• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai
Dibaca : 255 Kali
Rapat Bersama BKD, Bupati Siak Afni Dorong Optimalisasi Peningkatan PAD
Dibaca : 251 Kali
Apel Perdana Pasca Lebaran, Afni: Kita Wajib Survive dalam Kondisi Apapun
Dibaca : 251 Kali
Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan
Dibaca : 238 Kali
Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA
Dibaca : 247 Kali

  • Home
  • Sosialita

Irwandi Jaswir Dipercaya Bangun Industri Halal di Arab Saudi

Redaksi
Jumat, 10 Mei 2019 08:37:59 WIB
Cetak
Irwandi Jaswir.
Kuala Lumpur, Hariantimes.com - Pemenang King Faisal International Prize 2018 (Nobel Arab Saudi, red), Irwandi Jaswir, dipercaya oleh pemerintah Saudi Arabia untuk ikut membangun industri halal di negara tersebut. 

Profesor dan ilmuwan terkemuka Indonesia ini diberi tanggungjawab untuk merangka strategi menjadikan negara kaya minyak itu sebagai pemain industri halal terkemuka dunia.

Menurut Irwandi, dirinya sudah mulai didekati sejak menerima King Faisal Prize dari Raja Salman tahun lalu. 

“Saat itu, Pemerintah Saudi Arabia meminta saya presentasi tentang industri halal global dan peranan apa yang bisa dilakukan oleh Saudi sebagai kiblat Islam se dunia. Namun yang intensif sejak beberapa bulan terakhir lewat telepon atau video conference,"  ujar Irwandi ketika ditemui di Kuala Lumpur, Senin (06/05/2019). 

Profesor Senior bidang Bioteknologi Pangan yang kini berkhidmat di International Islamic University Malaysia ini mengungkapkan, perkembangan industri halal dunia yang sangat pesat dan diperkirakan bernilai 3 triliun dolar Amerika lebih ini, membuat Saudi Arabia kini ikut melirik industri ini. Dan ntuk memfasilitasi dirinya, Pemerintah Saudi bahkan mendirikan ‘Halal Centre” yang langsung berada di bawah lembaga “Saudi Food and Drugs Authority” (SFDA). 

“Sebenarnya ide pendirian Halal Centre di Saudi ini sudah ada sejak beberapa tahun lalu. Kami ngobrol-ngobrol dengan para saintis disana dan petinggi SFDA. Mereka bahkan sempat berkunjung ke laboratorium saya di Malaysia,” kata Irwandi lagi.

Meski menjadi penasehat untuk Pemerintah Saudi Arabia di bidang industri halal, Irwandi tidak harus menetap di sana. 

“Mereka bahkan setuju kalau saya tetap di Malaysia dan hanya ke Riyadh setiap beberapa bulan sekali. Dalam beberapa bulan sekali saya akan tinggal disana beberapa waktu. Yang penting tugas dan tanggungjawab tetap bisa berjalan,” ujarnya lagi sambil tersenyum. 
Tidak asing
Irwandi memang tidak asing lagi dengan negara Saudi Arabia. Berkali-kali saintis kelahiran Medan ini diundang ke sana. Irwandi bahkan pernah mendapatkan dua dana penelitian berjumlah jutaan riyal (miliaran rupiah), terkait gelatin halal serta kajian kehalalan makanan anak-anak di Saudi.

Hasil penelitiannya yang sangat impresif dan bermanfaat, membuat Pemerintah Saudi berulangkali mengundangnya hadir di berbagai seminar dan konferensi di Saudi Arabia.

Ayah 4 orang anak ini dilihat sebagai salah satu pionir dalam bidang Halal Science, yaitu cabang ilmu baru yang melihat halal dan haram dari kacamata Sains, bukan dari perspektif ilmu agama semata. Irwandi kini sering diudang berbicara di berbagai forum internasional, seperti di Singapura, Korea, Jepang, Inggris, Jerman hingga AS.

Ilmuwan yang sudah melakukan 35 proyek riset bidang halal selama 20 tahun, telah mempublikasikan karyanya di lebih 200 publikasi jurnal internasional  dan memiliki 5 patent. Ke Indonesia sendiri, Irwandi hampir dua kali sebulan berkunjung untuk berbagi ilmu ke kampus-kampus dan instansi terkait bidangnya. 

Irwandi juga sudah meraih 50 penghargaan ilmiah internasional, termasuk Asia Pacific Young Scientist Award 2010 by SCOPUS, Habibie Award bidang Kedokteran dan  Bioteknologi 2013, disamping King Faisal Prize itu sendiri. Sebuah Majalah terkemuka Tanah Air juga menobatkannya menjadi Tokoh Ikon Teknologi 2018.

Tahun lalu, berita Irwandi menerima King Faisal International Prize menjadi berita utama di kebanyakan media dalam dan luar negeri, karena namanya disejajarkan dengan nama-nama besar tokoh penerima sebelumnya, seperti Perdana Menteri Tun Mahathir (Malaysia) atau Presiden Erdogan (Turki). 

Irwandi yang sering dijuluki “Profesor Halal” merupakan orang Indonesia kedua yang menerima King Faisal Prize, setelah mantan Perdana Menteri, Dr Mohammad Natsir, 40 tahun lalu. King Faisal Prize sering dianggap sebagai Nobel Prize-nya Dunia Islam.(*/ron)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai

Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan

Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai

Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan

Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai
27 Maret 2026
Rapat Bersama BKD, Bupati Siak Afni Dorong Optimalisasi Peningkatan PAD
27 Maret 2026
Apel Perdana Pasca Lebaran, Afni: Kita Wajib Survive dalam Kondisi Apapun
25 Maret 2026
Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan
26 Maret 2026
Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA
25 Maret 2026
Safari Ramadhan di Masjid Al-Adzim Polda Riau, Kapolri Imbau Semua Pihak Swaspada Terhadap Narasi-Narasi Provokatif
17 Maret 2026
Syahrial Abdi: Kebijakan Ini Mewajibkan Setiap Pegawai untukTtetap Produktif Meski Tidak Berada di Kantor
16 Maret 2026
Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
24 Maret 2026
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
  • 2 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
  • 3 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 4 Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
  • 5 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 6 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 7 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 8 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 9 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved