• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Workshop Jurnalistik di Yogyakarta, PWI Komitmen Bersama GAPKI Kawal Industri Sawit Nasional
Dibaca : 158 Kali
Polda Riau Tangani 37 Kasus Karhutla, 40 Tersangka Diamankan
Dibaca : 221 Kali
Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Layanan Kewarganegaraan
Dibaca : 201 Kali
Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan Kopi Liberika Rangsang Meranti
Dibaca : 193 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pendalaman Materi Perancang Peraturan Perundang-undangan
Dibaca : 205 Kali

  • Home
  • Sosialita

Seminar Santun 79, Sastra dan Bahasa Melayu

Ketua DBP: Berseni dan Bersastra Haruslah Dilakukan Demi Niat yang Agung

Redaksi
Ahad, 02 Februari 2020 15:17:49 WIB
Cetak
Seminar Santun 79, Sastra dan Bahasa Melayu.
Kuala Lumpur, Hariantimes.com - Sastra dan sains mempunyai hubungan yang erat. 

Sastra tanpa sains tak akan membawa  kemajuan. Sebaliknya, sains tanpa sastra tak akan memberikan keindahan atau kering.

''Berseni dan bersastra haruslah dilakukan demi niat yang agung. Yaitu Allah dan sunnah Rasul. Hal ini sudah diperlihatkan dalam karya-karya sastrawan Malaysia. Di antaranya Datuk Seri A Samad Said dengan 
puisi panjangnya Al Amin. Begitu pula puisi-puisi yang dihasilkan Dato' Kemala,'' kata Ketua Dewan Bahasa dan Pustaka (DBP), Kuala Lumpur, Malaysia, Prof Dr Mohamed Hatta Shaharom saat membuka acara Santun 79 Kemala. Shaharom baru-baru ini.

Pada setiap sesi acara Santun 79 Kemala diselingi dengan pembacaan puisi, puisi tari dan puisi lagu oleh para penyair 4 negara. Di antara penyair yang tampil adalah Penyair dan Novelis Nasional Malaysia yang kini berusia 81 tahun, SN A Samad Said. 

Sedangkan dari Thailand diwakili  pensyarah tamu Prince Songkhla University, Thailand asal Yogyakarta, Indonesia, Anindya Puspita.

Sementara para penyair Indonesia yang turut .mempersembahkan bacaan puisinya adalah Muhammad Husnu Abadi dan Fakhrunnas MA Jabbar (Riau), Lily Siti Multatuliana (Jakarta), Risma Dewi Purwita (NTT), Siamir Marulafau (Sumut) serta Nuthalya Anwar dan Ariani Isnamurti (Jakarta). 

Sastra dan Bahasa Melayu diperkirakan tak akan pernah mati. Bagaimana tidak? Ini dilihat dari perkembangan kreativitas karya@sastra berupa puisi dan prosa yang ditulis para sastrawan di berbagai negara di dunia, terutama kawasan Melayu Serumpun. Apalagi, jumlah pengguna bahasa Melayu keseluruhan mencapai 300 juta jiwa.

Dan khusus puisi-puisi  yang dihasilkan penyair nasional terkemuka Malaysia,  SN Dato' Kemala yang religius dan sufistik menegaskan dirinya merupakan pelanjut penyair sufi dunia Mihammad Iqbal.

Pernyataan ini merupakan kesimpulan dari pidato utama kritikus sastra Malaysia, Dr Mana Sikana dan hasil pembahasan dua sesi diskusi yang membahas karya-karya penyair Kemala  dalam rangkaian Temu Sastra 4 Negara Santun 79 Kemala di Dewan Bahasa dan Pustaka (DBP), Kuala Lumpur, Malaysia, 30 Januari 2020.

Kritikus Sastra Dr Mana Sikana dalam pidato yang dibacakan perwakilannya menegaskan kedalaman religi puisi-puisi Kemala selama ini menunjukkan komitmen sikapnya yang sangat Islami. Berkarya kreatif bagi Kemala bermakna wujud pengabdian dirinya kepada Allah yang Maha Pencipta.

Pendapat yang hampir sama juga muncul pada diskusi sesi pertama bertajuk Laut Takjub  dengan  pembicara,  dengan para pembicara dari Malaysia yakni Prof Madya Dr Kamariah Kamarudin dan Dr Hanafi Ibrahim dengan Moderator Hj Wardawati Sharif. 

Begitu pula pada diskusi sesi kedua bertajuk 'Lanskap Ungu Kemala' dan menampilkan para pembicara yakni  Hj Arbak Othman (Malaysia), Drs Siamir Marulafau dan Dra Lily Siti Muthathuliana (keduanya dari Indonesia) dengan  Moderator Hj Wardawati Sharif.

Para pembicara seminar dalam rangkaian diskusi menegaskan,  
hampir semua puisi Kemala menggambarkan kedekatan dengan Tuhan. 

Selain itu, Kemala sangat akrab dengan alam dan humanistik dengan bahasa yang indah dan kaya dengan  metaforik serta sederhana.(*)


Editor: Zulmiron


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Layanan Kewarganegaraan

Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan Kopi Liberika Rangsang Meranti

Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pendalaman Materi Perancang Peraturan Perundang-undangan

Harmonisasi Delapan Ranperbup Inhik, Kemenkum Riau Dorong Produk Hukum Daerah Berkualitas

Bagikan Masker Gratis, PWI Riau Ajak Warga Lindungi Kesehatan

Kakanwil Kemenkum Riau Pimpin Rapat Persiapan Desk Evaluasi WBBM

Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Layanan Kewarganegaraan

Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan Kopi Liberika Rangsang Meranti

Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pendalaman Materi Perancang Peraturan Perundang-undangan

Harmonisasi Delapan Ranperbup Inhik, Kemenkum Riau Dorong Produk Hukum Daerah Berkualitas

Bagikan Masker Gratis, PWI Riau Ajak Warga Lindungi Kesehatan

Kakanwil Kemenkum Riau Pimpin Rapat Persiapan Desk Evaluasi WBBM



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Workshop Jurnalistik di Yogyakarta, PWI Komitmen Bersama GAPKI Kawal Industri Sawit Nasional
29 Agustus 2026
Polda Riau Tangani 37 Kasus Karhutla, 40 Tersangka Diamankan
28 Agustus 2026
Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Layanan Kewarganegaraan
28 Agustus 2026
Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan Kopi Liberika Rangsang Meranti
28 Agustus 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pendalaman Materi Perancang Peraturan Perundang-undangan
28 Agustus 2026
Harmonisasi Delapan Ranperbup Inhik, Kemenkum Riau Dorong Produk Hukum Daerah Berkualitas
28 Agustus 2026
Bagikan Masker Gratis, PWI Riau Ajak Warga Lindungi Kesehatan
28 Agustus 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Pimpin Rapat Persiapan Desk Evaluasi WBBM
27 Agustus 2026
Dinahkodai Muhammad Nefos, KI Riau Siap Bangun Tim Solid dan Kuatkan KIP
27 Agustus 2026
Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Perancang
27 Agustus 2026
TERPOPULER +
  • 1 Jadi Calon Tunggal, Eka Saputra Diamanahkan Nahkodai Persatuan Matua Saiyo Pekanbaru Periode 2026-2031
  • 2 Adu Cepat di Tepian Narosa, Dua Jalur Binaan RAPP Berjuang Lanjut ke Hari Keempat
  • 3 Kemenkum Riau Edukasi Fidusia dan Perseroan Perorangan
  • 4 Dorong UMKM dan Ekonomi Berkelanjutan, Akhmad Munir: Modal Ventura Harus Diperkuat
  • 5 SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih IPU
  • 6 Butik Selaras Resmi Dibuka, Atal S Depari: Memiliki Arti Positif dan Sejalan dengan Nilai-Nilai Wartawan
  • 7 Mafirion: Jangan Berikan KSO ke Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • 8 PLN UID Riau dan Kepri Pastikan Listrik Andal di Berbagai Wilayah
  • 9 Lewat PLN Mobile, PLN Promo Merdeka Day Berupa Diskon Biaya Tambah Daya 50 Persen
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved