• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
Dibaca : 98 Kali
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 457 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 464 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 395 Kali
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
Dibaca : 519 Kali

  • Home
  • Riau

Potensi Itu Milik Riau

Syamsuar: Mulai Sekarang Jangan Mau Dijajo Orang Lain Lagi

Redaksi
Sabtu, 18 Januari 2020 14:00:59 WIB
Cetak
FGD yang ditaja Badan Riau Creative Network (BRCN), di Gedung Daerah Balai Serindit, Sabtu (18/01/2020).

Pekanbaru, Hariantimes.com - Riau begitu banyak potensinya, namun hal ini belum bisa dimanfaatkan secara maksimal.

Karenanya, perlu mengubah pola pikir dengan kreatifitas, sehingga potensi-potensi tersebut dapat mengentaskan kemiskinan dan pengangguran. Adapun potensi Riau tersebut antara lain kelapa, sagu dan ikan patin.

"Potensi Riau ini dijual daerah lain hingga keluar negeri. Memang masyarakat dapat duit, namun neraca perdagang Riau rugi. Sebab, potensi itu milik Riau, namun daerah atau provinsi lain yang mengekspor keluar negeri. Jadi, mulai sekarang (potensi Riau) jangan mau  dijajo (dijual) orang lain lagi," kata Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi dengan logat Melayu Riau pesisirnya saat membuka Focus Group Discussion (FGD) yang ditaja Badan Riau Creative Network (BRCN), di Gedung Daerah Balai Serindit, Sabtu (18/01/2020).

Kegiatan FGD ini dihadiri Staf Khusus Kementerian Koperasi dan UMKM Fiki Satari.

Syamsuar menyebutkan, dalam upaya pengembangan ekonomi kreatif di Provinsi Riau perlunya mengubah pola pikir karena Migas, Kelapa sawit, sudah tidak bisa diharapkan lagi. Sebab, SDA ini memang terbaik di dunia namun pertumbuhan ekonomi Riau rendah.

"Karenanya kita perlu mengubah kebijakan pertumbuhan ekonomi sehingga bisa menekan inflasi. Kita harus mengubah pola pikir untuk perubahan lebih maju. Harus memberi peluang kepada UKM, hingga hasil karyanya bisa dipasarkan ke dunia internasional," ungkap Syamsuar.

Menurut Syamsuar, produk Riau punya nilai jual yang luar biasa dan sebenarnya menjadi perhatian dunia. Hanya saja UMKM belum fokus pada produk yang dihasilkan sehingga konsumen bingung yang mana produk UMKM yang bagus.

Karenanya, sambung Syamsuar, perlunya satu kesepakatan produk yang  buat berada satu koperasi, sehingga komsumen tahu mana produk yang bagus dan ini tidak merugikan UMKM.

Kiat lainnya hingga produk UMKM Riau menjadi branding, dijelaskan Syamsuar, pada produk fasyen harus memberi sentuhan ciri khas. Sedangkan pada kuliner diminta ada halal, higienis, memenuhi standaele centered branding.

Hal lainnya yang dilakukan Pemprov Riau melakukan pengembangan usaha melalui KUR dan kemitraan.

"Ekonomi kreatif ada 16 sub sektor, dari sini kita harus fokus mengembangkannya, salah satunya UMKM," ujar Syamsuar.

Sementara itu, Staf khusus Kementerian Koperasi dan UMKM Fiki Satari, menyebutkan bahwa saat ini sudah ada Undang Undang Ekonomi Kreatif (Ekraf).

Menurut Fiki, perlu akselerasi untuk peningkatan UMKM karena di Indonesia lebih 90 persen UMKMnya berada pada kelas mikro.

"Untuk peningkatan UMKM menjadi sedang dan besar, salah satu dilakukan Kementerian Koperasi dan UMKM dengan membuat pelatihan," ujar Fiki.

Pada helat tersebut, juga ada penandatangan MoU antara Bank Riau Kepri Syahriah dengan BRCN.

"Dengan adanya MoU ini kirannya nanti kita bisa membantu UMKM yang ada di Riau ini," kata Ketua BRCN Husnul Kausaurian.(*)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Luncurkan Program Masjid Ramah Pemudik, Kemenag Siapkan 215 Masjid di Jalur Mudik di Riau

Tas Baru, Energi Baru: Senyum Siswa Minas Sambut HUT ke-1 Danantara

Polda Riau Launching Tanjak dan Selempang, Taufik Ikram Jamil: Marwah yang Harus Dijaga Bersama-Sama

Kemenag Riau Pastikan Gaji Pegawai Peralihan ke Kemenhaj Dibayarkan Hingga Januari 2026

Menumbuhkan Kehidupan Kembali: Langkah PHR Memulihkan Fungsi Tanah di Bumi Riau

FPK Riau Minta Tempat Hiburan di Pekanbaru Patuhi Aturan dan Nilai Melayu

Luncurkan Program Masjid Ramah Pemudik, Kemenag Siapkan 215 Masjid di Jalur Mudik di Riau

Tas Baru, Energi Baru: Senyum Siswa Minas Sambut HUT ke-1 Danantara

Polda Riau Launching Tanjak dan Selempang, Taufik Ikram Jamil: Marwah yang Harus Dijaga Bersama-Sama

Kemenag Riau Pastikan Gaji Pegawai Peralihan ke Kemenhaj Dibayarkan Hingga Januari 2026

Menumbuhkan Kehidupan Kembali: Langkah PHR Memulihkan Fungsi Tanah di Bumi Riau

FPK Riau Minta Tempat Hiburan di Pekanbaru Patuhi Aturan dan Nilai Melayu



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 2 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 3 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 4 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 5 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
  • 6 Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
  • 7 Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
  • 8 Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim
  • 9 Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved