tualang, Wabup Ajak Masyarakat Dukung Program Pemerintah

Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat

Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp

Lantik 60 Pejabat Administrator dan Pengawas, Bupati Siak Afni Tekankan ASN Melayani Masyarakat

Pemkab Siak Bahas Kesiapan Hadapi Arus Mudik dan Inflasi Jelang Lebaran

Sekdakab Siak Mahadar Minta Masyarakat tidak Membakar Sampah Sembarangan

Safari Ramadhan Pemkab Siak di Tualang, Wabup Ajak Masyarakat Dukung Program Pemerintah



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
24 Maret 2026
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
  • 2 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
  • 3 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 4 Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
  • 5 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 6 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 7 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 8 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 9 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved