• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Jaga Situasi Tetap Kondusif, Polda Riau Perkuat Deteksi Dini dan Patroli
Dibaca : 114 Kali
26 Siswa MAN 1 Pekanbaru Lolos Semifinal Gen Halal Championship 2026
Dibaca : 159 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Inventarisasi Peta Permasalahan Hukum 2026
Dibaca : 140 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
Dibaca : 133 Kali
Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
Dibaca : 204 Kali

  • Home
  • Nasional

Didatangi Delegasi AMP-TKP

Komnas HAM Dukung Pembentukan TGPF Independen Tragedi Kemanusiaan Pemilu 2019

Redaksi
Jumat, 31 Mei 2019 17:59:02 WIB
Cetak
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik.
Jakarta, Hariantimes.com - Komite Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendukung pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Independen tragedi kemanusiaan dalam penyelenggaraan pemilu 2019. 

Tragedi tersebut masing-masing pertama; meninggalnya sekitar 700 petugas pemilu pasca pencoblosan 17 April 2019. Kedua; insiden tewasnya 8 korban dalam Aksi 21 dan 21 Mei 2019 di seputar kantor Bawaslu di Jakarta.

Pernyataan dukungan itu disampaikan langsung oleh Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik kepada delegasi Aliansi Masyarakat Peduli Tragedi Kemanusiaan Pemilu 2019 (AMP-TKP) yang dipimpin Ketua Pengarah Prof Din Samsudin, Jum’at siang, di kantor Komnas HAM.

Didampingi  Mohamad Chairul Anam, ketua bidang penelitian Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik mendengar masukan dan saran serta beberapa temuan AMP-TKP yang sudah bergerak melakukan monitoring dan observasi atas beruntunnya terjadi kematian para petugas pemilu di sejumlah provinsi.

"Kami datang atas nama Aliansi Masyarakat Peduli Tragedi Kemanusiaan Pemilu (AMP-TKP) 2019 sebagai gerakan masyarakat lintas agama, suku, profesi, dan merupakan gerakan moral untuk kemanusiaan. Kami sangat menghargai dan menghormati Komnas HAM sebagai lembaga resmi negara. Temuan sementara tim kami sangat kuat menunjukan indikasi terjadi pembiaran yang berpotensi melanggar HAM dalam kedua kasus kemanusiaan tersebut,” ujar Din. 

Makanya, AMP-TKP sengaja datang ke Komnas HAM untuk mengadukan temuan itu.

Taufan Damanik mengatakan, Komnas HAM pun khusus menyangkut kematian para petugas pemilu sudah sempat membentuk tim pencari fakta internal. Timnya juga ada yang dari luar Komnas HAM.

Tim tersebut sempat melakukan penelitian dan pengumpulan fakta secara random di enam kota/provinsi yang ada perwakilan Komnas. Komnas HAM juga memperhatikan keterangan Kemenkes dan para dokter di rumah-rumah sakit. “Kesimpulan sementara, kami belum menemukan kejanggalan dalam sejumlah kematian,” tambah Taufan Damanik. Tapi, dia cepat menambahkan bahwa simpulan tersebut bersifat tentatif. Bisa berubah jika nanti ditemukan fakta pendukung lain yang memastikan sebab kematian tersebut.

Pada prinsipnya Komnas HAM terbuka untuk menerima masukan dan temuan fakta berkaitan dengan ihwal pelanggaran HAM yang terjadi di mana saja. Desakan agar negara segera membentuk TGPF atas terjadi tragedi kematian beruntun para petugas pemilu sudah berulang diserukan AMP-TKP dan organisasi masayarakat lain. Pada tanggal 14 Mei lalu, Ketua DPR Bambang  Soesatyo setelah bertemu delegasi AMP-TKP juga mendukung pembentukan tim itu.” Agar tidak muncul kecurigaan dan pandangan negatif di masyarakat, dan ini bisa dimanfaatkan pihak ketiga untuk kepentingan mereka,” jelas Bambang Soesatyo.

Din Samsuddin menekankan kepada Pimpinan Komnas HAM bahwa dia sebenarnya cukup mendapat desakan dari dalam aliansi untuk lompat pagar saja. “Maksudnya agar melaporkan saja tragedi kemanusiaan di pemilu 2019 itu ke lembaga internasional. Tapi, saya memilih untuk kita menyelesaikannya di dalam negeri saja, tukas Din Samsuddin. 

AMP TKP, katanya, percaya Komnas HAM dapat bekerja independen dan imparsial melalui pembentuk tim tersebut. Namun AMP TKP tetap menyerukan Komnas HAM membentuk TGPF dg melibatkan lebih banyak pihak independen agar hasil temuannya dapat dipercaya semua pihak, sehingga mampu meredam gejolak. 

Din Samsuddin.
Dia datang ke Komnas HAM didampingi beberapa anggota presidium AMP-TKP. Antara lain Nashirul Haq, Marah Sakti Siregar, Ahmadie Thaha (sekretaris) dan wartawan senior Dian Islamiati Fatwa.

Sejumlah tokoh mendukung pembentukan AMP TKP guna menegakkan keadilan, kebenaran dan kemanusiaan di Indonesia. Antara lain, dr Joserizal Jurnalis, pendiri lembaga medis kemanusiaan, Fahmi Idris, KH Amidhan, Siane Andriani, Iwan Piliang, dan Hatta Taliwang.(*/ron)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Nasaruddin Umar: Saya Merasa Tidak Pantas untuk Dipilih Jadi Pimpinan Imam Besar

Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB

Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina

Memelihara Alam Semesta, Menag Minta Para Imam Gunakan Pendekatan Keagamaan

Buka IGIC 2026, Menag: Mari Kita Jadikan Masjid sebagai Meeting Point

Kerja ke Jepang, Wamenaker: Skill Bahasa Asing Itu Penting

Nasaruddin Umar: Saya Merasa Tidak Pantas untuk Dipilih Jadi Pimpinan Imam Besar

Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB

Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina

Memelihara Alam Semesta, Menag Minta Para Imam Gunakan Pendekatan Keagamaan

Buka IGIC 2026, Menag: Mari Kita Jadikan Masjid sebagai Meeting Point

Kerja ke Jepang, Wamenaker: Skill Bahasa Asing Itu Penting



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Jaga Situasi Tetap Kondusif, Polda Riau Perkuat Deteksi Dini dan Patroli
29 September 2026
26 Siswa MAN 1 Pekanbaru Lolos Semifinal Gen Halal Championship 2026
29 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Inventarisasi Peta Permasalahan Hukum 2026
29 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
29 September 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
28 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Berikan Edukasi Hukum kepada Masyarakat Tuah Negeri
28 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Paralegal Melalui SIBAPAK
28 September 2026
50 Kepala TK, SD Hingga SMP Ikuti Pelatihan dan Seminar Jurnalistik PWI Meranti
28 September 2026
Nasaruddin Umar: Saya Merasa Tidak Pantas untuk Dipilih Jadi Pimpinan Imam Besar
28 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan IG
28 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 Suara Qurani Rizki Arya Dinata dari Meranti Tembus ke Final MTQ Nasional 2026
  • 2 Siswa Kelas VI MI Assidiqiyah Siak Lolos ke Final Cabang Tartil Al-Qur’an Putra MTQ Nasional 2026
  • 3 Lindungi Anak di Ruang Digital, Kemenag Atur Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan Keagamaan
  • 4 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Pelindungan Rahasia Dagang
  • 5 Lubuk Larangan Garuda Mas Manggopoh Jadi Destinasi Wisata Alam dan Edukasi
  • 6 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Analisis Evaluasi Dampak Kebijakan Pemeriksaan Majelis Pengawas Notaris
  • 7 Kakanwil Kemenkum Riau Berikan Masukan Perubahan Permenkum Nomor 11 Tahun 2026
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pengawasan IG Sagu Meranti dan Dorong Pembentukan Sentra KI
  • 9 FORMAS Bersama BSPIA akan Gelar Indonesia-China Digital City & Security Technology Application Forum 2026
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved