• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Akselerasi Kinerja dan Konsolidasi Program Strategis, Kakanwil Pimpin Rapat Kinerja Kemenkum Riau
Dibaca : 214 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Bahas Usulan Perubahan Perjanjian Kinerja untuk Perkuat Akuntabilitas
Dibaca : 216 Kali
Perkuat Sinergi Organisasi, Kemenkum Riau Ikuti Pelantikan Pimti Madya Secara Virtual
Dibaca : 212 Kali
IKAN PATIN Permudah Pengambilan Paspor, Pemohon Bisa Cek Status Secara Online
Dibaca : 235 Kali
SPS Riau Pelajari Strategi Pengembangan Media ke Batam News
Dibaca : 311 Kali

  • Home
  • Nasional

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Dukung Akselerasi Pengembangan EBT Menuju Swasembada Energi

Zulmiron
Rabu, 26 Agustus 2026 20:45:00 WIB
Cetak
Presiden RI Prabowo Subianto meluncurkan Program PLTS 100 GWp sekaligus melakukan groundbreaking proyek-proyek yang siap menjadi akselerator EBT nasional di Gilimanuk, Bali, Selasa (25/08/2026).

Bali, Hariantimes.com - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GigaWatt Peak (GWp) sekaligus melakukan _groundbreaking_ proyek-proyek yang siap menjadi akselerator Energi Baru Terbarukan (EBT) nasional di Gilimanuk, Bali, Selasa (25/08/2026). 

Pada tahap awal, program tersebut mencakup 14 proyek PLTS berkapasitas total 5.300 megawatt peak (MWp) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Langkah ini merupakan implementasi mewujudkan asta cita swasembada energi dan hilirisasi yang dicanangkan Pemerintah melalui pemanfaatan EBT.

Presiden Prabowo mengatakan pengembangan energi surya menjadi salah satu langkah strategis untuk mempercepat terwujudnya kemandirian dan swasembada energi Indonesia. Menurutnya, pemanfaatan potensi energi terbarukan harus dilakukan secara masif agar kebutuhan energi nasional dapat dipenuhi dari sumber energi domestik sekaligus memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.

"Hari ini adalah hari yang penting, kita _launching_ listrik dari tenaga surya 100 GW untuk bangsa Indonesia. (Dengan Program PLTS 100 GW), kita akan benar-benar menjadi bangsa yang berdiri di atas kaki kita sendiri," tegas Prabowo.

Baca Juga :
  • PWI Luncurkan Website Terintegrasi, Cak Munir: Diharapkan Bergulir Konsisten
  • Nasaruddin Umar: Saya Merasa Tidak Pantas untuk Dipilih Jadi Pimpinan Imam Besar
  • Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB

Sebagai tahap awal pelaksanaan program, Pemerintah meluncurkan 14 proyek PLTS, salah satunya PLTS Gilimanuk sebagai lokasi peluncuran program nasional tersebut. Di Bangka Belitung, PLTS Pulau Rengit juga kini telah selesai dibangun dan mulai beroperasi.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengatakan pengembangan PLTS 100 GWp merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo untuk mencari terobosan dalam mempercepat kedaulatan energi nasional. Oleh karena itu, pengembangan energi surya dilakukan dengan memanfaatkan potensi sumber daya yang tersedia di berbagai wilayah Indonesia melalui beragam skenario, mulai dari PLTS skala besar, PLTS terapung, PLTS atap, hingga pengembangan PLTS untuk kawasan industri dan kegiatan produktif.

"Hari ini kita mengambil satu langkah besar untuk mewujudkan apa yang selalu Bapak Presiden arahkan kepada kami, yaitu swasembada dan kedaulatan energi nasional. Indonesia adalah negara yang diberikan Tuhan sumber daya yang luar biasa. Sumber daya yang bukan hanya kita gali di bawah kaki kita, tapi juga di atas kepala kita," ujar Bahlil.

Bahlil menambahkan, Program PLTS 100 GWp akan dikembangkan melalui delapan skenario utama yang mencakup eliminasi PLTU sebesar 12,48 GWp, pembangunan PLTS skala besar melalui Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) mencapai 30,97 GWp, PLTS terapung sebesar 10,72 GWp, PLTS atap sebesar 9,35 GWp, PLTS 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) sebesar 0,50 GWp, PLTS _off-grid_ untuk kegiatan produktif sebesar 4,36 GWp, PLTS nonatap untuk kawasan industri sebesar 7,49 GWp, serta _demand creation_ melalui hilirisasi, kendaraan listrik, kompor induksi, dan kebutuhan lainnya sebesar 24,13 GWp.

"Kalau ini mampu kita implementasikan semuanya, kita dapat menurunkan emisi sebesar 140 juta ton CO2 per tahun dengan nilai ekonomi karbon sebesar 6,31 triliun rupiah," ucap Bahlil.

Menurut Bahlil, pengembangan PLTS dalam skala besar juga memiliki dampak ekonomi yang signifikan. Dari sisi ketenagakerjaan, program ini berpotensi menciptakan sekitar 5,5 juta lapangan kerja yang terdiri dari sekitar 3,465 juta tenaga kerja konstruksi dan 2,053 juta tenaga kerja manufaktur.

Pada tahap awal, program ini akan memberikan dampak ekonomi positif melalui potensi penghematan penggunaan bahan bakar minyak (BBM). Pengembangan proyek-proyek tersebut sekaligus menjadi katalisator ekonomi di daerah melalui peningkatan aktivitas konstruksi, manufaktur, dan kegiatan ekonomi masyarakat di sekitar lokasi proyek.

"Total investasi dari proyek ini kurang lebih sekitar 71.3 miliar USD, atau setara dengan Rp1.140 triliun. Dari total pekerjaan ini, kita bisa melakukan efisiensi terhadap subsidi setiap tahun mencapai Rp73,9 triliun rupiah," jelas Bahlil.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan, PLN siap mendukung penuh visi Pemerintah dalam mewujudkan asta cita swasembada energi dan hilirisasi nasional. Pihaknya berkomitmen untuk mendorong percepatan Program PLTS 100 GWp melalui kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta memastikan kesiapan sistem kelistrikan, infrastruktur pendukung, serta pengembangan proyek PLTS dapat berjalan optimal.

"PLN siap melaksanakan penugasan Bapak Presiden untuk mempercepat pengembangan PLTS 100 GWp. Sebagai bagian dari ekosistem kelistrikan nasional, PLN akan _all out_ agar pengembangan energi surya dapat terintegrasi dengan sistem kelistrikan secara andal, aman, dan berkelanjutan. Ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk mendukung terwujudnya swasembada energi melalui pemanfaatan energi hijau domestik dan ramah lingkungan,” ujar Darmawan.

Darmawan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah, khususnya Presiden Prabowo dan Kementerian ESDM, atas dukungan dan arahan dalam mempercepat pengembangan energi terbarukan. Menurutnya, keberhasilan Program PLTS 100 GWp membutuhkan kolaborasi lintas sektor, baik antara pemerintah, PLN, pelaku usaha, industri, maupun masyarakat.

"Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan Pemerintah kepada PLN. PLN siap berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan program ini dapat terlaksana secara optimal. Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat membangun ekosistem energi surya yang tidak hanya menghasilkan listrik bersih, tetapi juga memperkuat industri nasional, dan memberikan manfaat ekonomi yang luas,” kata Darmawan.

Dirinya menambahkan, khusus di wilayah Bali sebagai lokasi peluncuran program nasional tersebut, PLN bersama Pemerintah Provinsi Bali akan mengembangkan 5 Klaster PLTS dengan total kapasitas mencapai 1.000 MWp yang didukung Battery Energy Storage System (BESS) sebesar 3.300 MWh. Langkah besar ini merupakan fondasi penting dalam membangun ekosistem energi bersih di Bali, sebagai destinasi pariwisata utama dan wajah Indonesia di mata dunia.

"Dalam kolaborasi ini, kapasitas PLTS yang akan dikembangkan di wilayah Bali mencapai 1.000 MWp, di mana PLTS dengan total kapasitas 300 MWp akan dikembangkan di Klaster Gilimanuk," ujar Darmawan.

Darmawan menyampaikan, ke depan pengembangan PLTS 100 GWp tidak hanya menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas energi terbarukan dan mewujudkan kemandirian energi nasional. Lebih lanjut, program ini juga diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

“Transformasi energi bukan hanya tentang mengganti sumber energi menjadi lebih bersih. Lebih dari itu, listrik merupakan fondasi untuk mempercepat pemerataan pembangunan, menggerakkan roda perekonomian, menciptakan lapangan kerja, serta membantu mengentaskan kemiskinan. PLN siap menjadi bagian dari perjalanan Indonesia menuju kemandirian dan swasembada energi," pungkas Darmawan.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

PWI Luncurkan Website Terintegrasi, Cak Munir: Diharapkan Bergulir Konsisten

RUPSLB Perpanjangan Masa Jabatan Presdir dan CEO Indosat

Nasaruddin Umar: Saya Merasa Tidak Pantas untuk Dipilih Jadi Pimpinan Imam Besar

Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB

Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina

Memelihara Alam Semesta, Menag Minta Para Imam Gunakan Pendekatan Keagamaan

PWI Luncurkan Website Terintegrasi, Cak Munir: Diharapkan Bergulir Konsisten

RUPSLB Perpanjangan Masa Jabatan Presdir dan CEO Indosat

Nasaruddin Umar: Saya Merasa Tidak Pantas untuk Dipilih Jadi Pimpinan Imam Besar

Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB

Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina

Memelihara Alam Semesta, Menag Minta Para Imam Gunakan Pendekatan Keagamaan



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Akselerasi Kinerja dan Konsolidasi Program Strategis, Kakanwil Pimpin Rapat Kinerja Kemenkum Riau
12 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Bahas Usulan Perubahan Perjanjian Kinerja untuk Perkuat Akuntabilitas
12 Oktober 2026
Perkuat Sinergi Organisasi, Kemenkum Riau Ikuti Pelantikan Pimti Madya Secara Virtual
12 Oktober 2026
IKAN PATIN Permudah Pengambilan Paspor, Pemohon Bisa Cek Status Secara Online
12 Oktober 2026
SPS Riau Pelajari Strategi Pengembangan Media ke Batam News
11 Oktober 2026
Pemkab Siak Terima Alokasi Anggaran Dukungan Verval untuk Penguatan KDKMP
10 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan Indikasi Geografis di Sumbar
09 Oktober 2026
Keliling Empat Kampung, Wabup Siak Syamsurizal Serahkan Bantuan ke Lansia dan Disabilitas di Sungai Apit
09 Oktober 2026
HUT ke-27 Kabupaten Siak, Diskominfo Salurkan Sembako ke Lansia dan Warga Membutuhkan
09 Oktober 2026
Jaga Identitas dan Warisan Budaya Melayu, Disdik Siak Dorong Pelajar Mainkan Kompang dari Sekolah
08 Oktober 2026
TERPOPULER +
  • 1 Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pembenahan Regulasi Daerah
  • 2 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Kebutuhan Penambahan Subjek Tarif Layanan RSUD Indrasari Rengat
  • 3 Kanwil Kemenkum Riau Finalisasi Rekomendasi SBT
  • 4 UIR Perkuat Posisi sebagai Salah Satu Perguruan Tinggi Terdepan di Indonesia
  • 5 UIR Resmi Kantongi Izin Pembukaan Prodi Kedokteran Gigi dan Pendidikan Profesi Kedokteran Gigi
  • 6 Siswa MAN 1 Pekanbaru Raih Bronze Medal di Olimpiade Astronomi Internasional IOAA Hanoi
  • 7 Johny S Mundung: 12.000 Warga Dilaporkan Mulai Terserang ISPA
  • 8 KKP Lepas Papan Segel Tanda Penghentian Sementara Kegiatan PT MNS
  • 9 UIR Jalani Proses Akreditasi Awal Lembaga Pemeriksa Halal
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved