• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB
Dibaca : 196 Kali
Lepas Kontingen PPSN VI 2026 Menuju Jatim, Syahruddin: Berkompetisi dengan Baik dan Jaga Kekompakkan
Dibaca : 222 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Kawal SKD Calon Taruna Poltekpin Hari Kedua di BKN Pekanbaru
Dibaca : 195 Kali
Tim Dosen Unilak Bantai Kemdikdasmen dengan Skor Fantastis 10-0
Dibaca : 209 Kali
Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina
Dibaca : 245 Kali

  • Home
  • Nasional

Omzet Kecil, Jokowi Ingatkan Pelaku Usaha Jangan Patah Semangat

Zulmiron
Rabu, 30 September 2020 00:46:48 WIB
Cetak
Presiden Jokowi memberikan BMK kepada pengusaha cilik di halaman Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (29/09/2020).(Foto: Biro Pers Istana Kepresidenan)

Jakarta, Hariantimes.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan Bantuan Modal Kerja (BMK) kepada pengusaha cilik hingga pedagang asongan di halaman Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (29/09/2020).

Acara tersebut digelar dengan menerapkan protokol kesehatan. Di antaranya para peserta harus menjalani tes usap (swab) beberapa hari sebelum acara, kemudian menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan. Begitu juga dengan Presiden Jokowi.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi menyampaikan kepada pelaku usaha tersebut untuk jangan patah semangat dan mengajak untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan saat berniaga.

Tidak hanya itu saja, Jokowi juga mengingatkan pengusaha cilik harus tetap bersyukur walaupun mendapatkan omzet yang kecil. Pasalnya, semua pihak terdampak ekonominya oleh pandemi corona ini, termasuk negara.

"Semua harus disyukuri. Wong yang namanya negara defisit kok. Negara sama. Negara di tahun ini kita minus. Income pendapatannya, bukan sesuatu yang gampang. Sama sebetulnya," jelas Jokowi seraya berharap, pengusaha cilik tak kendor semangatnya untuk tetap bertahan. Apalagi saat ini dirinya telah memberikan bantuan sebesar Rp2,4 juta. 

"Saya berharap, uang ini dapat dipergunakannya dengan baik. Sehingga bisa menaikkan perekonomian mereka. Sekali lagi saya harapkan jangan semangatnya kendor. Harus tetap berjualan, meski untungnya Rp60 ribu atau Rp50 ribu. Sudah, yang penting ada keuntungan di situ dan mungkin kerja lebih keras lagi. Tidak mungkin seperti hari biasa. Saya kira memang kondisi sangat sulit. Tapi Insya Allah akhir tahun ini vaksin sudah bisa disuntikkan ke masyarakat. Kondisinya sedikit demi sedikit bisa pulih, kembali normal, kita berdoa semua," ujar Jokowi.

Untuk diketahui, sebanyak 63 pelaku usaha mikro dan kecil yang berasal dari sejumlah wilayah di Kota dan Kabupaten Bogor hadir dalam dua sesi penyerahan untuk menghindari kerumunan dan memudahkan penerapan ketat protokol kesehatan. 

Salah seorang pedagang asongan yang biasa menajajakan permen, makanan hingga kopi curhat bahwa dirinya kehilangan omzet hingga 70 persen selama pandemi corona. Jokowi pun mafhum.

"Saya kebetulan udah lama pak asong keliling seputar kota Bogor, pasar Anyar, pasar Bogor. (Yang dijual) permen, tisu, modalya sekitar satu jutaan segala macam makanan, kopi, sekarang menurun hampi 70 persen, capek, Alhamdulillah dulu kebagian 150, 200, 100, sekarang kadang 60 ribu," ucap pedagang tersebut kepada Jokowi.

"Alhamdulillah masih dapat," timpal Jokowi sembari memahami pandemi corona telah memukul perekonomian para pengusaha kecil dan mikro. 

Namun Jokowi berpesan agar mereka tetap semangat. Dengan adanya bantuan modal ini diharapkan dapat melestarikan usahanya.

"Semangat kerja jangan sampai kendor dan pertahankan agar usaha bapak ibu jangan sampai tutup, rugi, untung dikit tidak apa-apa tapi jangan sampai tutup," ucapnya.

Menurut Jokowi, pada Desember 2020 nanti vaksin Covid-19 sudah mulai masuk di Indonesia. Dengan adanya vaksin itu maka masyarakat akan bersiap memasuki kehidupan normal di tahun depan.

Nah, pada tahun depan itulah, Jokowi berpesan agar para pengusaha tidak kehilangan momentum. Mereka harus memanfaatkan usahanya bangkit kembali, apalagi sudah mendapat suntikan modal dari pemerintah.

"Insya Allah Desember sudah mulai vaksin masuk, pada kondisi tahun depan sudah agak normal, bapak ibu jangan sampai kehilangan momentum, artinya pada saat sudah normal modal kerjanya sudah tak ada, ini yang harus dihitung betul," pungkas Jokowi.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB

Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina

Memelihara Alam Semesta, Menag Minta Para Imam Gunakan Pendekatan Keagamaan

Buka IGIC 2026, Menag: Mari Kita Jadikan Masjid sebagai Meeting Point

Kerja ke Jepang, Wamenaker: Skill Bahasa Asing Itu Penting

Website PWI Siap Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah

Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB

Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina

Memelihara Alam Semesta, Menag Minta Para Imam Gunakan Pendekatan Keagamaan

Buka IGIC 2026, Menag: Mari Kita Jadikan Masjid sebagai Meeting Point

Kerja ke Jepang, Wamenaker: Skill Bahasa Asing Itu Penting

Website PWI Siap Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB
27 September 2026
Lepas Kontingen PPSN VI 2026 Menuju Jatim, Syahruddin: Berkompetisi dengan Baik dan Jaga Kekompakkan
27 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Kawal SKD Calon Taruna Poltekpin Hari Kedua di BKN Pekanbaru
27 September 2026
Tim Dosen Unilak Bantai Kemdikdasmen dengan Skor Fantastis 10-0
27 September 2026
Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina
26 September 2026
Memelihara Alam Semesta, Menag Minta Para Imam Gunakan Pendekatan Keagamaan
26 September 2026
Buka IGIC 2026, Menag: Mari Kita Jadikan Masjid sebagai Meeting Point
26 September 2026
Juara Umum PORSENIJAR Riau 2026, Kontingen PGRI Siak Borong 7 Medali Emas
26 September 2026
Mahadar: Mari Perkuat Solidaritas dan Persaudaraan Guru
26 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Implementasi Pedoman dan Aplikasi SIKIDA
25 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Pelindungan Rahasia Dagang
  • 2 Lubuk Larangan Garuda Mas Manggopoh Jadi Destinasi Wisata Alam dan Edukasi
  • 3 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Analisis Evaluasi Dampak Kebijakan Pemeriksaan Majelis Pengawas Notaris
  • 4 Kakanwil Kemenkum Riau Berikan Masukan Perubahan Permenkum Nomor 11 Tahun 2026
  • 5 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pengawasan IG Sagu Meranti dan Dorong Pembentukan Sentra KI
  • 6 FORMAS Bersama BSPIA akan Gelar Indonesia-China Digital City & Security Technology Application Forum 2026
  • 7 PLN Bersama Pemprov Riau Kementerian Terkait Perkuat Sinergi Mempercepat Program Lides
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Perkenalkan Inovasi HARMONITAS
  • 9 Silaturahmi dengan SMSI Riau, Fikri Fardhian: Media Mitra Strategis dalam Menyampaikan Informasi yang Akurat ke Masyarakat
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved