• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Dua Kadiv Kanwil Kemenkum Riau Resmi Lulus Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II
Dibaca : 99 Kali
Ombudsman Riau Terima 610 Akses Layanan, Bambang: Pemda dan Isu Kelistrikan Paling Banyak Dilaporkan
Dibaca : 115 Kali
Bangun Kepercayaan Publik, Raja Isyam Tekankan Pentingnya Kemitraan Strategis Imigrasi dan Media
Dibaca : 133 Kali
Ombudsman Berwenang Mengawasi Pelayanan Publik, Bambang: Maladministrasi Harus Dicegah
Dibaca : 142 Kali
Genjot Good Governance, Imigrasi Pekanbaru Luncurkan Sejumlah Inovasi Unggulan Layanan Publik
Dibaca : 176 Kali

  • Home
  • Sosialita

Seminar Santun 79, Sastra dan Bahasa Melayu

Ketua DBP: Berseni dan Bersastra Haruslah Dilakukan Demi Niat yang Agung

Redaksi
Ahad, 02 Februari 2020 15:17:49 WIB
Cetak
Seminar Santun 79, Sastra dan Bahasa Melayu.
Kuala Lumpur, Hariantimes.com - Sastra dan sains mempunyai hubungan yang erat. 

Sastra tanpa sains tak akan membawa  kemajuan. Sebaliknya, sains tanpa sastra tak akan memberikan keindahan atau kering.

''Berseni dan bersastra haruslah dilakukan demi niat yang agung. Yaitu Allah dan sunnah Rasul. Hal ini sudah diperlihatkan dalam karya-karya sastrawan Malaysia. Di antaranya Datuk Seri A Samad Said dengan 
puisi panjangnya Al Amin. Begitu pula puisi-puisi yang dihasilkan Dato' Kemala,'' kata Ketua Dewan Bahasa dan Pustaka (DBP), Kuala Lumpur, Malaysia, Prof Dr Mohamed Hatta Shaharom saat membuka acara Santun 79 Kemala. Shaharom baru-baru ini.

Pada setiap sesi acara Santun 79 Kemala diselingi dengan pembacaan puisi, puisi tari dan puisi lagu oleh para penyair 4 negara. Di antara penyair yang tampil adalah Penyair dan Novelis Nasional Malaysia yang kini berusia 81 tahun, SN A Samad Said. 

Sedangkan dari Thailand diwakili  pensyarah tamu Prince Songkhla University, Thailand asal Yogyakarta, Indonesia, Anindya Puspita.

Sementara para penyair Indonesia yang turut .mempersembahkan bacaan puisinya adalah Muhammad Husnu Abadi dan Fakhrunnas MA Jabbar (Riau), Lily Siti Multatuliana (Jakarta), Risma Dewi Purwita (NTT), Siamir Marulafau (Sumut) serta Nuthalya Anwar dan Ariani Isnamurti (Jakarta). 

Sastra dan Bahasa Melayu diperkirakan tak akan pernah mati. Bagaimana tidak? Ini dilihat dari perkembangan kreativitas karya@sastra berupa puisi dan prosa yang ditulis para sastrawan di berbagai negara di dunia, terutama kawasan Melayu Serumpun. Apalagi, jumlah pengguna bahasa Melayu keseluruhan mencapai 300 juta jiwa.

Dan khusus puisi-puisi  yang dihasilkan penyair nasional terkemuka Malaysia,  SN Dato' Kemala yang religius dan sufistik menegaskan dirinya merupakan pelanjut penyair sufi dunia Mihammad Iqbal.

Pernyataan ini merupakan kesimpulan dari pidato utama kritikus sastra Malaysia, Dr Mana Sikana dan hasil pembahasan dua sesi diskusi yang membahas karya-karya penyair Kemala  dalam rangkaian Temu Sastra 4 Negara Santun 79 Kemala di Dewan Bahasa dan Pustaka (DBP), Kuala Lumpur, Malaysia, 30 Januari 2020.

Kritikus Sastra Dr Mana Sikana dalam pidato yang dibacakan perwakilannya menegaskan kedalaman religi puisi-puisi Kemala selama ini menunjukkan komitmen sikapnya yang sangat Islami. Berkarya kreatif bagi Kemala bermakna wujud pengabdian dirinya kepada Allah yang Maha Pencipta.

Pendapat yang hampir sama juga muncul pada diskusi sesi pertama bertajuk Laut Takjub  dengan  pembicara,  dengan para pembicara dari Malaysia yakni Prof Madya Dr Kamariah Kamarudin dan Dr Hanafi Ibrahim dengan Moderator Hj Wardawati Sharif. 

Begitu pula pada diskusi sesi kedua bertajuk 'Lanskap Ungu Kemala' dan menampilkan para pembicara yakni  Hj Arbak Othman (Malaysia), Drs Siamir Marulafau dan Dra Lily Siti Muthathuliana (keduanya dari Indonesia) dengan  Moderator Hj Wardawati Sharif.

Para pembicara seminar dalam rangkaian diskusi menegaskan,  
hampir semua puisi Kemala menggambarkan kedekatan dengan Tuhan. 

Selain itu, Kemala sangat akrab dengan alam dan humanistik dengan bahasa yang indah dan kaya dengan  metaforik serta sederhana.(*)


Editor: Zulmiron


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Dua Kadiv Kanwil Kemenkum Riau Resmi Lulus Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II

Bangun Kepercayaan Publik, Raja Isyam Tekankan Pentingnya Kemitraan Strategis Imigrasi dan Media

Ombudsman Berwenang Mengawasi Pelayanan Publik, Bambang: Maladministrasi Harus Dicegah

Genjot Good Governance, Imigrasi Pekanbaru Luncurkan Sejumlah Inovasi Unggulan Layanan Publik

Melalui Media Gathering, Kantor Imigrasi Pekanbaru Perkuat Sinergi dan Komunikasi dengan PWI Riau

Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Pembahasan Ranperda Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Inhu

Dua Kadiv Kanwil Kemenkum Riau Resmi Lulus Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II

Bangun Kepercayaan Publik, Raja Isyam Tekankan Pentingnya Kemitraan Strategis Imigrasi dan Media

Ombudsman Berwenang Mengawasi Pelayanan Publik, Bambang: Maladministrasi Harus Dicegah

Genjot Good Governance, Imigrasi Pekanbaru Luncurkan Sejumlah Inovasi Unggulan Layanan Publik

Melalui Media Gathering, Kantor Imigrasi Pekanbaru Perkuat Sinergi dan Komunikasi dengan PWI Riau

Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Pembahasan Ranperda Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Inhu



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Dua Kadiv Kanwil Kemenkum Riau Resmi Lulus Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II
15 Oktober 2026
Ombudsman Riau Terima 610 Akses Layanan, Bambang: Pemda dan Isu Kelistrikan Paling Banyak Dilaporkan
15 Oktober 2026
Bangun Kepercayaan Publik, Raja Isyam Tekankan Pentingnya Kemitraan Strategis Imigrasi dan Media
15 Oktober 2026
Ombudsman Berwenang Mengawasi Pelayanan Publik, Bambang: Maladministrasi Harus Dicegah
15 Oktober 2026
Genjot Good Governance, Imigrasi Pekanbaru Luncurkan Sejumlah Inovasi Unggulan Layanan Publik
15 Oktober 2026
Melalui Media Gathering, Kantor Imigrasi Pekanbaru Perkuat Sinergi dan Komunikasi dengan PWI Riau
15 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Pembahasan Ranperda Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Inhu
14 Oktober 2026
SK 2.994 ASN PPPK Paruh Waktu Diperpanjang, Afni: Bekerjalah dengan Baik, Loyal pada Rakyat
14 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Evaluasi Kualitas Layanan Bantuan Hukum bagi 13 Penerima Bantuan Hukum
14 Oktober 2026
Kemenkum Riau Dorong Penguatan Kepatuhan Royalti Musik di Pekanbaru
14 Oktober 2026
TERPOPULER +
  • 1 Keliling Empat Kampung, Wabup Siak Syamsurizal Serahkan Bantuan ke Lansia dan Disabilitas di Sungai Apit
  • 2 Jaga Identitas dan Warisan Budaya Melayu, Disdik Siak Dorong Pelajar Mainkan Kompang dari Sekolah
  • 3 Investasi Rp1,6 Triliun Masuk KITB, Bupati Siak Afni Meminta Perusahaan Memprioritaskan Masyarakat Lokal
  • 4 PT ORI Tanam Investasi Rp1,6 Triliun di KITB Siak, Bupati Afni: Akan Banyak Investasi Lagi
  • 5 Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pengembangan Nanas Kualu Kampar Menuju Indikasi Geografis
  • 6 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Kick Off Meeting Pengukuran Maturitas Kekayaan Intelektual 2026
  • 7 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kolaborasi dan Transformasi Layanan Hukum
  • 8 Audiensi dengan Plt Gubri, Kakanwil Kemenkum Riau Bahas Keberlanjutan HARMONITAS
  • 9 2.900 Mahasiswa Baru Unilak Ikuti PKKMB 2026
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved