• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai
Dibaca : 266 Kali
Rapat Bersama BKD, Bupati Siak Afni Dorong Optimalisasi Peningkatan PAD
Dibaca : 260 Kali
Apel Perdana Pasca Lebaran, Afni: Kita Wajib Survive dalam Kondisi Apapun
Dibaca : 260 Kali
Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan
Dibaca : 247 Kali
Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA
Dibaca : 253 Kali

  • Home
  • Politik

Karena Ada Unsur NPWP

Bagus Santoso: Caleg Terpilih Tidak Peduli dengan Pemilihnya

Redaksi
Ahad, 14 April 2019 11:49:24 WIB
Cetak
Ketua DPD PAN Alfedri, Caleg DPR RI Bagus Santoso .engakiri masa kampanye Dialogis di Aabak Permai, Sabtu (13/04/2019) malam hari.
Siak, Hariantimes.com - Calon anggota DPR RI nomor urut 5 dari Partai Amanat Nasional (PAN) H Bagus Santoso SAg MP mengakiri masa kampanye Dialogis bersama Ketua DPD PAN yang juga menjabat Bupati Siak Drs H Alfedri MSi, Senin (13/04/2019).

Kampanye dialogis tersebut berlangsung di dua titik yaitu Desa Tuah Indrapura dan Sabak Permai, Kecamatan Bandar Sungai, Kabupaten Siak.

Sampai masa penutupan kampanye, Bagus Santoso selalu mendapat respon luar biasa. Warga tumpah ruah untuk mendengarkan orasi politik dengan ciri khas menambah pencerahan dan pandangan politiknya, terutama menyorot ketertinggalan pembangunan. 

Padahal menurut pandangannya, seharusnya Riau bisa membangun lebih maju dan pesat karena memiliki kekayaaan dan penyumbang devisa negara. 

“Riau atas minyak bawah minyak. Kekayaan Riau seharusnya untuk kemakmuran dan kemajuan Riau. Tapi apa yang terjadi? Riau tertinggal infrastruktur tak memadai. Lebih miris lagi, masih banyak desa-desa yang belum menikmati listrik. Kenapa terjadi? karena Duit Riau hanya satu sen yang kembali ke Riau dibandingkan dengan yang berhenti di Jakarta," beber Bagus Santoso.

Bagus Santoso juga menyoroti banyaknya perusahaan yang mengekploitasi kekayaan alam Riau yang belum dirasakan manfaat dan manisnya keberadaan perusahaan terhadap masyarakat Riau. Bahkan lebih banyak terjadi konflik yang berkepanjangan antara masyarakat dan perusahaan. 

“Banyak perangai perusahaan Pertambangan, Perkebunan. Ada minyak, gas, kuari, batu bara. Sawit, pohon akasia yang hanya memikirkan keuntungan tapi cuai dengan masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah operasionalnya. Ini harus kita evaluasi bersama, agar perusahaan membawa manfaat buka mudharat," tegas Bagus Santoso disambut teriakan setuju seluruh warga.

Bagus Santoso menegaskan, kewajiban Partai politik di antaranya memberikan pendidikan dan pencerdasan politik terhadap rakyat. Bukan sebaliknya parpol menyajikan menu politik yang membuat rakyat ditinggalkan setelah politisi meraih kursi. 

Setiap kali pertemuan rakyat selalu berteriak marah dan jera Karena caleg yang dipilihnya tak pernah balik lagi jangankan ikut memajukan kampung hanya sekedar menyambangi saja tidak pernah. Dan baliknya lima tahun pas mau pemilu lagi. 

Tidak baliknya caleg menyambangi warga bukan karena kesalahan rakyat yang telah mencoblosnya tetapi karena kesalahan parpol yang dengan sadar megirimkan Caleg drop-dropan dari luar daerah pemilihan (dapilnya). Banyak parpol yang memasang caleg bukan sosok yang tinggal dan memahami Riau. 

“Disinilah letak kesalahan parpol yang secara sadar mengirim caleg ke dapil yang tak paham ada apa dan harus berbuat apa untuk dapilnya sehingga rakyat kecewa,” imbuh Bagus.

Faktor lainnya, Caleg terpilih tidak peduli dengan pemilihnya. Karena ada unsur money politik atau NPWP (nomer piro wani piro). Ada penjual ada pembeli, caleg menyebar duit recehan 50 ribuan dan diambil oleh pemilih. Maka caleg terpilih merasa sudah selesai kewajibannya  karena merasa sudah membeli suara meskipun dengan harga yang murah.

“Saatnya kita tinggalkan tradisi politik menyesatkan ini. Kampung kita tak akan maju, rezeki kita tak berkah gara- gara duit 50 ribuan, jelas ketentuan dilarang dan Ustadz Abdul Somad  menyampaikan ini masuk perkara yang diharamkan," imbau Bagus Santoso.

Menutup masa kampanye, Bagus Santoso nawaitu mencalonkan menjadi Anggota DPR RI dapil Riau 1 berkomitmen ikhlas untuk turut serta membangun dan menjayakan Riau dengan semangat persaudaraan dan ke bersamaan seluruh masyarakat Riau. Memasuki masa tenang pemilu 2019, Bagus Santoso telah berhasil menuntaskan  program lawatan  keliling kampung tembus 125 titik di wilayah Dapil Riau 1 meliputi Kota Pekanbaru, Dumai, Bengkalis, Dumai, Meranti, Rokan Hulu, Rokan Hilir dan Siak.(*/ron)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Simposium Nasional SMSI, Prof Taufiqurokhman: Pilkada Langsung Tetap Jadi Pilihan Utama Masyarakat

Besok, PAN Riau Gelar Musda Serentak

Rapat Perdana DPW PAN Riau, Sahidin: Susunlah Program yang Menyentuh Rakyat

PerKPU RI Rahasiakan Data Capres dan Cawapres, Zufra Irwan: Itu Keliru dan Penafsiran yang Sesat Terhadap UU KIP

HUT Bawaslu, Abdul Wahid: Saya Adalah Pemimpin yang Tidak Mau Menciderai Demokrasi dengan Money Politic

KPU Siak Tetapkan Dr Afni-Syamsurizal Sebagai Bupati Terpilih

Simposium Nasional SMSI, Prof Taufiqurokhman: Pilkada Langsung Tetap Jadi Pilihan Utama Masyarakat

Besok, PAN Riau Gelar Musda Serentak

Rapat Perdana DPW PAN Riau, Sahidin: Susunlah Program yang Menyentuh Rakyat

PerKPU RI Rahasiakan Data Capres dan Cawapres, Zufra Irwan: Itu Keliru dan Penafsiran yang Sesat Terhadap UU KIP

HUT Bawaslu, Abdul Wahid: Saya Adalah Pemimpin yang Tidak Mau Menciderai Demokrasi dengan Money Politic

KPU Siak Tetapkan Dr Afni-Syamsurizal Sebagai Bupati Terpilih



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai
27 Maret 2026
Rapat Bersama BKD, Bupati Siak Afni Dorong Optimalisasi Peningkatan PAD
27 Maret 2026
Apel Perdana Pasca Lebaran, Afni: Kita Wajib Survive dalam Kondisi Apapun
25 Maret 2026
Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan
26 Maret 2026
Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA
25 Maret 2026
Safari Ramadhan di Masjid Al-Adzim Polda Riau, Kapolri Imbau Semua Pihak Swaspada Terhadap Narasi-Narasi Provokatif
17 Maret 2026
Syahrial Abdi: Kebijakan Ini Mewajibkan Setiap Pegawai untukTtetap Produktif Meski Tidak Berada di Kantor
16 Maret 2026
Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
24 Maret 2026
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
  • 2 Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
  • 3 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
  • 4 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 5 Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
  • 6 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 7 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 8 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 9 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved