• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kemenkum Riau Percepat Pelindungan IG Talas Ungu Sinaboi dan Terasi Bagan Rohil
Dibaca : 194 Kali
Kakanwil Kemenkum Riau Dampingi Peserta PKA Angkatan LXXVII sebagai Mentor Aksi Perubahan
Dibaca : 183 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Dukung Penuh Rangkaian Kegiatan Nasional
Dibaca : 206 Kali
Perkuat Komunikasi Publik, Imigrasi Siak Gandeng PWI Riau
Dibaca : 208 Kali
Ketika Pemerintah Menjadi Milik Pemenang
Dibaca : 208 Kali

  • Home
  • Nasional

Omzet Kecil, Jokowi Ingatkan Pelaku Usaha Jangan Patah Semangat

Zulmiron
Rabu, 30 September 2020 00:46:48 WIB
Cetak
Presiden Jokowi memberikan BMK kepada pengusaha cilik di halaman Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (29/09/2020).(Foto: Biro Pers Istana Kepresidenan)

Jakarta, Hariantimes.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan Bantuan Modal Kerja (BMK) kepada pengusaha cilik hingga pedagang asongan di halaman Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (29/09/2020).

Acara tersebut digelar dengan menerapkan protokol kesehatan. Di antaranya para peserta harus menjalani tes usap (swab) beberapa hari sebelum acara, kemudian menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan. Begitu juga dengan Presiden Jokowi.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi menyampaikan kepada pelaku usaha tersebut untuk jangan patah semangat dan mengajak untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan saat berniaga.

Tidak hanya itu saja, Jokowi juga mengingatkan pengusaha cilik harus tetap bersyukur walaupun mendapatkan omzet yang kecil. Pasalnya, semua pihak terdampak ekonominya oleh pandemi corona ini, termasuk negara.

"Semua harus disyukuri. Wong yang namanya negara defisit kok. Negara sama. Negara di tahun ini kita minus. Income pendapatannya, bukan sesuatu yang gampang. Sama sebetulnya," jelas Jokowi seraya berharap, pengusaha cilik tak kendor semangatnya untuk tetap bertahan. Apalagi saat ini dirinya telah memberikan bantuan sebesar Rp2,4 juta. 

"Saya berharap, uang ini dapat dipergunakannya dengan baik. Sehingga bisa menaikkan perekonomian mereka. Sekali lagi saya harapkan jangan semangatnya kendor. Harus tetap berjualan, meski untungnya Rp60 ribu atau Rp50 ribu. Sudah, yang penting ada keuntungan di situ dan mungkin kerja lebih keras lagi. Tidak mungkin seperti hari biasa. Saya kira memang kondisi sangat sulit. Tapi Insya Allah akhir tahun ini vaksin sudah bisa disuntikkan ke masyarakat. Kondisinya sedikit demi sedikit bisa pulih, kembali normal, kita berdoa semua," ujar Jokowi.

Untuk diketahui, sebanyak 63 pelaku usaha mikro dan kecil yang berasal dari sejumlah wilayah di Kota dan Kabupaten Bogor hadir dalam dua sesi penyerahan untuk menghindari kerumunan dan memudahkan penerapan ketat protokol kesehatan. 

Salah seorang pedagang asongan yang biasa menajajakan permen, makanan hingga kopi curhat bahwa dirinya kehilangan omzet hingga 70 persen selama pandemi corona. Jokowi pun mafhum.

"Saya kebetulan udah lama pak asong keliling seputar kota Bogor, pasar Anyar, pasar Bogor. (Yang dijual) permen, tisu, modalya sekitar satu jutaan segala macam makanan, kopi, sekarang menurun hampi 70 persen, capek, Alhamdulillah dulu kebagian 150, 200, 100, sekarang kadang 60 ribu," ucap pedagang tersebut kepada Jokowi.

"Alhamdulillah masih dapat," timpal Jokowi sembari memahami pandemi corona telah memukul perekonomian para pengusaha kecil dan mikro. 

Namun Jokowi berpesan agar mereka tetap semangat. Dengan adanya bantuan modal ini diharapkan dapat melestarikan usahanya.

"Semangat kerja jangan sampai kendor dan pertahankan agar usaha bapak ibu jangan sampai tutup, rugi, untung dikit tidak apa-apa tapi jangan sampai tutup," ucapnya.

Menurut Jokowi, pada Desember 2020 nanti vaksin Covid-19 sudah mulai masuk di Indonesia. Dengan adanya vaksin itu maka masyarakat akan bersiap memasuki kehidupan normal di tahun depan.

Nah, pada tahun depan itulah, Jokowi berpesan agar para pengusaha tidak kehilangan momentum. Mereka harus memanfaatkan usahanya bangkit kembali, apalagi sudah mendapat suntikan modal dari pemerintah.

"Insya Allah Desember sudah mulai vaksin masuk, pada kondisi tahun depan sudah agak normal, bapak ibu jangan sampai kehilangan momentum, artinya pada saat sudah normal modal kerjanya sudah tak ada, ini yang harus dihitung betul," pungkas Jokowi.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Pekerja Informal Sektor Persampahan Dapat Diskon Iuran JKK-JKM 50 Persen

Pemda Diminta Fokus Kembangkan Kompetensi Green Jobs

IOH Luncurkan Zankore by Indosat

PWI dan AFPI Perkuat Literasi Pindar

ASN Kemenag Berperan Wujudkan Agama Maslahah bagi Bangsa dan Negara

PWI Pusat dan AFPI Bahas Pindar, Inklusi Keuangan dan Perlindungan Publik

Pekerja Informal Sektor Persampahan Dapat Diskon Iuran JKK-JKM 50 Persen

Pemda Diminta Fokus Kembangkan Kompetensi Green Jobs

IOH Luncurkan Zankore by Indosat

PWI dan AFPI Perkuat Literasi Pindar

ASN Kemenag Berperan Wujudkan Agama Maslahah bagi Bangsa dan Negara

PWI Pusat dan AFPI Bahas Pindar, Inklusi Keuangan dan Perlindungan Publik



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kemenkum Riau Percepat Pelindungan IG Talas Ungu Sinaboi dan Terasi Bagan Rohil
12 Agustus 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Dampingi Peserta PKA Angkatan LXXVII sebagai Mentor Aksi Perubahan
12 Agustus 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dukung Penuh Rangkaian Kegiatan Nasional
12 Agustus 2026
Perkuat Komunikasi Publik, Imigrasi Siak Gandeng PWI Riau
12 Agustus 2026
Ketika Pemerintah Menjadi Milik Pemenang
12 Agustus 2026
Tim Perpustakaan El-Hayaah MAN 1 Pekanbaru Stand Teredukatif di Festival Literasi Provinsi Riau 2026
11 Agustus 2026
Hadapi Era AI dan UU ITE, PWI Dumai Perkuat Kompetensi Wartawan
11 Agustus 2026
Kemenkum Riau Perkuat Harmonisasi Rencana Kerja Perangkat Daerah Pelalawan Tahun 2027
11 Agustus 2026
Kanwil Kemenkum Riau Tingkatkan Pemahaman Hak Kepesertaan TASPEN dan BPJS Kesehatan bagi ASN
11 Agustus 2026
Kanwil Kemenkum Riau Gelar Donor Darah
11 Agustus 2026
TERPOPULER +
  • 1 Karhutla Pematang Pudu Belum Padam, Ferdian: Tim Lakukan Penyekatan Agar Api Tak Merembet
  • 2 PWI dan AFPI Perkuat Literasi Pindar
  • 3 PPI Lestarikan Kekayaan Budaya Melalui Karya Sastra
  • 4 Wamenkes Tekankan Inovasi dan Riset Kesehatan
  • 5 Prabowo Ajak Jajaran Kadin Indonesia Perkuat Kolaborasi antara Pemerintah dan Dunia Usaha
  • 6 Ingin Lanjut S2 Komunikasi? UIR Buka Pendaftaran hingga 22 Agustus 2026
  • 7 Amran Tambi: Momentum Memperkuat Peran Masyarakat Perantau
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Komunikasi dan Transformasi Organisasi
  • 9 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum "PASTI Ada Solusi" Episode 9
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved