• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
Dibaca : 306 Kali
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
Dibaca : 606 Kali
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 779 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 777 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 676 Kali

  • Home
  • Nasional

Omzet Kecil, Jokowi Ingatkan Pelaku Usaha Jangan Patah Semangat

Zulmiron
Rabu, 30 September 2020 00:46:48 WIB
Cetak
Presiden Jokowi memberikan BMK kepada pengusaha cilik di halaman Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (29/09/2020).(Foto: Biro Pers Istana Kepresidenan)

Jakarta, Hariantimes.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan Bantuan Modal Kerja (BMK) kepada pengusaha cilik hingga pedagang asongan di halaman Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (29/09/2020).

Acara tersebut digelar dengan menerapkan protokol kesehatan. Di antaranya para peserta harus menjalani tes usap (swab) beberapa hari sebelum acara, kemudian menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan. Begitu juga dengan Presiden Jokowi.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi menyampaikan kepada pelaku usaha tersebut untuk jangan patah semangat dan mengajak untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan saat berniaga.

Tidak hanya itu saja, Jokowi juga mengingatkan pengusaha cilik harus tetap bersyukur walaupun mendapatkan omzet yang kecil. Pasalnya, semua pihak terdampak ekonominya oleh pandemi corona ini, termasuk negara.

"Semua harus disyukuri. Wong yang namanya negara defisit kok. Negara sama. Negara di tahun ini kita minus. Income pendapatannya, bukan sesuatu yang gampang. Sama sebetulnya," jelas Jokowi seraya berharap, pengusaha cilik tak kendor semangatnya untuk tetap bertahan. Apalagi saat ini dirinya telah memberikan bantuan sebesar Rp2,4 juta. 

"Saya berharap, uang ini dapat dipergunakannya dengan baik. Sehingga bisa menaikkan perekonomian mereka. Sekali lagi saya harapkan jangan semangatnya kendor. Harus tetap berjualan, meski untungnya Rp60 ribu atau Rp50 ribu. Sudah, yang penting ada keuntungan di situ dan mungkin kerja lebih keras lagi. Tidak mungkin seperti hari biasa. Saya kira memang kondisi sangat sulit. Tapi Insya Allah akhir tahun ini vaksin sudah bisa disuntikkan ke masyarakat. Kondisinya sedikit demi sedikit bisa pulih, kembali normal, kita berdoa semua," ujar Jokowi.

Untuk diketahui, sebanyak 63 pelaku usaha mikro dan kecil yang berasal dari sejumlah wilayah di Kota dan Kabupaten Bogor hadir dalam dua sesi penyerahan untuk menghindari kerumunan dan memudahkan penerapan ketat protokol kesehatan. 

Salah seorang pedagang asongan yang biasa menajajakan permen, makanan hingga kopi curhat bahwa dirinya kehilangan omzet hingga 70 persen selama pandemi corona. Jokowi pun mafhum.

"Saya kebetulan udah lama pak asong keliling seputar kota Bogor, pasar Anyar, pasar Bogor. (Yang dijual) permen, tisu, modalya sekitar satu jutaan segala macam makanan, kopi, sekarang menurun hampi 70 persen, capek, Alhamdulillah dulu kebagian 150, 200, 100, sekarang kadang 60 ribu," ucap pedagang tersebut kepada Jokowi.

"Alhamdulillah masih dapat," timpal Jokowi sembari memahami pandemi corona telah memukul perekonomian para pengusaha kecil dan mikro. 

Namun Jokowi berpesan agar mereka tetap semangat. Dengan adanya bantuan modal ini diharapkan dapat melestarikan usahanya.

"Semangat kerja jangan sampai kendor dan pertahankan agar usaha bapak ibu jangan sampai tutup, rugi, untung dikit tidak apa-apa tapi jangan sampai tutup," ucapnya.

Menurut Jokowi, pada Desember 2020 nanti vaksin Covid-19 sudah mulai masuk di Indonesia. Dengan adanya vaksin itu maka masyarakat akan bersiap memasuki kehidupan normal di tahun depan.

Nah, pada tahun depan itulah, Jokowi berpesan agar para pengusaha tidak kehilangan momentum. Mereka harus memanfaatkan usahanya bangkit kembali, apalagi sudah mendapat suntikan modal dari pemerintah.

"Insya Allah Desember sudah mulai vaksin masuk, pada kondisi tahun depan sudah agak normal, bapak ibu jangan sampai kehilangan momentum, artinya pada saat sudah normal modal kerjanya sudah tak ada, ini yang harus dihitung betul," pungkas Jokowi.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial

Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026

Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM

Pers Pilar Penting Pembangunan Peradaban HAM

Buka Puasa Bersama, Ketum PWI Ajak Wartawan Jaga Kejernihan Berpikir

Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial

Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026

Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM

Pers Pilar Penting Pembangunan Peradaban HAM

Buka Puasa Bersama, Ketum PWI Ajak Wartawan Jaga Kejernihan Berpikir



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
24 Maret 2026
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
  • 2 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
  • 3 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 4 Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
  • 5 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 6 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 7 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 8 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 9 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved