• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
Dibaca : 209 Kali
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 504 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 511 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 439 Kali
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
Dibaca : 567 Kali

  • Home
  • Sosialita

Peluncuran Buku Puisi Kotau Dihadiri Raja Gunung Sahilan Rantau Kampar Kiri

Zulmiron
Selasa, 20 Oktober 2020 20:46:26 WIB
Cetak
Buku puisi Kotau karya Kunni Masrohanti telah diluncurkan di Balai LAM Riau pada Rabu (14/10/2020) lalu.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Buku puisi Kotau karya Kunni Masrohanti telah diluncurkan di Balai Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau pada Rabu (14/10/2020) lalu.

Buku karya Presiden Penyair Perempuan Indonesia (PPPI) yang juga Pimpinan Komunitas Rumah Sunting ini merupakan buku puisi tunggalnya yang keempat.

Peluncuran ini dihadiri oleh Raja Gunung Sahilan Rantau Kampar Kiri H Tengku Muhammad Nizar dan tokoh adat Rantau Kampar Kiri seperti Datuk, NinIk Mamak dan Wali Nagari atau kepala desa di sana. Ada Datuk Godang, Datuk Sinaro dan Datuk Marajo Lipatkain. Sedangkan Wali Nagari yang hadir yakni Wali Nagari Aur Kuning dan Tanjung Beringin. Sedangkan tokoh masyarakat Kampar Kiri yang hadir yakni Repol S.Ag yang juga Wakil Ketua DPRD Kampar. 

Selain tokoh masyarakat adat Kampar Kiri, juga hadir Presiden Penyair Indonesia Sutardji Calzoum Bachri dan beberapa penyair Indonesia lainnya secara virtual. Di antaranya Acep Zamzam  Noor (Jawa Barat), Rini Intama (Banten), Mezra Pellondow (Kupang) dan Roymon Lamosol (Maluku) yang uga turut membacakan puisi-puisi dalam buku Kotau. Sedangkan  penyair Riau Dheni Kurnia, membacakan langsung saat acara di Balai LAM. 

Hadir juga dalam peluncuran buku tersebut sastrawan, seniman, budayawan Riau seperti A Aris Abeba (Imam Panggung Toktan), Taufik Ikram Jamil, Kazzaini Ks (Ketua Yayasan Sagang),  Yoserizal Zein (Kadisbud Riau), Muhammad Muis (Kepala Balai Bahasa Riau), Nelvi Yonna (Kepala Dispusip Pekanbaru), Taufik Hidayat (Ketua DKR), Syafruddin Saleh Sei Gergaji, Marhalim Zaini, para pembedah buku Dr Junaidi, Fakhrunnas MA Jabbar, Repol S.Ag, Bambang Kariyawan (moderator) dan masih banyak lainnya.

Peluncuran buku ini dilaksanakan secara online dan offline. Online dihadiri peserta terbatas yang langsung datang ke Balai LAM Riau dengan mematuhi protokol kesehatan, sedang offline secara live streming di Youtube LAM Riau, Instagram rumah sunting, dan meeting zoom.

Raja Kerajaan Gunung Sahilan, H Tengku Muhammad Nizar yang hadir, menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Kunni yang telah menulis Rantau Kampar Kiri dalam puisi-puisinya. Apalagi yang ditulis Kunni tentang adat, budaya dan tradisi masyarakat serta bentang alamnya yang luas. 

''Kunni ini bukan sekali, dua kali atau lima kali datang ke Kampar Kiri. Hampir semua kegiatan di Kampar Kiri dia hadir. Penabalan raja dia hadir, penabalan kholifah hadir, semah rantau hadir, bahkaan dia membawa penyair-penyair mancanegara ke Istana Gunung Sahilan. Syukurnya lagi, dia menuliskan apa yang dia rasa dan dia lihat itu. Semoga bisa dipelajari oleh anak cucu kami. Karena ditulis, maka Kotau membuat Kampar Kiri jadi lebih abadi,'' kata Raja. 

Hal senada juga diungkapkan Kepala MKA LAM Riau, Datuk Seri Al Azhar. Al Azhar mengatakan, ''Kunni tidak membaca sungai sebagai sungai, tidak membaca rimba sebagai rimba, tapi lebih dari itu, makanya lahir Kotau. Dan Kotau yang membawa Kunni menemukan jalan balek ke hulu.''

Prosesi peluncuran ditandai dengan penandatanganan cover  oleh segenap hadirin setelah sepatah kata, pembacaan puisi oleh Kunni dan tari Kotau oleh Rumah Sunting. 

''Alhamdulillah, buku ini tidak akan lahir tanpa dukungan dari banyak pihak. Terimakasih kepada Raja Gunung Sahilan, LAM Riau, Datuk Rida K Liamsi, sahabat semua dan juga seluruh keluarga besar  Rumah Sunting. Insyaallah setelah membawa Kotau di Balai ini, kami akan memgaraknya ke jantung Kampar Kiri,'' kata Kunni.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas

Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
  • 2 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 3 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 4 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 5 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 6 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 7 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
  • 8 Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
  • 9 Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved