• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
Dibaca : 139 Kali
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 465 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 470 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 403 Kali
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
Dibaca : 528 Kali

  • Home
  • Pekanbaru

Pekanbaru Masuk 16 Besar Kawasan Destinasi Wisata Halal

Walikota: Kita Optimis Terwujud

Redaksi
Rabu, 21 Agustus 2019 13:21:35 WIB
Cetak
Walikota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT saat mendampingi kunjungan Menteri Pariwisata (Menpar) RI Arief Yahya.
Pekanbaru, Hariantimes.com - Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau masuk 16 daerah di Indonesia yang ditetapkan sebagai kawasan destinasi wisata halal.

Dasarnya, karena Kota Pekanbaru memiliki potensi mulai dari kawasan agrowisata yang akan dikombain dengan Danau Bandar Khayangan di Rumbai Pesisir hingga ke kawasan Pekanbaru, Siak, Kampar dan Pelalawan (Pekansikawan).

"Pekanbaru ini sangat-sangat strategis dalam pengembangan industri pariwisata," ujar Walikota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT saat mendampingi kunjungan Menteri Pariwisata (Menpar) RI Arief Yahya ke kawasan Agrowisata Kota Pekanbaru di Jalan Damai ujung, Kelurahan Palas, Kecamatan Rumbai, Selasa (20/08/2019) kemarin.

Dalam kunjungan itu, Menpar langsung didampingi Gubernur Riau Drs H Syamsuar serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.

Usai peninjauan, Walikota Pekanbaru Firdaus kepada wartawan mengatakan, kedatangan Menpar tersebut juga bertujuan melihat potensi Riau dan Kota Pekanbaru sebagai kawasan destinasi wisata halal.

"Juga kunjungan beliau (Menpar) tadi untuk melihat persiapan pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata Kota Pekanbaru dan juga KEK Pulau Rupat. Karena Pekanbaru dan Pulau Rupat ini berada di tengah-tengah pasar, kalau kita melihat pasar dalam kawasan ASEAN," ungkap walikota.

Jadi kawasan KEK agrowisata di Kecamatan Rumbai dengan skala sekitar 500 hektar untuk jangka panjangnya ini, papar Walikota, nanti akan dikombain dengan Danau Khayangan di Rumbai Pesisir. Itu juga sekaligus dilengkapi dengan potensi Sungai Siak sebagai wisata air. Sehingga, ada wisata berjalan dari hulu Sungai Siak sampai ke Tenayan Raya atau bisa sampai ke Kota Siak, kawasan Pekansikawan.

Untuk itu, sebut walikota, bagi Provinsi Riau dan kabupaten/kota khususnya yang masuk dalam program pembangunan Pekansikawan tak terkecuali Bengkalis dan Kota Dumai, Kawasan Ekonomi Khusus mesti terwujud guna meningkatkan pendapatan daerah serta membuka lowongan pekerjaan.

"Di Pekanbaru sendiri, kita sudah merencanakan industri kawasan pariwisata agro sejak periode pertama tahun 2012. Dan kita telah menetapkan bahwa sektor unggulan dalam membangun Kota Pekanbaru itu di antaranya jasa, perdagangan dan industri. Industri ini kita bagi dua, yakni pariwisata dan manufaktur. Artinya, kita telah menetapkan industri pariwisata itu adalah sebagai sektor unggulan dalam membuka lapangan pekerjaan dan menggerakan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat Pekanbaru khususnya, Provinsi Riau dan Indonesia umumnya. Jadi untuk Kota Pekanbaru, kunjungan beliau (Menpar) tadi sangat berarti. Harapan kita, konsultan yang mendampingi beliau tadi juga bisa mendampingi kita sehingga ini akan selaras dengan waktu yang diberikan kurang lebih 3 bulan, maksimal 6 bulan persiapan pembentukan KEK ini. Kita optimis terwujud," papar Walikota.
 
Beri Sumbangan Terbesar

Dari keterangan Menpar, lanjut walikota, sektor pariwisata secara nasional pada tahun ini telah memberi sumbangan devisa kepada negara melampaui pendapatan yang bersumber dari pendapatan minyak bumi dan gas, atau hampir bersamaan dengan pendapatan di sektor kelapa sawit.

"Sampai akhir tahun ini diperkirakan beliau, itu nanti akan bisa melampaui pendapatan dari sektor unggulan lainnya. Jadi industri pariwisata lah yang memberikan sumbangan terbesar," katanya.

Atas dasar itu, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pariwisata tengah gencar melakukan pembangunan di bidang pariwisata. Yang mana Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau masuk 16 daerah di Indonesia yang ditetapkan sebagai destinasi wisata halal.

"Jadi kita dapat dua, Pekanbaru dan Provinsi Riau. Pekanbaru khusus tingkat kota, dan seluruh wilayah Riau untuk tingkat provinsi," terang walikota.

Kemudian sesuai penjelasan Menpar, sejauh ini destinasi wisata halal telah memberikan pemasukan yang cukup besar di daerah yang telah melaksanakan seperti Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Yang mana dengan destinasi wisata halal di NTB, itu pengunjungnya naik satu juta satu tahun. Satu juga pengunjung itu memberikan kontribusi kurang lebih Rp14 triliun. Artinya, tidak ada bisnis lebih menjanjikan untuk meningkatkan pendapatan dan membuka lowongan pekerjaan selain industri pariwisata," tegasnya.

Lebih jauh disampaikan walikota, dengan pembentukan KEK pariwisata diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri untuk datang ke Kota Pekanbaru seperti tingginya jumlah kunjungan wisatawan ke negeri tetangga Malaysia.

"Kunjungan pariwisata Malaysia, itu dua kali jumlah kunjungan pariwisata di Indonesia. Kota Malaka saja, itu mereka sudah di atas 25 juta per tahun. Nah, kalau 10 persen saja bisa mengalir ke Pekanbaru, berarti 2.500 kunjungan, itu yang kita usahakan," ungkapnya.(*)


Editor : Zulmiron


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Atasi Banjir di Panam, 10 Danau di Unri Diproyeksi Jadi Embung dan Kolam Resapan Air

Realisasi PAD Pajak Pekanbaru Capai Rp1,170 Triliun, Agung: Naiknya Rp300 Miliar Lebih

Lantik 5.137 PPPK Paruh Waktu, Wako Pekanbaru: Jangan Terlalu Euforia.

Mulai 1 Januari, Parkir di Alfamart-Indomaret Gratis

Jadi Magnet Tujuan Liburan, Pemko Pekanbaru Posisikan UMKM sebagai

Pemko Pekanbaru dan Pramuka Kirim Logistik untuk Korban Bencana di 3 Provinsi

Atasi Banjir di Panam, 10 Danau di Unri Diproyeksi Jadi Embung dan Kolam Resapan Air

Realisasi PAD Pajak Pekanbaru Capai Rp1,170 Triliun, Agung: Naiknya Rp300 Miliar Lebih

Lantik 5.137 PPPK Paruh Waktu, Wako Pekanbaru: Jangan Terlalu Euforia.

Mulai 1 Januari, Parkir di Alfamart-Indomaret Gratis

Jadi Magnet Tujuan Liburan, Pemko Pekanbaru Posisikan UMKM sebagai

Pemko Pekanbaru dan Pramuka Kirim Logistik untuk Korban Bencana di 3 Provinsi



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 2 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 3 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 4 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 5 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
  • 6 Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
  • 7 Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
  • 8 Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim
  • 9 Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved