• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Eka Saputra Terpilih Pimpin Persatuan Matua Saiyo Pekanbaru
Dibaca : 197 Kali
Persatuan Matua Saiyo Pekanbaru Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW
Dibaca : 212 Kali
Workshop Jurnalistik di Yogyakarta, PWI Komitmen Bersama GAPKI Kawal Industri Sawit Nasional
Dibaca : 255 Kali
Polda Riau Tangani 37 Kasus Karhutla, 40 Tersangka Diamankan
Dibaca : 312 Kali
Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Layanan Kewarganegaraan
Dibaca : 282 Kali

  • Home
  • Pekanbaru

Pekanbaru Masuk 16 Besar Kawasan Destinasi Wisata Halal

Walikota: Kita Optimis Terwujud

Redaksi
Rabu, 21 Agustus 2019 13:21:35 WIB
Cetak
Walikota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT saat mendampingi kunjungan Menteri Pariwisata (Menpar) RI Arief Yahya.
Pekanbaru, Hariantimes.com - Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau masuk 16 daerah di Indonesia yang ditetapkan sebagai kawasan destinasi wisata halal.

Dasarnya, karena Kota Pekanbaru memiliki potensi mulai dari kawasan agrowisata yang akan dikombain dengan Danau Bandar Khayangan di Rumbai Pesisir hingga ke kawasan Pekanbaru, Siak, Kampar dan Pelalawan (Pekansikawan).

"Pekanbaru ini sangat-sangat strategis dalam pengembangan industri pariwisata," ujar Walikota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT saat mendampingi kunjungan Menteri Pariwisata (Menpar) RI Arief Yahya ke kawasan Agrowisata Kota Pekanbaru di Jalan Damai ujung, Kelurahan Palas, Kecamatan Rumbai, Selasa (20/08/2019) kemarin.

Dalam kunjungan itu, Menpar langsung didampingi Gubernur Riau Drs H Syamsuar serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.

Usai peninjauan, Walikota Pekanbaru Firdaus kepada wartawan mengatakan, kedatangan Menpar tersebut juga bertujuan melihat potensi Riau dan Kota Pekanbaru sebagai kawasan destinasi wisata halal.

"Juga kunjungan beliau (Menpar) tadi untuk melihat persiapan pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata Kota Pekanbaru dan juga KEK Pulau Rupat. Karena Pekanbaru dan Pulau Rupat ini berada di tengah-tengah pasar, kalau kita melihat pasar dalam kawasan ASEAN," ungkap walikota.

Jadi kawasan KEK agrowisata di Kecamatan Rumbai dengan skala sekitar 500 hektar untuk jangka panjangnya ini, papar Walikota, nanti akan dikombain dengan Danau Khayangan di Rumbai Pesisir. Itu juga sekaligus dilengkapi dengan potensi Sungai Siak sebagai wisata air. Sehingga, ada wisata berjalan dari hulu Sungai Siak sampai ke Tenayan Raya atau bisa sampai ke Kota Siak, kawasan Pekansikawan.

Untuk itu, sebut walikota, bagi Provinsi Riau dan kabupaten/kota khususnya yang masuk dalam program pembangunan Pekansikawan tak terkecuali Bengkalis dan Kota Dumai, Kawasan Ekonomi Khusus mesti terwujud guna meningkatkan pendapatan daerah serta membuka lowongan pekerjaan.

"Di Pekanbaru sendiri, kita sudah merencanakan industri kawasan pariwisata agro sejak periode pertama tahun 2012. Dan kita telah menetapkan bahwa sektor unggulan dalam membangun Kota Pekanbaru itu di antaranya jasa, perdagangan dan industri. Industri ini kita bagi dua, yakni pariwisata dan manufaktur. Artinya, kita telah menetapkan industri pariwisata itu adalah sebagai sektor unggulan dalam membuka lapangan pekerjaan dan menggerakan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat Pekanbaru khususnya, Provinsi Riau dan Indonesia umumnya. Jadi untuk Kota Pekanbaru, kunjungan beliau (Menpar) tadi sangat berarti. Harapan kita, konsultan yang mendampingi beliau tadi juga bisa mendampingi kita sehingga ini akan selaras dengan waktu yang diberikan kurang lebih 3 bulan, maksimal 6 bulan persiapan pembentukan KEK ini. Kita optimis terwujud," papar Walikota.
 
Beri Sumbangan Terbesar

Dari keterangan Menpar, lanjut walikota, sektor pariwisata secara nasional pada tahun ini telah memberi sumbangan devisa kepada negara melampaui pendapatan yang bersumber dari pendapatan minyak bumi dan gas, atau hampir bersamaan dengan pendapatan di sektor kelapa sawit.

"Sampai akhir tahun ini diperkirakan beliau, itu nanti akan bisa melampaui pendapatan dari sektor unggulan lainnya. Jadi industri pariwisata lah yang memberikan sumbangan terbesar," katanya.

Atas dasar itu, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pariwisata tengah gencar melakukan pembangunan di bidang pariwisata. Yang mana Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau masuk 16 daerah di Indonesia yang ditetapkan sebagai destinasi wisata halal.

"Jadi kita dapat dua, Pekanbaru dan Provinsi Riau. Pekanbaru khusus tingkat kota, dan seluruh wilayah Riau untuk tingkat provinsi," terang walikota.

Kemudian sesuai penjelasan Menpar, sejauh ini destinasi wisata halal telah memberikan pemasukan yang cukup besar di daerah yang telah melaksanakan seperti Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Yang mana dengan destinasi wisata halal di NTB, itu pengunjungnya naik satu juta satu tahun. Satu juga pengunjung itu memberikan kontribusi kurang lebih Rp14 triliun. Artinya, tidak ada bisnis lebih menjanjikan untuk meningkatkan pendapatan dan membuka lowongan pekerjaan selain industri pariwisata," tegasnya.

Lebih jauh disampaikan walikota, dengan pembentukan KEK pariwisata diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri untuk datang ke Kota Pekanbaru seperti tingginya jumlah kunjungan wisatawan ke negeri tetangga Malaysia.

"Kunjungan pariwisata Malaysia, itu dua kali jumlah kunjungan pariwisata di Indonesia. Kota Malaka saja, itu mereka sudah di atas 25 juta per tahun. Nah, kalau 10 persen saja bisa mengalir ke Pekanbaru, berarti 2.500 kunjungan, itu yang kita usahakan," ungkapnya.(*)


Editor : Zulmiron


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Soal Polemik HGB STC, Agung Nugroho: Kami Tidak Pernah Menyampaikan Bapak Mendagri Memberikan Rekomendasi

Agung Nugroho: SIEXPO 2026 Perkuat Ekosistem Industri Sawit dan Pariwisata Pekanbaru

KPU dan PWI Pekanbaru Teken MoU Perkuat Sinergi Informasi dan Tangkal Hoaks Pemilu

Karhutla di Air Hitam Padam Total, Ferdian: Hasil Sinergi Seluruh Personel di Lapangan

Karhutla Terjadi di Air Hitam Pekanbaru, Manggala Agni Padamkan Api di Lahan Gambut

Divisi P3H Kanwil Kemenkum Riau Bahas Tiga Draf Penting Regulasi Daerah Kabupaten Siak

Soal Polemik HGB STC, Agung Nugroho: Kami Tidak Pernah Menyampaikan Bapak Mendagri Memberikan Rekomendasi

Agung Nugroho: SIEXPO 2026 Perkuat Ekosistem Industri Sawit dan Pariwisata Pekanbaru

KPU dan PWI Pekanbaru Teken MoU Perkuat Sinergi Informasi dan Tangkal Hoaks Pemilu

Karhutla di Air Hitam Padam Total, Ferdian: Hasil Sinergi Seluruh Personel di Lapangan

Karhutla Terjadi di Air Hitam Pekanbaru, Manggala Agni Padamkan Api di Lahan Gambut

Divisi P3H Kanwil Kemenkum Riau Bahas Tiga Draf Penting Regulasi Daerah Kabupaten Siak



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Eka Saputra Terpilih Pimpin Persatuan Matua Saiyo Pekanbaru
30 Agustus 2026
Persatuan Matua Saiyo Pekanbaru Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW
30 Agustus 2026
Workshop Jurnalistik di Yogyakarta, PWI Komitmen Bersama GAPKI Kawal Industri Sawit Nasional
29 Agustus 2026
Polda Riau Tangani 37 Kasus Karhutla, 40 Tersangka Diamankan
28 Agustus 2026
Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Layanan Kewarganegaraan
28 Agustus 2026
Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan Kopi Liberika Rangsang Meranti
28 Agustus 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pendalaman Materi Perancang Peraturan Perundang-undangan
28 Agustus 2026
Harmonisasi Delapan Ranperbup Inhik, Kemenkum Riau Dorong Produk Hukum Daerah Berkualitas
28 Agustus 2026
Bagikan Masker Gratis, PWI Riau Ajak Warga Lindungi Kesehatan
28 Agustus 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Pimpin Rapat Persiapan Desk Evaluasi WBBM
27 Agustus 2026
TERPOPULER +
  • 1 Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Kemnaker Sinergi dengan ILO
  • 2 Dampak Kabut Asap, Kemenag Riau Dorong Satuan Pendidikan Sesuaikan Pembelajaran
  • 3 Kemenkum Riau Dorong Regulasi Daerah Selaras dan Berkepastian Hukum
  • 4 Lantik Kepala KUA, Muliardi: Jadikan Aturan sebagai Pegangan Menjalankan Amanah
  • 5 Jadi Calon Tunggal, Eka Saputra Diamanahkan Nahkodai Persatuan Matua Saiyo Pekanbaru Periode 2026-2031
  • 6 Adu Cepat di Tepian Narosa, Dua Jalur Binaan RAPP Berjuang Lanjut ke Hari Keempat
  • 7 Ombudsman Nilai Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Imigrasi Pekanbaru
  • 8 Kemenkum Riau Edukasi Fidusia dan Perseroan Perorangan
  • 9 Dorong UMKM dan Ekonomi Berkelanjutan, Akhmad Munir: Modal Ventura Harus Diperkuat
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved