• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 269 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 290 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 243 Kali
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
Dibaca : 351 Kali
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
Dibaca : 353 Kali

  • Home
  • Sosialita

250 Penerima Manfaat Terima Alat Bantu Dengar

Zulmiron
Sabtu, 22 November 2025 17:15:00 WIB
Cetak
Program Mantap Mendengar yang merupakan bagian dari kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Mandiri Taspen.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Sebanyak 250 orang penerima manfaat mendapatkan alat bantu dengar melalui Program Mantap Mendengar yang merupakan bagian dari kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Mandiri Taspen.

Program ini digelar sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap peningkatan kualitas hidup nasabah, khususnya para pensiunan dan masyarakat penyandang gangguan pendengaran di Provinsi Riau.

Kegiatan penyerahan alat bantu dengar yang berlangsung di RSUD Arifin Achmad, Sabtu (22/11/2025) ini menjadi salah satu langkah nyata dalam upaya memperluas akses layanan kesehatan pendengaran yang lebih inklusif. Melalui program ini, Mandiri Taspen berharap manfaat sosial dapat dirasakan lebih luas, serta memperkuat komitmen perusahaan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di daerah.

Dalam sambutannya, Plt Direktur Utama Mandiri Taspen, Maswar Purnama menyampaikan, Program Mantap Mendengar bukan sekadar kegiatan bakti sosial. Tetapi bagian dari roadmap tanggung jawab sosial perusahaan yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama para pensiunan yang menjadi bagian penting dari keluarga besar Mandiri Taspen.

Baca Juga :
  • Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

“Bagi kami, para pensiunan bukan hanya nasabah. Tetapi mitra yang telah mengabdikan hidupnya untuk bangsa. Karena itu, Mandiri Taspen ingin memastikan mereka tetap mendapatkan dukungan kesehatan yang layak, termasuk akses terhadap alat bantu dengar yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak bagi sebagian masyarakat,” ujar Maswar menegaskan, Mandiri Taspen terus berupaya menghadirkan program CSR yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memberikan dampak jangka panjang bagi penerima manfaat.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap program CSR Mandiri Taspen selaras dengan kebutuhan riil masyarakat. Program Mantap Mendengar adalah salah satu bentuk inovasi sosial yang kami hadirkan untuk menjangkau kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus,” tambahnya.

Maswar turut mengapresiasi kerja sama Pemerintah Provinsi Riau dan RSUD Arifin Achmad yang dinilainya sangat membantu memastikan penyaluran alat bantu dengar tepat sasaran.

“Sinergi antara pemerintah, rumah sakit, dan Mandiri Taspen menjadi contoh bahwa kolaborasi dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat. Kami berharap program ini menjadi langkah awal dari lebih banyak inisiatif sosial yang dapat kita lakukan bersama di masa mendatang,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto dalam sambutannya menegaskan, kegiatan bakti sosial Mantap Mendengar sejalan dengan prioritas Pemerintah Provinsi Riau untuk memperkuat layanan kesehatan yang inklusif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Dan menyebut gangguan pendengaran sebagai persoalan kesehatan yang kerap terabaikan meskipun memiliki dampak besar terhadap produktivitas dan kemampuan berkomunikasi seseorang.

“Selama ini, gangguan pendengaran sering dianggap perkara kecil, padahal dapat memengaruhi kemampuan seseorang berinteraksi, bekerja, bahkan menerima informasi penting. Karena itu, program seperti ini sangat berarti bagi masyarakat kami,” ujar Hariyanto menambahkan, Pemprov Riau berkomitmen meningkatkan ketersediaan fasilitas kesehatan, tenaga medis, serta program bantuan bagi kelompok rentan, termasuk lansia dan masyarakat dengan keterbatasan fisik.

“Kami ingin memastikan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya terpusat di kota besar, tetapi juga menjangkau desa-desa dan daerah terpencil. Setiap warga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak,” ujarnya.

Hariyanto juga mengapresiasi kontribusi Mandiri Taspen melalui program CSR yang dinilai mampu memperkuat upaya pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Kolaborasi seperti ini menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi memerlukan dukungan dunia usaha dan seluruh elemen masyarakat. Kami sangat menghargai komitmen Mandiri Taspen yang hari ini hadir membantu masyarakat Riau,” ujarnya berharap bantuan alat bantu dengar ini menjadi langkah awal dari peningkatan kualitas hidup penerima manfaat, sehingga mereka dapat kembali beraktivitas dengan lebih percaya diri.

“Semoga para penerima manfaat dapat merasakan perubahan positif dan kembali menjalani kehidupan yang lebih produktif. Pemerintah Provinsi Riau akan terus memberikan perhatian penuh terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk dalam aspek kesehatan pendengaran,” harapnya.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas

Perdana Digelar, Kakanwil Kemenag Riau Harap Lomba Kaligrafi Mampu Hidupkan Seni Al-Qur’an di Masyarakat

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas

Perdana Digelar, Kakanwil Kemenag Riau Harap Lomba Kaligrafi Mampu Hidupkan Seni Al-Qur’an di Masyarakat



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 2 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 3 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
  • 4 Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
  • 5 Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
  • 6 Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim
  • 7 Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM
  • 8 Pers Pilar Penting Pembangunan Peradaban HAM
  • 9 Buka Puasa Bersama, Ketum PWI Ajak Wartawan Jaga Kejernihan Berpikir
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved